Font size
WorksheetsUTS KIMIA ANALISIS
Total questions: 50
Worksheet time: 56mins
Pengertian Kation adalah
ion bermuatan negatif yang terbentuk ketika sebuah atom kehilangan satu atau lebih elektron selama reaksi kimia.
ion bermuatan negitif yang terbentuk ketika sebuah atom bertambah satu atau lebih elektron selama reaksi kimia.
ion bermuatan positif yang terbentuk ketika sebuah atom kehilangan satu atau lebih elektron selama reaksi kimia.
ion bermuatan positif yang terbentuk ketika sebuah atom bertambah satu atau lebih elektron selama reaksi kimia.
Berikut adalah contoh dari Kation golongan 1, Kecuali
Pb2+
Ca2+
Ag+
Hg22+
Kation golongan 2 bereaksi dengan asam klorida, tetapi membentuk endapan dengan hidrogen sulfida dalam suasana asam mineral encer.
Benar
Salah
Berikut ini yang termasuk kation IIIB adalah
Al3+
Fe2+
Zn2+
CR3+
Kation yang membentuk endapan dengan ammonium karbonat dengan adanya ammonium klorida, dalam suasana netral atau sedikit asam yaitu kation Golongan :
Golongan I
Golongan II
Golongan III
Golongan IV
Kation Pb2+ apabila di reaksikan dengan KI akan menghasilkan warna
Endapan Kuning
Endapan Hitam
Larutan Biru
Endapan Putih
Kation golongann IIA apabila direaksikan dengan NH4OH menghasilkan larutan biru muda adalah
Bi3+ dan Cd3+
Cu2+ dan Bi3+
Cu2+ dan Cd3+
Cd3+ dan Pb2+
Dibawah ini adalah kation golongan V
Mg2+, K+
NH4+
Na+
Benar semua
Kation golongan II apabila direaksikan dengan H2S akan membentuk :
Endapan hitam
Endapan Putih
Endapan Kuning
Salah semua
1. Kation golongan 1 membentuk endapan dengan asam klorida encer
2. kation golongan 3 membentuk endapan dengan ammonium sulfida dalam suasana netral / amoniakal.
3. Kation golongan 2 bereaksi dengan asam klorida tidak membentuk endapan dengan hidrogen sulfida
1 dan 2 benar
1 dan 3 benar
1,2,3 benar
2 dan 3 benar
Pada kation Sn4+ menghasilkan larutan ungu muda apabila direaksikan dengan reagen :
HCL
NH3
NaNO2 Rhodamin B
NaNO2 Rhodamin A
Cara membedakan Kation Cu2+ dan Cd 3+ adalah
Direaksikan dengan KCN H2S menghasilkan endapan kuning
Direaksikan dengan K4(FE(CN)6) menghasilkan endapan cokelat
A dan B benar
A dan B salah
Uji Kation & Anion termasuk ujia kimia analisis ...
Kuantitatif
Kualitatif
Dibawah ini adalah contoh dari Anion Golongan AII, Kecuali
Tiosianat
Sianida
Fluorida
Permanganat
Ion bikarbonat jika direaksikan dengan merkurium(II) tidakterbentuk endapan sedangkan reaksi dengan ion karbonat dapatmembentuk endapan coklat
Salah
Benar
SO42- direaksikan dengan Larutan Barium Klorida menghasilkan :
Endapan Putih Barium
Endapan Kuning Barium
Endapan Hitam Barium
Endapan Merah Barium
Anion yang dapat digunakan sebagai detergen yaitu
Karbonat
Kromat
Sulfat
Anion PO43- direaksikan dengan larutan Barium Klorida menghasilkan reaksi
Endapan putih
Endapan amorf putih
Endapan Kuning
Endapan amorf kuning
Pernyataan yang benar tentang anion S2- adalah
Sulfida jika ditambahkan Asam nitrat menghasilkan gas H2S.
Sulfida jika ditambahkan as. Klorida atau as.sulfat encer menghasilkan gas H2S.
Sulfida jika ditambahkan as. Klorida atau as.sulfat encer menghasilkan endapan putih
Sulfida jika ditambahkan as. Klorida atau as.sulfat encer tidak menghasilkan gas H2S.
Identifikasi Senyawa Alkohol Primer
menghasilkan polialkohol yang dapat dioksidasi lebih lanjut menjadi asam karboksilat.
Salah
Benar
Pada Identifikasi
gugus Hidroksil, penambahan asam asetat menghasilkan bau yang menyengat, pada tabung reaksi yang ditambah asam benzoat dan H2SO4 dipanaskan menimbulkan bau mint, artinya
asam benzoat mengandung alkohol primer, sedangkan sam asetat tidak
asam benzoat mengandung alkohol sekunder, sedangkan sam asetat tidak
asam asetat mengandung alkohol primer, sedangkan asam benzoat tidak
asam asetat mengandung alkohol sekunder, sedangkan asam benzoat tidak
Pada identifikasi alkohol lain, Penambahan CuSO4 dan NaOH sebagai reagen untuk mengidentifikasi bahwa di dalam larutan gliserol terdapat gugus hidroksil yang ditunjukkan oleh
terbentuknya senyawa kompleks yang berupa cincin merah.
terbentuknya senyawa kompleks yang berupa cincin ungu.
terbentuknya senyawa kompleks yang berupa cincin putih.
terbentuknya senyawa kompleks yang berupa cincin kuning.
Senyawa karbon dengan rumus molekul R-O-R’, dengan R dan R’ merupakan gugus alkil, baik alkil sejenis atau tidak merupakan gugus fungsi :
Alkohol
eter
ester
Karboksilat
Bagaimana cara membedakan alkohol dan eter :
Reaksi subtitusi
Reaksi Oksidasi
Reaksi Reduksi
Salah semua
1. Alkohol dapat larut dlam air
2. Titik didih eter lebih tinggi daripada alkohol
3. Dapat terkosidasi menghasilkan aldehid
4. Alkohol bereaksi dengan logam Na
1 dan 2 benar
2 dan 4 benar
1, 3, 4 benar
Benar semua
Kegunaan dimetil eter yaitu
Bahan anastesi
Pelarut senyawa organik
Bahan cairan mesin diesel
Bahan pembuatan morfin
Alkohol dan eter bereaksi dengan logam natrium menghasilkan gas hidrogen
Benar
Salah
Karakteristik dari aldehid adalah senyawa polar sehingga titik didihnya tinggi dan tidak berwarna.
Salah
Benar
Pada pengujian aldehid, pada uji tollens + apabila
Terbentuk cermin emas, endapan hitam dan cairannya bening
Terbentuk cermin perak, endapan putih dan cairannya bening
Terbentuk cermin perak, endapan hitam dan cairannya keruh
Terbentuk cermin perak, endapan hitam dan cairannya bening
Yang membedakan aldehid dan keton pada uji fehling yaitu :
Pada keton cairan berwarna biru, pada aldehid cairannya berwarna bening
Pada aldehid terbentuk warna merah bata pada dinding tabung reaksi
Pada keton terdapat endapan berwarana merah bata pekat
Benar semua
Uji ammonia :
1. Keton positif apabila timbul uap putih selama pemanasan
2. Aldehid timbul kristal setelah dipanaskan
3. Keton timbul kristal setelah dipanaskan
1 & 2 benar
1 & 3 benar
1, 2 & 3 Benar
Salah semua
Uji NaOH
1. Keton positif apabila terbentuk warna kuning kecoklatan
2. Keton reaksinya cepat
3. Aldehid reaksinya lambat
4. Aldehid timbul uap berwarna putih
1 dan 2 benar
1, 2 dan 3 benar
1 dan 4 benar
1,2,3,4 benar
Uji Benedict
1. Aldehid terbentuk gelembung
2. Aldehid warna biru lebih pekat dari sebelumnya
3. Keton terdapat gelembung
1 dan 3 benar
1,2,3 benar
1,2,3 salah
3 benar
Asam karboksilat dan ester berisomer fungsi karena keduanya mempunyai rumus umum yang sama, yaitu CnH2nO2
Asam karboksilat (-COOR), ester (-COOh’)
Pernyataan tersebut diatas adalah :
Benar
Salah
Pada pengujian esterifikasi, saat butanol + asam asetat + H2SO4 reaksi yang terbentuk yaitu
Terbentuk 2 lapisan
Bau seperti butanol lebih menyengat
A & B salah
A & B benar
Tata Nama Ester
Metil butanoat
Metil metanoat
Etil propanoat
Etil pentanoat
Golongan senyawa karbon yang mempunyai gugus fungsional –COOH terikat langsung pada gugus alkil, adalah gugus fungsi dari
Keton
Aldehid
Asam karboksilat
Eter
Tata nama pada asam karboksilat berikut adalah
Asam 2,2 dietil propanoat
Asam 2,2 dimetil propanoat
Asam 2,2 dimetilbutanoat
Asam 2,2 dimetilpentanoat
Oksidasi senyawa alkil aromatik pada Asam karboksilat aromatik dapat dibuat melalui oksidasi dari alkil benzena. Cincin aromatik, seperti benzena atau cincin piridin, tanpa cincin samping alkil tidak mudah dioksidasi.
Benar
Salah
Berikut adalah kelompok asam karboksilat, kecuali
Asam Asetat
Asam Sitrat
Asam Oksalat
Asam Klorida
Yang termasuk metode analisa kualitatif adalah :
Gravimetri
Titrimetri
Volumetri
Kromatografi
Pernyataan yang benar tentang metode analisa menggunakan metode instrumen :
Tidak memerlukan alat – alat yang rumit
Ukuran komponen sampel cukup besar
Berdasarkan pengukuran besaran fisika non stoikiometri
Berdasarkan interaksi materi - materi
Teknik analisa menggunakan jumlah analit sebesar 0 – 100 mg disebut :
Mikro
Semikro
Makro
Ultramikro
Teknik analisa dengan cara mengukur berat senyawa disebut teknik analisa:
Gravimetri
Titrimetri
Volumetri
Spektrofotometri
Bila diketahui berat senyawa 126,04 mg (BM = 126,04) dilarutkan sampai 100 ml. Berapa Molaritas senyawa tersebut :
0,1 M
0,01 M
0,001 M
0,0001 M
Jika diketahui hasil pengamatan analisa didapatkan kadar suatu senyawa sebesar 94 %, hasil yang sebenarnya 100%. Berapa % kesalahannya?
4 %
6 %
10 %
14 %
Jika diketahui hasil analisa kadar suatu senyawa didapatkan 94%, 96%, 95%, 95%. Maka nilai Mean data tersebut adalah :
94%
95%
96%
97%
hasil analisa kadar suatu senyawa didapatkan 94%, 96%, 95%, 95
Simpangan Baku data tersebut di atas adalah :
0,67
0,82
1,15
1,33
hasil analisa kadar suatu senyawa didapatkan 94%, 96%, 95%, 95
Nilai Relative Standard Deviation data di atas adalah :
0,007
0,009
0,012
0,014
hasil analisa kadar suatu senyawa didapatkan 94%, 96%, 95%, 95%.
Nilai Koefisien Variasi data tersebut di atas adalah :
0,7
0,9
1,2
1,4
