NEW
Font size
WorksheetsQUIS SEJARAH KELAS XII
Total questions: 50
Worksheet time: 17mins
Pada awal kemerdekaan, keadaan perekonomian bangsa Indonesia belum stabil. hal ini disebabkan karena ....
naiknya nilai dollar yang terus menerus
banyak produk pertanian Indonesia yang tidak laku di pasaran dunia
beredarnya mata uang rupiah zaman pendudukan Jepang yang tidak terkendali
adanya blokade ekonomi yang dilakukan Belanda
belum baiknya pengaturan keuangan pada saat itu
Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang menganut kebebasan individu. Kurun waktu pelaksanaan Demokrasi Liberal adalah tahun....
1945-1949
1949-1950
1950-1959
1959-1965
1965-1998
Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Pada masa ini terjadi pergantian kabinet. Partai pengusung dari Kabinet Natsir (6 September 1950 - 21 Maret 1951) adalah partai.....
NU dan Masyumi
Masyumi dan PNI
Masyumi dan PKI
NU dan PNI
PKI dan PNI
Partai-partai politik pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....
mementingkan kepentingan bagsa daripada kepentingan partainya
mementingkan kerjasama antar partai politik
secara bersama-sama mendukung program pemerintah
mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bagsa
mengutamakan pembangunan fisik
Latar belakang jatuhnya Kabinet Natsir adalah ....
akibat mosi tidak percaya mengenai pengembalian Irian Barat
akibat mosi tidak percaya mengenai pemulihan kondisi ekonomi
sering mendapatkan kritik dan kecaman dari pihak oposisi
akibat mosi tidak percaya tentang krisis moneter
gagal dalam upaya memulihkan kondisi keamanan
Keberhasilan Kabinet Ali Sastroamidjoyo I adalah ....
dicanangkannya pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif
berhasil diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika
berhasil menumpas gerakan separatis
berhasil menghacurkan masalah SARA
diselenggarakannya Konferensi Istambul
Berdasarkan Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945 dinyatakan bahwa pemerintah akan ....
membubarkan sistem pemerintahan Parlementer
menerima bentuk negara kesatuan
menyetujui pembentukan partai-partai politik
terus menekan partai oposisi
membatasi adanya jumlah partai-partai politik
Pada saat Indonesia menggunakan UUDS 1950, kabinet pertama yang memegang pemerintahan adalah ....
Kabinet Natsir
Kabinet Wilopo
Kabinet Sukiman
Kabinet Ali Sastroamidjoyo 1
Kabinet Burhanudin Harahap
Pemilihan Umum tahun 1955 dimenangkan oleh empat partai besar yakni ....
PNI, Masyumi, PSSI dan Muhammadiyah
Masyumi, PNI, NU dan Muhammadiyah
PNI, Masyumi, Parkindo dan NU
Masyumi, PNI, PKI dan IPKI
Masyumi, PNI, NU dan PKI
Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak menjalankan kegiatan pemerintahan karena ....
UUDS 1950 mengamanatkan pemerintahan dijalankan dan dikendalikan oleh parlemen
presiden hanya sbegai kepala negara dan pemerintahan dijalankan perdana menteri
setiap kebijakan yang akan diambil presiden harus disetujui oleh parlemen
kedudukan dan kinerja presiden dibatasi oleh kekuasaan parlemen
secara konstitusional tugas presdien hanya sebagai kepala negara
pemilu 1955 pertama kali diselenggarakan pada masa kabinet ...
Sukiman
Burhanudin Harahap
Ali I
Ali II
pemilu 1955 dilaksanakan dua tahap, yakni untuk memilih ...
DPR dan Badan Konstituante
DPR dan MPR
DPRS dan Badan Konstituante
DPAS dan Kabinet Kerja
Berikut ini merupakan bentuk pemberontakan yang terjadi selama masa pemerintahan sistem liberal di Indonesia, kecuali ....
pemberontakan DI/ TII
pemberontakan ANdi Aziz
pemberontakan RMS
pemberontakan G 30 S/ PKI tahun 1965
Sistem kepartaian yang dianut pada masa Demokrasi Liberal adalah
Partai Tunggal
Multi Partai
Dwi Partai
Partai Koalisi
Partai Oposisi
Mengapa pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia sering terjadi pergantian kabinet
Program kerja kabinet kurang sesuai dengan keadaan Indonesia pada waktu itu
adanya perbedaan kepentingan diantara partai-partai yang tidak pernah terselesaikan dengan baik
Program yang dicanangkan setiap kabinet sering mendapat penolakan rakyat
Rakyat tidak percaya dengan kabinet tersebut
Adanya politik adu domba yang dilakukan oleh pihak lain
Zaket kabinet (1957-1959) merupakan istilah untuk kabinet
Djuanda
Natshir
Wilopo
Burhanuddin Harahap
Ali Sastroamijoyo 1
Berhasil menyelenggrakan Konferensi Asia Afrika merupakan prestasi yang pernah dicapai oleh kabinet
Ali Sastroamidjoyo
Djuanda
Natshir
Wilopo
Burhanuddin Harahap
Berikut ini yang termasuk dalam program kerja Kabinet Burhanuddin Harahap adalah
Mengembalikan Irian Barat
menyelenggarakan pemilu 1955
Pembatalan KMB
Normalisasi keadaan RI
Menyempurnakan struktur pemerintahan
Mulai berlakunya UUD sementara 1950 sampai Dekret Presiden 5 Juli 1959 telah terjadi beberapa pergantian kabinet sebanyak
5 kabinet
6 kabinet
7 kabinet
8 kabinet
9 kabinet
Kabinet Djuanda disebut juga Zaken Kabinet karena
terdapat tiga orang yang menjabat sebagai waki perdana menteri
memiliki program utama penyelesaian masalah Irian Barat
mendapat dukungan militer dalam menjalankan programnya
memiliki jumlah menteri yang sangat banyak
terdiri atas orang-orang yang ahli di bidangnya
Sejak masa kabinet Sukiman, politik luar negeri Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah. adapun politik luar negeri bangsa Indonesia adalah
Dualisme kekuatan
politik dagang
politik kiblat kanan
politik kiblat kiri
politik bebas aktif
Penyebab jatuhnya Kabinet Sukiman adalah karena akibat peristiwa
Tugasnya sudah dianggap selesai dengan terselenggaranya Pemilu pertama tahun 1955
ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA)
Peristiwa Tanjung merawa
Kegagalan menyelesaikan persoalan Papua Barat yang masih dikuasai Belanda
Mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia yang diwakili Sidik Kertapati sebagai Buntut dari peristiwa Tanjung Morowo dimana lima petani tewas di tangan aparat pemerintah
Penyebab kegagalan Kabinet Wilopo adalah karena akibat peristiwa
Tugasnya sudah dianggap selesai dengan terselenggaranya Pemilu pertama tahun 1955
ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA)
Menyerahkan mandatnya kepada Presiden Soekarno sesuai dengan tuntutan daerah
Kegagalan menyelesaikan persoalan Papua Barat yang masih dikuasai Belanda
Mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia yang diwakili Sidik Kertapati sebagai Buntut dari peristiwa Tanjung Morowo dimana lima petani tewas di tangan aparat pemerintah
Penyebab kegagalan Kabinet Natsir sebagai kabinet pertama pada masa demokrasi liberal di Indonesia sering mendapat kritik. Masalah yang paling banyak di kritik adalah
Adanya peristiwa tanggal 17 Oktober 1952
ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA)
Pencabutan PP No.39/1950
Kegagalan menyelesaikan persoalan Papua Barat yang masih dikuasai Belanda
Mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia yang diwakili Sidik Kertapati sebagai Buntut dari peristiwa Tanjung Morowo dimana lima petani tewas di tangan aparat pemerintah
Apa dampak yang ditimbulkan akibat pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal
Hutang ke luar negeri Indonesia semakin banyak
Rakyat tidak percaya adanya parpol
ketidakstabilan politik nasional
Perekonomian masyarakat menurun
Adanya krisis perekonomian di Indonesia
Pelaksanaan Pemilu 1955 bertujuan untuk
Memilih perangkat negara
Memilih partai politik
Memilih presiden dan wakil presiden
Memilih DPRD dan MPR
memilih wakil wakil rakyat yang duduk dalam parlemen dan dewan konstituante
Indonesia secara resmi masuk menjadi anggota PBB pada masa kabinet
Djuanda
Sukiman
Hatta
Wilopo
Natsir
Nasinalisasi de Javassche Bank berlangsung pada masa kabinet
Natsir
Wilopo
Hatta
Sukiman
Djuanda
Yang bukan merupakan kabinet-kabinet yang pernah memerintah Indonesia pada masa Demokrasi Liberal adalah ...
Kabinet Burhanuddin Harahap (1955-1956)
Kabinet Sukiman (1951-1952)
Kabinet Ali-Sastroamidjojo I (1953-1955)
Kabinet Hatta (1950-1951)
Sistem ekonomi yang pernah diterapkan di masa demokrasi parlementer dan bertujuan mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi struktur ekonomi nasional adalah ...
Munap
Gunting Syafrudin
Ali-Baba
Gerakan Benteng
ciri-ciri Demokrasi Liberal di Indonesia, sebagai berikut, yang tidak termasuk adalah ....
Wakil presiden sebagai penyeimbang kekuasaan presiden
Presiden hanya berperan sebagai kepala negara
Perdana Menteri adalah kepala pemerintahan
Partisipiasi politik bisa diikuti oleh semua lapisan masyarakat
Pemberontakan muncul hampir diseluruh wilayah Indonesia sehingga muncul masalah keamanan dalam negeri,seperti pemberontakan Andi Azis, DI/TII, RMS, terjadi pada masa kabinet ...
Sukiman
Wilopo
Natsir
Djuanda
Dalam perkembangan Demokrasi Parlementer, terdapat 7 Kabinet yang pernah memerintah di Indonesia. Dimana salah satunya pernah memerintah sebanyak 2 kali. Kabinet yang dimaksudkan adalah Kabinet.....
Ali Sastroamijoyo
Wilopo
Natsir
Djuanda
Konstituante tidak dapat menyelesaikan tugasnya menetapkan UUD baru maka presiden soekarno menganjurkan untuk kembali kepada ...
UUDS 1950
Konstintusi RIS
UUD 1945
UUD 1945 disempurnakan
Kondisi kehidupan bangsa Indonesia pada masa awal kemerdekaan belum stabil. Dibawah ini, adalah penyebab ketidakstabilan kehidupan politik pada masa awal kemerdekaan, kecuali . . . .
Pertentangan antar partai
Terjadinya bentrokan antar etnis
Gangguan dari Belanda yang ingin berkuasa kembali
Munculnya kesulitan ekonomi dan keuangan
Munculnya gangguan keamanan dalam negeri
Salah satu ciri-ciri dari Demokrasi Liberal adalah ....
Konstitusi UUD 1945
Berkonsepsi NASAKOM
Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan
Berkonstitusi UUDS 1950
Presiden dan parlemen dipilih langsung oleh rakyat
Latar belakang diadakannya Pemilu I tahun 1955 adalah ...
Pergolakan di daerah-daerah
Para wakil partai politik tidak melaksanakan tugas sebagai penyalur aspirasi rakyat
Mengganti status negara serikat ke kesatuan
Mengubah Demokrasi Liberal menjadi Demokrasi Terpimpin
Keinginan mewujudkan parlemen yang merupakan aspirasi rakyat
Gagasan Sumitro dituangkan dalam program Kabinet Natsir dimulai pada April 1950. Hasilnya selama 3 tahun (1950-1953) lebih kurang 700 perusahaan bangsa Indonesia menerima bantuan kredit dari program ini. Sebuah kebijakan ekonomi yang memberikan bantuan dana pada pribumi agar bisa bersaing dengan pengusaha asing dikenal dengan sistem ekonomi .....
Gerakan Benteng
Ali Baba
Nasionalisasi
Gerakan Banteng
Sanering
Perhatikan hal-hal berikut ini
Menjamin keamanan dan ketentraman
Mengusahakan kemakmuran rakyat dan memperbaharui hukum agraria agar sesuai dengan kepentingan petani.
Mempercepat persiapan pemilihan umum.
Menjalankan politik luar negeri secara bebas aktif serta memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah RI secepatnya.
Menyiapkan undang – undang tentang pengakuan serikat buruh, perjanjian kerja sama, penetapan upah minimum, dan penyelesaian pertikaian buruh.
Hal tersebut adalah pokok program dari Kabinet.....
Natsir
Sukiman
Burhanudin Harahap
Ali Sastroamijoyo
Djuanda
Kekacauan politik yang timbul karena pertikaian partai politik di Parlemen menyebabkan sering jatuh bangunnya kabinet sehingga menghambat pembangunan. Untuk menyelamatkan negara maka Presiden Sukarno mengeluarkan.....
Dwikora
Dwidarma
Dekrit Presiden
Trikora
Konsepsi Presiden
Inti dari kebijakan program Gerakan Benteng adalah...
membentengi kepentingan kolonial
mencegah berkembangnya komunisme
mengadopsi sistem perekonomian Belanda
melarang pengusaha untuk terjun dalam kegiatan politik
secepatnya menumbuhkan pengusaha pribumi yang mandiri dan kuat
Dewan Konstituante yang dibentuk berdasarkan hasil pemilu yang pertama tahun 1955 mempunyai tugas .....
menetapkan undang-undang yang telah disusun oleh pemerintah
mengadakan pengawasan terhadap jalannya pemerintah
menyusun dan menetapkan Undang-Undang Dasar Sementara
menjalankan roda pemerintahan
menyusun Undang-Undang Dasar yang baru
Pemilu pertama tahun 1955 berlangsung dalam dua tahap, tahap pertama tanggal 29 September 1955 dan pada tahap kedua tanggal 15 Desember 1955, tahap kedua pemilu bertujuan memilih...
anggota DPR
Presiden dan wakilpresiden
anggota konstituante
menteri-menteri
anggota kabinet
Jatuh bangunnya kabinet yang terjadi pada masa Demokrasi liberal, secara politis lebih disebabkan oleh faktor...
kabinet tidak memiliki program yang pasti
mosi tidak percaya terhadap kabinet yang berkuasa
kabinet gagal menciptakan stabilitas nasional
tidak dapat merangkul tokoh-tokoh masyarakat
program belum terlaksana dengan baik
Prestasi yang monumental bertaraf internasional yang ditorehkan oleh kabinet Djuanda terkait dengan kewilayahan adalah...
mengatur kembali teritorial perairan nasional
mengembalikan posisi Nasution sebagai KSAD
peningkatan kesejahteraan perekonomian rakyat
menyelenggarakan Pemilu I bagi bangsa Indonesia
pembubaran Uni Indonesia-Belanda
Peristiwa yang sangat kontroversial pada masa kabinet Djuanda yang terkait dengan pemimpin besar revolusi adalah adalah peristiwa...
pemberontakan antara PRRI-Permesta
konflik dalam badan konstituante
Peristiwa Cikini
perpecahan dalam kabinet antara PNI dan Masyumi
masalah pergantian KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat)
Keluarnya Deklerasi Djuanda merupakan hasil gemilang dari kabinet
Natsir
Karya
Wilopo
Burhanudin Harahap
