wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

AH2 Peradaban Pemikiran

Total questions: 20

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Sejarah peradaban manusia sampai sekarang terbagi dalam 6 periode besar yaitu :

a)

1. Zaman Yunani Kuno, 2. Romawi, 3. Keemasan Islam, 4.Pertengahan, 5.Modern dan 6. Post Modern

b)

1. Zaman Mesir kuno, 2. Zaman Yunani Kuno, 3. Romawi, 4.Keemasan Islam, 5.Pertengahan, 6. Modern dan Post Modern

c)

1. Zaman Mesir kuno, 2. Zaman Yunani Kuno, 3. Romawi, 4.Keemasan Islam, 5. Modern dan 6. zaman Post Modern

d)

1. Zaman Mesir kuno, 2. Zaman Yunani Kuno, 3. Romawi, 4.Keemasan Islam, 5.Pertengahan, 6. Modern

2.

Peradaban manusia disuatu negara akan menjadi maju dan makmur, apabila cara berfikir berpegang pada dasar Filsafat theologis dan antroposentris secara bersama, ini pernah terjadi pada zaman :

a)

Zaman Yunani Kuno

b)

Zaman Peradaban Islam

c)

Zaman Romawi kuno

d)

Zaman abad Pertengahan

3.

Dasar pijakan Filsafat Theosentris-Antroposentris dipakai pada Zaman :

a)

Zaman Yunani Kuno, dan Romawi,

b)

Keemasan Islam,

c)

Zaman Mesir kuno,

d)

Zaman abad Pertengahan

4.

Dasar pijakan Filsafat Theosentris dipakai pada Zaman :

a)

Zaman Yunani Kuno, dan Romawi,

b)

Keemasan Islam,

c)

Zaman Mesir kuno,

d)

Zaman abad Pertengahan

5.

Dasar pijakan Filsafat Theosentris dipakai pada Zaman :

a)

Zaman Yunani Kuno, dan Romawi,

b)

Keemasan Islam,

c)

Zaman Mesir kuno,

d)

Zaman abad Pertengahan

6.

Perbedaan antara filsafat Theosentris dan Antroposentris adalah :

a)

Filsafat theosentris berpandangan agama dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat antroposentris nilai dalam kehidupan memakai hasil pemikiran manusia,

b)

Filsafat theosentris berpandangan hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat antroposentris agama dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara.

c)

Filsafat theosentris berpandangan hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat antroposentris agama dan pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara.

d)

Filsafat theosentris berpandangan agama dan hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat antroposentris hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara.

7.

Perbedaan antara filsafat Theosentris-Antroposentris dan Theosentris adalah :

a)

Filsafat theosentris-antroposentris berpandangan agama dan pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat antroposentris nilai dalam kehidupan memakai hasil pemikiran manusia.

b)

Filsafat theosentris-antroposentris berpandangan hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat antroposentris agama dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara.

c)

Filsafat theosentris-antroposentris berpandangan agama dan hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat antroposentris agama dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara.

d)

Filsafat theosentris-antroposentris berpandangan agama dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat antroposentris hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara.

8.

Pada Zaman Peradaban Islam, Ilmu Pengetahuan berkembang sangat pesat, hal ini disebabkan Oleh :

a)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan dan ajaran agama menjadi pendorong munculnya ilmu-ilmu baru dari hasil penggunaan rasio (akal)

b)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan dan ajaran agama menjadi pendorong munculnya ilmu-ilmu baru dari hasil penggunaan rasio (akal) serta Ilmu sangat diagungkan, sehingga timbullah peradaban dunia dalam segala hal.

c)

Pemikiran yang irasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan dan ajaran agama menjadi pendorong munculnya ilmu-ilmu baru dari hasil penggunaan rasio (akal)

d)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan, ajaran agama menjadi pendorong munculnya ilmu-ilmu baru dari hasil penggunaan rasio (akal), dan Ilmu sangat diagungkan, sehingga timbullah peradaban dunia dalam segala hal serta alih bahasa (translit) secara besar-besaran karya2 ilmuwan Yunani.

9.

Pada Zaman Pertengahan disebut juga abad atau era kegelapan ilmu pengetahuan, hal ini disebabkan Oleh :

a)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan dan ajaran agama menjadi pendorong munculnya ilmu-ilmu baru dari hasil penggunaan rasio (akal)

b)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan dan ajaran agama menjadi pendorong munculnya ilmu-ilmu baru dari hasil penggunaan rasio (akal) serta Ilmu sangat diagungkan, sehingga timbullah peradaban dunia dalam segala hal.

c)

Pemikiran yang irasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan dan ajaran agama (gereja), rohaniawan menjadi pembenar yang utama dari hasil pemikiran manusia, hasil pemikiran yang tidak sama dengan nilai agama dan rohaniawan dinilai tidak benar dan sesat.

d)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan, ajaran agama menjadi pendorong munculnya ilmu-ilmu baru dari hasil penggunaan rasio (akal), dan Ilmu sangat diagungkan, sehingga timbullah peradaban dunia dalam segala hal serta alih bahasa (translit) secara besar-besaran karya2 ilmuwan Yunani.

10.

Pada Zaman modern atau era pencerahan (renaisance) ilmu pengetahuan, hal ini disebabkan Oleh :

a)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah hasil pemikiran manusia, kebenaran satu-satunya di dunia adalah ilmu pengetahuan hasil pemikiran dan karya manusia, penggunaan rasio (akal) sangat diagung-agungkan.

b)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan dan ajaran agama menjadi pendorong munculnya ilmu-ilmu baru dari hasil penggunaan rasio (akal) serta Ilmu sangat diagungkan, sehingga timbullah peradaban dunia dalam segala hal.

c)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah keimanan dan ajaran agama (gereja), rohaniawan menjadi pembenar yang utama dari hasil pemikiran manusia, hasil pemikiran yang tidak sama dengan nilai agama dan rohaniawan dinilai tidak benar dan sesat.

d)

Pemikiran yang rasional sangat ditekankan, pijakannya adalah hasil pemikiran manusia, kebenaran satu-satunya di dunia adalah ilmu pengetahuan hasil pemikiran dan karya manusia, penggunaan rasio (akal) sangat diagung-agungkan, agama sebagai pelengkap kebenaran.

11.

Puncak dari Era keemasan zaman Yunani Kuno disebut sebagai :

a)

Kebudayaan Hellenisme, karena Yunani mulai membuka diri pada pemikiran-pemiran ilmuwan di luar wilayah Yunani Kuno, ilmu pengetahuan mulai lebih dinamis dan berkembang.

b)

Kebudayaan Hellenisme, karena Yunani mulai membuka diri pada pemikiran-pemiran ilmuwan di luar wilayah Yunani Kuno, kebenaran tentang ilmu pengetahuan milik ilmuwan Yunani Kuno.

c)

Kebudayaan Hellenisme, karena Yunani mulai membuka diri pada pemikiran-pemiran ilmuwan di luar wilayah Yunani Kuno, ilmu pengetahuan mulai lebih dinamis dan berkembang, akan tetapi kebenaran masih milik ilmuwan Yunani Kuno

d)

Kebudayaan Hellenisme, karena Yunani mulai membuka diri pada pemikiran-pemiran ilmuwan di luar wilayah Yunani Kuno, akan tetapi kebenaran masih milik ilmuwan Yunani Kuno

12.

Pada zaman Romawi Kuno, ditemukan penanggalan berbasis pada pandangan Ilmuwan Cladius Ptolemy, yaitu :

a)

Teori Cladius Ptolemy yaitu pusat dari peredaran planet di alam ini adalah planet Bumi, penanggalan dinamakan penanggalan berbasis pada matahari mengelilingi bumi.

b)

Teori Cladius Ptolemy yaitu pusat dari peredaran planet di alam ini adalah planet Bulan, penanggalan dinamakan penanggalan berbasis pada matahari mengelilingi bumi.

c)

Teori Cladius Ptolemy yaitu pusat dari peredaran planet di alam ini adalah planet matahari, penanggalan dinamakan penanggalan berbasis pada matahari mengelilingi bumi.

d)

Teori Cladius Ptolemy yaitu pusat dari peredaran planet di alam ini adalah planet matahari, penanggalan dinamakan penanggalan berbasis pada matahari.

13.

Pada Zaman Peradaban Islam, Ilmu Pengetahuan berkembang sangat pesat, hal ini disebabkan para ilmuwan islam memakai rujukan :

a)

Kitab suci Al Qur'an sebagai referensi untuk menemukan jawaban kebenaran tentang alam semesta dan seisinya, karena di dalam Al Qur'an banyak ayat-ayat yang memberi petunjuk tentang alam semesta dan seisinya

b)

Kitab suci Al Qur'an sebagai referensi untuk menemukan jawaban kebenaran tentang alam semesta dan seisinya, karena di dalam Al Qur'an banyak ayat-ayat yang memberi petunjuk tentang alam semesta dan seisinya serta menggunakan karya-karya ilmuwan Yunani kuno sebagai pengetahuan mencari kebenaran.

c)

Kitab suci Al Qur'an sebagai referensi untuk menemukan jawaban kebenaran tentang alam semesta dan seisinya, karena di dalam Al Qur'an banyak ayat-ayat yang memberi petunjuk tentang alam semesta dan seisinya serta menggunakan karya-karya ilmuwan Yunani kuno sebagai kebenaran tentang ilmu pengetahuan.

d)

Kitab suci Al Qur'an sebagai referensi untuk menemukan jawaban kebenaran tentang alam semesta dan seisinya, karena di dalam Al Qur'an banyak ayat-ayat yang memberi petunjuk tentang alam semesta dan seisinya serta menterjemahkan karya-karya ilmuwan Yunani Kuno yang banyak membahas tentang alam semesta dan seisinya.

14.

Hasil karya Ilmuwan Islam pada era abad keemasan Ilmu pengetahuan yang sampai saat ini menjadi rujukan di bidang kedokteran adalah :

a)

Ibnu Sina di dunia barat disebut sebagai Avecena dengan karyanya Qanun Kedokteran

b)

Ibnu Abi Usaybah dengan karyanya sejarah kedokteran arab

c)

Ibnu Nafis dengan karyanya Mujaz Al-Qānūn, Buku itu berisi kritik dan penambahan atas kitab yang ditulis Ibnu Sina.

d)

Al-Samarkandi menulis kitab Ushul Tarkib al-Adwiyah fiath-Thibb, menjelaskan berbagai hal tentang peracikan obat, pentingnya meracik obat, bahan-bahan hingga teknik menghitung dan meracik obat

15.

Pada Zaman Yunani Kuno awal dan Helleisme, ada perbedaan yaitu :

a)

Pada Zaman Yunani Kuno pemikiran kebenaran masih berdasarkan pada mitos-mitos dewa-dewa bangsa yunani, sedangkan pada Helleisme kebenaran sudah berdasarkan pemikiran akal atau rasional

b)

Pada Zaman Yunani Kuno pemikiran kebenaran menggunakan akal atau rasio berdasarkan pada mitos-mitos dewa-dewa bangsa yunani, sedangkan pada Helleisme kebenaran sudah berdasarkan pemikiran akal atau rasional yang bisa dilihat dan diamati.

c)

Pada Zaman Yunani Kuno pemikiran kebenaran menggunakan akal atau rasio tentang dewa-dewa bangsa yunani, sedangkan pada Helleisme kebenaran sudah berdasarkan pemikiran akal atau rasional yang bisa dilihat dan diamati.

d)

Pada Zaman Yunani Kuno pemikiran kebenaran menggunakan akal atau rasio berdasarkan pada mitos-mitos, sedangkan pada Helleisme kebenaran sudah berdasarkan pemikiran akal atau rasional yang bisa dilihat dan diamati.

16.

Perbedaan antara filsafat Theosentris dan Kosmosentris adalah :

a)

Filsafat theosentris berpandangan agama dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat Kosmosentris nilai dalam kehidupan memakai dasar hitung-hitungan benda yang ada di alam semesta.

b)

Filsafat theosentris berpandangan agama dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat Kosmosentris nilai dalam kehidupan memakai ramalan-ramalan dewa-dewa yang menguasai di alam semesta.

c)

Filsafat theosentris berpandangan hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat Kosmosentris kepercayaan pada dewa-dewa dan pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara.

d)

Filsafat theosentris berpandangan agama dan hasil pemikiran manusia dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan filsafat kosmosentris hasil pemikiran manusia tentang kekuatan benda-benda di alam dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara.

17.

Perbedaan antara Zaman Yunani Kuno awal dengan zaman Romawi adalah :

a)

Yunani Kuno awal memakai Filsafat theosentris berpandangan agama dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan zaman Romawi memakai filsafat Kosmosentris nilai dalam kehidupan memakai dasar hitung-hitungan benda yang ada di alam semesta.

b)

Yunani Kuno awal memakai Filsafat Kosmosentris yang berpandangan benda-benda di angkasa dijadikan nilai dalam kehidupan masyarakat dan negara sedangkan zaman Romawi sudah memakai filsafat Theosentris-antropologis nilai dalam kehidupan memakai berdasakan nilai-nilai agama dan menggunakan akal/rasio manusia.

c)

Yunani Kuno awal memakai Filsafat Kosmosentris yang berpandangan irasional sedangkan zaman Romawi sudah memakai filsafat Theosentris-antropologis nilai dalam kehidupan memakai berdasakan akal/rasio manusia.

d)

Yunani Kuno awal memakai Filsafat Kosmosentris yang berpandangan rasional sedangkan zaman Romawi sudah memakai filsafat Theosentris-antropologis nilai dalam kehidupan memakai berdasakan pemikiran irasional.

18.

Peradaban manusia disuatu negara akan menjadi mundur, apabila cara berfikir hanya berpegang pada dasar Filsafat theologis, ini pernah terjadi pada zaman :

a)

Zaman Yunani Kuno

b)

Zaman Peradaban Islam

c)

Zaman Romawi kuno

d)

Zaman abad Pertengahan

19.

Peradaban manusia didunia menjadi mundur dan dalam kegelapan apabila cara berfikir hanya berpegang pada dasar Filsafat theologis, ini pernah terjadi pada zaman :

a)

Zaman Yunani Kuno

b)

Zaman Peradaban Islam dari abad 7 sampai abad 15

c)

Zaman abad pertengahan pada tahun 0 sampai 500 SM

d)

Zaman abad Pertengahan pada abad 12 sampai abad 15

20.

Peradaban manusia didunia menjadi cemerlang, majunya ilmu dan pengetahuan apabila cara berfikir memakai filsafat theologis beriringan dengan antroposentris, ini pernah terjadi pada zaman :

a)

Zaman Peradaban Islam dari tahun 500 SM sampai tahun 1200 SM

b)

Zaman Peradaban Islam dari tahun 650 SM sampai tahun 1200 SM

c)

Zaman abad pertengahan pada tahun 0 sampai 500 SM

d)

Zaman abad Pertengahan pada abad 12 sampai abad 15