WorksheetsMANAJEMEN BAHAYA SISI JALAN
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
APA YANG TARUNA PAHAMI TENTANG HAZARD DI JALAN?
FITUR ATAU OBYEK DI SAMPING JALAN
BEBATUAN ATAU KEMIRINGAN CURAM
KENDARAAN PARKIR DI TEPI JALAN
OBYEK TETAP BERUKURAN 100MM ATAU LEBIH
BERIKUT TERMASUK DALAM HAZARD SISI JALAN
TIANG JEMBATAN
PENYEBERANG JALAN
OBYEK KAKU
MEDIAN PEMBATAS
BATAS KEMIRINGAN SISI JALAN YANG DAPAT DITERIMA, KECUALI....
6 : 1 dapat diterima oleh mobil (10 : 1 truk)
1 : 1 tidak berkeselamatan untuk mobil (4 : 1 untuk truk)
4 : 1 dapat dilalui mobil (6 : 1 untuk truk)
2 : 1 tidak berkeselamatan untuk mobil (4 : 1 untuk truk)
Apa yang taruna pahami tentang Point hazard??
Bahaya Titik
Bahaya Setempat
Bahaya Permanent Dengan Panjang Signifikan
Bahaya Permanen Dengan Panjang Terbatas
Berikut Yang Termasuk Point hazard...
POT BESAR
TEBING
RAMBU TAK LEPAS
JPO
Apa yang taruna Pahami tentang hazard berkelanjutan
Perairan
Pepohonan lebat
Hutan
Hazard Tak Berpembatas
Untuk meningkatkan keselamatan jalan, dapat dilakukan melalui strategi manajemen bahaya sisi jalan, diantaranya adalah...
Relokasi hazard
Mengurangi hazard
Menghilangkan hazard
menghilangkan hazard
Apa yang taruna pahami tentang clear zone??
pandangan bebas pengemudi saat dijalan
Area yang disediakan untuk memungkinkan pengemudi mengontrol kembali kendaraanya
Area bebas sisi jalan yang masih memiliki hazard
area fisik di sisi jalan dimana hazard dikelola untuk meminimalkan keparahan tabrakan.
Berdasarkan grafik zona bebas, mana statement berikut yang benar
Pada kecepatan traffic kendaraan 50km/jam dan LHR lebih dari 5000kend/hari,membutuhkan zona bebas minimal 3 meter
LHR satu arah 4000kend/hari dan kecepetan traffic 80km/jam, maka jarak zona bebas yang disarankanan adalah 6meter
Pada LHR satu arah dibawah 1000kendaraan per hari, dengan kecepatan traffic diatas 95km/jam membutuhkan zona bebas 4meter saja
Pada LHR satu arah diatas 5000kend/hari, dengan kecepatan traffic diatas 95km/jam zona bebas yang disarankan adalah 10meter
Proses penentuan area bebas, dengan mempertibangkan beberapa faktor sebagai berikut:
kecepatan kendaraan
kemiringan atau kelandaian sisi jalan
volume lalu lintas
radius tikung
