NEW
Font size
WorksheetsKIM OR II-25
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Manakah yang merupakan derivat senyawa asam karboksilat:
(struktur kimia 1)
(struktur kimia 1)
(struktur kimia 2)
(struktur kimia 2)
(struktur kimia 3)
(struktur kimia 3)
(struktur kimia 4)
(struktur kimia 4)
Manakah pernyataan yang benar untuk keasaman asam karboksilat:
Asam format memiliki nilai pKa yang lebih kecil dibanding asam butanoat, sehingga sifat keasamannya lebih kuat.
Asam kloroasetat lebih asam dibanding asam bromoasetat
Asam dikloroasetat lebih kuat dibanding asam trikloroasetat
Nilai keasamaan tidak bergantung pada subtituen yang terikat pada gugus karboksilat
Manakah senyawa alkohol yang dapat digunakan untuk sintesis asam karboksilat:
Alkohol 1º
Alkohol 2º
Alkohol 3º
Alkohol klorida
Nama senyawa berikut menurut IUPAC adalah ....
Asam 2,3-dimetil-butanoat
Asam 2,3-dimetil-pentanoat
Asam 3,4-dimetil-butanoat
Asam 3,4-dimetil-pentanoat
Reaksi yang menyertai pembentukan asam karboksilat berikut adalah :
Reaksi oksidasi
Reaksi reduksi
Oksidasi alkil halida
Hidrolisis
Senyawa turunan asam karboksilat yang paling tidak reaktif adalah ...
Alkil alkanoat
Amida
Nitril
Anhidrida
Asam karboksilat memiliki sifat asam karena mampu ....
Bertindak sebagai donor proton (H+) ke larutan
Bertindak sebagai donor ion OH-
Menarik elektron dari larutan
Membentuk larutan garam dalam air
Hidrolisis senyawa berikut akan menghasilkan :
Etanol dan asam 2-metil-propanoat
Asam etanoat dan 2-metil-propanol
Asam propionat dan asam etanoat
Hidroksietanol dan asam 2-metil-propanoat
Senyawa yang bukan tergolong dalam lakton atau laktam adalah ...
Salah satu senyawa turunan asam karboksilat adalah ...
Nitril
Alkohol
Aldehida
Eter
Nama senyawa berikut menurut IUPAC adalah ....
2-metil-propil-etanoat
Isopentil-etanoat
Etil-butanoat
Fenil-asetat
Senyawa ester tidak memiliki ikatan hidrogen ..
Benar
Salah
Ester dapat disintesis melalui reaksi transesterifikasi.
Benar
Salah
Senyawa metil-propilamina merupakan senyawa amina tersier
Benar
Salah
Amina primer adalah amina yang mengikat 1 gugus H pada atom N
Benar
Salah
Amina dapat disintesis melalui oksidasi aldehida
Benar
Salah
Amina adalah suatu senyawa organik yang terbentuk melalui penggantian satu (atau lebih) atom hidrogen pada gugus karboksil dengan suatu gugus amin.
Benar
Salah
Nama senyawa berikut adalah N,3,4-dimetil-heksanamida
Benar
Salah
Sifat fisik yang membuat amina memiliki titik didih yang relatif tinggi adalah ....
Ikatan hidrogen yang kuat
Polaritas yang rendah
Mampu menerima proton
Gaya antar molekul yang lemah
Mengapa amida mudah larut dalam air ?
Karena memiliki gugus NH
Karena memiliki gugus CO
Karena memiliki gugus C=C
Karena memiliki gugus OH
Peningkatan jumlah atom halogen pada asam trikloroasetat dibanding monokloroasetat menyebabkan pKa semakin kecil. Hal ini menunjukkan bahwa…
Efek +I halogen bertambah
Efek –I halogen memperkuat stabilitas anion karboksilat
Ikatan C–Cl melemahkan C=O
Anion karboksilat menjadi kurang stabil
Dari reaksi: Asam benzoat + SOCl₂ → X X kemudian direaksikan dengan etanol menghasilkan Y. Produk Y adalah…
Etil benzoat
Benzenamina
Benzil alkohol
Benzoamida
Suatu ester tidak terhidrolisis dalam kondisi asam lemah, namun cepat terhidrolisis dalam basa kuat. Hal ini karena…
Basa membuat karbonil menjadi kurang elektrofilik
Ion karboksilat tidak terbentuk dalam asam
Basa menghasilkan reaksi irreversibel
Asam membentuk garam amonium
Amina aromatik jauh lebih lemah basa dibanding amina alifatik. Penyebab utamanya adalah…
Amina aromatik tidak memiliki pasangan elektron bebas
Gugus fenil menarik elektron melalui resonansi
Amina aromatik lebih besar massanya
Amina alifatik tidak polar
Anilina direaksikan dengan NaNO₂/HCl suhu 0–5°C. Jika larutan kemudian dipanaskan, produk utama adalah…
Fenol
Amina primer
Benzaldehida
Nitrobenzena
Reduksi amida dengan LiAlH₄ menghasilkan…
Alkohol
Amina
Aldehida
Asam karboksilat
Ester etil asetat direaksikan dengan NH₃ berlebih menghasilkan…
Asetamida
Etanol
Aseton
Etilamina
Ketika etanol direaksikan dengan benzoil klorida, produk utama adalah…
Benzoil amina
Benzamida
Etil benzoat
Benzil alkohol
Ingin membuat etilamina (C₂H₅NH₂) dari senyawa turunan asam karboksilat. Rute terbaik:
Ester → amina
Amida → reduksi
Anhidrida → oksidasi
Asam → reduksi langsung
Amida memiliki titik didih tinggi karena…
Resonansi C=O
Ikatan hidrogen kuat
Karakter aromatik
Kerapatan elektron rendah
Manakah nama IUPAC untuk CH₃CONH₂?
metanamina
asetamida
metanamida
Manakah pernyataan paling tepat mengenai kekuatan asam karboksilat?
Dipengaruhi terutama oleh ukuran molekul
Dipengaruhi oleh gugus penarik elektron
Tidak dipengaruhi oleh efek induktif
Berkurang saat gugus –OH digantikan halogen
Asam 2-kloropropanoat lebih asam daripada asam propanoat karena…
Gugus Cl meningkatkan pKa
Cl memberikan efek induktif –I
Cl meningkatkan polaritas C=O
Cl menyebabkan resonansi tambahan
Reaksi oksidasi primer alkohol menjadi asam karboksilat membutuhkan…
PCC
KMnO4
LiAlH4
H2/Pt
Sebutan IUPAC untuk CH3COOCH2CH3 adalah...
Etanol asetat
Etil asetat
Etanol etanoat
Etil etanoat
Ester biasanya memiliki aroma khas karena...
Tidak memiliki ikatan hidrogen internal
Memiliki volatilitas tinggi
Kurangnya polaritas total
Semua jawaban benar
Reaksi transesterifikasi membutuhkan...
Alkohol + ester
Amina + ester
Alkana + ester
Alkena + ester
Amina umumnya bersifat...
Asam
Netral
basa lemah
tidak reaktif
Amina aromatik kurang basa karena...
Resonansi menurunkan densitas elektron N
Gugus fenil bersifat donor
Struktur aromatik memecah ikatan N–H
Adanya gugus karbonil
Senyawa CH₃–NH–CH₂CH₃ adalah...
Amina primer
Amina sekunder
Amina tersier
Amina aromatik
41. Amida dapat dibuat dari ester melalui...
Reduksi
Transamidasi
Eliminasi
Oksidasi
Hidrolisis amida lebih sulit dibanding ester karena...
Ikatan C–N lebih stabil
Amida tidak polar
Amida tidak bereaksi dengan air
N tidak elektronegatif
Pengaruh penambahan gugus alkil pada nitrogen amida adalah...
Meningkatkan reaktivitas
Menurunkan stabilitas resonansi
Menghilangkan polaritas
Mengubah menjadi ester
Asetamida dapat direduksi menjadi...
Alkohol
Amina
Asam karboksilat
Ester
Amida tersier kurang reaktif karena...
Tidak memiliki H untuk membentuk ikatan H
Resonansi lebih kuat
Ikatan C–N melemah
Sangat polar
Asil klorida jauh lebih reaktif dibanding ester dan amida. Jika suatu reaksi nukleofilik gagal pada amida tetapi berhasil pada asil klorida, faktor utama yang menjelaskan perbedaan reaktivitas tersebut adalah…
Gugus keluar pada asil klorida lebih baik daripada –OR atau –NH₂
Asil klorida tidak mengalami resonansi
Ester memiliki karbonil yang kurang elektrofilik
Amida memiliki massa molekul lebih rendah
Anda ingin menghasilkan amida dari asil klorida. Untuk mendapatkan hasil tinggi tanpa membentuk garam amonium berlebih, kondisi terbaik adalah…
Mereaksikan asil klorida dengan ammonia dalam jumlah stoikiometri
Menggunakan amina primer dengan basa penangkap HCl, seperti piridina
Menambahkan air untuk menstabilkan karbonil
Mereaksikan asil klorida pada suhu tinggi
Jika anhidrida asetat direaksikan dengan etanol dalam kondisi panas lembut dengan sedikit katalis asam, produk utamanya adalah…
Asetaldehida
Etil asetat dan asam asetat
Etil amina
Aseton
Jika ingin mensintesis butanamida dari alkan sederhana tanpa menggunakan asam butanoat langsung. Rute sintetis yang paling efisien adalah…
Butana → oksidasi → asam butanoat → butanamida
Butanol → oksidasi → asil klorida → butanamida
Butanol → dehidrasi → alkena → ozonolisis → butanamida
1-Bromobutana → amonia → butilamina → oksidasi
Seorang peneliti ingin mengkonversi ester menjadi amida. Ia mencoba bereaksi langsung dengan amonia, tetapi hasil sangat rendah. Penjelasan ilmiah yang paling tepat adalah…
A. Amonia terlalu lemah sebagai nukleofil
B. Ion alkoholat (RO–) bukan gugus keluar yang baik sehingga reaksi lambat
C. Ester tidak memiliki karbonil elektrofilik
D. Ester lebih stabil daripada amida
