wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ukom 2

Total questions: 65

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ATLM yang bekerja di laboratorium sebuah pabrik air kemasan, melakukan pengujian sampel air secara balteriologis. Uji ditunjukan untuk mengetahui kualitas air dengan menentukan estimasi jumlah paling memungkinkan organisme coliform dalam 100cc air. Uji apakah yang dilakukan ATLM tersebut?

a)

Koefisien Fenol

b)

ALT(Angka Lempeng Total)

c)

Sensitifitas Antibiotik

d)

Aktifitas Antibakteri

e)

MPN(Most Probable Number) Coliform

2.

Petugas ATLM melakukan pemeriksaan BTA dari sampel sputum penderita batuk.Hasil pembuatan preparat pengecatan ZN diketahui bahwa bakteri berbentuk batang berwarna merah. Ditemukan 260 sel berwarna merah dalam 100 lapang pandang. Bagaimanakah hasil pemeriksaan mikroskopis sampel tersebut?

a)

1+

b)

2+

c)

3+

d)

scanty

e)

negatif

3.

Seorang pasien mengeluh tertusuk paku saat sedang bekerja. Setelah 4 hari terjadi mati rasa dan kejang di area tusukan dan mulai kesulitan berbicara dikaren akan terjadi kejang otot pada area mulut. Dokte rmenduga hal itu terjadi dikarenakan toksin yang dihasilkan suatu bakteri yang masuk saat terjadi tusukan oleh paku. Bakteri apakah yang menyebabkan toksin tersebut?

a)

Clostridium perfrigens

b)

Clostridium botulinum

c)

Clostridium bowmanii

d)

Clostridium tetani

e)

Clostridium tertium

4.

seorang ATLM, mendapatkan tugas mengidentifikasi bakteri dari suatu sampel urine pasien setelah samapai ditanam media MCA dan diingkubasi pada suhu 30ºC selama 24 jam, selanjutnya dilakukan uji biokimia. Salah satu uji bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri dalam meproduksi asetion. Apakah nama ragen yang digunakan dalam uji pada kasus tersebut?

a)

Kovacsk

b)

Erlich

c)

HCL 3 N

d)

Metil red

e)

KOH 5% dan lafa neftol

5.

. seorang ALTM, menerima specimen efusi fleura pasien yang digunakan mengindap tuberculosis. Berdasarkan lembar permintaan, specimen sudah difiksasi. Fiksasi yang digunakan menggunakan bahan fiksasi yang mendukung pengiriman specimen. Hal tersebut dilakukan, karena spesiemen dikirim dari lokasi yang cukup jauh dengan tempat petugas TLM tersebut bekerja. Apa bahan fiksatif yang digunakan pada kasus tersebut?

a)

Cair

b)

Basah

c)

Kering

d)

Coating

e)

Carnoy

6.

.Suatu laboratorium menerima kiriman darah EDTA dari daerah menggunakan travel untuk pemeriksaan hematokrit tanpa menggunakan coolbox. Spesimen saat di periksa sudah 9 jam sejak diambil dan oleh ATLM spesimen ditolak karena tidak layak Berapa jam stabilitas spesimen untuk pemeriksaan dari kasus tersebut?

a)

Tiga

b)

Empat

c)

Lima

d)

Enam

e)

Tujuh

7.

Seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan darah rutin, PT dan a-PPT. Kemudian dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan tersebut. Untuk pemeriksaan darah rutin ATLM telah menyiapkan tabung vakum yang telah berisi antikoagulan EDTA Berapakah perbandingan Natrium sitrat 32% dengan darah pemeriksaan hemostasis dari kasus tersebut?

a)

1:1

b)

1:4

c)

1:9

d)

4:1

e)

9:1

8.

.seorang ATLM di PKM melakukan pemriksaan hematologi secara manual. Sampel darah berasal dari pria umir 25th hasil pemeriksaan Hb = 12,7 g/dl, hematokrik= 40%, RBC = 4,5 jt ul Berapa MCH pada pemeriksaan tersebut?

a)

2,82 pg

b)

3,17 pg

c)

28,2 pg

d)

31,7 pg

e)

88,9 pg

9.

seorang anak berumur 12 tahun menunjukkan gejala dan menurut keterangan orang tuanya selalu tampak lesu sehingga dokter memintanya pemeriksaan LAB.hasil menunjukkan Hb 7 g/dl,MCV.MCH.MCHC menurun, sediaan apusan darah hipokrom mikrositik,kadar ferritin 50 ug/gl dan nilai trombosit <15 % Apakah jenis anemia yang diderita tersebut?

a)

Anemia aplastic

b)

Anemia asam folat

c)

Anemia defisiensi besi

d)

Anemia hemolitik

e)

Anemia sideroblastic

10.

Hasil indeks eritrosit darah pasien menunjnukkan MCV 60 fl, MCH 30 pg dan MCHC 33% kemudian dilakukan pemeriksaan apausan darah tapi untuk memastikan hasail tersebut. Gambar apakah yang akan terlihat dalam apusan darah pada kasus tersebut?

a)

Mikrositik noemakrom

b)

Mikrisitik hipokrom

c)

Makrositik hipokrom

d)

Normositik noemakrom

e)

Normositik normokrom

11.

Seorang ATLM menerima tugas untuk melakukan pemeriksaan specimen berupa cairan lambung dari seorang perempuan korban keracunan kopi. ATLM melakukan uji kualitatif menggunakan kertas saring whatman yang sebelumnya dicelupkan ke dalam asam pikrat jenuh dalam suasana basa. Hasil pemeriksaan menunjukkan positif senyawa sianida. Apakah warna yang dihasilkan dari uji tersebut ?

a)

Ungu

b)

Merah

c)

Hijau

d)

Hitam

e)

Kuning

12.

ATLM menerima sampel jaringan dari dokter bedah yang meminta hasil segera dikeluarkan karena pasien dengan kondisi komplikasi dan segera membutuhkan tindakan cepat, jaringan yang diterima segera dilakukan proses dengan proses Histoteknik. Manakah urutan prosedur yang benar ?

a)

Pemotongan jaringan, clearing, infiltrasi, fiksasi, embedding, pemotongan blok, dehidrasi, pewarnaan, evaluasi

b)

Pemotongan jaringan, infiltrasi, clearing, embedding, dehidrasi, pemotongan blok, fiksasi, pewarnaan, evaluasi

c)

Pemotongan jaringan, fiksasi, dehidrasi, clearing, infiltrasi, embedding, pemotongan blok, pewarnaan, evaluasi

d)

Pemotongan jaringan, clearing, pemotongan blok, embedding, dehidrasi, fiksasi, infiltrasi, pewarnaan, evaluasi

e)

Pemotongan jaringan, fiksasi, dehidrasi, clearing, infiltrasi, pemotongan blok, embedding,pewarnaan, evaluasi

13.

. Seorang ATLM atas permintaan dokter melakukan prosesing jaringan dengan pengecatan rutin. Dilakukan beberapa tahapan dalam pelaksanaannya, salah satunya adalah proses clearing. Apakah fungsi dari proses tersebut?

a)

Menjernihkan

b)

Mengawetkan

c)

Memberi warna

d)

Menghilangkan air

e)

Melarutkan pewarna

14.

pemotongan jaringan dalam blok paraffing memerlukan mikroton. Mikroton biasanya dilengkapi denga pisau khusus yang dapat memetong blok parafffing denga ketebalan mencapai 2-3 Aum. Selesai digunakan semua permukaan mikrotom yang berhubungan langsung denga parffing harus dibersihkan . Apakah latutan yang digunakan pada kasus tersebut?

a)

Alcohol

b)

Formalin

c)

Xylol

d)

Akuadest

e)

Akuabidest

15.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit. Setelah diamati mikroskop perbesaran 100x dengan menggunakan minyak imersi didapatkan 82% sel leukosit. Jenis sel leukosit ini merupakan sel yang dapat merespon sangat cepat terhadap inflamasi dan kerusakan jaringan dibanding leukosit yang lain. Apa jenis leukosit yang dimaksud?

a)

Basofill

b)

Eosinofil

c)

Neutrofil

d)

Limfosit

e)

Monosit

16.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan indeks eritrosit seorang wanita usia 18 tahun yang diduga menderita anemia. Hasil pemeriksaan memperlihatkan kadar hemoglobin 10 gr/dl. Jumlah sel eritrosit 3.800.000 sel/ mm3 darah, hematokrit 34% Berapakan nilai mean corpuscular hemoglobin dari darah tersebut?

a)

12,9 pg

b)

26,3 pg

c)

29,4 pg

d)

89,5 pg

e)

111,8 pg

17.

Seorang ATLM diminta melakukan pemeriksaan indeks eritrosit dari darah seseorang anak laki-laki uisa 7 tahun yang diduga menderita anemia. pemeriksaan memperlihatkan kadar hemoglobin 8 gr/dl. Jumlah sel eritrosit 3.200.000 sel/mm3 darah, hematokrit 30%. Berapakh nilai mean corpuscular hemoglobin concentration dari darah tersebut?

a)

12 %

b)

25 %

c)

26,7 %

d)

93,7 %

e)

106,7 %

18.

Dokter mencurigai seorang anak perempuan berumur 8 tahun dengan gejala pendarahan lama berhenti, mudah terjadi perdarahan spontan dengan bentuk hemathros, hematoma dan hematuria. Dokter memberikan diagnose sementara kasus hemophilia A. Pasien tersebut diberikan rekomendasi untuk test laboratorium hemostasis. Hasil pemeriksaan apa yang sesuai dengan diagnose di atas ?

a)

Test Rumple Leed tidak normal

b)

APTT tidak normal

c)

PT tidak normal

d)

Masa pembekuan (CT) normal

e)

Masa perdarahan (BT) memanjang

19.

Seorang pasien anak laki – laki berumur 8 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan demam 3 hari, mual dan terdapat bitnik – bitnik merah pada kulit badannya. Dokter mendiagnosa sakit demam berdarah, dan meminta analis untuk memastikannya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium. Manakah hasil pemeriksaan yang dapat menggambarkan kondisi pasien tersebut?

a)

Jumlah lekosit menurun

b)

Jumlah eritrosit menurun

c)

Jumlah trombosit menurun

d)

Jumlah eosinofil menurun

e)

Jumlah retikulosit menurun

20.

Pemeriksaan masa perdarahan dilakukan dengan cara mengikat lengan atas dengan sfignomanometer dan dipompa sampai tekanan 40 mmHg. Bersihkan lengan bagian bawah dengan alcohol 70% dan biarkan kering. Tegangkan kulit lengan bawah dan tusuk dengan lancet, jika terlihat darah keluar mulai jalankan stopwatch. Diisap darah setiap 30 detik dengan menggunakan tissue. Hentikan stopwatch pada waktu darah tidak dapat dihisap lagi dan catat waktunya. Apa nama metode pemeriksaan tersebut?

a)

Ivy

b)

Duke

c)

Lee & White

d)

Westergreen

e)

Wintrobe

21.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan Differental Count, hasil pemeriksaan ditemukan besar sel 8-20 mikron, inti eksentrik bulat, warna ungu, kromatin tersusun retikuler, memebrane inti tidak jelas, sitoplasma ukuran sedang berwarna oxyphyl dan mempunyai periniclear. Apakah nama sel tersebut.?

a)

Monosit

b)

Limposit

c)

Sel mast

d)

Plasma sel

e)

Eosinophil

22.

Hasil pemeriksaan darah dari seorang petugas rotgen laki-laki 38 tahun yang melakukan Check-Up rutin, ditemukan hasil pemeriksaan darah rutin sebagai berikut: Hb: 10,7 gr% leukosit 3.500 sel/ul. LED 33 mm/jam, trombosit 87.000 sel/ul, dan dijumpai adanyan peningkatan jumlah limfosit. Dokter mendiagnosa petugas rotgen tersebut terkena anemia. Apakah jenis anemia yang dialami oleh petugas rotgen tersebut.?

a)

Anemia aplastic

b)

Anemia hemolitik

c)

Anemia sidroblastik

d)

Anemia megaloblastik

e)

Anemia defisiensi besi

23.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah trombosit, pada spesimen darah EDTA menggunakan hematology analyzer (metode electrical impedance). Hasil Jumlah trombosit yang didapatkanadalah 75.000 sel/ul. Sebelummengeluarkanhasil ATLM tersebutmelakukanvalidasidenganmelakukanpemeriksaansecaraduplo dan melakukan pemeriksaan apusan darah tepi. Mengapaperludilakukanvalidasi pada keadaantersebut?

a)

Metode yang digunakan tidak sensitif pada fragmentasi eritrosit

b)

Metode yang digunakan tidak sensitif pada fragmentasi eritrosit

c)

Metode yang digunakan tidak sensitif pada trombosit raksasa

d)

Metode yang digunakan tidak sensitif pada sel muda

e)

wajib dilakukan validasi cara tersebut di setiap pemeriksaan

24.

Seorang ATLM memeriksa kadar Hb metode sahli di laboratorlum. Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat larutan HCl 0,1 N. Selanjutnya, sampel darah dimasukkan kedalam tabung sahli dan ditambahkandenganlarutan HCL campuran tersebut dlencerkan dengan aquades hingga tanda batas. Ternyata campuran tersebut menghasilkan warna hitam yang seharusnya dari reaksi tersebut dihasilkan warna merah muda sampai warna merah tua yang menandakan terbentuknya asam hematin. Kesalahan apakah yang terjadi sehingga menghaslikan warnahitam?

a)

Sampel darah yang ditambahkan lebih banyak dari seharusnya

b)

Pengenceran tidak menggunakan aquadest tetapi air kran

c)

HCl yang dibuat terlalu pekat

d)

Sampel darah mengandung EDTA

e)

Sampel darah hemolisa

25.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan retraksi bekuan. Pada proses pemeriksaan tersebut, sejumlah serum diperas keluar dari pemisahan cairan dengan bekuan. Berdasarkanhasilpemeriksaandiperolehnilai retraksi bekuan adalah 40% Faktorapakah yang dapatmempengaruhihasiltersebut?

a)

Jumlah eritrosit

b)

Jumlah trombosit

c)

Jumlah buffy coat

d)

Jumlah leukosit

e)

kadar D-Dimer

26.

Seorang TLM menerima surat pengantar dari dokter, meminta pemeriksaan hitung trombosit terhadap pasien anak-anak usia 9 tahun dengan diagnose sementara adalah demam berdarah. Selanjutnya TLM mengambil sampling darah pasien kemudian dilakukan pemeriksaan dengan metode langsung memakai alat hemositometer, reagensia rees ecker dan didapatkan hasil hitung trombosit 65.000 sel per ul darah. Hitung trombosit metode tersebut terjadi pengenceran dalam pipet thoma berapa kali?

a)

100 kali

b)

110 kali

c)

200 kali

d)

201 kali

e)

210 kali

27.

Seorang pasien berusia 15 tahun diduga menderita anemia. Dokter meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan laboratorium, salah satu parameter yang diperiksa yaitu menghitung jumlah eritrosit per ul darah kemudian didapatkan eritrosit yang dihitung sebanyak 461 sel dalam 5 kotak sedang. Berapakah jumlah eritrosit per ul darah ?

a)

4.160.000 sel/ul

b)

4.016.000 sel/ul

c)

4.601.000 sel/ul

d)

4.610.000 sel/ul

e)

4.106.000 sel/ul

28.

.Seorang pasien datang ke laboratorium atas permintaan dokter untuk melakuka npemeriksaan darah. Hasil yang diperoleh jumlah eritrosit 5.000.000/ul, kadar hemoglabin 11 gr/dl dan nilai hematokrit 40 vol %. Berapa pikogram (pg) nilai Mean Corpuscular Hemoglobin tersebut?

a)

22 pg

b)

23 pg

c)

24 pg

d)

25 pg

e)

27 pg

29.

Seorang ATLM yang bekerja di PMI menggunakan darah kapiler pendonor untuk mengukur kadar hemoglobin. Darah kapiler tersebut selanjutnya diteteskan pada beaker glass yang berisi reagen pemeriksaan. Interprestasi hasil pemeriksaan menunjukkan darah darah kapiler tenggelam dalam reagen, maka kadar hemoglobin normal dan jika darah kapiler mengapung, maka kadar hemoglobin tidak normal. Apa metode yang digunakan untuk pemeriksaan tersebut ?

a)

sahli

b)

sulfat

c)

tallquest

d)

cupri sulfat

e)

Sianmethemoglobin

30.

Seorang ATLM menerima form permintaan pemeriksaan LED. Metode yang akan digunakan adalah westergren. Untuk melakukan emeriksaan tersebut dilakukan persiapan specimen dengan mencampur darah dan NaCl 0,85% dengan perbandingan 4:1. Untuk mendapatkan pengenceran tersebut apa yang harus dilakukan ATLM?

a)

Darah dipipet 1,6 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 0,4 ml

b)

Darah dipipet 1,4 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 1,6 ml

c)

Darah dipipet 2 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 0,4 ml

d)

Darah dipipet 0,4 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 2 ml

e)

Darah dipipet 1 ml dan NaCl 0,85% sebanyak 0,5 ml

31.

Petugas laboratorium melakukan pemeriksan widal untuk mengetahui adanya infeksi dari abkteri salmonella typhi. Dari pemeriksaan tersebut terlihat adanya aglutinasi pada pengenceran 1/80 dan 1/160. Sedangkan pada titer 1/320 tidak terlihat adanya aglutinasi. Bagaimana hasil pelaporan hasil pemeriksaan tersebut?

a)

1/40

b)

1/80

c)

1/160

d)

1/320

e)

>1/320

32.

Pemeriksaan serological test for siphylis di antaranya pemeriksaan TPHA dan VDRL. Pemeriksaan TPHA mendeteksi antibodi trepomena, sedangkan pemeriksaan VDRL mendeteksi adanya antibodi reagin. Sehingga pada pemeriksaan VDRL dapat menunjukkan hasil reaksi yang positif pada serum penderita malaria Apakah sifat yang membedakan pemeriksaan TPHA dengan VDRL yang lainnya seperti kasus di atas?

a)

Sensitivitas

b)

Spesifisitas

c)

Validitas

d)

Akurasi

e)

Presisi

33.

Seorang pasien datang ke laboratorium untuk melakukakan pemeriksaan. Dokter menduga bahwa pasien mengalami peradangan/inflamasi akut. ATLM melakukan pengambilan sampel dan vena pasien kemudian melakukan pemeriksaan dengan metode lateks aglutinasi. Pemeriksaan apakah yang diminta oleh dokter?

a)

VDRL

b)

RF

c)

CRP

d)

ASTO

e)

WIDAL

34.

Seorang anak laki-laki berumur 4 tahyn datang ke klinik dengan gejala letih, dan lesu, diare, feses berlendir, dan berbau. Setelah dianamnesa dilakukan pemeriksaan sdiaan dihapus darah dan ditemukan eosinofil 8-10 % dan fesesnya terdapat ascaries lumbricoides. Jika pada anak tresebut dilakukan pemeriksaan serologi,antibidi apakah yang mengalami peningkatan?

a)

IgA

b)

IgD

c)

IgE

d)

IgG

e)

IgM

35.

Seorang pasien laki-laki usia 30 tahun menderita demam selama 1 minggu dengan indikasih lidah kotor, dan disarankan dokter untuk pemeriksaan widal di laboratorium. Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat aglunitasi pada antigen O, setelah uji kuantitatif menunjukkan hasil positif sampai ukuran sampel 5 μI. Berapakah kadar titer antigen O pada pemeriksaan kuantitatif widal pasien tersebut?

a)

1/40

b)

1/80

c)

1/160

d)

1/320

e)

1/640

36.

Seorang ATLM diminta dokter untuk melakukan pengambilan darah vena menggunakan metode tertutup untuk parameter kimia klinik. Kemudian dokter meminta ATLM untuk menyimpan sisa sampel guna dilakukan pemeriksaan CRP keesokan harinya. Apa yang harus dilakukan oleh ATLM terhadap sampel (serum) tersebut agar hasil pemeriksaan dapat dipercaya?

a)

Sampel disimpan pada suhu ruang

b)

Menambahkan pengawet HCL pekat

c)

Menambahkan pengawet Toluene

d)

Sampel ditempatkan dalam container

e)

Sampel disimpan pada suhu 2 – 8 ⁰C

37.

Seorang anak laki – laki dicurigai oleh Dokter dengan gejala letih, lemas, dan lesu, diare. Hasil pemeriksaan sediaan hapus darah ditemukan eosinophil 8,0 %, feses secara makroskopik berbau, berlendir, mikroskopik adanya Ascaris lumbricoides. Selain itu dilakukan pemeriksaan jenis antibody yang meningkat dengan menggunakan enzim yang memecah substrat yang menghasilkan warna. Apakah jenis immunoasai yang digunakan pada kasus diatas?

a)

ELISA

b)

Imunokromatografi

c)

Aglutinasi

d)

RIA

e)

ALFA

38.

.Seorang pasien umur 40 tahun, diminta dokter untuk melakukan pemeriksaan laboratorium hepatitis. Dokter menyharankan pemeriksaan HbsAb, dan antiBBc. ATLM yang mengerjakan sampel tersebut menggunakan metode imunokromatografi. Hasil pemeriksaan menunjukkan HbsAg (+), HBsAb (-), dan anti HBc.Apakah interpretasi hasil pada kasus tersebut ?

a)

Infeksi hepatitis B kronis

b)

Infeksi hepatitis B akut

c)

Infeksi hepatitis B sudah sembuh

d)

Infeksi hepatitis B fase penyembuhan

e)

Infeksi komplikasi hepatitis B

39.

Pada pengecetan sitologi menggunakan metode diffquick hasil pulasan warna merah lebih dominan dibandingkan biru. Hal ini dapat mengganggu pembacaam mikrosokopis morfologi selnya dikarenakan detail selnya tidak jelas. Apa yang menyebabkan terjadinya hal tersebut?

a)

Preparat di rendam methylen blue terlalu lama

b)

Sediaan direndam eosin terlalu lama

c)

Pencucian air mengalir terlalu cepat

d)

Pencucian air mengalir terlalu kuat

e)

Waktu fiksasi yang terlalu cepat

40.

Seorang ATLM memperoleh specimen jaringan kulit yang didapatkan dari seorang pasien untuk diamati. Setelah melalui berbagai tahap, prefarat diwarnai menggunakan metode hematoxylin eosin. Pada specimen yang telah diwarnai terlihat bagian yang berwarna merah dan ungu. Bagaimanakah proses – proses secara berurutan dari tahap awal sampai menjadi prefarat pada jaringan tersebut?

a)

Fiksasi, dehidrasi, blocking, clearing, embedding, sectioning, staining dan mounting

b)

Fiksasi, dehidrasi, clearing, embedding, blocking, sectioning, staining dan mounting

c)

Fiksasi, dehidrasi, clearing, embedding, dan blocking

d)

Dehidrasi, clearing, embedding, blocking, sectioning, staining dan mounting

e)

Dehidrasi, embedding, clearing, blocking, sectioning, staining dan mounting

41.

Seorang ATLM atas permintaan dokter melakukan prosesing jaringan dengan pengecatan rutin. Dilakukan beberapa tahapan dalam pelaksanaannya salah satunya adalah proses clearing. Apakah fungsi dari proses tersebut.?

a)

Menjernihkan

b)

Mengawetkan

c)

Memeberi warna

d)

Menghilangkan air

e)

Melarutkan pewarna

42.

Pada pengecatan sitologi menggunakan metode diff quick hasil pulasan warna merah lebih dominan dibandingkan biru. Hal ini dapat mengganggu pembacaan mikroskopis morfologi selnya karena detail selnya tidak Jelas Apa yang menyebabkan terjadinya hal tersebut?

a)

Preparat direndam metilen biru terlalu lama

b)

Sediaan direndam eosin terlalu lama

c)

Pencucian air mengalir terlalu cepat.

d)

Pencucian air mengalir terlalu kuat.

e)

Waktu fiksasi yang terlalu cepat

43.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah tepi untuk mendiagnosa seorang pasien yang di duga terinfeksi oleh malaria, dengan gambaran eritrosit normokrom normositer, pada beberapa eritrosit di dalamnya ditemukan bentuk cincin dengan sitoplasma tipis. Sebutkan metode yang digunakan untuk identifikasi spesies parasit malaria tersebut ?

a)

Mikroskopis

b)

Rapid Diagnostik Test (RDT)

c)

Polymerase Chain Reaction (PCR)

d)

Semi kuantitatif

e)

Kuantitatif

44.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan laboratorium dengan spesimen feses ditemukan telur cacing dengan ciri berdinding 3 lapis dan dinding paling luar bergelombang. Sebutkan spesies parasit usus yang ditemukan oleh ATLM tersebut?

a)

Taenia solium

b)

Trischuris trichiura

c)

Ascaris lumbricoides

d)

Enterbius vermicularis

e)

Anchilostoma duodenale

45.

Seorang pasien wanita berusia 27 tahun datang ke laboratorium klinik dengan keluhan gatal-gatal pada area punggung dan dada. Dokter menginstruksikan untuk dilakukan pemeriksaan pada kulit dada dan punggung. Pada pemeriksaan makroskopis ditemukan bercak putih kekuningan pada area yang dirasa gatal pada pasien. Hasil pemeriksaan mikroskopis ditemukan adanya Malasezia furfur dari sampel kerokan kulit. Apa nama penyakit mikosis dari infeksi jamur tersebut.

a)

Tinea barbae

b)

Tinea pedis

c)

Tinea cruris

d)

Tinea unguium

e)

Tinea versicolor

46.

Seorang bapak periksa ke dokter dengan keluhan sangat gatal di punggung kaki, kalau digaruk sering mengalami lecet, perih, dan berdarah. Oleh dokter diduga bapak tersebut terinfeksi scabies. Langkah pemeriksaan apa yang harus dilakukan untuk menegakkan diagnosis tersebut?

a)

Pengambilan darah dan diperiksa secara mikroskopis

b)

Kerokan kuku + KOH 10% dipriksa secara mikroskopis

c)

Pemeriksaan tinja untuk menemukan Sarcoptes scabiei

d)

Kerokan kulit dilakukan kultur untuk mencari Sarcoptes scabiei

e)

Kerokan kulit + koh 10% untuk menemukan Sacoptes scabiei

47.

Saat ini sedang dijalankan program pemberantasan kecacigan pada balita di suatu desa maumere. Tahap awal program adalah dengan melakukan pemeriksaan feses seluruh balita yang ada di desa tersebut. Sebagai ATLM, anda juga diminta untuk menjelaskan kepada orang tua balita mengenai tatacara pengambilan sampel feses menggunakan sendok pada pot feses. Manakah cara pengambilan fases yang benar?

a)

Pengambilan feses dilakukan di jamban dengan menggunakan masker dan handscoon

b)

Pengambilan feses dilakukan di tanah diluar rumah dengan menggunakan masker dan handscoon

c)

Pengambilan feses dilakukan diluar rumah dan sudah diberi alas, pengambilan dengan menggunakan masker dan handscoon

d)

Pengambilan feses dilakukan diluar ruah dan sudah diberi alas, pengambilan tanpa menggunakan masker dan handscoon

e)

Pengambilan sampel dilakukan di tanah diluar rumah tanpa menggunakan masker dan handscoon

48.

Sebuah laboratorium “P” menerima biakan kulit dari seorang pasien yang didiagnosis dokter pitiriasis versikolor. Sampel dilakukan pemeriksaan sediaan basah dengan KOH 10% dan didapatkan gambaran mikroskopis jamur dengan ciri mempunyai hifa pendek, bengkok, tidak bercabang dan sel-sel bulat berkelompok

a)

Candida albicans

b)

Aspergillus niger

c)

Malassezia furfur

d)

Microsporum canis

e)

Trichopyton tonsuran

49.

Petugas surveilan sedang melakukan pengambilan sampel tinja pada daerah yang dinyatakan endemis kecacingan . untuk mengetahui infestasi berat atau ringan dari infeksdi kecacingan, maka dilakukan pemeriksaan tinja dengan cara jumlah telur cacing per gram tinja. Metode apakah yang dimaksud kasus diatas?

a)

Pengendapan centrifugasi

b)

Pengapungan Nacl

c)

Kato katz

d)

Harada morri

e)

Pengapungan Gula Jenuh

50.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah sel leukosit menggunakan Sediaan Apus Darah (SAD). Saat pewarnaan SAD, tahap pertama difiksasi menggunakan metanol dan tahap kedua SAD diwarnai pewarna tertentu. Berapa menit waktu yang digunakan pada tahap pertama?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

51.

Seorang ATLM yang bekerja di sebuah Puskesmas Kecamatan hampir setiap hari melakukan pewarnaan BTA pada spesimen sputum pasien. Sampel sputum untuk setiap pasien ada 3 yaitu S P S dan diberi kode A, B dan C. Reagen pewarnaan apa yang disiapkan untuk digunakan pada pemeriksaan tersebut?

a)

Carbol Fuchsin, asam alcohol, methylene blue

b)

Kristal violet, lugol, safranin

c)

Kristal violet, karbol fucsin, methylen blue

d)

Safranin, asam alcohol

e)

karbol fucsin, tinta cina

52.

Seorang petugas pemadam kebakaran (43 tahun) mengalami kecelakaan kerja pada saat bertugas memadamkan kebakaran sehongga bagian lengan kirinya mengalami luka bakar yang tidak terlalu parah sehingga dia hanya mengobati luka tersebut sendiri di rumah. Setelah beberapa hari luka tersebut basah dan bernanah. Kemudian dia memeriksakan diri ke dokter dan disarankan untuk memeriksakan swab lukanya ke laboratorium. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ditemukan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Apakah warna pigmen yang terbentuk dalam media MHA yang dihasilkan oleh bakteri tersebut?

a)

Merah muda

b)

Kuning

c)

Hijau

d)

Hitam

e)

Putih

53.

Bayi berusia 5 hari sudah tiga hari ini mengalami gelisah. Selama beberapa hari ini badannya agak panas dan rewel terus. Bayi tersebut dibawa ke dokter spesialis anak dan dokter membuat diagnosis adanya luka bernanah akibat infeksi disekitar tali pusatnya. Karena khawatir terhadap perkembangan lanjut dari bayi tersebut, dokter menganjurkan untuk memeriksakan apus tali pusatnya ke laboratorium agar didiagnosis bakteri penyebab infeksi tersebut tersebut. Media apakah yang tepat untuk digunakan pada kultur swab tali pusat bayi tersebut?

a)

Mac Conkey Agar

b)

Blood Agar

c)

Endo Agar

d)

Manitol Salt Agar

e)

TCBS Agar

54.

Seorang pasien laki-laki datang ke laboratorium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk dilakukan pemeriksaan GDS metode stik dan urin lengkap. Hasil GDS menggunakan alat digital 90 µl/dl dan hasil glukosa pada urinnya positif ++ menggunakan alat urinologi analyzer Apa tindakan dilakukan oleh analis pada kondisi yang diatas?

a)

Pengambilan sampel darah ulang

b)

Melakukan pemeriksaan GDS ulang metode spektrofotometer

c)

Pengambilan urin ulang metode urinologi analyzer

d)

Pemeriksaan urin yang sama metode urinologi analyzer stik merk lain

e)

Mengulang pemeriksaan urin dan GDS dengan sampel yang berbeda metode yang sama

55.

Seorang ATLM akan melakukan pemeriksaan terhadap pasien perempuan dewasa yang dicurigai mempunyai gangguan terhadap sistem hemostatis secara mikroskopis. Apakah jenis sel yang akan diperiksa awal oleh ATLM tersebut?

a)

Trombosit

b)

Leukosit

c)

Eosinofil

d)

Netrofil

e)

Retikulosit

56.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan sediaan darah tepi sesuai permintaan dokter dngan diagnosa sementara anemia. Setelah preparat darah kering, dilakukan fiksasi dengan methanol absolut kemudian pewarnaan dengan giemsa. Sediaan darah tepi dibaca dengan menggunakan mikroskop dan didapatkan gambar sel eritrosit yang terlihat berwarna sangat merah, dan inti sel lekosit terlihat samar-samar. Apakah yang menyebabkan warna sel eritrosit tersebut menjadi sangat merah?

a)

Larutan methanol tercampur air

b)

Larutan giemsa sudah lebih dari satu hari

c)

Larutan giemsa tidak diencerkan

d)

Larutan buffer terlampau asam

e)

Larutan buffer terlampau basa

57.

Dokter meminta pihak laborat untuk menganalisis sampel muntahan dari pasien yang diketahui mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi asam manis udang. Media Agar selektif apakah yang paling tepat untuk inokulasi?

a)

Mac Conkey

b)

Salmonella Shigella

c)

Chromocult Coliform

d)

Eosine Methylene Blue

e)

Thiosulfate Citrat Bile Salt Sucrose

58.

Sampel swab vagina diinokulasikan pada media Sobaroud Glucose Agar (SGA) suhu 37̊C selam 24 jam. Morfologi koloni yang dihasilkan bulat, berwarna krem dan berbau ragi. Setelah dilakukan pengecatan sederhana ditemukan sel berbentuk yeast serta uji Germ Tube Test (GTT) dan urea dihasilkan positif. Mikrobia apakah yang paling tepat terdapat pada sampel tersebut?

a)

Candida auris

b)

Candida chodati

c)

Candida vulgaris

d)

Candida glabrata

e)

Candida albicans

59.

Sampel urin penderita ISK. Setelah dilakukan pengecatan Gram, bakteri berbentuk batang gram negative dan ditanam pada media MC suhu 370C selama 24 jam diperoleh bakteri Non laktosa fermenter. Jika ditanam pada media TSIA (K/A, G, H2S+ dan Urea positif. Bakteri apakah yang paling tepat terdapat pada sampel tersebut?

a)

Proteus

b)

Providentia

c)

Escherichia

d)

Salmonella

e)

Pseudomonas

60.

Seorang laki-laki 13 tahun naik sepeda, tiba-tiba jatuh dan mengalami luka-luka cukup banyak dibagian kakinya, dibawa ke puskesmas oleh orang tuanya. Setelah diperiksa dokter langsung dilakukan tindahan untuk menghindari terjadinya infeksi oleh mikroorganisme yang kemudian kejang-kejang. Apakah jenis mikrooranismenya yang paling mungkin menginfeksinya?

a)

Clostridium botulinum

b)

Clostridium tetani

c)

Clostridium perfringens

d)

Corynebacterium dhipteriae

e)

Corynebacterium pseudodipteriae

61.

Proses terakhir dalam prosesing dan pewarnaan jaringan adalah dilakukan mounting dengan menutupkan coverslip dan ditambah entelan atau Canada balsam sebagai pelekat. Apakah alasan utama dilakukan hal tersebut?

a)

Menghidari pembusukan

b)

Mempercerah pewarnaan

c)

Supaya sediaan lebih awet

d)

Mengurangi kesalahan pembacaan

e)

Memberikan batas pada object glass

62.

Hasil prosesing dan pengecatan jaringan diperiksa untuk mengetahui kelayakan untuk dilakukan pengamatan dan dari hasil pemeriksaan mikroskopis menunjukkan terdapat gambaran kabur seperti berkabut pada sediaan yang dibuat. Apakah yang menyebabkan hal tersebut?

a)

Fiksatif terlalu pekat

b)

Bahan pewarna yang salah

c)

Waktu clearing yang kurang

d)

Potongan jaringan terlalu tebal

e)

Embedding dengan suhu terlalu tinggi

63.

Sampel feses seluruh pekerja peternakan diperiksa dan diketemukan telur bergaris radier pada salah satu sampel. Apakah spesies parasit tersebut?

a)

Ascaris sp

b)

Taenia sp

c)

Oxyuris sp

d)

Necator sp

e)

Ancylostoma sp

64.

Sampel darah penderita malaria diperiksa di laboratorium ditemukan adanya Plasmodium vivax, sampel tersebut diperiksa dengan menggunakan metode apusan darah tipis. Pemeriksaan tersebut dipilih karena dianggap memiliki kelebihan dalam pemeriksaan. Apakah yang dapat menjadi kelebihan utama pemeriksaan tersebut?

a)

Mengetahui fase hidup parasit

b)

Membedakan jenis-jenis parasit

c)

Memberikan gambaran pengobatan

d)

Memperlihatkan pembesaran ukuran parasit

e)

Menunjukkan parasit dengan latar belakang tanpa eritrosit

65.

Pada pemeriksaan sampel darah untuk identifikasi spesies penyebab filariasis dilakukan pewarnaan menggunakan Giemsa. Pengecatan Giemsa pada mikrofilaria Brugia malayi akan memberikan warna pada sarung mikrofilaria. Pertanyaan soal: Warna apakah yang akan tampak pada pemeriksaan tersebut?

a)

Oranye

b)

Merah

c)

Hijau

d)

Ungu

e)

Biru