WorksheetsPAS 1 KIMIA XI 2021-2022
Total questions: 30
Worksheet time: 23mins
Pengolahan minyak bumi menjadi fraksi-fraksinya dilakukan dengan cara…
ekstraksi
sublimasi
cracking
destilasi
substitusi
Prinsip dasar pemisahan dengan menggunakan destilasi adalah dengan perbedaan…
titik didih
titik cair
titik lebur
massa jenis
wujud
Fraksi yang pertama keluar dari alat destilasi adalah fraksi yang memiliki titik didih sebesar…
kurang dari 20 C
30 C s.d 90 C
180 C s.d 250 C
270 C s.d 350
lebih dari 350 C
Proses pemutusan rantai karbon panjang menjadi potongan-potongan rantai karbon yang lebih pendek disebut dengan…
blending
treating
cracking
alkilasi
destilasi
Suatu jenis bensin memiliki bilangan oktan 90, berarti…
Tersusun dari 10% isooktana dan 90% n-heptana
Tersusun dari 90% isooktana dan 10% n-heptana
Mutu bensin tersebut tidak lebih baik dari mutu bensin yang memiliki bilangan oktan 88 (premium)
Mutu bensin setara dengan mutu campuran 90% n-heptana dan 10% isooktana
Tersusun dari 90% n-oktana dan 10% n-heksana
zat yang paling baik digunakan untuk menaikan mutu bensin adalah...
zat adiktif
isooktana
n-heptana
metil tersier butil eter / MTBE
tetra etil lead
Pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna menghasilkan gas yang dapat meracuni hemoglobin. zat yang dimaksud adalah...
gas karbon dioksida
gas karbon monoksida
gas oksida nitrogen
gas oksida belerang
partikel karbon
Gas yang dihasilkan dari pembakaran batu bara dapat menyebabkan hujan asam. Gas yang dimaksud adalah...
karbon dioksida
karbon monoksida
belerang trioksida
uap air
partikel karbon
Terdapat lima macam rumus molekul senyawa hidrokarbon sebagai berikut
1) C2H4
2) C3H6
3) C5H12
4) C4H10
5) C6H14
Senyawa yang termasuk alkena adalah...
1) dan 2)
1) dan 3)
2) dan 3)
3) dan 4)
4) dan 5)
Rumus senyawa kimia hidrokarbon yang merupakan rumus kimia alkana adalah...
CH4, C2H4, dan C3H4
C2H6, C3H6, dan C3H8
CH4, C2H6, dan C3H8
C6H6, C3H8, dan C4H18
C2H4, C4H8, C6H14
umlah karbon primer, sekunder, tersier dan kuarterner pada senyawa 3-etil,2,2-dimetilheksana berturut - turut….
1, 1, 2, 5
1, 2, 5, 1
5, 3, 2, 1
5,2, 2, 1
5, 2, 1, 1
nama hidrokarbon tersebut adalah ...
3-metil-3-pentena
2-metil-3-pentena
3-metil-2-pentena
3-metil-2-butena
3-metil-4-pentena
nama senyawa
CH3-CH(CH3)-C≡C-CH(CH3)-C(CH3)3
adalah....
1,1,1,2,5-pentametil-3-heksuna
1,1,1,3,4-pentametil-4-heksuna
2,2,3,6-tetrametil-3-heptuna
2,2,3,6-tetrametil-4-heptuna
2,5,6,6-tetrametil-3-heptuna
Ke dalam tabung reaksi yang berisi air dilarutkan urea padat. Ternyata jika dipegang pada tabung reaksi terasa dingin. Yang dimaksud dengan sistem pada peristiwa ini adalah .....
Urea
Air
Urea dan Air
Urea, air dan tabung reaksi
Tangan dan tabung reaksi
Yang dimaksud dengan entalpi adalah...
Jumlah energi yang diterima suatu zat
Reaksi yang membebaskan kalor
Reaksi yang membutuhkan kalor
Jumlah energi yang dimiliki suatu zat
Jumlah energi yang dilepaskan suatu zat
Jika satu sendok NaOH padat dimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi larutan HCl, ternyata dasar tabung terasa panas. Reaksi ini dapat digolongkan....
Eksoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
Eksoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
Endoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
Endoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
Endoterm, energi bertambah
Pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm di bawah ini adalah ...
Sistem melepaskan kalor
Entalpi produk lebih kecil daripada entalpi reaktan
Reaksi mengalami kenaikan suhu
Entalpi sistem berkurang
Entalpi sistem bertambah
Diketahui :
2NO(g) + O2(g) --> N2O4(g) ΔH = a kJ
NO(g) + O2(g) --> NO2(g) ΔH = b kJ
Besarnya ΔH untuk reaksi :
2NO2(g) --> N2O4(g) adalah …
(a + b) kJ
(a – 2b) kJ
(a + 2b) kJ
(2a + b) kJ
(-a + 2b) kJ
Perhatikan persamaan reaksi termokimia di bawah ini:
1. ½ N2 (g) + ½ O2 (g) → NO (g) ΔH = +kJ/mol
2. NO2 (g) → ½ N2 (g) + O2 (g) ΔH = −kJ/mol
3. CO2 (g) → C (s) + O2 (g) ΔH = +kJ/mol
4. C2H5OH + 3O2 → 2CO2 + 3H2O ΔH = −kJ/mol
5. Na (s) + ½ Cl2 (g) → NaCl ΔH = −kJ/mol
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔHfo, ΔHdo, dan ΔHco adalah ….
(3), (4), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(1), (3), dan (5)
(1), (2), dan (4)
(1), (2), dan (3)
Berdasarkan reaksi :
H2 + CI2 → 2HCI ∆H = -112 kJ/mol
Dapat dinyatakan bahwa pada penguraian 1 mol HCI kalor reaksinya ….
endoterm, 56 kJ
endoterm, 112 kJ
eksoterm, 56 kJ
eksoterm, 112 kJ
eksoterm, 224 kJ
Reaksi berikut terjadi pada suhu dan tekanan tertentu:
H2(g) + 1/2 O2(g) → H2O(l) ∆H = -286 kJ
H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) ∆H = -572 kJ
H2(g) + 1/2 O2(g) → H2O(g) ∆H = -242 kJ
berdasarkan reaksi-reaksi tersebut dapat disimpulkan bahwa perubahan entalpi tergantung pada . . . .
Suhu dan Volum
Tekanan dan Suhu
Jumlah dan wujud zat
Jumlah zat dan kalor yang dilepaskan
Jumlah kalor yang dilepaskan
Diketahui reaksi :
CaO + H2O → Ca(OH)2 ∆H= -64,26 KJ/mol
Jika ∆Hfo H2O dan CaO masing-masing -286,86 KJ/mol dan -637,56 KJ/mol ,
maka ∆Hfo Ca(OH)2 adalah .... KJ/mol
+ 988,68
- 988,68
+ 860,16
- 860,16
+ 414,96
Setiap kenaikan 100C laju reaksi dapat berlangsung 2 kali lebih cepat. Pada suhu 250C laju reaksi 5 M/det. Jika pada suhu 550C, laju reaksi menjadi ….
2,5 M/det
10 M/det
20 M/det
25 M/det
40 M/det
Dari percobaan pengukuran laju reaksi diperoleh data sebagai berikut:
Bagaimanakah persamaan laju reaksinya
v = k [P]
v = k [P] [Q]
v = k [P] [Q]2
v = k [P]2 [Q]
v = k [P]2 [Q]2
Suatu reaksi berlangsung 2 kali lebih cepat dari semula setiap kenaikan 100C. Jika pada suhu 400C reaksi tersebut berlangsung 20 menit, pada suhu 700C, reaksi akan berlangsung selama ….
2,5 menit
160 menit
50 menit
5 menit
2 menit
Pernyataan berikut yang menyatakan reaksi orde nol adalah....
laju reaksi meningkat dengan naiknya konsentrasi awal pereaksi
laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi awal pereaksi
laju reaksi berbanding lurus dengan kuadrat konsentrasi awal pereaksi
suhu tidak mempengaruhi laju reaksi karena energi aktivasinya tetap
konsentrasi pereaksi tidak mempengaruhi laju reaksi
Dalam ruang bervolume 5 liter dimasukkan 2 mol gas NH3 hingga terurai menjadi gas N2 dan H2.
Reaksi: 2NH3 --> N2 + 3H2.
Setelah 4 detik terdapat 0,4 mol gas N2. Berapakah laju reaksi NH3?
0,01 M/dt
0,02 M/dt
0,03 M/dt
0,04 M/dt
0,05 M/dt
Reaksi dalam kesetimbangan dinamakan reaksi....
Reversibel
Irreversibel
Spontan
Eksoterm
Endoterm
Pada pembakaran batu kapur berikut:
CaCO3(s) ↔ CaO(s) + CO2(g) tetapan kesetimbangan adalah....
K = [CaO][ CO2]
[CaCO3]
K = [CaO][ CO2]
K = [CaCO3]
[CaO][ CO2]
K = [CO2]
K = [CaCO3]
Diketahui reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g)
Dalam ruang 2 liter direaksikan 5 mol CO dan 5 mol O2. Jika pada saat setimbang terdapat 4 mol gas CO2, maka besarnya Kc adalah … .
0,09
1,067
9
10,67
90
