WorksheetsRemedial UTS KMB I 26 Nov 2021
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
1. Tn.G usia 55 tahun datang ke Rs dengan keluhan pancaran urine tidak lampias. Saat dilakukan wawancara klien mengatakan : miksi tidak puas. Terjadi nokturia dan urgensi (+). Diagnosa yang paling tepat pada Tn.G adalah
Gangguan rasa aman : nyaman
Gangguan rasa nyaman : nyeri
Gangguan eliminasi: bak
Ganggula pola eliminasi
Gangguan eliminasi bab
1. Tn.G usia 55 tahun datang ke Rs dengan keluhan pancaran urine tidak lampias. Saat dilakukan wawancara klien mengatakan : miksi tidak puas. Terjadi nokturia dan urgensi (+). Penyebab dari adanya nokturia dan urgensi pada Tn.G adalah
Adanya pemekatan urine
Adanya batu pada saluran kemih
Adanya iritasi saluran kemih
Adanya infeksi pada saluran kemih
Adanya stolsel pada saluran kemih
Tn.H usia 60 tahun dirawat dengan BPH. Komplikasi yang mungkin muncul pada klien dengan BPH adalah
Iritasi vesika urinaria
Infeksi ginjal
Hidronefrosis
Nefrotik syndrome
GGK
Tn.H usia 60 tahun dirawat dengan BPH. Pemeriksaan diagnostic yang dapat dilakukan pada Tn.H adalah
Radiologi
CT Scan
Pemeriksaan rectal
Pemeriksaan Hb
Pemeriksaan urine rutin
Tn.B dirawat di unit penyakit dalam dengan pembesaran kelenjar prostat. Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui derajat pembesaran prostat adalah
Mengetahui jumlah urine
Mengetahui frequensi bak
Mengetahui residu urine
Mengetahui kadar ureum creatinin darah
Mengetahui kadar ureum creatinin darah
Tn.K usia 60 tahun dirawat diruang penyakit dengan dengan diagnosa post open prostatectomy POD ke 1. Berdasarkan hasil pengkaian didapatkan : Klien mengatakan nyeri pada luka operasi. Skala nyeri 4. Saat ini terpasang infus RL 20 gtt/menit dan Nacl 40 gtt/menit. Apakah tujuan pemberian Nacl 40 gtt/menit pada kasus diatas
Mengurangi nyeri
Mengurangi perdarahan
Sebagai terapi cairan
Mencegah iritasi
Sebagai irigasi blass
Tn.K usia 60 tahun dirawat diruang penyakit dengan dengan diagnosa post open prostatectomy POD ke 2. Berdasarkan hasil pengkaian didapatkan : Klien mengatakan nyeri pada luka operasi. Skala nyeri 4. Warna urine kemerahan. Saat ini terpasang infus. Berapakah tetesan infus yang sebaiknya diberikan pada Tn.K .
10-20 gtt/mnt
20-30 gtt/menit
30-40 gtt/menit
40-50 gtt/menit
> 60 gtt/menit
Tn. H dirawat dengan BPH grade III. Apakah tindakkan yang sebaiknya dilakukan pada klien
TURP
Pemijatan
Open prostatectomy
Laparatomy eksplorasi
Minum air sebanyak mungkin
Tn.K post operasi prostat POD ke-3. Saat dilakukan pengkajian klien mengatakan tidak dapat menahan air kencing saat ada keinginan untuk berkemih. Tindakkan yang dapat dilakukan pada Tn.K adalah
Berikan laksatif
Berikan obat analgetik
Berikan obat relaksan otot
Lakukan kaegel exercice
Lakukan toilet training
Tn.B dirawat dengan BPH grade IV. Saat dilakukan pengkajian blass penuh. Klien mengatakan nyeri pada area supra pubik. Penyebab nyeri suprapubik Tn.B adalah
Peregangan vesikaurinaria
Iritasi vesika urinaria
Infeksi kandung kemih
Adanya sumbatan urine
Adanya massa pada saluran perkemian
Tn. M dirawat dengan diagnose Gagal ginjal. Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan data : Klien mengatakan sudah mengalami Hipertensi sejak 5 tahun yang lalu. Sehari sebelum masuk Rs klien mengalami diare dan mengalami dehidrasi tingkat sedang. Berdasarkan kasus diatas, penyebab gagal ginjal klien masuk dalam kategori?
Prerenal
Intra Renal
Post Renal
Infeksi Renal
Syock Hypovolemik
Tn. M dirawat dengan diagnose gagal ginjal akibat ganguan prerenal. Apakah penyebab utama masalah pada kasus tersebut?
Hipoventilasi
Hipovolemia pembuluh darah
Penurunan curah jantung
Penurunan Tekanan Darah
Hipoperfusi ginjal dan penurunan GFR
Perawat Y melakukan pengkajian pada beberapa klien dengan gagal ginjal. Didapatkan beberapa penyebab yang ditemukan yaitu perdarahan post partum, luka bakar yang cukup luas, kehilangan cairan dan penggunaan antidiuretic yang berlebihan. Berdasarkan kasus diatas, masalah yang terjadi berHubungan dengan ….
Penurunan curah jantung
Penurunan tekanan darah
Syockhipovolemia
Vasokonstriksi pembuluh darah
Vasodilatasi pembuluh darah
Tn.H dirawat diruang Penyakit dalam dengan diagnose gagal ginjal. Berdasarkan hasil wawancara diUapatkan : Klien mengalami gagal ginjalsetelah diidiagnosa Cancer Pada darah vesicaurinaria. Hasil usg didapatkan Hipertropi pada blass dan ginjal. Berdasarkan penyebab diatas, penyebab gagal ginjal tersebut masuk dalam kategori?
Kelainan prerenal
Kelianan intrarenal
Kelainan post renal
Kelainan pembuluh darah renal
Kelainan curah jantung yang menyebabkan gangguan perfusi renal
Perawat Y melakukan pengkajian pada klien dengan diagnose gagal ginjal. Data yang didapatkan : Jumlah urine yang dikeluarkan 500 ml/24 jam, peningkatan kadar ureum creatinine dalam darah, Hasil lab menunjukkan hyperkalemia. Berdasarkan kasus diatas fase yang dialami klien adalah
Fase Onset
Fase oliguria
Fase diuretic
Fase anuria
Fase Recovery
Ny.I datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri saat berkemih. Hasil pengkajian didapatkan bak sedikit-sedikit dan berkemih terasa panas. Apakah factor predisposisi yang mempengaruhi kasus diatas?
Wanita lebih sedikit saat minum dan adanya abnormalitas anatomi saluran perkemihan
Abnormalitas anatomi saliran perkemihan dan uretra perempuan yang lebih pendek.
Adanya kelaianan pada saluran perkemihan wanita yang lebih sempit
Penurunan urine output pada pasien wanita
Intake cairan pada wanita kurang
Perawat W melakukan pegkajian pada klien cyscitis. Apakah manifestasi klinis yang paling sering muncul pada klien dengan cyscitis?
Hematuria, oliguria
Dysuria dan anuria
Hematuria, anuria dan urgency
Dysuria, urgency dan oliguria
Dysuria, urgency dan nocturia
Perawat H melakukan pengkajian pada klien dengan cyscitis. Untuk mengetahui adanya sel darah putih pada urine, apakah evaluasi diagnosik yang dapat dilakukan pada klien tersebut?
Pemeriksaan urine : Kulture urine
Pemeriksaan darah lengkap
Pemeriksaan urine : mikroskopik
Pemeriksaan urine dipstick
Pemeriksaan darah rutin
Perawat G melakukan pengkajian pada klien dengan glumerulonefritis. Apakah data spesifik yang mungkin didapatkan akibat dari kasus tersebut?
Proteinuria, hematuria dan oliguria
Proteinuria dan anuria
Hematuria dan anuria
Oliguria dan dehidrasi
Proteinuria dan dehidrasi
Tn.Y dirawat dengan Glomerulonefritis.Hasil pengkajian didapatkan data : pasien oliguria, oedeema, dan peningkatan TD. Apakah intervensi yang tepat untuk mengontrol Hipertensi pada kasus diatas?
Pemberian obat vasodilatasi.
Pemberian antidiuretic
Pemberian catapres
Pemberian antibiotic
Pemberian analgetik
Tn.B dirawat diruang Penyakit dalam. Saat dilakukan pengkajian didapatkan data : Klien oedeema (++). Hasil laboratorium : Proteinuria, Hipoalbuminemia dan hyperlipidemia. Diagnose keperawatan prioritas pada kasus diatas adalah
Gangguan nutrisi
Gangguan keseimbangan cairan
Gangguan aktifitas
Gangguan eliminasi
Gangguan citra tubuh
Tn.B dirawat diruang Penyakit dalam. Saat dilakukan pengkajian didapatkan data : Klien oedeema (++). Hasil laboratorium : Proteinuria, Hipoalbuminemia dan hyperlipidemia. Intervensi yang tepat untuk kasus diatas adalah
Pantau intake output
Pantau asupan makanan
Monitor TTV
Berikan cairan kristaloid
Batasi jumlah cairan
Tn.M dirawat dengan diagnose batu ginjal. Apakah Pemeriksaan diagnostic yang tepat untuk Tn.M?
Pemerisaan urine sewaktu
Pemeriksaan urin rutin
Pemeriksaan jumlah urine 24 jam
Pemeriksaan foto polos abdomen
Pemeriksaan rectal tussie
Perawat D melakukan pengkajian pada pasien dengan ganggguan system perkemihan. Data yang didapatkan : Warna urine berwarna hitam. Apakah yang mendasari perubahan warna urine pada kasus diatas :
Dehidrasi
Overhidrasi
Hematuria
Hemoglobinuria
Billirubin tinggi
Perawat D melakukan pengkajian pada pasien dengan ganggguan system perkemihan. Data yang didapatkan : Warna urine berwarna kuning orange bahkan kecoklatan. Apakah yang mendasari perubahan warna urine pada kasus diatas :
Dehidrasi
Overhidrasi
Hematuria
Hemoglobinuria
Billirubin tinggi
Perawat dalam menentukan suatu diagnose berdasarkan pada hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostic atau penunjang. Hasil laboratorium menunjukkan : Kadar asam urat yang tinggi. Faktor apakah yang menyebabkan hasil laboratorium abnormal pada kasus diatas ?
Tingginya metabolism gula
Tingginya metabolism karbohidrat
Tingginya metabolism lemak
Diet rendah protein
Diet rendah mineral
1. Perawat dalam menentukan suatu diagnose berdasarkan pada hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostic atau penunjang. Hasil laboratorium menunjukkan : Kadar asam urat yang tinggi. Apakah intervensi prioritas pada kasus diatas?
Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
Gangguan filtrasi glomerulus
Gangguan nutrisi
Gangguan eliminasi
Gangguan termoregulasi
Perawat dalam menentukan suatu diagnose berdasarkan pada hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostic atau penunjang. Hasil laboratorium menunjukkan : Kadar asam urat yang tinggi. Apakah intervensi prioritas pada kasus diatas?
Diet rendah gula
Diet rendah Karbohidrat
Tingginya metabolism lemak
Tingginya metabolisme protein
Tingginya metabolisme mineral
Perawat D melakukan pengkajian pada pasien S. Hasil yang didapatkan : Ureum tinggi. Creatinin Tinggi. Urine output 450 cc/24 jam. Berapakah presentasi kerusakan ginjal yang mungin terjadi pada kasus diatas?
Lebih dari 10%
Lebih dari 20%
Lebih dari 30%
Lebih dari 40%
Lebih dari 50%
Tn.K dirawat diruang Penyakit dalam dengan dugaan adanya tumor/massa pada ginjal. . Pemeriksaan diagnostic yang tepat untuk kasus diatas adalah
CT Scan
MRI
Biopsi
Kultur Urine
Urine analisis
