wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PAS XI ATP - Pembibitan Kultur Jaringan Tanaman

Total questions: 40

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.
Tujuan dari pembibitan adalah
a)
A. Untuk mewujudkan kebun pembibit an tanaman perkebunan yang baik
b)
B. memberikan penghematan waktu penanaman kecambah yang sekaligus
c)
C. kemudahan dalam pengawas an dan pemeliharaan
d)
D. untuk menghasilkan bibit tanaman perkebunan bermutu tinggi, seragam/ homogen dan ter sedia untuk keperluan penanaman di lapangan
e)
E. Kegiatan seleksi yang ketat dapat mengurangi penggunaan tanah dan polybag
2.
Tahap kegiatan yang dilakukan untuk membangun tempat pembibitan yang baik adalah
a)
A. Penyiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan pembibitan, pemeliharaan bibit, penyiapan lokasi pembibitan
b)
B. Penyiapan lokasi pembibitan, penyiapan sarana dan prasarana, pemeliharaan bibit, pelaksanaan pembibitan
c)
C. Penyiapan sarana dan prasaran, penyiapan lokasi pembibitan, pelaksanaan pembibitan dan pemeliharaan bibit
d)
D. Penyiapan lokasi pembibitan, pelaksanaan pembibitan dan pemeliharaan bibit, penyiapan sarana dan prasarana
e)
E. Penyiapan lokasi pembibitan, penyiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan pembibitan, pemeliharaan bibit
3.
Pelaksanaan pembibitan tanaman perkebunan tahunan dikenal dengan 2 sistem yaitu
a)
A. pembibitan satu tahap (single stage) dan pembibitan dua tahap (double stage).
b)
B. pembibitan pendahuluan (pre-nursery) dan pembibitan utama (main nursery)
c)
C. pembibitan awal dan pembibitan akhir
d)
D. pembibitan satu dan pembibitan dua
e)
E. pembibitan internal dan pembibitan eksternal
4.
Kriteria Lokasi Pembibitan yang utama adalah
a)
A. Tempat pembibitan memiliki topo grafi miring
b)
B. Dekat dengan sumber air dan air tersedia cukup banyak
c)
C. Lokasi pembibitan strategis dari rumah
d)
D. Lokasi indah
e)
E. Jauh dari jangkauan hewan
5.

a. Lahan pembibitan | b. Fasilitas pengairan

c. Bahan tanam | d. Pupuk

e. Polybag | f. Peralatan

g. Pestisida | h. Jalan

Merupakan bagian dari

a)
A. Pemancangan pada pembibitan
b)
B. Memilih Lokasi Pembibitan
c)
C. Penyiapan lokasi pembibitan
d)
D. Sarana pembibitan tanaman
e)
E. Prasarana pembibitan tanaman
6.

a. Gudang | b. Peralatan angkut | c. Peralatan komunikasi

Merupakan bagian dari

a)
A. Prasarana pembibitan tanaman
b)
B. Memilih Lokasi Pembibitan
c)
C. Penyiapan lokasi pembibitan
d)
D. Sarana pembibitan tanaman
e)
E. Pemancangan pada pembibitan
7.
Pembibitan generatif dapat dilakukan dengan
a)
A. Buah
b)
B. Daun
c)
C. Batang
d)
D. Biji
e)
E. Akar
8.
Proses pembiakan secara generatif pertumbuhan awal nya melalui proses
a)
A. Penyemaian
b)
B. Pembibitan
c)
C. Perkecambahan
d)
D. Pemeliharaan
e)
E. Pembuahan
9.
Nanas berkembangbiakan secara vegettif alami dengan melalui
a)
A. Spora
b)
B. Tunas
c)
C. Ubi
d)
D. Batang
e)
E. Stolon
10.
Menghasilkan tanaman yang sempurna yaitu tanaman yang telah memiliki akar, batang dan daun. Salah satu keunggulan dari metode pembiakan
a)
A. Stek bunga
b)
B. Stek daun
c)
C. Stek batang
d)
D. Stek akar
e)
E. Stek induk
11.

vegetatif dengan cara menyambung pucuk (batang atas) yang berasal dari suatu tanaman induk dengan tanaman lain (batang bawah) sehingga membentuk tanaman baru yang lebih baik produksinya disebut

a)
A. Top grafthing
b)
B. Side grafting
c)
C. Approach grafting
d)
D. Under grafting
e)
E. Near grafting
12.
Perbanyakan vegetatif dengan cara pelukaan atau pengeratan cabang pohon induk dan dibungkus media tanam untuk merangsang terbentuk nya akar
a)
A. Merunduk
b)
B. Sambung
c)
C. Stek
d)
D. Okulasi
e)
E. Mencangkok
13.
Menempel mata tunas(entres) pada tanaman induk agar tumbuh tunas baru disebut metode pembiakan
a)
A. Merunduk
b)
B. Sambung
c)
C. Stek
d)
D. Okulasi
e)
E. Mencangkok
14.
Entres yang akan diambil sebaiknya dalam keadaan dorman ,arti nya
a)
A. Santai
b)
B. Tidur
c)
C. Istirahat
d)
D. Tenggang
e)
E. Segar.
15.
Teknik kultur jaringan merupakan teknik pembibitan tanaman dengan cara memperbanyak jaringan mikro tanaman yang ditumbuhkan dengan cara
a)
A. Anvitro
b)
B. Invitro
c)
C. Unvitro
d)
D. Onvitro
e)
E. Envitro
16.
Contoh tanaman Teknik kultur jaringan adalah
a)
A. Pakis
b)
B. Bambu
c)
C. Vanili
d)
D. Teh
e)
E. Pisang
17.
jaringan yang terdiri dari sel-sel yang selalu membelah, dindingnya tipis, belum mempunyai penebalan dari zat pektin, plasmanya penuh dan vakuolanya kecil-kecil adalah
a)
A. Jaringan daun
b)
B. Jaringan tua
c)
C. jaringan daun
d)
D. Jaringan meristem
e)
E. Jaringan sel
18.
Pada pemeliharaan tanaman di persemaian secara luas cara penyraman yang baik yaitu dengan mengunakan
a)
A. Springkel
b)
B. Gembor
c)
C. Selang panjang
d)
D. Pompa air
e)
E. Siraman merata
19.
Prosedur Kerja Pengendalian Hama dan Penyakit pada pemeliharan tanaman sebelum dilakukan peng aplikasian adalah
a)
A. Semprotlah bibit tersebut dengan menggunakan pestisida yang sesuai dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang
b)
B. Lakukan penyemprotan sesuai dengan petunjuk yang tertera pada lebel pestisida yang anda gunakan
c)
C. Mendiagnosis terlebih dahulu
d)
D. Amati jenis hama atau penyakit yang menyerang!
e)
E. Mengendalikan secara Preventif
20.
Pada waktu akan dipindahkan bibit perlu dilakukan pemangkasan agar supaya
a)
A. Tidak stress(staknasi)
b)
B. Cepat tumbuh tunas
c)
C. Biar bibit tahan lama
d)
D. Bibit tetap hidup
e)
E. Tidak layu
21.

 Warna radikula kekuning-kuningan, sedangkan plumula keputih-putihan.

 Ukuran radikula lebih panjang dari pada plumula.

 Pertumbuhan radikula dan plumu la lurus dan berlawanan arah.

 Panjang maksimum radikula yaitu 5 cm, sedangkan plumula 3 cm

Pernyataan di atas adalah ciri fisik dari

a)
A. Biji kopi
b)

B. Biji kelapa sawit

c)
C. Biji kakao
d)
D. Biji karet
e)
E. Biji vanili
22.
Umur kecambah biji kelapa sawit normal berapa hari
a)
A. 19 hari
b)
B. 20 hari
c)
C. 21 hari
d)
D. 22 hari
e)
E. 23 hari
23.

 Kemurnian klon

 Ukuran biji

 Kementalan (daya melenting),

 Kesegaran biji,

 Daya berkecambah biji

Pernyataan di atas merupakan aspek penilaian kualitas biji

a)
A. Kakao
b)
B. Kopi
c)
C. Kelapa
d)
D. Kelapa sawit
e)
E. Karet
24.
bibit yang akan dipindahkan ke lahan dengan jalan dicabut langsung.adalah cara pemanen bibit
a)
A. Pemanenan bibit secara cabutan
b)
B. Pemanenan bibit secara bentuk stump
c)
C. Pemanenan bibit secara bentuk putaran
d)
D. Pemanenan bibit secara bentuk tarikan
e)
E. Pemanenan bibit secara bentuk manual
25.
Hal terpenting yang pertama perlu diperhatikan dalam pengangkutan bibit
a)
A. Bibit sebaiknya diangkut dengan cara satu tangan di bawah polybag dan menempatkannya ke dalam truk, bukan melemparkan nya
b)
B. Bibit yang lebih tinggi dari 1,5 m harus dipangkas sampai setinggi 1,2 m, sebelum diangkut
c)
C. Bibit yang abnormal dan tak jagur sebaiknya jangan diangkut ke dalam truk
d)
D. Bibit tidak diperlakukan secara kasar selama pengangkutan ke lapangan
e)
E. Penanganan yang kasar, diban ting, pengangkutan yang salah dan pelemparan, dapat me ngakibatkan kerusakan polybag, kerusakan tajuk, kehilangan tanah dari polybag dan menye babkan akar yang halus terhidrasi atau rusak
26.
Teknik penanaman bibit yang dilakukan membuat lubang tanam dengan mengunakan alat
a)
A. Cangkul
b)
B. Linggis
c)
C. Mall tanam
d)
D. Cangkul garbu
e)
E. Trakror
27.
Pada lubang tanam yang pertama di masukan sebelum pupuk adalah
a)
A. Sub soil
b)
B. Top soil
c)
C. Dolomit
d)
D. Pupuk kandang
e)
E. Bibit tanaman
28.
Berapa titik tanam ke lubang tanam untuk ukuran mall tanam 40cmx40cmx40cm
a)
A. 10 cm
b)
B. 15 cm
c)
C. 20 cm
d)
D. 25 cm
e)
E. 30 cm
29.
Setelah bibit tanamam di tanam langkah apa yang harus di lakukan
a)
A. Perlakuan
b)
B. Sanitasi gulma
c)
C. Penyiagan
d)
D. Pemupukan
e)
E. Menyiram
30.
Kriteria yang benar pada pakaian kerja /wearpack pada saat di lapangan
a)
A. Pakaian kerja /wear pack harus menpunyai warna yang kontrak ,mencolok agar terhindar dari sengatan matahari.
b)
B. Pakaian kerja/wear pack harus di buat dari bahan yang membuat badan pekerja tetap kering dan berada pada temperatur yang nyaman.
c)
C. Pakaian kerja /wear pack harus terbuat dari bahan katun agar nyaman dan dingin bisa meresap keringat.
d)
D. Pakaian kerja/wearpack harus bahan yang berkualitas dan mahal.
e)
E. Pakaian kerja /wearpack terlengkapi dengan alat pendingin baju dan penyerap keringat dari sinar UV.
31.
Kriteria Jenis APD sepatu lapangan yang baik adalah
a)
A. Bahan baku berkualitas eksport.
b)
B. Bahan baku dari plastik .
c)
C. Bahan baku dari karet.
d)
D. Bahan baku dari lateks.
e)
E. Bahan bakui dari plastik surfugal.
32.
Apa yang terjadi bila pisau okulasi tidak tajam dan steril pada sambung pucuk
a)
A. Pisau tidak tajam dan enters kotor
b)
B. Entres tidak bisa di potong
c)
C. Entres akan layu
d)
D. Entres akan terkena fungi dan rusak
e)
E. Batang bawah dan entres akan mati
33.
Alat apa yang di gunakan untuk mencangkok
a)
A. Pisau silet
b)
B. Pisau dapur
c)
C. Gunting stek
d)
D. Gunting tanam
e)
E. Cutter
34.
suatu pohon yang berada kebun induk/ hutan alam dimana benih atau bahan disebut
a)
A. Plasma Nutfah
b)
B. Pohon budidaya
c)
C. Pohon induk
d)
D. Pohon entres
e)
E. Pohon pokok
35.
bibit yang telah mendapat sertifikat dari Instansi Penyelenggara Sertifikasi atau Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) dan telah teruji kebenarannya di sebut
a)
A. Bibit berlebel
b)
B. Bibit bermutu
c)
C. Bibit bersertifikat
d)
D. Standart bibit
e)
E. Bibit teruji
36.
Kriteria batang bawah berasal dari
a)
A. Batang kuat
b)
B. Tanaman pokok
c)
C. Buah
d)
D. Biji
e)
E. Bibit
37.
Dibawah ini yang termasuk Analisis titik impas adalah
a)
A. R/C ratio (revenue/cost)
b)
B. ROI (Return On Investment)
c)
C. BEP (Break Even point)
d)
D. B/C ratio (benefit/cost)
e)
E. Cost
38.
Metode pengendalian gulma secara biologi yaitu
a)
A. Herbisida
b)
B. Fungisida
c)
C. Mengkoret
d)
D. Tanam LCC
e)
E. Membuat teras
39.
Salah satu syarat kriteria batang bawah Berdiameter 3-5 mm, berumur sekitar 3-4 bulan,adalah kriteria teknik
a)
A. Layering
b)
B. Top grafting
c)
C. Budding
d)
D. Cutting
e)
E. Merunduk
40.

substasnsi yang mengatur prilaku kehidupan secara turun temurun, sehingga populasi mempunyai sifat yang membedakan dari populasi yang lainnya adalah pengertian dari

a)
A. Pohon pokok
b)
B. Stek
c)
C. Pohon inang
d)
D. Pohon Induk
e)
E. Plasma Nutfah