wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SINAU 2-3

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Raden mempunyai kebiasaan merokok. Pada saat jam pergantian pelajaran, ia selalu sembunyi-sembunyi merokok di belakang kelas. dalam layanan awal konseling, guru BK menjelaskan supaya Raden menyadari bahwa ia dapat hidup dengan lebih rasional dan lebih produktif. Konsep yang dapat digunakan pada saat konseling adalah...

a)

ABC

b)

WDEP

c)

KES-T

d)

Proyeksi

2.

Isna adalah murid yang kurang disiplin. beberapa kali terlambat dan jarang mengumpulkan tugas. Guru BK memberikan kesempatan untuk konseling. Isna diingatkan tentang keinginan-keinginannya, tujuan yang dimiliki dan kemudian memberikan arahan merumuskan rencana baru dan disertai pengawasan terhadap perilakunya. Guru BK sedang menggunakan teknik...

a)

ABCDEF

b)

Empty Chair

c)

WDEP

d)

SRL

3.

Pada saat pulang kerja, pak Karjo marah-marah kepada anaknya. Padahal sebenarnya ingin marah pada atasannya, namun tidak berani. Jadi anak-anaklah yang menjadi sasaran kekesalannya. Perilaku yang ditunjukkan oleh Pak Karjo disebut...

a)

Rasionalisasi

b)

Denial

c)

Displacement

d)

Projection

4.

Farah tidak naik kelas. Dia llalu mengatakan bahwa wali kelas sentimen kepadanya. Menurut Sigmund Freud, mekanisme pertahanan diri tersebut dinamakan...

a)

Rasionalisasi

b)

Denial

c)

Sublimasi

d)

Proyeksi

5.

Bu Nana sudah menjadi guru BK selama 6 tahun. Siswa yang dilayani 500 orang. Beliau sudah berusaha untuk menginfomasikan kepada sekolah bahwa rasio guru BK dan konseli tidak berimbang dan butuh ditambah tenaga BK. Beban kerja berlebih menjadikan bu Nana melakukan copy paste program di setiap tahun. Bagaimana menurut saudara tindakan bu Nana tersebut?

a)

Benar, karena efisiensi waktu

b)

Salah, karena kebutuhan pesrta didik tidak sama pada setiap tahun

c)

Salah, plagiat menyalahi kode etik

d)

Benar, tugas perkembangan siswa sebagai remaja sama

6.

Program BK mentargetkan adanya penurunan angka DO sebesar 5%, meningkatkan rerata UN 0,25% dan meningkatkan kedisiplinan peserta didik (data yang ada 5% peserta didik terlambat dan membolos). Hasil evaluasi menunjukkan peserta didik putus sekolah 5 orang dan tahun lalu 15 orang dari total 300 peserta didik. tidak ada lagi peserta didik terlambat dan . Berdasarkan evaluasi maka program BK dianggap,,,

a)

Cukup berhasil meskipun target peningkatan UN belum terwujud

b)

Tidak berhasil karena peningkatan rerata UN belum terwujud

c)

Berhasil baik karena tingkat kedisiplinan peserta didik mampu dipertahankan

d)

Gagal karena tidak ada indikator keberhasilan program yang terwujud

7.

Konseli mengeluh sudah seminggu mengalami insomnia. Konseli mengatakan dia sering mendengar bisikan agar berati-hati dengan semua orang karena mereka akan mencelakainya. setelah mengamati gejala maka konselor memutuskan untuk mereferal konseli kepada psikiater. tindakan tersebut...

a)

Salah. Gejala yang dikeluhkan masih dalam batas kewenangan konselor

b)

Salah. psikiater bukan pihak yang tepat untuk mereferak konseli

c)

Benar. Gejala dan keluhan yang disampaikan konseli diluar wewenang guru BK

d)

Benar. psikiater mampu menangani semua maslaah di luar kewenangan konselor/guru BK

8.

Seorang konseli datang ke Konselor dan bercerita bahwa kedua orang tuanya bercerai. Konseli merasa loneliness dan hampa dalam hidupnya. Dia sering menangis sendiri, cemas saat mengingat perceraian itu dan merasa tidak ada yang bisa memahaminya. Pendekatan yang tepat untuk digunakan dalam konseling ini adalah...

a)

Behavioral

b)

Gestalt

c)

Analisis Transaksional

d)

Psikoanalisa

9.

Sekelompok siswa datang kepada konselor dan meminta untuk dilakukan tes kecerdasan karena penasaran dengan tingkat intelegensi masing-masing. Guru BK menyanggupinya. yang dilakukan guru BK tersebut...

a)

Benar. Guru BK mmeiliki kompetensi menggunakan instrumen testing dna non testing

b)

Salah. Tes Intelegensi bukan kewenangan guru BK

c)

Benar. Guru BK elakukan layanan yang dibutuhkan peserta didik/Konseli

d)

Salah. Guru BK harus berkoordinasi dulu dengan Kepala Sekolah

10.

Seorang peseta didik merasa putus asa karena cita-citanya tidak tercapai. ia memilih untuk mengurung diri di kamar pada saat jam sekolah. Sebagai guru BK yang menggunakan konseling Realita maka peran guru BK adalah...

a)

Sebagai pembimbing yang membantu konseli menilai tingkah laku sendiri secara realistis

b)

sebagai Guru, memberi informasi dan mengarahkan konseli

c)

mengkonfrontasi pikiran irasional secara langsung

d)

Mengajak konseli mengatasi masalahnya dengan kekuatan berpikir dan emosi