Font size
Worksheetsch-6 kewajian hukum KAP
Total questions: 16
Worksheet time: 13mins
Pembelaan Auditor terhadap Tuntutan Pihak Ketiga :
Tidak ada kewajiban untuk melaksanakan jasa
Pelaksanaan kerja tanpa kelalaian
Ketiadaan hubungan sebab-akibat
Kelalaian
kontribusi
Ketiadaan hubungan
sebab-akibat
Pengadilan telah memperluas doktrin Ultramares
untuk mengizinkan pemulihan oleh pihak ketiga dalam banyak situasi ( anggota
dari golongan pemakai terbatas yang mengandalkan laporan keuangan)
Doktrin
Ultramares
Foreseen
Users
Kelalaian
kontribusi
Ketiadaan
hubungan sebab-akibat
Tidak
adanya komunikasi yang istimewa
kelalaian biasa tidak cukup untuk menimbulkan
kewajiban terhadap pihak ketiga karena tidak adanya privity of contract
antara pihak ketiga dan auditor
kecuali pihak ketiga adalah penerima manfaat utama
Doktrin
Ultramares
Foreseen Users
Kelalaian kontribusi
Ketiadaan hubungan
sebab-akibat
Tidak adanya komunikasi yang
istimewa
Profesional
audit mempunyai tanggungjawab untuk :
untuk memenuhi apa yang telah dicantumkan dalam kontrak dengan klien
Memperhatikan pihak ketiga
untuk menjunjung tinggi kode etik akuntan
menjaga keseimbangan hubungan dengan auditee
semua jawaban benar
Faktor - Faktor kewajiban mentaati hukum bagi auditor :
Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat
Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor
Kerumitan fungsi auditing & akuntansi disebabkan meningkatnya ukuran bisnis globalisasi dan operasi bisnis
untuk memenuhi apa yang telah dicantumkan dalam kontrak dengan klien
Memperhatikan pihak ketiga
User tidak memahami atas laporan keuangan hal ini timbul dari kurang pahamnya para pemakai laporan keuangan atas 2 konsep :
Perbedaan antara kegagalan bisnis dan kegagalan audit
Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor
Perbedaan antara kegagalan audit dan risiko audit
Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat
Kerumitan fungsi auditing & akuntansi disebabkan meningkatnya ukuran bisnis globalisasi dan operasi bisnis
Kegagalan Bisnis (Business Failure) terjadi :
Kerumitan fungsi auditing & akuntansi disebabkan meningkatnya ukuran bisnis globalisasi dan operasi bisnis
ketika usaha tidak mampu mengembalikan pinjamannya atau memenuhi harapan para investor karena keadaan ekonomi/bisnis
Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat
Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor
Kegagalan Audit (Audit Failure) terjadi :
ketika usaha tidak mampu mengembalikan pinjamannya atau memenuhi harapan para investor karena keadaan ekonomi/bisnis
Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat
Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor
ketika auditor mengeluarkan pendapat audit yang salah karena gagal memenuhi persyaratan standar audit
Pernyataan yang benar mengenai Resiko Audit :
merupakan kemungkinan bahwa auditor akan menyimpulkan : setelah melakukan audit yang memadai bahwa laporan keuangan telah dinyatakan secara wajar tetapi pada kenyataanya mengandung salah saji yang material
Resiko audit tidak dapat dielakkan karena auditor mengumpulkan bukti hanya atas dasar pengujian serta kecurangan yang disembunyikan dengan baik sangat sulit dideteksi
Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat
Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor
ketika auditor mengeluarkan pendapat audit yang salah karena gagal memenuhi persyaratan standar audit
KONSEP – KONSEP HUKUM YANG MEMPENGARUHI KEWAJIBAN AUDITOR
Konsep Orang yang Bijak (Prudent Person Concept)
Kewajiban atas tindakan pihak lain
Tidak adanya komunikasi yang istimewa
Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat
Jika seorang karyawan melaksanakan audit yang tidak memadai partner dapat ikut bertanggung jawab atas hasil kinerja karyawan tersebut
Konsep Orang yang Bijak (Prudent Person Concept)
Kewajiban atas tindakan pihak lain
Tidak adanya komunikasi yang istimewa
Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat
Akuntan Publik tidak mempunyai hak menurut
hukum adat (common law) untuk menyembunyikan informasi dari pengadilan dengan
menyatakan bahwa informasi tersebut rahasia
Konsep Orang yang Bijak (Prudent Person Concept)
Kewajiban atas tindakan pihak lain
Tidak adanya komunikasi yang istimewa
Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat
SUMBER – SUMBER KEWAJIBAN HUKUM
KEWAJIBAN KEPADA KLIEN
KEWAJIBAN KEPADA PIHAK KETIGA MENURUT COMMON LAW
KEWAJIBAN SIPIL MENURUT UU SEKURITAS FEDERAL
KEWAJIBAN KRIMINAL
Tidak adanya komunikasi yang istimewa
Sumber tuntutan yang paling umum terhadap akuntan publik adalah dari klien tuntutannya sangat bervariasi meliputi klaim :
Kegagalan untuk menyelesaikan penugasan non-audit pada tanggal yang telah disepakati
Menarik diri dari audit secara tidak semestinya
Kegagalan untuk menemukan penggelapan
Melanggar kerahasiaan bagi para akuntan publik
Pembelaan auditor terhadap tuntutan klien :
Tidak ada tugas yang harus dilaksanakan
Pelaksanaan kerja tanpa kelalaian
Kelalaian kontribusi
Ketiadaan hubungan sebab-akibat
Tidak adanya komunikasi yang istimewa
Kewajiban Terhadap Pihak Ketiga Menurut Common Law
Pihak ketiga meliputi pemegang saham pemasok bankir
dan kreditor lain
Tuntutan dari pihak ketiga terjadi ketika pihak ketiga mengklaim bahwa mereka telah menggunakan laporan keuangan menyesatkan yang sudah diaudit dan meminta kantor akuntan bertanggung jawab karena gagal
melakukan audit yang mahir
Kasus audit utama yang mengawali kewajban terhadap pihak ketiga adalah Ultramares Corporation vs Touche (1931) Kasus ini membentuk suatu doktrin yang dikenal sebagai doktrin Ultramares
Ketiadaan hubungan sebab-akibat
