Font size
S
M
L
XL
WorksheetsCh-7 Perencanaan Audit Operasional
Total questions: 15
Worksheet time: 14mins
Name
Class
Date
1.
Perencanaan audit umumnya bertujuan dalam merencanakan hal-hal berikut :<br />
a)
Jumlah staf auditor yang diperlukan, agar diperoleh pemanfaatan yang optimal dari kecakapan staf auditor sehingga terhindarkan ketidakefisienan audit.<br />
b)
Jumlah waktu yang dibutuhkan, guna menjamin ketepatan waktu kerja.<br />
c)
Program audit yang dibuat, agar diperoleh ketepatan penentuan prosedur-prosedur audit sehingga terhindar dan pelaksanaan prosedur yang sebenarnya tidak diperlukan.<br />
d)
Bentuk dan isi laporan hasil audit, untuk menentukan garis besar (outline) laporan yang bersifat sementara atas area audit.<br />
e)
semua jawaban salah
2.
Perencanaan audit yang baik merupakan faktor penting untuk dapat diperolehnya :
a)
bukti audit (evidence) yang cukup dan kompeten guna mendukung isi laporan audit.<br />
b)
Jumlah staf auditor yang diperlukan, agar diperoleh pemanfaatan yang optimal dari kecakapan staf auditor sehingga terhindarkan ketidakefisienan audit.<br />
c)
Jumlah waktu yang dibutuhkan, guna menjamin ketepatan waktu kerja.<br />
d)
Program audit yang dibuat, agar diperoleh ketepatan penentuan prosedur-prosedur audit sehingga terhindar dan pelaksanaan prosedur yang sebenarnya tidak diperlukan.<br />
e)
Bentuk dan isi laporan hasil audit, untuk menentukan garis besar (outline) laporan yang bersifat sementara atas area audit.<br />
3.
Rencana audit pada umumnya berisi uraian mengenai :
a)
area yang akan diaudit
b)
Jangka waktu pelaksanaan audit
c)
Personel yang dibutuhkan
d)
Sumber daya lain yang diperlukan untuk pelaksanaan audit
e)
Bentuk dan isi laporan hasil audit, untuk menentukan garis besar (outline) laporan yang bersifat sementara atas area audit.<br />
4.
Tahap Proses Perencanaan Audit :
a)
Pemahaman atas undang-undang/Peraturan Pemerintah yang berlaku<br />
b)
Penilaian Risiko Audit<br />
c)
area yang akan diaudit
d)
Jangka waktu pelaksanaan audit
e)
Personel yang dibutuhkan
5.
Audit atas laporan keuangan instansi pemerintah auditor perlu: <br />
a)
Melakukan reviu atas sistem akuntansi dan pengendalian internal dan memberikan rekomendasi perbaikan atas kelemahankelemahannya;<br />
b)
melakukan pengujian dan koreksi atas kesalahan pencatatan akuntansi sehingga menghasilkan laporan keuangan dengan informasi yang lebih dapat diandalkan<br />
c)
Jumlah staf auditor yang diperlukan, agar diperoleh pemanfaatan yang optimal dari kecakapan staf auditor sehingga terhindarkan ketidakefisienan audit.<br />
d)
Jumlah waktu yang dibutuhkan, guna menjamin ketepatan waktu kerja.<br />
e)
Program audit yang dibuat, agar diperoleh ketepatan penentuan prosedur-prosedur audit sehingga terhindar dan pelaksanaan prosedur yang sebenarnya tidak diperlukan.<br />
6.
Latar Belakang Menyiapkan Program Audit adalah :
a)
untuk menunjukkan bahwa program tersebut efektif hanya menekannkan pada hal-hal yang signifikan; <br />
b)
untuk memberikan bukti bahwa risiko <br />
c)
kontrol yang signifikan telah diidentifikasi dan di evaluasi.<br />
d)
Melakukan reviu atas sistem akuntansi dan pengendalian internal dan memberikan rekomendasi perbaikan atas kelemahankelemahannya;<br />
e)
melakukan pengujian dan koreksi atas kesalahan pencatatan akuntansi sehingga menghasilkan laporan keuangan dengan informasi yang lebih dapat diandalkan<br />
7.
Tujuan-tujuan manajemen operasi pembelian yang paling umum berlaku adalah mendapatkan barang atau jasa yang tepat:<br />
a)
Dengan harga yang tepat<br />
b)
Dengan waktu yang tepat<br />
c)
Dengan kuantitas yang tepat<br />
d)
Dengan kualitas yang tepat<br />
e)
Dari pemasok yang tepat<br />
8.
Risiko-risiko administratif yang bisa ditemukan dalam survey pendahuluan adalah<br />
a)
Bagan organisasi departemen pembelian tidak disiapkan. <br />
b)
Kurangnya arahan yang mencakup wewenang dan tanggung jawab departemen pembelian<br />
c)
Kurangnya petunjuk operasi departemen pembelian. <br />
d)
Tidak ada prosedur yang mengatur wewenang untuk menandatangani penerimaan barang dan jasa<br />
e)
melakukan pengujian dan koreksi atas kesalahan pencatatan akuntansi sehingga menghasilkan laporan keuangan dengan informasi yang lebih dapat diandalkan<br />
9.
Beberapa tujuan penting organisasi pemasaran adalah: <br />
a)
Menentukan potensi pasar untuk barang dan jasa organisasi (riset pasar)
b)
Menyebabkan informasi, mengembangkan perilaku yang ramah pelanggan, dan mendorong tindakan yang bermanfaat bagi organisasi (periklanan)<br />
c)
Mendorong distributor memberikan perhatian lebih ke penjualan produk organisasi dan membujuk pelanggan membeli produk-produk tersebut (promosi penjualan)<br />
d)
melakukan pengujian dan koreksi atas kesalahan pencatatan akuntansi sehingga menghasilkan laporan keuangan dengan informasi yang lebih dapat diandalkan<br />
e)
Kurangnya petunjuk operasi departemen pembelian. <br />
10.
Waktu persiapan Program audit proforma, sebaiknya :
a)
sebelum survai pendahuluan dilaksanakan
b)
Setelah survai pendahuluan dilaksanakan
c)
Sebelum Penugasan dibuat
d)
Setelah Penugasan dibuat
e)
Sebelum perikatan audit dibuat
11.
Berikut ini beberapa definisi yang dapat membantu menghilangkan kebingungan dan menjembatani pembuat program dengan staf audit:<br />
a)
Menganalisis-memecah menjadi bagian-bagian penting dan menentukan sifatnya<br />
b)
Mengecek-mebandingkan atau menghitung ulang, sesuai keperluan, untuk mengetahui akurasi atau kewajarannya<br />
c)
Mengonfirmasi-membuktikan kebenaran atau akurasi, biasanya melalui tanya jawab tertulis atau melalui inspeksi<br />
d)
Mengevaluasi-mencapai kesimpulan mengenai kelayakan, efektivitas, atau kegunaan<br />
e)
melakukan pengujian dan koreksi atas kesalahan pencatatan akuntansi sehingga menghasilkan laporan keuangan dengan informasi yang lebih dapat diandalkan<br />
12.
Program audit sebaiknya mengikuti kriteria tertentu untuk mencapai tujuan tertentu untuk mencapai tujuan departemen audit internal, yang meliputi :
a)
Tujuan operasi yang diperiksa harus dinyatakan dengan jelas dan setujui klien
b)
Setiap langkah kerja yang diprogramkan harus memiliki alasan, yaitutujuan operasi dan kontrol yang akan diuji.<br />
c)
Langkah-langkah kerja harus mencukupi instruksi-instruksi positif, tidak dinyatakan dalam bentuk pertanyaan.<br />informasi yang tidak perlu harus dihindari.<br />
d)
Program audit harus memuat bukti persetujuan supervisor sebelum dilakukan.<br />
e)
semua jawaban salah
13.
Alasan perlu dilakukan Telaah kebijakan dan prosedur fungsi yang telah diaudit, manual operasinya, bagan wewenang, tujuan dan sasaran jangka panjang dan jangka pendek<br />
a)
untuk menentukan hal-hal yang bisa diukur dan dinilai, dan apakah fungsi tersebut beroperasi sesuai dengan keinginan manajemen<br />
b)
Untuk menentukan tujuan aktivitas yang akan diperiksa, risiko-risiko yang aktual/potensial, dan sistem kontrol yang ada<br />
c)
untuk mendapatkan latar belakang dan menentukan apakah hasil-hasil penelaahan sebelumnya untuk memutuskan lingkup audit sekarang dengan lebih baik.<br />
d)
Tujuan operasi yang diperiksa harus dinyatakan dengan jelas dan setujui klien
e)
Setiap langkah kerja yang diprogramkan harus memiliki alasan, yaitutujuan operasi dan kontrol yang akan diuji.<br />
14.
Alasan perlu dilakukan survey pendahuluan :
a)
untuk menentukan hal-hal yang bisa diukur dan dinilai, dan apakah fungsi tersebut beroperasi sesuai dengan keinginan manajemen<br />
b)
Untuk menentukan tujuan aktivitas yang akan diperiksa, risiko-risiko yang aktual/potensial, dan sistem kontrol yang ada<br />
c)
untuk mendapatkan latar belakang dan menentukan apakah hasil-hasil penelaahan sebelumnya untuk memutuskan lingkup audit sekarang dengan lebih baik.<br />
d)
Tujuan operasi yang diperiksa harus dinyatakan dengan jelas dan setujui klien
e)
Setiap langkah kerja yang diprogramkan harus memiliki alasan, yaitutujuan operasi dan kontrol yang akan diuji.<br />
15.
Alasan perlu dilakukan Telaah laporan, program audit dan kertas kerja, serta dokumen-dokumen lainnya dari audit terdahulu, dan buat daftar masalah-masalah yang membutuhkan tindakan perbaikan<br />
a)
untuk menentukan hal-hal yang bisa diukur dan dinilai, dan apakah fungsi tersebut beroperasi sesuai dengan keinginan manajemen<br />
b)
Untuk menentukan tujuan aktivitas yang akan diperiksa, risiko-risiko yang aktual/potensial, dan sistem kontrol yang ada<br />
c)
untuk mendapatkan latar belakang dan menentukan apakah hasil-hasil penelaahan sebelumnya untuk memutuskan lingkup audit sekarang dengan lebih baik.<br />
d)
Tujuan operasi yang diperiksa harus dinyatakan dengan jelas dan setujui klien
e)
Setiap langkah kerja yang diprogramkan harus memiliki alasan, yaitutujuan operasi dan kontrol yang akan diuji.<br />
Reset
