NEW
Font size
WorksheetsMakna Kata & Majas
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Masakanmu sangat enak, sampai aku tidak bisa merasakan rasa makanannya karena terlalu hambar.
Kalimat tersebut termasuk majas...
Majas Sinisme
Majas Sarkasme
Majas Ironi
Majas Alegori
Semoga recehan ini bisa membantu kamu dalam mengatasi kesulitan ekonomimu sekarang.
Kalimat tersebut merupakan majas...
Majas Ironi
Majas Litotes
Majas Hiperbola
Majas Sinisme
"Ayah menepikan mobil ke pinggir karena ingin menerima telepon dari teman kerjanya."
kalimat yang menggunakan majas yang sama dengan majas di atas adalah...
Dikejar oleh satpol PP, para pedagang kaki lima itu lari tunggang – langgang.
Mengapa tidak pergi ke rumah makan untuk membeli makanan jika kamu malas memasak?
Setiap orang mulai dari bayi, anak kecil, remaja, orang dewasa, sampai orang tua sebaiknya memiliki asuransi kesehatan.
Suasana kelas menjadi sunyi senyap saat ujian Bahasa Indonesia sedang berlangsung.
Dia adalah satu – satunya anakku, Dia adalah satu – satunya putra kesayanganku, Dia yang akan meneruskan cita – citaku nanti.
Kalimat tersebut termasuk majas...
Majas Pleonasme
Majas Repetisi
Majas Aliterasi
Majas Ironi
Dia terpaksa mendekam di hotel prodeo karena kasus korupsi yang dilakukannya.
Kalimat tersebut merupakan majas...
Majas Pleonasme
Majas Metafora
Majas Metonimia
Majas Eufimisme
Kalimat berikut ini yang BUKAN contoh majas eufimisme adalah...
Guru itu adalah seorang difabel, tapi ia sangat pandai mengajar.
Meskipun ia adalah kaum marginal, tapi ia memiliki semangat belajar tinggi.
Pesan ibu yang masih aku ingat sampai saat ini ialah, jangan menjadi bunglon. Sebab sifat itu tak disukai semua orang.
Dia mengalami gangguan jiwa karena kehilangan pekerjaan dan keluarga sekaligus.
Kalimat berikut ini yang BUKAN termasuk contoh majas sindiran adalah...
Kamu masih mau diet? Badan sudah seperti ranting kering begitu mau jadi apa lagi? Tusuk gigi?
Sikapnya keras sekali seperti batu sehingga tidak bisa diajak diskusi.
Dasar otak udang, melakukan pekerjaan yang sangat mudah seperti ini saja kau tidak bisa. Lalu yang kau bisa apa?
Dari tadi kupanggil masih saja kau asyik bermain disitu. Apa kau tidak punya telinga?
Kalimat berikut ini yang BUKAN termasuk contoh majas pleonasme adalah...
PMI membutuhkan darah merah golongan A untuk pasien kecelakaan tadi.
Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri kejadian penjambretan itu.
Cuaca terik seperti ini orang orang lebih suka minum es dingin.
Makan bakso, makan nasi goreng, makan sate, kalau begini terus kamu jadi gendut loh.
Kalimat berikut ini yang BUKAN termasuk contoh majas aliterasi adalah...
Setiap saat selalu tersenyum.
Melatih mata menjauhi maksiat.
Sujud syukur setelah sholat.
Mondar mandir mencari makan malam.
Berikut ini yang merupakan contoh majas litotes adalah...
Tanah itu tetap subur, meski kini kekeringan tengah melanda kota ini.
Jangankan membeli yang baru, untuk makan saja aku susah.
Yang lain sudah selesai mengerjakan tugas, namun dia baru mulai mengerjakanya.
Baik buruk sifatnya dia tetap temanmu.
Danu bukan anak pandai, tapi dia menyukai sepakbola. Setiap hari ia berlatih. Ia bahkan masuk dalam tim inti futsal di sekolahnya. Berbagai perlombaan sering diikuti Danu dan timnya. Sampai akhirnya Danu menjadi sosok yang dikenal dalam dunia sepakbola. Kehadirannya dalam setiap pertandingan selalu dinanti-nantikan oleh para pecinta sepakbola.
Ungkapan yang tepat untuk ilustrasi cerita di atas adalah . . .
naik daun
bintang lapangan
naik pitam
hijau daun
Banyak orang yang heran klub itu memenangkan pertandingan itu karena selama ini klub itu hanya dipandang remeh.
Ungkapan yang tepat untuk ilustrasi cerita di atas adalah . . .
kuda hitam
lembah hitam
kambing hitam
kupu-kupu hitam
Pak Joko seorang buruh bangunan. Ia selalu bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Ia tidak menghiraukan cuaca yang terjadi. Hujan dan panas tidak dapat menghalanginya untuk bekerja. Keringat yang membasahi tubuhnya, tidak membuatnya putus asa dalam menjalani kehidupannya.
Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah . . .
kepala dingin
banting tulang
keras kepala
naik pitam
Larasati adalah orang desa yang mendadak terkenal karena ikut audisi menyanyi di televisi. Sekarang ia menjadi kaya raya. Gaya hidupnya berlebih-lebihan dan suka menghambur-hamburkan uang. Ia tidak menyadari bahwa sebelumnya ia hanya anak desa yang miskin. Ia bahkan kini tidak memedulikan keluarganya yang miskin di desa.
Ungkapan yang tepat sesuai ilustrasi cerita di atas adalah . . .
naik daun
tinggi hati
muka tebal
lupa daratan
Adikku mempunyai seorang teman, Ia bernama Anton. Anton anak orang kaya. Orang tuanya sangat memanjakannya, apa pun keinginannya selalu dituruti. Akibatnya, Anton suka membanggakan kekayaan orang tuanya.
Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah . . .
Besar hati
Anak mama
Besar mulut
Tinggi hati
Tidak ada anak yang mau berteman dengan Bobon. Bukan karena badan Bobon yang sangat tambun, Bobon sering membuat teman-temannya bosan dengan bualannya. Tidak jarang dia mengarang cerita yang hebat tentang dirinya padahal sama sekali tidak benar adanya. Jika teman-temannya meminta Bobon untuk membuktikan ucapannya, Bobon selalu berkilah.
Ungkapan yang sesuai dengan sifat Bobon dalam ilustrasi cerita adalah . . .
besar mulut
besar kepala
keras hati
keras kepala
Setiap hari Dika terlambat datang ke sekolah. Ia tidak suka memakai seragam dengan rapi. Berulang-ulang Dika mendapat peringatan. Dika pun sering mendapat bimbingan dari guru konseling. Akan tetapi, Dika belum bisa mengubah kebiasaan buruknya. Hingga suatu hari orang tua Dika dipanggil ke sekolah. Setelah mengetahui perbuatan Dika, emosi orang tua Dika naik. Akan tetapi, guru kelas Dika dapat meredam emosi orang tua Dika.
Ungkapan yang tepat berdasarkan hal yang dialami orang tua Dika dalam ilustrasi cerita adalah . . .
naik pangkat
naik darah
naik daun
naik haji
Jihan berasal dari keluarga yang berkecukupan dan terpandang di kampungnya. Namun demikian ia tidak bersikap sombong dan merendahkan orang lain. Ia juga berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan.
Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah . . .
Hati putih
Besar hati
Rendah hati
Lapang hati
Dayat termasuk anak yang cerdas di kelasnya. Setiap hari, ia pasti membuka internet untuk belajar selain dari buku pelajaran yang ada. Melalui internet, ia menemukan cara membuat roket air. Pengetahuannya dikembangkan menjadi sebuah karya tulis ilmiah dan dilombakan. Dayat pun berhasil menjadi pemenang. Naskah yang ditulisnya itu dikirim ke majalah remaja. Hasil karya Dayat dibaca banyak orang dan ia juga mendapat honor dari tulisannya. Meski demikian, Dayat tidak pernah sombong atas prestasinya.
Ungkapan yang tepat untuk Dayat dalam ilustrasi cerita di atas adalah . . .
rendah diri
rendah hati
kepala dingin
luas hati
Indah, Dani, Silvi, dan Amar akan mengerjakan tugas kelompok bersama. Mereka diberi tugas untuk membuat kerajinan tangan dari bambu. Mereka sudah menyepakati tugas masing-masing. Indah dan Silvi mendapat tugas membawa pisau dapur, Dani dan Amar bertugas membawa sepotong bambu. Indah, Silvi, dan Dani membawa tugas masing-masing. Namun, Amar tidak membawa bambu yang ditugasinya. Bahkan, saat ditanya oleh teman-temannya, Amar berkata bahwa dia tidak mendapatkan tugas apapun.
Berdasarkan ilustrasi cerita tersebut, watak Amar dapat disamakan dengan ungkapan . . .
Lepas tangan
Panjang tangan
Ringan tangan
Tangan kanan
