wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

IHT Delayering #1 PRE-TEST

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Peta proses bisnis Kemenkeu sebagaimana telah ditetapkan dalam KMK Nomor 136/KMK.01/2021 tentang Peta Proses Bisnis Kemenkeu, terdapat peran Biro Organta pada satu fungsi dari proses bisnis pendukung yaitu ...

a)

Penataan Organisasi

b)

Manajemen Strategis

c)

Manajemen Organisasi dan Tatalaksana

d)

Peningkatan kualitas pelayanan publik

2.

Di bawah ini yang bukan merupakan fungsi utama yang dijalankan dalam proses bisnis Biro Organta, yaitu ...

a)

Penataan Organisasi

b)

Penyempurnaan Administrasi Pemerintahan

c)

Penyempurnaan proses bisnis

d)

Pelaksanaan survey kepuasan pelanggan

3.

Mekanisme kerja pelaksanaan penugasan analisis dan perumusan rekomendasi kebijakan di lingkungan Biro Organta pasca delayering, dibagi menjadi 3 (tiga) tahapan utama, yaitu ...

a)

Pembentukan Tim Kerja – Pelaksanaan Penugasan – Pemantauan

b)

Penyusunan rencana kerja – Pelaksanaan Penugasan – Pemantauan

c)

Monitoring beban kerja PFAK dan Pelaksana Teknis - Pelaksanaan Penugasan – Pelaporan

d)

Pelaksanaan Penugasan – Pemantauan – Pelaporan

4.

Rencana kerja pejabat fungsional Analis Kebijakan mengacu pada rencana kerja Biro Organta, dimana rencana kerja tersebut disusun berdasarkan hal-hal di bawah ini, antara lain ...

a)

Keinginan pribadi

b)

Program prioritas nasional

c)

Kebijakan Pemerintah

d)

Semua jawaban benar

5.

Tidak ada peran Ketua dalam suatu tim kerja PFAK dan angka kredit dibagi rata, merupakan ciri dari pola penugasan Pejabat Fungsional Analis Kebijakan yang berbentuk ...

a)

Kelompok

b)

Individu

c)

Tim

d)

Matriks

6.

Di bawah ini yang bukan merupakan karakteristik Squad Team adalah ...

a)

Penyelesaian project bersifat Full Time dan Part Time

b)

Fleksibilitas kerja

c)

Menyelesaikan project tertentu berdasarkan isu strategis/arahan pimpinan Kemenkeu

d)

Kedudukan Pejabat Fungsional yang ditugaskan beralih dari Unit Asal

7.

Analis Kebijakan dapat melakukan penugasan di luar rencana kerja Biro Organta, dalam hal terdapat ..

a)

Perkembangan keadaan yang menuntut untuk dilakukan kajian dan analisis kebijakan

b)

Isu di level nasional

c)

Inisiatif Analis Kebijakan meskipun belum mendapat persetujuan Kepala Biro Organta

d)

Keinginan ketua Tim Kerja

8.

Keanggotaan pada Tim Kerja Analis Kebijakan dibentuk untuk mengerjakan penugasan yang sifatnya rutin maupun project, dipilih dengan mempertimbangkan hal-hal di bawah ini ...

a)

Spesifikasi pengetahuan/keahlian dari masing-masing PFAK

b)

Usulan/pendapat PFAK Madya

c)

Lama bekerja PFAK

d)

Semua jawaban benar

9.

Definisi Squad Team yang paling benar adalah ...

a)

Sejumlah pejabat fungsional yang bekerja secara kolaboratif untuk melaksanakan tugas Pemilik Kinerja

b)

Sejumlah pegawai (6 s.d. 12 orang pegawai) yang memiliki pengetahuan dan keahlian tertentu antar unit organisasi yang bekerja secara kolaboratif untuk melaksanakan tugas Pemilik Kinerja

c)

Sejumlah pejabat struktural yang memiliki pengetahuan dan keahlian tertentu antar unit organisasi yang bekerja secara bersinergi untuk melaksanakan suatu project

d)

Sejumlah pegawai yang memiliki pengetahuan dan keahlian tertentu antar unit organisasi yang bekerja secara fleksibel untuk melaksanakan tugas Pemilik Kinerja

10.

Siapa yang berperan melakukan quality control atas hasil kajian yang dibuat oleh PFAK (baik penugasan dalam bentuk Tim maupun Mandiri) ...

a)

Kepala Biro Organta

b)

BKF

c)

Forum PFAK Madya

d)

Ketua Tim PFAK atau PFAK terkait