WorksheetsPARAFRASE
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Pengungkapan kembali suatu tuturan bahasa ke dalam bentuk bahasa lain tanpa mengubah pengertian. Pengungkapan kembali tersebut bertujuan untuk menjelaskan makna yang tersembunyi.
Pernyataan di atas merupakan pengertian ... .
Menyadur
Parafrasa
Presentasi
Ikhtisar
Satu bait puisi mengandung... ide pokok dan mengandung gagasan .... penjelas.
satu ide pokok dan beberapa gagasan penjelas
beberapa penjelas dan satu ide pokok
dua ide pokok dan beberapa gagasan penjelas
beberapa gagasan penjelas dan satu ide pokok
Berikut yang bukan merupakan langkah-langkah menyusun parafrasa adalah ....
mencatat kalimat inti,
mengmbangkan kalimat inti menjadi pokok pikiran,
menyampaikan pokok pikiran dalam bentuk uraian dengan bahasa sendiri
menentukan tema
Berikut yang buka Cara Memparafrasekan Puisi Menjadi Prosa
Membaca atau mendengarkan pembacaan puisi
Pahami isi kandungan puisi secara utuh ;
Jelaskan kata-kata kias atau ungkapan;
Menentukan judul baru
Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
Kelelahan
Persahabatan
Perdamaian
Pertemanan
Tema puisi tersebut adalah ....
Bunga yang berkembang
Pulangnya anak tersayang
Kegembiraan seorang anak
Pulangnya sang kepodang
SURAT DARI IBU
Pergi ke dunia luas anakku sayang
pergi ke hidup bebas
selama angin masih angin buritan
dan matahari pagi menyinari daun-daunan
dalam rimba dan padang hijau
Suasana puisi tersebut adalah . . . .
mengharukan
mengecewakan
menyedihkan
menjengkelkan
Karangan yang ditulis dengan bahasa yang singkat, padat, dan indah adalah....
puisi
prosa
cerpen
tajuk rencana
Kumpulan larik dalam puisi disebut dengan....
bait
rima
baris
artikel
Hal-hal ini perlu diperhatikan dalam membaca puisi, kecuali....
lafal
tempo
mimik wajah
pengarang puisi
Ibu
Dadaku sesak
Rindu ini menghunjam hati
Air mata terus berderai
Aku hanya ingin bertemu
Memelukmu sepajang waktu
Makna kata menghunjam pada kutipan puisi tersebut adalah....
memakai
menusuk
menyentuh
mengenai
Siang itu, Kevin pulang sambil mengayuh sepeda. Ia melewati tanah lapang di dekat sekolah. Banyak anak sebayanya sedang bermain layang-layang di sana. Awal musim kemarau memang waktu yang tepat untuk bermain layang-layang. Kevin menghentikan sepedanya. Kepalanya menengadah. Ia juga ingin bermain layang-layang, namun ia harus membantu ibunya.
Latar tempat dan waktu dalam kutipan cerita tersebut adalah....
sekolah, sore hari musim kemarau
lapangan, sore hari musim kemarau
rumah Kevin, malam hari musim kemarau
rumah Kevin, sore hari musim kemarau
Pernyataan berikut ini yang tidak sesuai dengan pengertian atau unsur yang terdapat dalam prosa adalah....
prosa berbentuk paragraf dan terdiri dari kalimat-kalimat yang runtut
prosa mempunyai tema, tokoh latar, dan amanat
sajak prosa dapar berupa a-b-a-b atau a-a-a-a dan tidak memerlukan tanda baca
prosa bisa menceritakan kisah hidup orang yang terkenal atau kisah yang berhubungan dengan hal ghaib
Aku cinta olahraga permainan ini
Aku kagum
Aku suka
Catur ....
Dengan catur ku berpikir
Dengan catur ku mengasah otak dan logika
(Sumber: Bina Bahasa Indonesia 6A, Erlangga: 2007)
Parafrase yang tepat dari puisi di atas adalah ....
Catur adalah permainan kesukaanku. Setiap orang pasti kagum dan suka dengan permainan ini. Permainan ini bisa mengasah otak dan logika kita.
Aku cinta catur. Aku kagum dengan permainan ini. Aku juga suka permainan ini. Dengan bermain catur, aku adi berpikir. Selain itu, otak dan pikiranku terlatih.
Aku cinta catur dan aku ingin bermain catur agar aku berpikir dan mengasah otak serta pikiranku.
Dengan catur kita bisa pandai karena catur adalah permainan yang mampu mengasah otak dan logika pemainnya. Catur banyak disukai, dikagumi, dan dicintai oleh orang-orang.
Bacalah puisi di bawah ini !
Setiap hari selalu dikunjungi
Kau menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari
Baik bahan pangan, maupun sandang
Semua untuk roda perekonomian
Puisi di atas menceritakan keadaan ....
stasiun
bank
pasar
terminal
Bacalah puisi di bawah ini !
Pembagian Rapor
hatiku dag-dig-dug
rapor akan dibagikan
masih bintang kelaskah aku?
Parafrase yang tepat untuk penggalan puisi di atas adalah ....
Aku tidak sabar menanti pembagian rapor.
Rapor akan segera dibagikan. Bagaimana raporku nanti?
Hatiku berdebar-debar. Rapor akan segera dibagikan. Aku ingin tahu apakah aku masih jadi bintang kelas.
Hatiku berdebar-debar menanti pembagian rapor.
Bacalah puisi berikut ini!
Gadis Peminta-minta
Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa
Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil
Pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok
Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan
Gembira dari kemayaan riang
Parafrase yang sesuai dengan baris 1 dan 2 puisi tersebut adalah….
Setiap kita bertemu dengan gadis kecil berkaleng kecil, aku merasa iba. Setiap senyummu itu terlalu kekal untuk mengenal duka dalam mengarungi hidup ini.
Gadis kecil peminta-minta tetap tabah menghadapi hidup yang kadang tidak semanis permen.
Setiap bertemu dengan gadis kecil berkaleng kecil itu, ia selalu tersenyum seolah-olah tidak mengenal duka sama sekali.
Pertemuan dengan gadis kecil berkaleng selalu dinanti-nanti karena keramahan dan keelokan senyumnya yang tak mengenal duka nestapa.
Selamat Tinggal
aku berkaca
ini muka penuh luka
siapa punya?
kudengar seru menderu
dalam hatiku
apa hanya angin lalu?
lagu lain pula
menggelepar di tengah malam buta
ah...!!!
segala menebal, segala mengental
segala tak kukenal
(Chairil Anwar)
Puisi di atas, apabila diparafrasakan maka hasilnya adalah sebagai berikut...
Ketika aku berkaca, aku sangat terkejut melihat mukaku ini mulai dipenuhi luka. Sebenarnya ini muka siapa? Aku mendengar suara yang seru menderu, lalu kepada orang disekitarku kubertanya, apakah itu hanya suara angin lalu? Aku pun mendengar lagu yang lain menggema menggelepar di tengan malam buta. Ah,...!! Segalanya telah menebal, bahkan segalanya jadi mengental, sehingga segalanya tidak aku kenal.
Ketika aku berkaca, aku sangat terkejut melihat mukaku ini mulai dipenuhi luka yang berdarah. Sebenarnya ini punya siapa? Aku mendengar suara asing yang seru menderu, lalu kubertanya, apakah itu hanya pikiranku yang lalu? Aku pun mendengar lagu yang lain menggema menggelepar di tengan malam buta. Ah,...!! Segalanya telah menebal, bahkan segalanya jadi mengental, sehingga segalanya tidak aku kenal.
Ketika aku berkaca, aku sangat terkejut melihat mukaku dan muka orang-orang disekitarku ini mulai dipenuhi luka. Sebenanya ini punya siapa? Aku mendengar suara yang seru menderu, dalam hati kubertanya, apakah itu hanya suara angin lalu? Aku pun mendengar lagu yang lain menggema menggelepar di tengan malam buta. Ah,...!! Segalanya telah menebal, bahkan segalanya jadi mengental, sehingga segalanya tidak aku kenal.
Ketika aku berkaca, aku sangat terkejut melihat mukaku ini mulai dipenuhi luka. Sebenarnya ini punya siapa? Aku mendengar suara yang seru menderu, dalam hati kubertanya, apakah itu hanya suara angin lalu? Aku pun mendengar lagu yang lain menggema menggelepar di tengan malam buta. Ah,...!! Segalanya telah menebal, bahkan segalanya jadi mengental, sehingga segalanya tidak aku kenal.
4. Perhatikan kutipan puisi berikut!
Daun kering gugur
Tanah kerontang
Rumput kuning
Semua menunggumu
[…]
Kau sumber kehidupan
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....
A. Batu kerikil
B. Awan datang
C. Langit cerah
D. Air hujan
Alam mungkin murka
hingga rendamkan desa kami
Dalam kebingungan
Kami mencari pertolongan
Penuh harap dan penghambaan
Judul yang tepat untuk kutipan puisi di atas adalah ....
banjir
kebakaran
longsor
gempa bumi
