wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS MSDM PG (SMT'115)

Total questions: 15

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Perencanaan SDM merupakan tahapan-tahapan perencanaan sistematis untuk memaksimalkan sumber daya manusia sebagai aset utama perusahaan tertentu yang diambil oleh manajemen. Proses perencanaan terbagi menjadi dua tahapan, yaitu peramalan kebutuhan dan perencanaan program. Peramalan kebutuhan merupakan suau proses untuk menentukan jumlah SDM yang dibutuhkan suatu organisasi di masa yang akan datang. Berikut adalah sumber peramalan kebutuhan yang tepat diantarnya adalah:

a)

Dari sejumlah informasi seperti analisis kondisi eksternal, kemampuan SDM yang dimiliki suatu perusahaan saat ini, potensi SDM, filosofi manajemen, rancangan pekerjaan, anggaran, mutasi, pengurangan staf dan lain-lain.

b)

Dari sejumlah informasi media massa, kekuatan dan kelebihan SDM yang dimiliki, filosofi manajemen, rancangan pekerjaan, anggaran, mutasi, pengurangan staf.

c)

Dari sejumlah informasi seperti analisis kondisi eksternal, ketidakmampuan SDM yang dimiliki suatu perusahaan saat ini, potensi SDM, filosofi manajemen, rancangan pekerjaan, anggaran, mutasi, pengurangan staf dan lain-lain.

d)

Dari sejumlah informasi media massa, kekuatan dan kelebihan SDM yang dimiliki, filosofi manajemen, rancangan pekerjaan, anggaran, mutasi, pengangguran staf.

2.

Dalam melakukan perencanaan ada syarat yang harus dipenuhi seperti mengetahui kegiatan yang akan direncanakan, harus mempunyai pengetahuan luas mengenai job analysis, organisasi dan situasi SDM yang tersedia, mampu mengumpulkan dan menganalisis data-data tentang kebutuhan SDM, serta mampu memperkirakan peningkatan dan perkembangan SDM di masa yang akan datang. Berikut adalah tehnik perencanaan kebutuhan pegawai;

a)

Teknik forecasting, teknik expectacy, ekstrapolasi, indeksasi, analisis statistik, teknik delphy

b)

Teknik forecasting, teknik expectacy, ekstrapolasi, indeksasi, analisis statistik expert, teknik delphy

c)

Teknik forecasting, teknik expert, ekstrapolasi, indeksasi, analisis statistik, teknik delphy

d)

Teknik forecasting, teknik expert, eksploitasi, indeksasi, analisis statistik, teknik delphy

3.

Tujuan dari manajemen sumber daya manusia diantaranya adalah:

a)

Memberi pertimbangan dalam membuat kebijakan SDM untuk memastikan bahwa organisasi memiliki pekerja yang bermotivasi dan berkinerja tinggi, memiliki pekerja yang selalu siap mengatasi perubahan dan memenuhi kewajiban pekerjaan secara ilegal.

b)

Mengimplementasikan dan menjaga semua kebijakan dan prosedur SDM yang memungkinkan organisasi mampu mencapai tujuannya.

c)

Membantu dalam pengembangan arah keseluruhan organisasi dan strategi, khususnya yang berkaitan dengan implikasi tujuan masyarakat.

d)

Memberi dukungan moril dan kondisi yang akan membantu manajer lini mencapai tujuannya.

4.

Berikut adalah definisi dari manajemen sumber daya manusia yang tepat;

a)

Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu proses perencanaan, perorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan pengadaan, pengembangan, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi, dan masyarakat

b)

Manajemen sumber daya manusia adalah pendayagunaan sumber daya manusia di dalam organiasi, yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan SDM, rekrutmen, dan seleksi, pengembangan SDM, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompetensi dan industrial.

c)

Manajemen sumber daya manusia adalah pendayagunaan sumber daya manusia di dalam organiasi, yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen, dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan, dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan manajerial.

d)

Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu proses perencanaan, perorganisasian, pengendalian dan pengawasan kegiatan pengadaan, pengembangan, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pelepasan kinerja agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi, dan masyarakat.

5.

Berikut adalah beberapa metode forecasting yang sering digunakan dalam organisasi public, pilih yang paling tepat!

a)

Inkrementalisme, yaitu sebuah metode pemikiran yang memproyeksikan perubahan-perubahan garis lurus dalam kebutuhan-kebutuhan pegawai berdasarkan fluktuasi-fluktuasi anggaran.

b)

Role Modelling, yaitu tekhnik yang mempergunakan computer dan metode matematis untuk memperkirakan permintaan dan penawaran sumber daya manusia. Tekhnik ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor dari dalam diri manusia.

c)

Categorical and Cluster Forecasting, yaitu teknik yang memberikan perkiraan-perkiraan kebutuhan lebih lanjut untuk berbagai kelompok kedudukan di masyarakat luas.

d)

Collective Opinion, yaitu peramalan dalam bentuk kolektif opinion meliputi pengumpulan informasi dari berbagai sumber baik dari dalam maupaun dari luar negeri. Informasi tersebut dikaitkan dengan faktor-faktor luar misalnya peraturan perundangan yang mendukung, batas maksimal anggaran dan pegawai, perubahan-perubahan dan tujuan-tujuan dari masyarakat luas.

6.

Kualifikasi adalah keahlian yang diperlukan untuk melakukan sesuatu, atau menduduki jabatan tertentu. kualifikasi mendorong seseorang untuk memiliki suatu keahlian atau kecakapan khusus. Definisi kualifikasi akademik pendidik yang tepat adalah:

a)

kualifikasi akademik adalah ijazah jenjang pendidikan akademik yang harus dimiliki oleh kepala sekolah sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal di tempat penugasan.

b)

kualifikasi akademik ini adalah ijazah jenjang pendidikan akademik yang harus dimiliki oleh tenaga administrasi sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal di tempat penugasan.

c)

kualifikasi akademik ini adalah ijazah jenjang pendidikan akademik yang harus dimiliki oleh siswa sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal.

d)

kualifikasi akademik ini adalah ijazah jenjang pendidikan akademik yang harus dimiliki oleh guru atau dosen sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal di tempat penugasan.

7.

Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas- tugas di bidang pekerjaan tertentu. Berikut adalah kompetensi pengawas yang tepat adalah:

a)

Kompetensi kepribadian, kompetensi supervise manajerial, kompetensi supervisi akademik, kompetensi evaluasi pendidikan, kompetensi penelitian pengembangan, dan kompetensi social.

b)

Kompetensi kepribadian, kompetensi supervise tutorial, kompetensi supervisi akademik, kompetensi evaluasi pendidikan, kompetensi penelitian pengembangan, dan kompetensi social.

c)

Kompetensi kepribadian, kompetensi supervise tutorial, kompetensi supervisi akademik, kompetensi evaluasi pelayanan, kompetensi penelitian pengembangan, dan kompetensi social.

d)

Kompetensi kepribadian, kompetensi supervise manajerial, kompetensi supervisi akademik, kompetensi evaluasi pelayanan, kompetensi penelitian pengembangan, dan kompetensi bermasyarakat.

8.

Berikut adalah definisi rekrutmen yang tepat, yaitu:

a)

rekrutmen adalah proses pemantauan sekelompok kandidat untuk mengisi posisi yang lowong. Perekrutan yang efektif akan membawa peluang pekerjaan kepada perhatian dari orang-orang yang berkemampuan dan keterampilannya memenuhi spesifikasi pekerjaan.

b)

Merupakan serangkaian aktivitas menggambarkan pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang diperlukan untuk menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian. Aktivitas rekrutmen dimulai pada saat calon mulai dicari, dan berakhir pada saat lamaran mereka diserahkan.

c)

rekrutmen adalah proses untuk menarik sebanyak mungkin kualifikasi pelamar untuk lowongan yang ada dan bukan diantisipasi. Ini merupakan pencarian bakat alam, pengajaran kelompok terbaik pelamar untuk posisi yang tersedia.

d)

Proses menarik orang-orang atau pelamar yang mempunyai minat dan kualifikasi yang tepat untuk mengisi posisi atau jabatan tertentu.

9.

Perencanaan kebutuhan pegawai adalah;

a)

kegiatan untuk memprediksi kondisi jumlah SDM, jenis kualifikasi, keahlian dan kompetensi yang diinginkan oleh pemerintah di masa depan melalui analisis jabatan dan perhitungan beban kerja serta analisis faktor-faktor yang berpengaruh pada organisasi dengan tujuan menjamin tersedianya SDM dalam jumlah, kualifikasi, komposisi, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

b)

kegiatan untuk memprediksi kondisi jumlah SDM, jenis kualifikasi, keahlian dan kompetensi yang diinginkan di masa depan melalui analisis jabatan dan perhitungan beban kerja serta analisis faktor-faktor yang berpengaruh pada organisasi dengan tujuan menjamin tersedianya SDM dalam jumlah, kualifikasi, komposisi, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

c)

kegiatan untuk memprediksi kondisi jumlah SDM, jenis kualifikasi, keahlian dan kompetensi yang diinginkan oleh kepala sekolah di masa depan melalui analisis jabatan dan perhitungan beban kerja serta analisis faktor-faktor yang berpengaruh pada organisasi dengan tujuan menjamin tersedianya SDM dalam jumlah, kualifikasi, komposisi, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

d)

kegiatan untuk memprediksi kondisi jumlah SDM, jenis kualifikasi, keahlian dan kompetensi yang diinginkan oleh seseorang di masa depan melalui analisis jabatan dan perhitungan beban kerja serta analisis faktor-faktor yang berpengaruh pada organisasi dengan tujuan menjamin tersedianya SDM dalam jumlah, kualifikasi, komposisi, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

10.

Forecasting atau peramalan merupakan sebuah metode sebagai alat bantu dalam melakukan suatu perencanaan yang efisien dan efektif, berikut adalah pendekatan yang tepat untuk meramal sumber daya manusia;

a)

Teknik forecasting penting dilakukan sebagai tujuan akhir dalam perencanaan SDM

b)

Ramalan permintaan dapat berupa penilaian subjektif atau matematis serta dinamis.

c)

Penekanan utama dari peramalan SDM saat ini adalah meramalkan nasib kebutuhan SDM organisasi atau permintaan kebutuhan akan SDM.

d)

Jangka waktu peramalan-peramalan SDM harus dilakukan melalui tiga tahap yaitu perencanaan jangka pendek, menegah dan panjang.

11.

Definisi dari Teknik Delphy yang tepat adalah;

a)

Teknik delphy adalah suatu cara atau metode untuk mengorganisasikan ide di antara para pegawai dalam rangka memperbaiki kondisi institusi pada masa yang akan datang

b)

Teknik delphy sebagai suatu proses untuk mengumpulkan pendapat di antara para pegawai tentang fenomena sosial yang akan memengaruhi situasi institusi

c)

Teknik delphy adalah suatu cara atau metode untuk mengorganisasikan ide di antara para pakar dalam rangka memperbaiki kondisi institusi pada masa yang akan datang

d)

Teknik delphy sebagai suatu proses untuk mengumpulkan pendapat di antara para pakar dan pegawai tentang fenomena sosial yang akan memengaruhi situasi institusi

12.

Job analysis atau Analisis Jabatan merupakan salah satu fungsi penting dalam manajemen sumber daya manusia untuk menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat (right man at the right place). Berikut adalah definisi yang tepat dari analisis jabatan:

a)

sebuah proses untuk mengidentifikasikan dan menentukan secara rinci tugas dan persyaratan pekerjaan tertentu serta kepentingan pribadi yang berkaitan dengan tugas-tugas pada jabatan atau pekerjaan tertentu

b)

proses metoda secara sistimatis untuk memperoleh data jabatan, mengolahnya menjadi informasi jabatan yang dipergunakan untuk berbagai kepentingan program kelembagaan, ketatalaksanaan dan manajemen sumber daya manusia

c)

sebuah proses untuk mengidentifikasikan dan menentukan secara rinci tugas dan persyaratan pekerjaan tertentu serta kepentingan bersama-sama yang berkaitan dengan tugas-tugas pada jabatan atau pekerjaan bersama

d)

proses metoda secara sistimatis untuk memperoleh data jabatan, mengolahnya menjadi informasi jabatan yang dipergunakan untuk berbagai kepentingan program kelembagaan, ketatalaksanaan dan manajemen konflik organisasi/lembaga.

13.

Uraian jabatan atau gambaran tugas adalah suatu pernyataan tertulis yang berisi tujuan dari dibentuknya suatu jabatan/tugas. Uraian ini berisi gambaran tentang apa yang harus dilakukan oleh pemegang jabatan, bagaimana suatu pekerjaan dilakukan, alasan-alasan mengapa pekerjaan tersebut dilakukan, hubungan antara suatu posisi tertentu dan posisi lainnya di luar lingkup pekerjaannya dan di luar organisasi (eksternal) untuk mencapai tujuan unit kerja dan perusahaan secara luas. Pernyataan ini adalah definisi dari:

a)

Job description

b)

Job performance

c)

Job analysis

d)

Job performance standard

14.

Seleksi adalah proses pemilihan dari sekelompok pelamar, orang atau orang orang yang memenuhi kriteria untuk posisi yang tersedia yang didasarkan pada kondisi yang ada saat ini yang di butuhkan perusahaan. Adapun tujuan dari seleksi karyawan adalah:

a)

Untuk mendapatkan karyawan yang disiplin, mendapatkan karyawan yang mau untuk bekerja secara mandiri, memperoleh karyawan yang dapat bertanggung terhadap dirinya, mendapatkan karyawan yang cerdas, memperoleh karyawan yang inovatif.

b)

Untuk mendapatkan karyawan yang disiplin, mendapatkan karyawan yang mau untuk bekerja keras, memperoleh karyawan yang dapat bertanggung jawab terhadap dirinya saja, mendapatkan karyawan yang cerdas, memperoleh karyawan yang unproduktif.

c)

Untuk mendapatkan karyawan yang pas, mendapatkan karyawan yang mau untuk bekerja mandiri, memperoleh karyawan yang dapat bertanggung jawab terhadap pekerjaan orang lain, mendapatkan karyawan yang cerdas, memperoleh karyawan yang inovatif

d)

Untuk mendapatkan karyawan yang disiplin, mendapatkan karyawan yang mau untuk bekerja keras, memperoleh karyawan yang dapat bertanggung jawab dalam bekerja, mendapatkan karyawan yang cerdas, memperoleh karyawan yang inovatif

15.

Berikut adalah fungsi-fungsi dalam melakukan training need analysis, kecuali:

a)

mendapatkan informasi tentang pengetahuan, kemampuan serta passion karyawan terhadap pekerjaannya.

b)

memberi penjelasan terbaik agar cara kerja dari karyawan masuk terhadap standar perusahaan dan secara visual.

c)

menambah kepercayaan stakeholder bahwa perusahaan memang melakukan pelatihan kepada setiap karyawan sehingga seluruh pegawai didalamnya sangat layak dan produktif.

d)

sebagai bahan laporan untuk evaluasi kedepannya.