WorksheetsSejarah Kota dan Permukiman
Total questions: 10
Worksheet time: 4mins
Definisi kota tersusun berdasarkan aspek berikut, kecuali
Pusat permukiman
Mempunyai batasan administrasi
Corak kehidupan heterogen
Penduduk bekerja di sektor pertanian
Kota sebagai pusat pelayanan, pengertian kota menurut?
Walter Christaller
Max Webber
Northam
Bintarto
Ciri kota dari segi sosial menunjukkan?
wilayah terbangun lebih padat
jumlah dan tingkat kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan
kelas-kelompok sosial masyarakat heterogen dan multikultur
batas administrasi diatur dalam perundang-undangan
Kota Ternate dengan jumlah penduduk sebanyak 218.028 Jiwa pada tahun 2020 termasuk dalam klasifikasi
Kota kecil
Kota sedang
Kota Besar
Metropolitan
Pengertian permukiman adalah
Kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana lingkungan
sesuatu yang berkaitan dengan orang bermukim dengan semua aktivitas didalamnya untuk menjadi tempat menjalani kehidupan
Sesuatu yang berhubungan dengan perumahan
Perlindungan terhadap faktor eksternal (angin, hujan, panas) yang memiliki penutup atap
Gambar berikut merupakan
Home
House
Shelter
Human Settlements
Titik tumbuhnya kawasan permukiman di perkotaan Indonesia adalah
Kampung kota
Kawasan perumahan
Rumah susun
Kawasan budidaya
Mengapa perlu untuk mempelajari historis kota dan permukiman?
Agar bisa mengetahui kesesuaian pola ruang kota
Membangun kota dengan mempertahankan karakter dan identitasnya
Karena tuntutan zaman globalisasi
Menambah pengetahuan mahasiswa
Berikut merupakan bagian dari historis perkembangan kota, kecuali
pola hidup nomaden sesuai ketersediaan makanan
perkembangan pertanian sehingga hidup menetap
perkembangan IPTEK sehingga perdagangan dan pekerjaan beragam, manusia hidup tidak butuh lahan luas
melalui proses perencanaan kota dan penyediaan infrastruktur yang terencana
Fenomena pembangunan permukiman di zaman modern karena terbatasnya lahan berbanding terbalik dengan jumlah penduduk yang besar akhirnya memberikan implikasi
perkembangan rumah tidak melebar namun meninggi
Perumahan mulai tertata sehingga efisiensi lahan dapat ditingkatkan
mulai meninggalkan pola nomaden dan membangun shelter
formasi komunitas permukiman pada waktu dan tempat yang
beragam
