WorksheetsPre-Quiz Hari Bahasa
Total questions: 10
Worksheet time: 13mins
Perhatikan dongeng di atas ini!
Apa yang akan dilakukan oleh si semut di sebuah hutan?
Mencari makanan
Menyebrang sungai menuju ke rumahnya
Bertemu dengan sang pemburu
Bermain dengan hewan-hewan lain
Berikanlah tandan centang (v) kepada beberapa jawaban yang ada di bawah ini! (jawaban lebih dari satu)
Dimana saja latar tempat yang ada di dongeng tersebut
Jalan raya
Tengah hutan
Sumur
Sungai
Untungnya tembakannya meleset dan merpati pun bisa kabur karena mendengar suara tembakan. Burung merpati mengenali si semut yang ditolongnya di sungai telah menyelematkannya dari pemburu. Ia pun turun dan berterima kasih pada semut. Keduanya pun menjadi sahabat baik yang saling tolong menolong.
Kata "ia" dalam kalimat yang dicetak miring di teks tersebut, mengacu kepada
Suatu hari di tengah hutan yang damai, ada seekor semut kecil yang hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumahnya. Sungai yang akan diseberangi memiliki arus air yang cukup kencang. Dengan sangat hati-hati semut menyeberangi sungai menggunakan kakinya yang kecil, tapi di tengah sungai ia pun tergelincir oleh batu yang licin dan terbawa arus sungai yang deras. Ia pun berteriak minta tolong sekuat tenaga.
Seekor burung merpati yang kebetulan tengah terbang melintasi sungai mendengar teriakan si semut. Ia pun turun dan mengambilkan daun untuk menolong semut yang hampir tenggelam. Semut buru-buru naik ke atas daun sehingga ia pun tidak jadi tenggelam dan bisa menyeberang dengan selamat.
Beberapa hari setelah itu, semut yang sedang mencari makanan melihat seorang pemburu tengah membidik sasarannya. Ternyata yang jadi sasaran pemburu adalah burung merpati yang kemarin menolongnya. Ketika akan menembakkan senapannya, si semut pun menggigit kaki pemburu dengan kencang sehingga si pemburu kaget dan melepaskan tembakan.
Untungnya tembakannya meleset dan merpati pun bisa kabur karena mendengar suara tembakan. Burung merpati mengenali si semut yang ditolongnya di sungai telah menyelematkannya dari pemburu. Ia pun turun dan berterima kasih pada semut. Keduanya pun menjadi sahabat baik yang saling tolong menolong.
Berdasarkan dongeng di atas, pesan moral apakah yang dapat kita ambil...
Bacalah puisi di bawah ini!
Saat dedauanan mulai memanggilmu.
Tersenyum manis kala bersentuhan dengan alam.
Yang tak akan bosan menyapamu.
Awan pun akan menangis merindukan hadirmu.
Majas yang terkandung dalam puisi diatas adalah……
Majas personifikasi
Majas hiperbola
Majas pararelisme
Majas metonimia
Bacalah puisi di bawah ini!
Oh guruku…..
Kau laksana pelita dalam gulita.
Entah kata apa yang pantas kuucap.
Sebagai tanda terimakasih.
Majas pada kutipan puisi diatas terletak pada larik….
Pertama
Kedua
Ketiga
Keempat
Bacalah puisi di bawah ini!
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
(A. Hasyim)
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ...
Waktu sore hari
Kehidupan malam
Suasana senja
Masa tua
Bacalah puisi di bawah ini!
Saat dedauanan mulai memanggilmu.
Tersenyum manis kala bersentuhan dengan alam.
Yang tak akan bosan menyapamu.
Awan pun akan menangis merindukan hadirmu.
Menurut pendapatmu, makna apa yang dapat disimpulkan dari puisi di atas
Bacalah puisi di bawah ini!
Wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
Tema puisi tersebut adalah
Kegelisahan
Persahabatan
Perdamaian
Kelelahan
Bacalah puisi di bawah ini!
Pahlawan Tak Dikenal
Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah lubang peluru buundar di dadanya
Senyum bekunya berkata, kita sedang perang
Dia tidak tahu bilamana ia datang
Kedua tangannya memeluk senapan
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang
(Toto Sudarto Bahtiar)
Puisi di atas menuturkan tentang
Seseorang yang sedang berjuang di medan perang
Pemimpin perang sedang memimpin pertempuran
Kematian seorang pejuang yang mati karena tertembak
Pejuang yang berjuang pada pertempuran di Surabaya tanggal 10 November 1945
