wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH Cerpen SMAN1S

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Kutipan 1

“ Cepat ke sini!”

“ Aku tidak mau!”

“ Kamu jangan nekat, ini sedang hujan lebat. Kamu akan sakit jika terus menerus jalan di tengah hujan tengah malam begini.”

Aku tak memedulikan ucapannya.

Kakiku terus melangkah tanpa tahu ujung langkah akan berhenti dimana. Hatiku terlanjur hancur.


Kutipan 2


Sebelum subuh Salena sudah bersiap. Dagangan sayurnya sudah lengkap di atas gerobak seperti pasar tradisional mini. Setengah jam kemudian, datang pelanggan pertamanya sebelum ia berkeliling. Bu Minah selalu menjadi pelanggan setianya sebelum ia berangkat dengan gerobak sayurnya. Salena baru kembali ke rumah menjelang magrib.


Perbedaan penyajian pola pengembangan kedua teks cerpen tersebut adalah....

a)

Kutipan 1 diawali dengan latar cerita, kutipan 2 diawali dengan aksi tokoh

b)

Kutipan 1 diawali dengan aksi tokoh, sedangkan kutipan 2 diawali dengan masalah yang harus diselesaikan

c)

Kutipan 1 diawali dengan garis besar cerita, sedangkan kutipan 2 diawali dengan aksi tokoh

d)

Kutipan diawali dengan aksi tokoh, sedangkan kutipan 2 diawali dengan garis besar tokoh

2.

... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.

"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"

"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."

(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")


Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....

a)

ramah, telaten, dermawan

b)

rajin, pemarah, teliti

c)

ceroboh, malas, kaya

d)

cermat, pelit, perhitungan

3.

Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.

(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")


Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah ....

a)

halte depan sekolah

b)

terminal

c)

depan rumah

d)

di halte dekat rumah

4.

Pesantren itu sangat besar. Bangunannya berlantai lima dengan banyaknya jendela lusuh yang tidak mampu lagi terhitung oleh mataku yang baru saja tiba di tempat itu. Aku juga melihat banyak anak-anak yang sepertinya kurang terawat.

(M. Zuhri, "Kandang Merpati")


Unsur Pembangun yang menonjol pada kutipan tersebut adalah ....

a)

tokoh

b)

latar waktu

c)

latar tempat

d)

penokohan

5.

(1) “Sedekah, Pak,” ujar ibu di depanku membuyarkan kegilaanku. (2) Aku menggeleng. (3) Ibu itu kembali menoleh kepadaku, tetapi aku tetap menggeleng. (4) Aku sadar akan kekurangan dan kemiskinan yang juga menjeratku. (5) Haruskah aku menolong, padahal saat ini aku juga sedang membutuhkan pertolongan? (6) Apa salahnya aku memberikan sedikit dari yang kumiliki.

Bagian yang membuktikan rasa kebimbangan tokoh utama terdapat dalam kalimat nomor ….

a)

(1)

b)

(3)

c)

(4)

d)

(5)

6.

Tadi malam, Hidayat berpikir panjang mengenai hidupnya dan rencana hidupnya. “Tak mungkin aku terus-terusan begini, tidak menentu. Mesti ada sesuatu yang kukerjakan. Mesti ada sesuatu yang lebih produktif daripada yang kulakukan sekarang.Tapi apa? Modal tidak ada,” pikirnya. “Dalam keadaan seperti ini, yang harus kujual ialah jasaku, tenagaku, dan pikiranku.”


Amanat yang terkandung dalam kutipan novel tersebut adalah ….

a)

Setiap orang pasti memiliki rencana.

b)

Kita tidak boleh menyerah pada keadaan.

c)

Hidup itu ada kalanya tidak menentu.

d)

Setiap orang perlu menjual jasanya, pikirannya, dan tenaganya.

7.

Jon dan Con anak kembar. Jon kepala regu dan aku wakilnya. Kami bersepuluh sedang memandang daerah patroli “Tiger Brigade” dengan saksama dari puncak bukit “panic”, pos kami terdepan. Con berjongkok di samping kakaknya yang sedang meneropong kampung-kampung di bawah kami dari semak-semak. Jon melambai dan aku mendekat. “Aku akan turun ke kampung di bawah itu.”


Latar tempat yang terdapat dalam penggalan cerpen tersebut adalah ….

a)

daerah patroli

b)

puncak bukit

c)

kampung

d)

semak-semak

8.

Anak laki-laki itu merasa kasihan setiap kali menyaksikan si lelaki tua itu pulang dari laut setiap hari dengan perahu kosong. Ia pun selalu datang untuk menolong-nya membawakan gulungan tali atau kait besar dan kait kecil, serta layar yang sudah tergulung di tiang perahu. Layar itu bertambal karung gandum dan kalau tergulung di tiang tampak seperti panji-panji.


Pengarang menggambarkan watak tokoh anak laki-laki dalam kutipan cerital tersebut melalui ….

a)

pelukisan perilaku tokoh

b)

paparan langsung oleh pengarang

c)

pelukisan tempat tinggal tokoh

d)

pelukisan bentuk fisik tokoh

9.

Sebuah cerita dibangun dari dua unsur yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah ...

a)

Unsur yang membentuk cerpen dari latar belakang pengarang

b)

Unsur yang membentuk cerpen dari dalam dan luar

c)

Unsur yang membentuk cerpen dari dalam

d)

Unsur yang membentuk cerpen dari luar

10.

Pagi ini cuaca begitu cerah suasana jiwaku yang penat karena setumpuk tugas. Namun, sekarang aku harus mulai bangkit dari tidurku dan mandi karena pagi ini aku harus bekerja keras.

Kutipan cerpen diatas menggunakan sudut pandang ...

a)

Orang ketiga diluar jalan cerita

b)

Orang ketiga serba tau

c)

Orang pertama pelaku sampingan

d)

Orang pertama pelaku utama

11.

Perhatikan kutipan cerpen berikut.

Kita sebagai pendidik tidak boleh memandang masalah secara hitam putih pak, Dyah itu telah banyak menanggung beban hidup, sudah selayaknya kita ikut mendamping dan membantunya, bukan malah menambah bebannya.

Amanat yang terkandung dalam cerpen di atas adalah ...

a)

Sebagai manusia harus saling tolong menolong

b)

Seorang pendidik harus bisa membantu siswanya dalam mengatasi masalah hidup

c)

Guru harus bersikap profesional dalam mendidik muridnya

d)

Guru harus memiliki sikap kasih sayang dalam mendidik

12.

Pagi ini cuaca begitu cerah suasana jiwaku yang penat karena setumpuk tugas. Namun, sekarang aku harus mulai bangkit dari tidurku dan mandi karena pagi ini aku harus bekerja keras.

Latar waktu kutipan cerpen adalah ...

a)

Pagi hari

b)

Siang hari

c)

Sore hari

d)

Malam hari

13.

Keberadaan atau posisi pengarang dalam cerita disebut

a)

tema

b)

alur

c)

penokohan

d)

sudut pandang

14.

Pelaku dalam cerita

a)

latar

b)

tokoh

c)

amanat

d)

setting

15.

Bacalah kutipan cerpen berikut!


Sebuah mobil colt berplat nomor merah berhenti persis di depan kedai kasur Alin. Murni berdebar-debar, kalau-kalau orang yang turun dari mobil itu utusan hotel yang memesan tiga puluh kasur single itu.


Kata tercetak tebal tersebut mengandung makna....

a)

bangunan tempat memproduksi barang

b)

bangunan tempat berjualan

c)

bangunan tempat menitipkan barang

d)

bangunan tempat menumpuk barang

16.

(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.


Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

17.

Bacalah kutipan cerpen berikut ini!

(1) Setelah aku tidur bersama nenek selama tiga hari, senyum nenek semakin lebar dan beliau mengurcapkan, "Terima kasih cucuku, kamu telah memberikan hadiah teristimewa di akhir hidupku." (2) Dan disuruh semua anaknya berkumpul. (3) Setelah semua berkumpul, nenek menutup mata untuk selama-lamanya. (4) Nenek tetap tersenyum meskipun nadinya tidak lagi berdenyut.

Sumber: Nasihat Terindah, karya lrwan Ahmad Rozaki


Kalimat langsung pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat nomor .. ..

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

18.

Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi di setiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedongnya itu.


Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat …

a)

pemberani

b)

baik

c)

sombong

d)

egois

19.

Setiap saat anak-anak selalu bemain di lapangan. Anak laki-laki bermain sepakbola, anak perempuan bermain lompat tali. Semua tampak gembira kecuali tuning. Ia hanya memerhatikan kami dari balik

pohon besar. “Kenapa Tuning tidak kita ajak main?” usulku. Isna langsung melotot, “ Apa kamu mau ketularan kutu rambutnya?” “belum ingusnya yang menjijikan itu,” tambah Heppy. Teman-teman ramai komentar, semua menjelek-jelekan Tuning. Sejak itu, aku tidak berani usul lagi untuk mengajak Tuning bermain bersama.


Konflik pada cerita anak tersebut adalah …

a)

Tokoh aku dijauhi teman-temanya.

b)

Tokoh aku malu bermain dengan Tuning.

c)

Teman-teman Tuning membenci karena penyakitan

d)

Tuning tidak diajak bermain oleh teman-temannya karena penyakitan.

20.

“Selanjutnya, masalah pengobatan dana perawatan, biar nanti seluruh guru di sini memikirkan,” tegas Bu Eli. Pak Bon bersikeras tidak mau dibawa ke rumah sakit. Pak Bon memang seorang berpendirian kuat. Meskipun bukan orang kaya, ia tidak mau dibantu begitu saja. Semua guru yang mengunjunginya, hanya menggelengkan kepala, kagum akan keteguhan Pak Bon.


Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Pak Bon adalah…

a)

Diceritakan pengarang

b)

Diceritakan tokoh lain

c)

Tindakan tokoh

d)

Dialog antartokoh

21.

(1) Setiap pagi dari jendela kendaraan Papa, Rani selalu mngucapkan terima kasih dan berpesan agar tidak mengebut dan tidak lupa makan siang. (2) Papa yang harus melanjutkan perjalanan ke kantor, selalu tersenyum cerah mendengar pesan Rani. (3) Ia merasa sangat bangga pada karakter putrinya. (4) Rani, putri semata wayang yang sangat membanggakan kedua orang tuanya.


Bukti watak tokoh Rani penyayang dalam cerpen tersebut tergambar pada nomor …

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

22.

Ketika tubuhnya digerogoti penyakit dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia menyerahkan Kartu Tanda Miskim pada suster jaga. Karena banyak bangsal kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong.”begitulah enaknya jadi orang miskin,” batinnya,”dapat fasilitas gratis tidur di lantai.” Dan orang miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari.


Permasalahan pada kutipan cerpen di atas adalah …

a)

Banyak bangsal yang kosong

b)

Susahnya menjadi orang miskin

c)

Tubuhnya digerogoti penyakit

d)

Buruknya pelayanan rumah sakit

23.

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.


Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …

a)

orang pertama pelaku utama

b)

orang ketiga pelaku sampingan

c)

orang ketiga serbatahu

d)

orang ketiga sebagai pengamat

24.

Kali ini, untuk menggarap batik pesanan lelaki itu, ia memilih saat malam buta di sebuah kamar berhias sarang laba-laba. Kamar penyimpan langut dan kemelut. Sebelumnya, hampir lima tahun pintu kamar itu dibiarkan terkatup serupa kabisuan mulut disumpal ujung selimut.


Makna kata langut dan kemelut dalam kutipan cerpen tersebut menyimbolkan ….

a)

Kesedihan dan penyesalan

b)

Kehilangan dan kesedihan

c)

Kehampaan dan kesendirian

d)

Kesedihan dan penderitaan

25.

Ruang tamu sudah demikian rusak,berantakan, lebih dari kalau anak-anaknnya mengadakan pesta ajojing pada ulang tahun mereka. Sementara itu Roni dan kedua temannya masih saja terdiam dengan tatapan kosong yang sayu.

Penggambaran penokohan pada kutipan cerpen tersebut menggunakan metode dramatik. Karakter tokoh dikemukakan melalui penggambaran…

a)

fisik dan perilaku tokoh

b)

lingkungan kehidupan tokoh

c)

jalan pikiran tokoh

d)

oleh tokoh lain