WorksheetsPERIBAHASA
Total questions: 25
Worksheet time: 19mins
Ibuku adalah ibu rumah tangga. Kadang, dia harus mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Pagi tadi, ibu menggoreng ikan untuk sarapan kami. Sambil menunggu ikannya matang, ibu menyiapkan baju yang akan di pakai ayah juga merapikan kamar.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai anak kehilangan induknya.
Berat sama dilikul, ringan sama dijinjing.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Pada suatu hari, Dino jatuh dari sepeda. Rino yang melihatnya, langsung datang menolong. Rino adalah anak yang baik. Dia suka menolong siapa saja yang mengelami kesulitan. Berbeda dengan Dino, meskipun Rino pernah menolongnya, tetapi dia malah menertawakan Rino yang jatuh karena tersandung.
Peribahasa yang tepat untuk Dino adalah ...
Bagai air di daun talas.
Air susu dibalas air tuba.
Air tenang menghanyutkan.
Air beriak tanda tak dalam.
Boni dan Danu adalah kakak beradik. Meskipun begitu, mereka selalu saja bertengkar. Hal kecil pun bisa menjadi masalah besar. Setiap kali bertemu, ada saja yang diributkan.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Ada asap pasti ada api.
Bagai pinang dibelah dua.
Bagai anjing dan kucing.
Menang jadi arang, kalah jadi abu.
Felix adalah siswa kelas 6. Sebentar lagi dia akan menghadapi UN. Semenjak semester pertama, dia bertekad untuk belajar dengan tekun. Sekarang dia selalu belajar dengan sungguh-sungguh. Sesulit apa pun soal Matematika, dia terus mencoba hingga menemukan jawabannya. Kadang-kadang dia tidur larut malam untuk menyelesaikan PRnya. Usahanya tak sia-sia, akhirnya Felix lulus dengan nilai yang memuaskan.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai katak dalam tempurung.
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
Dina anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan nilai yang tinggi di semua mata pelajaran. Namun, hal itu tidak membuatnya menjadi anak yang sombong. Dia mau membantu teman-temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar. Oleh karena itu, dia disukai teman-temannya.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Tong kosong nyaring bunyinya.
Bagai ilmu padi, makin berisi makin merunduk.
Air beriak tanda tak dalam.
Air tenang menghanyutkan.
Pak Tono adalah seorang yang boros. Dia terbiasa membeli apa saja yang dia inginkan tanpa memikirkan pendapatan yang dia miliki. Tak heran jika setiap bulan dia harus berhutang kepada teman-temannya. Pengeluarannya tiap bulan lebih besar daripada penghasilannya.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Bagai menegakkan benang basah.
Bagai burung di dalam sangkar.
Besar pasak daripada tiang.
Bagai mendapat durian runtuh.
Anjas, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seolah-olah menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan sifat Anjas adalah …
Lempar batu sembunyi tangan.
Kalah jadi abu menang jadi arang.
Memercik air didulang terpecik muka sendiri.
Kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak.
Diana adalah anak satu-satunya di keluarga Pak Dulah. Orang tuanya sangat menyayangi Diana. Karena terlalu sayang, Diana tidak bisa pergi bermain atau pun belajar ke luar rumah. Orang tuanya terlalu khawatir kepada Diana. Diana hanya bisa berdiam di kamarnya sambil melihat teman-temannya bermain dari jendela. Diana bagaikan ....
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi keadaan Diana adalah ...
Bagai burung dalam sangkar.
Bagai punguk merindukan bulan.
Bermain api basah, bermain api hangus.
Bagaikan kerbau dicocok hidungnya.
Iwan anak yang kurang disukai teman-temannya sekelas. Iwan selalu menyombongkan akan kemampuannya bermain bola basket. Pada saat pertandingan antarkelas, ketua kelas memasang Iwan dalam tim basket kelasnya. Ternyata Iwan membawa bola pun tak bisa.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah .…
besar pasak daripada tiang
air beriak tanda tak dalam
air tenang menghanyutkan
bagai air di daun talas
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai anjing dan kucing
air beriak tanda tak dalam
bagai air dan minyak
bagai pinang dibelah dua
Wahyu anak yang nakal di kelasku. Suatu hari Wahyu berbuat ulah, ia menempelkan tulisan di punggung temannya yang duduk di depannya, ketika ditanya guru ia tidak mau mengaku bahkan ia menunjuk Anto yang melakukannya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
lempar batu sembunyi tangan
besar pasak daripada tiang
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Air beriak tanda tak dalam
Air tenang menghanyutkan
Habis manis sepah dibuang
Ada udang di balik batu
Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
Bagai pinang dibelah dua
Perhatikan paragraf berikut ini!
Tom adalah seekor kucing yang cerdik. Tom tinggal di sebuah rumah bersama seekor tikus bernama Jerry. Mereka dipelihara oleh seorang majikan yang baik hati. Setiap hari Tom diberi makan oleh majikannya dengan teratur. Ketika Tom sedang makan siang, ia melihat Jerry yang sedang makan juga. Mereka bertengkar hebat berebut makanan. Pertengkaran itu bukan pertengkaran pertama. Hampir setiap hari Tom dan Jerry bertengkar dengan berbagai masalah. Mereka memang bagai ....
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. aur dengan tebing
B. serbuk dengan api
C. kuku dengan kulit
D. minyak dengan air
Bapak Ki Hajar Dewantara adalah pahlawan terkenal dengan sebutan Bapak Pendidikan. Walaupun beliau sudah lama wafat namanya masih disebut-sebut sampai sekarang. Maka sesuai dengan peribahasa ....
A. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.
B. Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung.
C. Berjalan sampai ke batas, berlayar sampai ke pulau
D. Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama
Sosok Bi Inem sangat dibutuhkan oleh Ani. Bangun pagi, sarapan, sampai mengerjakan PR pun selalu dibantu Bi Inem. Ketika Bi Inem pulang kampung, semua tugas-tugasnya terbengkelai. Perilaku Ani ….
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi ilustrasi tersebut adalah ….
A. bagai ayam kehilangan induknya
B. bagai pungguk merindukan bulan
C. bagai katak dalam tempurung
D. bagai air di atas daun talas
Adela anak yang malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Bibinya sangat menyayangi Adela. Segala kebutuhan Adela dipenuhinya. Suatu hari Bibi nya marah karena Adela keasyikan main game. Adela mnjadi sangat benci pada Bibinya. Padahal selama ini Bibinya sangat baik kepadanya.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Adela adalah ...
A. Tiada rotan akar pun jadi
B. Bergantung pada akar lapuk
C. Bagai telur di ujung tanduk
D. Panas setahun dihapuskan hujan sehari
Anjas, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seolah-olah menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan sifat Anjas adalah …
A. Lempar batu sembunyi tangan.
B. Kalah jadi abu menang jadi arang.
C. Memercik air didulang terpecik muka sendiri
D. Kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak.
Bacalah dialog berikut dengan saksama!
Nita: Fik, kamu mengerti tidak akibat anak yang suka menyontek saat ujian?
Ifik: Tahu kak. Kan sudah diajarkan dan dijelaskan panjang lebar oleh guru sekolah kami.
Nita: Tetapi, mengapa kamu tidak melarang teman kamu si Kiki.
Ifik: Kakak Nita saja yang memberitahukan karena kalau saya, tidak mau menurut.
Nita: Ya, kamu jangan mencontoh dia ya. Kalau sudah tertangkap, menyesal juga tidak ada gunanya. Ibarat peribahasa ......
Peribahasa yang tepat untuk melanjutkan dialog tersebut adalah ...
Bergantung di akar lapuk
Nasi sudah menjadi bubur
Menangguk di air keruh
Berumah di tepi pantai
Makna peribahasa Ada gula ada semut adalah ....
Di mana ada kesenangan, di situ banyak orang mengunjungi.
Di mana ada gula, di situ banyak orang mendatangi.
Di mana ada gula, di situ banyak semut mendatangi.
Di mana ada kesenangan, di situ banyak semut mendatangi.
Sial benar nasib Pak Rojak. Satu tahun lalu ia bekerja pada seseorang yang membuka usaha percetakan. Di tempat kerjanya itu ia mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi. Bekerja sepanjang hari tanpa uang makan kadang masih dicaci. Sekarang ia bekerja di sebuah perusahaan tekstil. Perlakuan serupa ia alami. Bahkan di tempat kerjanya yang baru, pimpinan perusahaannya memperlakukan dirinya tidak lebih dari seorang budak. Pak Rojak kadang meratapi dirinya yang selalu bernasib sial.
Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
Sudah jatuh tertimpa tangga
Air susu dibalas dengan air tuba
Air cucuran jatuhnya ke pelimbahan juga
Keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya
Rangga adalah anak terbaik di sekolahnya. Suatu hari Rangga telat datang ke sekolah. Akhirnya, Rangga diberi sanksi karena kesalahannya.
Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi berikut adalah....
Air tenang menghanyutkan
Tak ada gading yang tak retak
Karena nila setitik rusak susu sebelanga
Ada rotan ada duri
Malik seorang pelajar yang pandai, bahkan ia pernah meraih medali emas tingkat internasional di Malaysia dalam lomba matematika. Namun, ia tidak sombong dengan kepandaiannya itu. Ia selalu sopan dan baik kepada siapa saja.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kehidupan Malik adalah ...
Bagai bumi dengan langit
Bagai air di atas daun talas
Tak ada gading yang tak retak
Seperti ilmu padi kian berisi kian runduk
Sudah lima tahun Milana belum juga kembali ke Indonesia. Semenjak lulus SMA, ia menetap dan tinggal di Amerika. Ia menimba ilmu hingga S2 di sana.
Namun, ia berjanji kepada ayah dan ibu akan pulang setelah selesai kuliah. Ia ingin turut serta meningkatkan pembangunan dan perekonomian di kota kelahirannya.
Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
Air tenang menghanyutkan
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
Di mana bumi dipijak, di situ langit di junjung
Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggap ke kubangan juga
Bagai kacang lupa akan kulitnya
Peribahasa tersebut memiliki makna....
Rasa hati yang sangat pedih.
Perbuatan jahat yang tak tampak.
Tidak tahu diri, lupa akan asalnya.
Selalu terasa tidak menyenangkan hati dan mengganggu pikiran.
