WorksheetsPAS Qurdits 8B
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Perhatikan pernyataan berikut !
(1) Membaca panjang 1 alif jika ada fathahtain yang diikuti alif dan diwaqafkan
(2) Membaca panjang pada setiap huruf yang berharakat fathahtain dan diikuti alif
(3) Boleh membaca panjang 1 alif atau 2 harakat pada setiap bacaan yang diwaqafkan
(4) Membaca lembut pada wau sukun atau ya’ sukun yang bertemu huruf hidup dan diwaqafkan
Dari pernyataan tersebut, yang termasuk ketentuan hukum bacaan mad ‘iwad ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
2, 4, 6
1, 3, 5
2, 3, 6
1, 3, 4
Perhatikan ayat berikut!
يَقُوْلُ اَهْلَكْتُ مَالاًلُّبَدًا
Lafadz yang bergaris bawah adalah hukum bacaan mad ‘iwad karena ....
ada huruf yang berada di akhir kalimat yang berkharakat fathahtain
harakat fathahtain berada di akhir kalimat diikuti alif dan diwaqafkan
boleh dibaca panjang 2 alif sebagai pengganti alif dan diwaaqafkan
sebelum waqaf didahului oleh huruf yang berharakat sukun
Perhatikan ayat berikut!
وَالْعَدِيَتِ ضَبْحًا Lafadz yang bergaris bawah dibaca panjang ....
1 alif atau 2 harakat
3 alif atau 6 harakat
2 ½ alif atau 5 harakat
2 alif atau 4 harakat
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Membaca panjang sebagai pengganti fathahtain yang diikuti alif dan diwaqafkan
(2) Jika ada huruf yang berharakat fathahtain dan diikuti alif maka harus dibaca panjang
(3) Membaca panjang 1 alif pada setiap huruf yang berharakat kasrah yang diikuti oleh ya’ sukun
(4) Jika ada wau sukun atau ya’ sukun yang didahului harakat fathah dan bertemu huruf hidup serta diwaqafkan
Pengertian mad layyin menurut istilah berdasarkan pernyataan tersebut ditunjukkan oleh nomor....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Boleh dibaca panjang satu, dua atau tiga alif
(2) Mempunyai dua huruf yaitu wau sukun dan ya’ sukun
(3) Ya’sukun jatuh setelah harakat kasrah dan wau sukun setelah harakat dhammah serta diwaqafkan
(4) Wau sukun atau ya’ sukun yang didahului huruf berharakat fathah dan
setelahnya berupa huruf hidup yang dibaca waqaf (berhenti)
Berdasarkan pernyataan tersebut yang bukan ketentuan hukum bacaan mad layyin terdapat pada nomor....
1
2
3
4
Perhatikan ayat berikut ini!
إِۦلَٰفِهِمۡ رِحۡلَةَ ٱلشِّتَآءِ وَٱلصَّيۡفِ
Berdasarkan ayat tersebut,hukum bacaan mad layyin ditunjukkan oleh lafadz ....P
وَٱلصَّيۡفِ
ٱلشِّتَآءِ
رِحۡلَةَ
إِۦلَٰفِهِمۡ
1 dan 3
1 dan 4
1 dan 5
3 dan 4
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Apabila ada bacaan mad ṭabi‟i bertemu dengan huruf hidup yang dibaca waqaf (berhenti)
(2) Wau sukun atau ya’ sukun yang didahului huruf berharakat fathah dan
setelahnya berupa huruf hidup yang dibaca waqaf (berhenti)
(3) Jika ada wau sukun yang berada setelah huruf berharakat dhammah maka dibaca panjang satu alif
(4) Membaca panjang sebagai pengganti fathahtain yang diikuti alif dan diwaqafkan
Berdasarkan pernyataan tersebut, pengertian mad ‘arid lissukun ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan ayat berikut ini !
اِلاَّالّذِيْنَ أمَنُوْا وَعَمِلُوْاالصَّلِحَتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُمَمْنُوْنٍ
Pada ayat terebut, hukum bacaan mad ‘arid lissukun ditunjukkan oleh lafadz ....
أمَنُوْا
فَلَهُمْ اَجْرٌ
اَجْرٌ غَيْرُ
مَمْنُوْنٍ
2, 3,dan 4
1, 3, dan 4
1, 4, dan 5
2, 4, dan 5
Perhatikan ayat berikut ini !
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ
Pada akhir ayat tersebut terdapat hukum bacaan mad ‘arid lissukun karena ....
adanya mad tobi’i yang bertemu huruf hidup dan diwaqafkan
ada alif yang jatuh stelah harakat fathah maka dibaca panjang
terdapat ya’ sukun yang jatuh setelah harakat kasrah
adanya mad tobi’i yang bertemu huruf hidup
1-C, 3-A, dan 2-D
1-B, 2-C, dan 3-A
1-B, 3-D, dan 2-E
2-C, 3-D dan 1-E
mad ‘aridlissukun, mad iwad, dan mad layyin
mad layyin, mad iwad, dan mad ‘aridlissukun
mad ‘aridlissukun, mad layyin, dan mad iwad
mad iwad, mad ‘aridlissukun, dan mad layyin
Saat di dalam kelas Umar diminta oleh gurunya membaca Q.S. Al-Fajr ayat 15, yaitu:
فَأَمَّا الإنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ ِ. Terjemah lafaz yang bergaris bawah pada ayat tersebut adalah ....
Tuhanku menghinaku
Tuhanku memulikanku
Aku memulikan Tuhanku
Tuhanku telah mengujiku
Perhatikan ayat berikut!
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَن
Terjemah lafadz yang bergaris bawah pada ayat tersebut adalah ....
Tuhanku menghinaku
lalu dia menyempitkan
mengujinya (dengan kesenangan)
saling menganjurkan
Perhatikan ayat berikut!
وَلا تَحَاضُّونَ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ
Terjemah dari ayat tersebut adalah ....
Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu Dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka Dia akan berkata : “ Tuhanku telah memuliakanku”.
Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya Maka Dia berkata: "Tuhanku menghinakanku
Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim
Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Merawat anak yatim dengan baik
(2) Membantu orang miskin dan orang yang membutuhkan
(3) Berintropeksi diri saat Allah memberi ujian kepada kita
(4) Bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan dengan memperbanyak sedekah
Berdasarkan pernyataan tersebut, perilaku yang tepat sesuai perintah yang terdapat dalam Q.S. Al-Fajr ayat 15 ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan ayat berikut !
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَن
Perilaku yang sesuai dengan isi kandungan ayat tersebut adalah ....
A. Bangga kepada dirinya sendiri atas kesuksesan yang dimilikinya, karena usahanya tidak sia-sia dan doa nya dikabulkan oleh Allah
B. Pesimis dengan nikmat yang diperoleh, karena merasa Allah membencinya dan tidak adil kepada umatNya
C. Memberi makan dan membantu fakir miskin sesuai dengan kemampuan kita
Menyayangi dan menyantuni anak yatim terutama yang ada di sekitar lingkungan kita
Bangga kepada dirinya sendiri atas kesuksesan yang dimilikinya, karena usahanya tidak sia-sia dan doa nya dikabulkan oleh Allah
Pesimis dengan nikmat yang diperoleh, karena merasa Allah membencinya dan tidak adil kepada umatNya
Memberi makan dan membantu fakir miskin sesuai dengan kemampuan kita
Menyayangi dan menyantuni anak yatim terutama yang ada di sekitar lingkungan kita
Perhatikan ayat berikut!
كَلا بَل لا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ
Terjemah lafadz yang bergaris bawah pada ayat tersebut adalah ....
kamu tidak memuliakan
sekali- kali tidak
memberi makan
anak yatim
Perhatikan ayat berikut!
فَأَمَّا الإنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
Berdasarkan ayat tersebut sikap yang cenderung dilakukan oleh manusia saat mendapatkan rizki dari Allah adalah ....
Menambah ketaatan kepada Allah dan meninggalkan semua larangannya
Merasa dirinya mulia dengan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT
Merasa dihinakan atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT
Bersyukur atas segala rizki yang diberikan oleh Allah SWT
Perhatikan ayat berikut!
كَلَّاۖ بَل لَّا تُكۡرِمُونَ ٱلۡيَتِيمَ
Perintah Allah yang terdapat pada ayat tersebut adalah ....
Memuliakan dan menyayangi anak yatim
Saling menyeru untuk memberi makan kepada orang miskin
Bersabar dan qana’ah ketika tidak mendapatkan rizki dari Allah
Senantiasa menambah iman dan taqwa kepada Allah sebagai wujud syukur
Perhatikan ayat berikut ini !
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ
Terjemah lafaz yang bergaris bawah pada ayat tersebut adalah ....
jual beli
pertolongan
infakkanlah
rizki kalian semua
Perhatikan terjemah berikut!
“Wahai orang-orang yang beriman infaqkanlah dari sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jualbeli, tidak ada lagi persahabatan dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang yang zalim”. Lafaz yang tepat untuk kalimat yang bergaris bawah adalah ....
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُم
مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لا بَيْعٌ فِيهِ
وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُون
وَلا خُلَّةٌ وَلا شَفَاعَة
Perhatikan ayat berikut!
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ
Isi kandungan dari ayat tersebut adalah....
Perintah untuk memuliakan anak yatim dan memberi makan kepada orang miskin
Ajakan untuk bersyukur atas segala rizki yang diberikan oleh Allah kepada kita
Perintah untuk bersabar atas segala kesempitan rizki yang Allah ujikan
Seruan untuk menginfakkan harta kita sebelum datangnya hari kiamat
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Pahala orang yang berinfak akan dilipatgandakan oleh Allah
(2) Berinfak merupakan salah satu wujud kuatnya iman, dan kikir adalah bentuk lemahnya iman
(3) Membuka hati seorang muslim untuk senantiasa menjadi pelindung anak yatim dan fakir miskin
(4) Kedermawanan mendorong orang-orang yang berkecukupan lainnya untuk ikut peduli dan mendermakan sebagian hartanya kepada orang yang sangat membutuhkan
Berdasarkan pernyataan tersebut, hikmah dari Q.S. Al-Baqarah ayat 254 ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan ayat berikut!
مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
PTerjemah dari lafadz yang bergaris bawah adalah ....
Tangkai yang memiliki seratus kebaikan
Sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai
Allah melipatgandakan menjadi tujuh ratus kebaikan
Berinfaklah dengan seratus kebaikan maka akan dilipatgandakan
Perhatikan ayat berikut!
مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
PMaksud lafadz yang bergaris bawah pada ayat tersebut adalah ....
Mereka yang berinfak dengan harta mereka
Mereka yang berinfak tetapi dengan sedikit harta
Orang yang enggan berinfak dengan harta bendanya
Berinfak di jalan Allah tetapi mengharapkan imbalan
Perhatikan data berikut!
(1) Abu Bakar Ash-Shidiq
(2) Ali bin Abi Thalib
(3) Utsman bin Affan
(4) Umar bin Khatab
(5) Abdurrahman bin Auf
Berdasarkan data tersebut sahabat Nabi Muhammad Saw. yang diceritakan kedermawanannya dalam asbabul nuzul QS. Al-Baqarah ayat 261 ditunjukkan oleh nomor ....
(3) dan (5)
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(2) dan (5)
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Memberi dengan sopan dan tutur kata yang baik
(2) Memberi disertai harapan do’a yang baik bagi penerimanya
(3) Bersedekah dengan disertai umpatan kepada penerimanya
(4) Bersedakah dengan hati yang ikhlas mengharap ridha Allah
Berdasarkan pernyataan tersebut, perilaku yang dapat merusak pahala bagi orang yang bersedekah adalah ....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Menolong orang yang dirasa kenal saja
(2) Memberi dengan niat yang ikhlas mengharap ridha Allah
(3) Berinfak dengan menghitung pahala yang akan diperolehnya
(4) Memberi disertai ucapan yang menyenangkan hati penerimanya
Berdasarkan pernyataan tersebut, perilaku yang tidak sesuai dengan isi kandungan Q.S. Al-Baqarah ayat 261 ditunjukkkan oleh nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Menerima barang yang dirasa dibutuhkan saja dan menolak yang tidak dibutuhkan
(2) Menerimanya dengan ihlas dan bersyukur atas nikmat yang diberi oleh Allah
(3) Berterimakasih dan mendoakan kepada yang memberi
(4) Menerima pemberian orang lain dengan senang hati.
Berdasarkan pernyataan tersebut, yang tidak termasuk sikap terpuji saat menerima pemberian dari orang lain ditunjukkan oleh nomor....
1
2
3
4
Perhatikan hadis berikut!
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا(متفق عليه)
Terjemah lafadz yang bergaris bawah pada hadis tersebut adalah ....
dua malaikat
di waktu subuh
hamba-hambaNya
yang turun keduanya
Perhatikan hadis berikut!
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا(متفق عليه)
Maksud dari lafadz hadis yang bergaris bawah tersebut adalah do’a yang dimintakan oleh malaikat kepada Allah untuk....
Orang-orang yang menginfakkan hartanya supaya diganti yang lebih baik oleh Allah
Setiap orang yang menahan harta bendanya untuk diinfakkan di jalan Allah
Orang-orang yang menyantuni anak yatim disetiap harinya
Hamba Allah yang bersyukur terhadap rizki Allah
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Agar mencapai kehidupan yang sempurna maka manusia harus mempunyai sikap kedermawanan yang tinggi
(2) Memberi lebih baik dari pada menerima, oleh karena itu Islam mengajarkan umatnya agar selalu berinfak/ bersedekah
(3) Menginfakkan harta tidak akan mengurangi harta kita, sesungguhnya harta kita adalah apa yang kita infakkan untuk agama Allah.
(4) Setiap pagi ada dua malaikat yang mendoakan manusia yang menginfakkan hartanya dan manusia yang menahan hartanya untuk infak di jalan Allah
Berdasarkan pernyataan tersebut yang merupakan isi kandungan hadis riwayat Bukhari Muslim dari Abu Hurairah tentang infak di jalan Allah ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Bekerja mencari nafkah untuk keluarganya tanpa mengenal waktu
(2) Berbagi makanan kepada fakir miskin dan tetangga yang membutuhkan
(3) Menginfakkan sebagian uangnya jika sudah terkumpul harta bendanya
(4) Mewakafkan sebagian tanah yang dimiliki untuk pembangunan masjid
(5) Menggunakan harta bendanya di jalan Allah tanpa memperhatikan kesejahteraan keluarga.
Berdasarkan pernyataan tersebut, perilaku yang mengamalkan isi kandungan hadis riwayat Bukhari Muslim dari Abu Hurairah tentang infak di jalan Allah ditunjukkan oleh nomor ....
(1) dan (5)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
(2) dan (5)
Perhatikan hadis berikut!
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْر مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ (رواه البخارى)
Terjemah lafaz yang bergaris bawah pada hadis tersebut adalah ....
memelihara
tangan di bawah
dicukupkan allah
sebaik-baik sedekah
“Tangan yang diatas lebih baik dari pada tangan yang di bawah, maka mulailah untuk orang-orang yang menjadi tanggunganmu dan shadaqah yang paling baik adalah dari orang yang sudah cukup (untuk kebutuhan dirinya). Maka barangsiapa yang berusaha memelihara dirinya, Allah akan memeliharanya dan barangsiapa yang berusaha mencukupkan dirinya maka Allah akan mencukupkannya".(HR Bukhari)”
Lafaz hadis yang sesuai dengan terjemah yang beragris bawah adalah ....
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى
وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ
وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ
وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ
