WorksheetsPre dan Post Test SPIP Terintegrasi dan Manajemen Risiko
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Hal-hal berikut merupakan parameter yang terintegrasi dan berada dalam komponen, kecuali
Parameter perencanaan pada MRI
Parameter sasaran strategis pada SPIP
Parameter kapabilitas pada IEPK
Parameter strategi pencapaian tujuan
Dampak yang diinginkan dapat terlihat atau dirasakan oleh pemangku kepentingan setelah pelaksanaan program dan kegiatan, disebut.........
Outcome
Output
Indikator
Komponen
Aspek yang dilakukan pada tahap pelaksanaan penilaian mandiri yaitu .........
Penentuan satker sampel
Penilaian struktur dan proses
Penyusunan area of improvement
Penyusunan rekomendasi
Suatu Pemda memiliki sasaran strategis “ Meningkatnya prestasi Olahraga dalam kancah Nasional .’’ Manakah indikator yang paling tepat untuk sasaran strategis tersebut ?
Peningkatan medali emas dalam ajang Nasional ( % kenaikan jumlah medali emas)
Peningkatan keikutsertaan dalam ajang Nasional ( % kenaikan jumlah kegiatan nasional )
Peningkatan pelatihan atlet untuk persiapan ajang nasional ( % kenaikan jumlah pelatihan yang dilaksanakan)
Peningkatan seleksi atlet berprestasi (jumlah seleksi yang dilaksanakan)
Berikut bukan merupakan tujuan dilakukan penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP, yaitu :
Untuk mengetahui tingkat kematangan penyelenggaraan pengendalian di Instansi Pemerintah
Untuk menghasilkan nilai yang menjadi gambaran kualitas manajemen sector public pada instansi pemerintah
Untuk menetapkan standar mekanisme bagi pemeriksa dalam menyelenggarakan pemeriksaan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara
Untuk mengidentifikasi AOI dan menyusun rekomendasi peningkatan kualitas pengendalian
Berikut merupakan periode yang dinilai dalam penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP yaitu:
Penilaian penetapan tujuan dilakukan atas dokumen perencanaan tahun sebelumnya dan tahun berjalan
Penilaian penetapan tujuan dilakukan atas dokumen perencanaan tahun sebelumnya
Penilaian pencapaian tujuan dilakukan atas capaian kinerja tahun sebelumnya
Penilaian pencapaian tujuan dilakukan atas capaian kinerja tahun berjalan
Dalam PP 60 Tahun 2008 tentang SPIP, pimpinan Instansi pemerintah memiliki tanggungjawab untuk melakukan hal-hal berikut, kecuali:
Menyusun perencanaan dan menetapkan tujuan organisasi
Menilai kualitas organisasi dan memantau hasilnya
Membangun system pengendalian intern yang memadai
Mencapai tujuan organisasi melalui efektifitas dan efisiensi pencapaian tujuan, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan asset negara/daerah dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan
Kualitas indikator kinerja yang baik antara lain mencakup kriteria dibawah ini, kecuali :
Relevan
Overlapping
Measurement
Spesifik
Jika organisasi telah mampu merumuskan kinerja dengan baik sesuai mandat, tugas dan fungsi organisasi serta telah merumuskan indikator dan target kinerja yang berkualitas, namun belum menyusun stategi pencapaian kinerja yang efektif untuk mencapai target kinerja tersebut, maka menunjukkan organisasi berada pada tingkat ........................
Rintisan
Berkembang
Terdefenisi
Terkelola
Jika Organisasi telah mampu mendefinisikan kinerjanya dengan baik, namun strategi pencapaian kinerjanya masih belum relevan serta pelaksanaan pengendalian masih sebatas pemenuhan, maka menunjukan organisasi berada pada tingkat ........................
Rintisan
Berkembang
Terdefenisi
Terkelola
Definisi risiko adalah ........................
Kejadian yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi
Peristiwa yang telah terjadi yang dapat menghambat sasaran organisasi
Ketidakpastian yang dapat menghambat pencapaian sasaran organisasi
Masalah yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi
Tujuan Manajemen Risiko adalah sebagai berikut kecuali ...............
Membantu pencapaian tujuan organisasi
Pelaksanaan kegiatan lebih Efisien dan efektif
Meningkatnya akuntabilitas organisasi
Memberikan keyakinan memadai bagi pimpinan unit kerja
Kuantifikasi risiko adalah ...............
Likelihood x dampak
Probabilitas x kemungkinan
Likelihood x dampak nyata
Probabilitas x kemungkinan nyata
Tahapan Proses manajemen risiko yang benar adalah ........
Identifikasi risiko, penetapan konteks, analisis risiko, penyusunan RTP, informasi dan komunikasi, monitoring
Penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, respon risiko, informasi dan komunikasi, pemantauan
Analisis Risiko Penetapan konteks, penilaian risiko, mitigasi risiko, pemantauan
Identifikasi risiko, penilaian risiko, evaluasi risiko, informasi komunikasi, pemantauan
Proses Analisis risiko dilakukan ........
Setelah identifikasi risiko
Sebelum identifikasi risiko
Setelah penetapan konteks
Sebelum pemantauan risiko
Hasil dari identifikasi risiko adalah ........
Rencana Tindak Pengendalian
Daftar risiko
Peta risiko
Prioritas risiko
Mitigas Risiko dipahami sebagai ........
Pengembangan respon risiko
Identifikasi risiko
Analisis risiko
Pengendalian risiko
Definisi manajemen risiko adalah ........
Proses melakukan identifikasi risiko dan analisis risiko
Budaya, proses dan struktur menuju pengelolaan potensi peluang dan akibat secara efektif
Pengelolaan risiko secara terintegrasi
Aktivitas-aktivitas yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran risiko
Identifikasi risiko menggunakan tehnik berikut , kecuali ........
Wawancara
FGD
Kuesioner
Chek list
Aspek-aspek berikut mempengaruhi budaya risiko, kecuali ........
Tone of the top (gaya kepemimpinan)
Tata Kelola
Kompetensi
Kebijakan pengelolaan risiko
