WorksheetsUNSUR INSTRINSIK
Total questions: 65
Worksheet time: 34mins
Yang merupakan unsur instrinsik adalah
Narasi, eksposisi,persuasi
Tema,alur,sudut pandang,tokoh
Fantasy,alur,deskripsi
Alur, kata bantu, novel
Suasana pada penggalam cerita pendek tersebut digambarkan pada kalimat...
Langit mulai gelap di atas kepalaku, lampu-lampu mulai dihidupkan ketika aku memutuskan keluar apartemen dan berdiri di pinggri jalan.
Aku bahkan tidak punya rencana apa-apa.
Aku sama sekali tidak punya gambaran hendak melakukan apa atau mau pergi ke mana.
Aku hanya menginginkan keluar dari apartemen.
Di sebuah desa tak jauh dari Gunung Bromo, hiduplah seorang gadis jelita. Roro Anteng namanya. Konon, ketika dilahirkan, gadis tersebut tidak menangis seperti bayi pada umumnya.
Latar cerita rakyat di atas adalah ….
Danau
Gunung
Laut
Sungai
Tema dari cerita mengenai penggembala yang suka berbohong adalah akibat perbuatan berbohong.
Maka tema dalam sebuah cerita adalah ...
gagasan utama atau inti yang diceritakan dalam suatu cerita
pemain atau pelakon dalam sebuah cerita
tempat, waktu, dan suasana dalam cerita
hikmah yang dapat diambil dari suatu cerita
Cerita "Akibat Suka Berbohong" menjelaskan kejadian secara berurutan mulai dari siang hari sampai petang, sehingga alurnya maju.
Maka kita dapat menyebut alur dalam sebuah cerita adalah ...
titik utama atau pokok pikiran yang ada pada cerita
tempat, waktu, dan suasana dalam cerita
cara pengarang menjelaskan urutan kejadian dalam suatu cerita, apakah maju atau mundur urutan kejadiannya
hikmah yang dapat diambil dari suatu cerita
Amanat dari cerita "Akibat Suka Berbohong" adalah kita tidak boleh berbohong kepada siapa pun dan dalam kondisi apa pun karena bisa merugikan diri kita sendiri.
Berarti amanat dalam sebuah cerita adalah ...
titik utama atau pokok pikiran yang ada pada cerita
pemain atau pelakon dalam sebuah cerita
jalan suatu cerita, seperti maju atau mundurnya urutan kejadian dalam cerita
hikmah atau kesimpulan yang dapat kita ambil dari suatu cerita
Tokoh dalam cerita "Pengalaman Galih" di antaranya yaitu Galih, Topan, Pak Maman & kawan-kawannya, dan pencuri kayu.
Maka yang dimaksud tokoh dalam sebuah cerita adalah ...
titik utama atau pokok pikiran yang ada pada cerita
pemain atau pelakon dalam sebuah cerita
jalan suatu cerita, seperti maju atau mundurnya urutan kejadian dalam cerita
hikmah yang dapat diambil dari suatu cerita
Watak Topan dalam cerita "Pengalaman Galih" yaitu rajin dan pemberani.
Maka, watak dalam sebuah cerita adalah ...
titik utama atau pokok pikiran yang ada pada cerita tersebut
pemain atau pelakon dalam sebuah cerita tersebut
sifat dari tokoh-tokoh dalam cerita tersebut
hikmah yang dapat diambil dari suatu cerita tersebut
Berikut yang tidak termasuk latar dalam sebuah cerita yaitu ...
waktu
suasana
tempat
maju-mundur
Jika pengarang membuat cerita dengan kata "Aku" berarti sudut pandang dari cerita tersebut adalah sudut pandang orang ke- ...
kesatu / pertama
kedua
ketiga
Siapakah Pishi dan di mana ia tinggal?
Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Hindia.
Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Atlantik.
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia.
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Atlantik.
Pilihlah setiap kalimat (boleh lebih dari 1) yang menyatakan latar tempat dalam wacana tersebut.
Pishi harus segera mengobati lukanya.
Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan.
Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya berat.
Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia.
Perubahan apa yang dialami oleh Pishi pada akhir cerita?
Pishi membentur kapal nelayan sehingga perutnya terluka.
Semua ikan berpencar menyelamatkan diri ketika kapal nelayan datang.
Ikan-ikan kecil membersihkan luka di perut Pishi sampai lukanya sembuh.
Terjadi badai besar yang membuat lautan menjadi gelap dan Pishi kehilangan arah.
Teks yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang benar-benar terjadi, disebut ....
teks fiksi
teks non fiksi
cerita rakyat
novel
Teks yang berisi rekaan atau khayalan pengarang, disebut ....
cerita fiksi
cerita non fiksi
dongeng
karya ilmiah
Di bawah ini yang termasuk unsur-unsur intrinsik adalah ....
tema, judul, dan alur
amanat, latar, dan fiksi
fiksi, judul, dan sage
penokohan, tema dan mitos
Penggambaran tokoh dalam cerita disebut ....
watak
amanat
latar
setting
Perhatikan teks berikut!
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah, ada seekor semut berjalan-jalan di taman. Ia merasa sangat bahagia karena bisa bertemu dengan berbagai hewan di sana.
Latar tempat yang sesuai dengan teks di atas yaitu ....
hutan
sungai
taman
laut
Ternyata, sifat iri tidak memberikan keuntungan apa-apa. Semua sudah diberikan sesuai kebutuhan masing-masing.
Kutipan di atas termasuk bagian dari unsur intrinsik, yaitu ....
tema
latar
alur
amanat
Pada suatu ketika di musim panas, ada gerombolan semut yang berjalan dan membawa makanan di atas kepala meeka. Mereka terlihat sangatlah kompak. Pemimpin mereka memberkan aba-aba ketika harus melangkah dan berbelok. Semut tersebut selalu mengikuti petunjuk sang pemimpin hingga tibalah mereka di sarangnya.
Sesudah meletakkan hasil bawaan, mereka berpisah untuk menjalankan tugas lain. Ada salah satu semut yang masih muda. Ia penasaran dengan dunia yang ada di luar sarangnya. Ia pun akhirnya izin kepada pemimpin untuk pergi dan melihat-lihat dunia luar.
Watak tokoh semut muda yaitu ....
pembangkang
penakut
pemberani
peragu
Perhatikan kutipan berikut!
Semut sudah mengingatkan belalang agar secepatnya mengumpulkan makanan dan memperbaiki rumah agar tetap hangat. Namun belalang justru mengabaikan nasihat semut dan kembali bernyanyi.
Hingga akhirnya musim dingin tiba, hujan lebat dan suhu begitu dingin. Semut dan keluarga telah aman karena rumahnya sudah diperbaiki dan memiliki cadangan makanan yang banyak. Tetapi nasib belalang berbeda, dia sedang kebingungan karena rumahnya telah reot diterjang badai. Dia pun tidak memiliki cadangan makanan sedikitpun.
Alur yang sesuai dengan kutipan teks di atas yaitu___
mundur
maju
campuran
regresif
Sudah hampir jam satu malam, ketakutan menyerangku. Aku ingin menelepon ke rumah, tapi kupastikan Mak Yem menunggu ayah di rumah sakit. Tiba-tiba aku merasa bersalah, ini sebuah egoisme. Aku dan Yu Ning kejar karir dan selalu lupa kalu masih punya ayah yang harus kami perhatikan. Selalu lupa menelepon beliauhanya untuk mengucapkan, “Halo”. Padahal, sebelum keberangkatanku ke Jakarta, ayah bilang, “Kalian berdua memilih karir di Jakarta. Tak seorang pun memang ingin bersama laki-laki tua sepertiku. Aku tahu tidak ada yang harus disalahkan, setiap anak pasti mencari sarangnya yang baru. Tapi, sesekali teleponlah aku. Itu sudah lebih dari cukup.”
amanat kutipan cerita di atas adalah ...
jangan sia-siakan kesempatan untuk meraih sukses karir
Kesempatan tidak akan pernah datang dua kali dalam hidup
orangtua harus mendukung anaknya untuk mencapai karirnya
sesukses apapun selalu ingat dan memperhatikan orangtua
Pelaku dalam sebuah cerita biasanya dikenal sebagai
Penokohan
tokoh
artis
figuran
"Sebentar Nak, sebentar lagi. Lihat, langit sudah mulai memerah. Itu pertanda matahai mau tenggelam dan magrib tiba. Kau sudah mulai lapar?”
Latar waktu pada penggalan cerpen di atas adalah ….
pagi hari
siang hari
sore hari
malam hari
Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.
Latar waktu cerita rakyat di atas adalah ….
esok hari
malam hari
sore hari
pagi hari
Gagasan utama yang menjadi dasar cerita jalannya cerita pendek dinamakan ....
Tema
Alur
Setting
Tokoh
Pada waktu masih mendertita Pak Danu selalu mendapatkan bantuan dari Pak Budi. Berkat ketekunannya Pak Danu akhirnya menjadi orang kaya. Pada suatu hari Pak Budimeminta bantuan kepada Pak Danu agar memberikan pinjaman uang. Dengan tulus ikhlas Pak Danu pun memberikan pinjaman.
Tema yang sesuai dengan isi cerita tersebut adalah ....
A. ketuhanan
B. percintaan
C. tolong menolong
D. kesehatan
Dibawah ini merupakan penokohan dalam sebuah cerita, kecuali . . . .
antagonis, protagonis
protagonis, figuran
tritagonis, figuran
alur, tema, watak
Berikut ini yang termasuk unsur-unsur cerita pendek, yaitu . . .
intrinsik dan ekstrinsik
protagonis dan antagonis
cerpen dan novel
semuanya benar
Berikut ini yang termasuk unsur instrinsik pada cerpen, kecuali . . .
latar belakang penulis
sudut pandang
amanat
penokohan
Kacamata penulis dalam penyampaian sebuah cerita merupakan penjelasan dari . . .
amanat
tema
penokohan
sudut pandang
Tempat, waktu dan suasana dari tempat tertentu yang melatarbelakangi terjadinya kisah dan cerita pada cerpen merupakan penjelasan dari . . .
latar
alur
tema
amanat
Berikut ini sudut pandang yang dipakai dalam penulisan cerita, kecuali . . .
orang pertama "Aku"
orang ketiga serba tahu "nama orang"
orang ketiga "dia"
orang pertama ingin tahu "nama orang"
Watak tokoh pada cerita terdapat pada unsur yang disebut . . .
penokohan
perwatakan
latar
amanat
Berikut ini unsur yang terdapat pada ekstrinsik cerpen yaitu . . .
nilai ajaran dan latar belakang penulis
nilai ajaran dan latar belakang cerita
latar belakang cerita dan latar belakang penulis
nilai ajaran dan unsur cerita
Karakter yang menjadi pembawa pesan dalam cerita disebut . . .
tokoh
anatagonis
protagonis
tritagonis
Hal yang merupakan keterkaitan jati diri penulis cerpen selalu dengan karya cerpen disebut . . .
biografi penulis
nilai ajaran
amanat
pesan sosial
Ibu : Ayahmu nanti membawa pisang rebus. Pasti kamu suka
Anak : bosan ma. Asep ingin makan nasi. Sudah lama, kan, ma, kira tidak makan nasi
Ibu : ya, semoga saja bapakmu dapat nasi juga. Sekarang, jangan menangis lagi. Ya!
Anak : . . . . .
Dialog yang dapat di ungkapkan tokoh anak untuk melengkapi cuplikan tersebut adalah. . . .
Tapi, mengapa bapak lama sekali? Bapak pergi ke mana, ma?
Bapak itu siapa namanya? Apa pekerjaannya, ma?
Asep akan menangis lagi karena tidak bisa sekolah.
Kalau nanti sudah makan, Asep akan pergi ke sungai, menangkap ikan.
Perhatikan cuplikan cerita fiksi di bawah ini!
Dani menggigil ketakutan. Ia berjongkok di bawah pohon yang tumbang untuk berteduh. Hujan begitu deras diiringi suara petir yang terus menggelegar. Sementara ia belum melihat teman-temannya yang beberapa waktu lalu terpisah darinya. Ia tak menyangka bahwa niat iseng jalan-jalan ke area hutan ini akan menjadikannya tersesat sendirian. Tubuhnya yang mulai lelah masih penuh harap, bahwa teman-temannya tiba-tiba muncul dari rimbunnya semak belukar di hadapannya. Jarum jam di tangannya sudah menunjukan pukul lima, tiada tanda-tanda hujan akan segera reda. Tiba-tiba Dani terkagetkan, sebuah tangan menepuk pundaknya. Dani menoleh pelan seraya ketakutan. Ternyata Edo yang ada di belakangnya, beserta Budi dan Evan. “Ayo kita segera pulang, aku mencarimu kemana-mana”, ucap Edo yang nampak penuh cemas.
Latar dari cuplikan cerita di atas adalah ….
Di perkemahan pada pagi hari dalam suasana bahagia
Di hutan pada siang hari dalam suasana menyeramkan
Di hutan pada sore hari dalam suasana menakutkan
Di sawah pada sore hari dalam suasana duku
Perhatikan cuplikan cerita fiksi di bawah ini!
Dika nampak serius mengerjakan soal ujian di kelas. Nampak pula Aris yang mencoba berkata padanya. Dika pun menoleh sebentar sambil melihat Pak Zaki yang terus mengawasi. “Dika, ini aku bawa contekan jika kamu ingin menirunya”, Aris menawarkan. Dika awalnya merasa tertarik, soal matematika pada ujian kala itu memang sangat sulit rasanya. Sesaat kemudian ia berpikir, selanjutnya Dika menolak tawaran Aris dengan cara menggelengkan kepalannya. Dika pun melanjutkan pekerjaannya, ia bersikukuh akan mengerjakan soal ujian itu dengan jujur. Ia yakin bahwa hasil belajarnya setiap hari bisa membantunya dalam mengerjakan soal ujian. Ujian pun selesai dengan lancar. Beberapa hari kemudian ia melihat hasil ujiannya, ia bersyukur bisa mendapatkan nilai sembilan puluh.
Karakter dari tokoh Dika dalam cuplikan cerita di atas adalah ….
Suka mencontek dan pemberani
Mandiri dan suka membantu teman
Panakut dan selalu was-was
Jujur dan rajin belajar
Perhatikan cuplikan cerita fiksi di bawah ini!
Ulfa dan Diyah sedang duduk di teras kelas ketika jam istirahat, mereka berdua sedang menikmati jajanan yang mereka beli dari kantin. Beberapa saat kemudian perhatian Ulfa tertuju kepada Popi, teman satu kelasnya yang masih ada di dalam kelas dengan wajah sedih. Diyah pun mengajak Ulfa menemuinya, ternyata Popi baru saja kehilangan uang sakunya. Popi bilang bahwa ia telah mencari di tas dan di dalam kelas, namun uangnya tetap tidak ditemukan. Diyah dan Ulfa pun menawari Popi untuk mencarinya ke tempat lain, ke halaman sekolah dan tempat parkir sepeda. Di halaman sekolah, mereka belum juga menemukan uangnya. Baru ketika berada di tempat parkir sepeda, Popi akhirnya tersenyum riang. Ulfa berhasil menemukan uang sakunya di dekat sepeda Popi, terlindas sepeda milik teman yang lain. Popi pun berterima kasih kepada Ulfa dan Diyah, ia merasa senang punya teman yang begitu peduli padanya.
Amanat dari cuplikan cerita di atas adalah ….
Sebaiknya Popi tidak perlu membawa uang saku ketika ke sekolah, karena itu bisa membahayakan dirinya
Jadi orang harus mau berusaha sendiri, jangan menyusahkan teman yang lain untuk mengatasi masalah.
Kepedulian yang diberikan kepada orang lain, bisa membuat orang lain merasa terbantu dari masalahnya.
Menolong orang lain harus kita utamakan, daripada menolong diri sendiri yang sedang kesusahan.
Cermati bagian-bagian berikut ini!
(1) alur
(2) latar
(3) sutradara
(4) penokohan
(5) penulis naskah
Bagian yang termasuk unsur-unsur drama ditunjukkan dengan nomor ....
(1), (2), (3)
(1), (2), (4)
(2), (3), (5)
(3), (4), (5)
Tema dari cerita mengenai penggembala yang suka berbohong adalah akibat perbuatan berbohong.
Maka tema dalam sebuah cerita adalah ...
gagasan utama atau inti yang diceritakan dalam suatu cerita
pemain atau pelakon dalam sebuah cerita
tempat, waktu, dan suasana dalam cerita
hikmah yang dapat diambil dari suatu cerita
Cerita "Akibat Suka Berbohong" menjelaskan kejadian secara berurutan mulai dari siang hari sampai petang, sehingga alurnya maju.
Maka kita dapat menyebut alur dalam sebuah cerita adalah ...
titik utama atau pokok pikiran yang ada pada cerita
tempat, waktu, dan suasana dalam cerita
cara pengarang menjelaskan urutan kejadian dalam suatu cerita, apakah maju atau mundur urutan kejadiannya
hikmah yang dapat diambil dari suatu cerita
Amanat dari cerita "Akibat Suka Berbohong" adalah kita tidak boleh berbohong kepada siapa pun dan dalam kondisi apa pun karena bisa merugikan diri kita sendiri.
Berarti amanat dalam sebuah cerita adalah ...
titik utama atau pokok pikiran yang ada pada cerita
pemain atau pelakon dalam sebuah cerita
jalan suatu cerita, seperti maju atau mundurnya urutan kejadian dalam cerita
hikmah atau kesimpulan yang dapat kita ambil dari suatu cerita
Tokoh dalam cerita "Pengalaman Galih" di antaranya yaitu Galih, Topan, Pak Maman & kawan-kawannya, dan pencuri kayu.
Maka yang dimaksud tokoh dalam sebuah cerita adalah ...
titik utama atau pokok pikiran yang ada pada cerita
pemain atau pelakon dalam sebuah cerita
jalan suatu cerita, seperti maju atau mundurnya urutan kejadian dalam cerita
hikmah yang dapat diambil dari suatu cerita
Watak Topan dalam cerita "Pengalaman Galih" yaitu rajin dan pemberani.
Maka, watak dalam sebuah cerita adalah ...
titik utama atau pokok pikiran yang ada pada cerita tersebut
pemain atau pelakon dalam sebuah cerita tersebut
sifat dari tokoh-tokoh dalam cerita tersebut
hikmah yang dapat diambil dari suatu cerita tersebut
"Jadi, apa yang membawamu kemari?”
“Kenangan.”
“Palsu! Kalau ini hanya soal kenangan, tidak perlu menunggu 10 tahun setelah keluargamu kembali dan menetap sekitar 30 kilometer saja dari sini.”
Saya tersenyum. Hanya sebentar kecanggungan di antara kami sebelum kata-kata obrolan seperti peluru-peluru yang berebutan keluar dari magasin.
Bertemu dengannya, mau tidak mau mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jauh lebih tulus dan setia daripada saya.
Kami tertawa. Tertawa dan tertawa seakan-akan seluruh rentetan kejadian yang akhirnya menjadi pengingat abadi persahabatan kami itu bukanlah sebuah kejadian meloloskan diri dari maut karena waktu telah menghapus semua kengeriannya.
Alur dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
A. Alur maju
B. Alur mundur
C. Alur campuran
D. Tidak menggunakan alur
“Aku maju sedikit, membunyikan lonceng sepeda, bertepuk tangan, berdeham-deham, membuat bunyi-bunyian agar ia merayap pergi.
“Tapi lebih dari setengah perjalanan sudah, aku tak’kan kembali pulang gara-gara buaya bodoh ini.
(Dikutip dari novel "Laskar Pelangi")
Watak tokoh Lintang dalam kutipan novel tersebut adalah....
A. penakut
B. pemberani
C. ragu-ragu
D. tidak percaya diri
Di kelas, tadi, Beningya sudah sibuk membayang-bayangkan gambar apakah kartu pos Mama kali ini? Hingga Bu Guru menegurnya karena terus-terusan melamun.
(Dikutip dari cerpen "Kartu Pos dari Surga)
Watak tokoh Beningya dalam kutipan cerpen tersebut adalah....
A. suka menghayal
B. cerdas
C. pemberani
D. peduli
Mak Inang kembali memeras beberapa popok yang ia cuci. Telapak kaki tangannya yang kapalan cepat-cepat menampari betis kirinya begitu beberapa nyamuk membabi-buta di kulit keringnya. Bentol-bentol sebesar biji petai berderet-deret di kulit keringnya. Ia menggeram.
Gaya bahasa pada kalimat: Bentol-bentol sebesar biji petai berderet-deret di kulit keringnya, yaitu gaya bahasa....
A. personifikasi
B. hiperbola
C. litotes
D. simile
Gerimis halus masih turun dari langit. Masdudin berbalik dan mengikuti langkah istrinya ke ruang tamu.
“Mengapa Abang tiba-tiba kepingin makan kue gemblong Mak Sainah?” Asyura bertanya ketika Masdudin tengah mengatur nafas.
Masdudin berpikir untuk mencari jawaban yang pas. Dia sendiri tidak tahu mengapa pagi itu, ia ingat Mak Sainah yang biasanya menjajakan kue gemblong ke rumahnya. Tidak setiap hari juga. Dalam sepekan, dua sampai tiga kali Mak Sainah datang ke rumahnya.
Latar waktu kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. pagi hari
B. siang hari
C. sore hari
D. malam hari
(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku, “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”
Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (5)
D. (3) dan (4)
Pukul 11.20
“Enggak bisa tidur, ya? Mo tidur di kamar Papa?”
Besok Papa bisa antar Beningnya enggak?” tiba-tiba anaknya bertanya.
“Ngantar ke mana? Pizza Hut?”
Beningnya menggeleng.
“Ke mana?”
“Ke rumah Pak Pos.”
Latar tempat kutipan cerpen tersebut....
A. kamar tidur
B. dapur
C. ruang tamu
D. ruang makan
Kutipan cerpen berikut untuk nomor 9-13
Mereka berdua menyatakan tak bersalah. Tak ada seorangpun di atas dunia ini yang mau disalahkan. Semua orang pasti mengaku baik. Mungkin semua orang memang baik. Tapi mereka telah melanggar hukum dan mereka dijebloskan ke dalam bui.
Aku tetap memeluk lutut di pojok. Malam merayap seperti kecoa-kecoa yang sia-sia mencari makanan. Tapi aku kehilangan waktu. Aku tak tahu jam berapa lampu tiba-tiba dimatikan. Kegelapan mengerikan menyelimuti diriku. Kesenyapan meraung-meraung dari keempat sudut sel.
Latar tempat kutipan cerpen tersebut....
A. kantor polisi
B. penjara
C. gudang
D. pasar
Latar waktu kutipan cerpen tersebut....
A. siang hari
B. sore hari
C. malam hari
D. pagi hari
Latar waktu kutipan cerpen tersebut....
A. siang hari
B. sore hari
C. malam hari
D. pagi hari
Sudut pandang pada kutipan cerpen tersebut....
A. Sudut pandang orang pertama
B. Sudut pandang orang kedua
C. Sudut pandang orang ketiga
D. Sudut pandang campuran
Malam merayap seperti kecoa-kecoa yang sia-sia mencari makanan.
Majas pada kutipan cerpen tersebut....
A. simile
B. personifikasi
C. litotes
D. sarkasme
Ren merawat kartu pos itu seperti merawat kenangan. “Mungkin aku memang jadul. Aku hanya ingin Beningnya punya kebahagiaan yang aku rasakan…”
Gaya bahasa pada kalimat yang bercetak miring kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. personifikasi
B. ironi
C. litotes
D. personifikasi
Aku sungguh tidak mengerti, bagaimana seseorang bisa yakin akan sesuatu tanpa dasar-dasar yang jelas. Aku merasa pemikiran tentang tamu benar-benar menggangguku. Jangan-jangan tamu yang akan datang benar-benar membawa bencana.
Watak tokoh Aku pada kutipan cerpen "Ada Kupu-kupu Ada Tamu" yaitu....
A. penakut
B. pemarah
C. ragu-ragu
D. tidak percaya pada tahayul
Kemudian mendadak muncul puluhan, ratusan, bahkan mungkin ribuan kupu-kupu aneka warna berterbangan dan memenuhi pandanganku. Istriku berteriak dan memegang tanganku, kurasakan pegangannya terlepas dan tak kudengar lagi suaraku sendiri.
Latar suasana pada kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. damai
B. ketakutan
C. sedih
D. sepi
Mata Beningnya berkaca-kaca, diakhiri dengan kemunculan cahaya yang terang keperakan di kamar Beningnya dan cahaya tersebut menjadi penanda sebagai kedatangan mama Beningnya ke hadapan anaknya. Ironisnya Beningnya belum mengetahui tentang kematian ibunya. Arwah Ren datang menemui Beningnya.
Latar suasana pada kutipan cerpen "Kartu Pos dari Surga" yaitu....
A. sedih
B. gembira
C. sepi
D. ketakutan
Nisan namamu merindingkan bulu kuduk yang menghantam ulu hatiku, sahabat. Seharusnya, aku tak telat untuk segera mengantarmu, mencium gumpalan tanah terakhirmu. Sedetik saja, maka akan kucium kening pucatmu untuk yang terakhir. Peristiwa kematianmu ini, akan membuatku terus mengingatmu. Aku jatuh mengenangmu, sahabat. Tidak ada yang sepeduli kau di kehidupan ini. Aku benci pada tanah yang mengurukmu.
Latar tempat pada kutipan cerpen tersebut yaitu....
A. pasar
B. gudang
C. candi
D. kuburan
“Siti, aku minta maaf. Selama ini aku selalu memusuhimu hanya karena kamu tidak mau memberi jawaban saat ulangan. Aku merasa bersalah. Ternyata kamu sahabat sejatiku. Meskipun aku sudah menyakitimu, kau tetap mau menolongku saat aku kecelakaan,”kata Dina sambil mengulurkan tangan ketika sampai di rumah.
Pesan pada cerpen tersebut yaitu....
A. Jangan hanya mengaku sahabat ketika mendapat jawaban saat ulangan.
B. Jangan percaya kepada teman.
C. Sayangilah temanmu seperti kamu menyayangi keluargamu.
D. Tolonglah orang lain meskipun ornag tersebut pernah menyakitimu.
