wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ch-6 kewajian hukum KAP

Total questions: 16

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Pembelaan Auditor terhadap Tuntutan Pihak Ketiga :

a)

Tidak ada kewajiban untuk melaksanakan jasa

b)

Pelaksanaan kerja tanpa kelalaian

c)

Ketiadaan hubungan sebab-akibat

d)

Kelalaian

kontribusi

e)

Ketiadaan hubungan

sebab-akibat

2.

Pengadilan telah memperluas doktrin Ultramares

untuk mengizinkan pemulihan oleh pihak ketiga dalam banyak situasi ( anggota

dari golongan pemakai terbatas yang mengandalkan laporan keuangan)

a)

Doktrin

Ultramares

b)

Foreseen

Users

c)

Kelalaian

kontribusi

d)

Ketiadaan

hubungan sebab-akibat

e)

Tidak

adanya komunikasi yang istimewa

3.

kelalaian biasa tidak cukup untuk menimbulkan

kewajiban terhadap pihak ketiga karena tidak adanya privity of contract

antara pihak ketiga dan auditor

kecuali pihak ketiga adalah penerima manfaat utama

a)

Doktrin

Ultramares

b)

Foreseen Users

c)

Kelalaian kontribusi

d)

Ketiadaan hubungan

sebab-akibat

e)

Tidak adanya komunikasi yang

istimewa

4.

Profesional

audit mempunyai tanggungjawab untuk :

a)

untuk memenuhi apa yang telah dicantumkan dalam kontrak dengan klien

b)

Memperhatikan pihak ketiga

c)

untuk menjunjung tinggi kode etik akuntan

d)

menjaga keseimbangan hubungan dengan auditee

e)

semua jawaban benar

5.

Faktor - Faktor kewajiban mentaati hukum bagi auditor :

a)

Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat

b)

Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor

c)

Kerumitan fungsi auditing & akuntansi disebabkan meningkatnya ukuran bisnis globalisasi dan operasi bisnis

d)

untuk memenuhi apa yang telah dicantumkan dalam kontrak dengan klien

e)

Memperhatikan pihak ketiga

6.

User tidak memahami atas laporan keuangan hal ini timbul dari kurang pahamnya para pemakai laporan keuangan atas 2 konsep :

a)

Perbedaan antara kegagalan bisnis dan kegagalan audit

b)

Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor

c)

Perbedaan antara kegagalan audit dan risiko audit

d)

Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat

e)

Kerumitan fungsi auditing & akuntansi disebabkan meningkatnya ukuran bisnis globalisasi dan operasi bisnis

7.

Kegagalan Bisnis (Business Failure) terjadi :

a)

Kerumitan fungsi auditing & akuntansi disebabkan meningkatnya ukuran bisnis globalisasi dan operasi bisnis

b)

ketika usaha tidak mampu mengembalikan pinjamannya atau memenuhi harapan para investor karena keadaan ekonomi/bisnis

c)

Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat

d)

Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor

8.

Kegagalan Audit (Audit Failure) terjadi :

a)

ketika usaha tidak mampu mengembalikan pinjamannya atau memenuhi harapan para investor karena keadaan ekonomi/bisnis

b)

Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat

c)

Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor

d)

ketika auditor mengeluarkan pendapat audit yang salah karena gagal memenuhi persyaratan standar audit

9.

Pernyataan yang benar mengenai Resiko Audit :

a)

merupakan kemungkinan bahwa auditor akan menyimpulkan : setelah melakukan audit yang memadai bahwa laporan keuangan telah dinyatakan secara wajar tetapi pada kenyataanya mengandung salah saji yang material

b)

Resiko audit tidak dapat dielakkan karena auditor mengumpulkan bukti hanya atas dasar pengujian serta kecurangan yang disembunyikan dengan baik sangat sulit dideteksi

c)

Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat

d)

Kesadaran yang meningkat di pihak SEC (Securities & Exchange Commission) untuk melindungi kepentingan investor

e)

ketika auditor mengeluarkan pendapat audit yang salah karena gagal memenuhi persyaratan standar audit

10.

KONSEP – KONSEP HUKUM YANG MEMPENGARUHI KEWAJIBAN AUDITOR

a)

Konsep Orang yang Bijak (Prudent Person Concept)

b)

Kewajiban atas tindakan pihak lain

c)

Tidak adanya komunikasi yang istimewa

d)

Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat

11.

Jika seorang karyawan melaksanakan audit yang tidak memadai partner dapat ikut bertanggung jawab atas hasil kinerja karyawan tersebut

a)

Konsep Orang yang Bijak (Prudent Person Concept)

b)

Kewajiban atas tindakan pihak lain

c)

Tidak adanya komunikasi yang istimewa

d)

Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat

12.

Akuntan Publik tidak mempunyai hak menurut

hukum adat (common law) untuk menyembunyikan informasi dari pengadilan dengan

menyatakan bahwa informasi tersebut rahasia

a)

Konsep Orang yang Bijak (Prudent Person Concept)

b)

Kewajiban atas tindakan pihak lain

c)

Tidak adanya komunikasi yang istimewa

d)

Kesadaran pemakai laporan keuangan semakin meningkat

13.

SUMBER – SUMBER KEWAJIBAN HUKUM

a)

KEWAJIBAN KEPADA KLIEN

b)

KEWAJIBAN KEPADA PIHAK KETIGA MENURUT COMMON LAW

c)

KEWAJIBAN SIPIL MENURUT UU SEKURITAS FEDERAL

d)

KEWAJIBAN KRIMINAL

e)

Tidak adanya komunikasi yang istimewa

14.

Sumber tuntutan yang paling umum terhadap akuntan publik adalah dari klien tuntutannya sangat bervariasi meliputi klaim :

a)

Kegagalan untuk menyelesaikan penugasan non-audit pada tanggal yang telah disepakati

b)

Menarik diri dari audit secara tidak semestinya

c)

Kegagalan untuk menemukan penggelapan

d)

Melanggar kerahasiaan bagi para akuntan publik

15.

Pembelaan auditor terhadap tuntutan klien :

a)

Tidak ada tugas yang harus dilaksanakan

b)

Pelaksanaan kerja tanpa kelalaian

c)

Kelalaian kontribusi

d)

Ketiadaan hubungan sebab-akibat

e)

Tidak adanya komunikasi yang istimewa

16.

Kewajiban Terhadap Pihak Ketiga Menurut Common Law

a)

Pihak ketiga meliputi pemegang saham pemasok bankir

dan kreditor lain

b)

Tuntutan dari pihak ketiga terjadi ketika pihak ketiga mengklaim bahwa mereka telah menggunakan laporan keuangan menyesatkan yang sudah diaudit dan meminta kantor akuntan bertanggung jawab karena gagal

melakukan audit yang mahir

c)

Kasus audit utama yang mengawali kewajban terhadap pihak ketiga adalah Ultramares Corporation vs Touche (1931) Kasus ini membentuk suatu doktrin yang dikenal sebagai doktrin Ultramares

d)

Ketiadaan hubungan sebab-akibat