Font size
WorksheetsPenilaian Formasi Chapter Mudlogging
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Apa saja realtime data yang bisa dilihat di mudlogging pada saat pengeboran
WOB, ROP, SPP
Temperature out, Density out, Resistivity out
Gas, Cutting
Depth, Torque, RPM, SPM
Apa Fungsi dari Mudlogging pada pengeboran
Mengangkat serbuk bor dari dalam lubang bor ke permukaan
Mendinginkan bit dan rangkaian pipa bor
Sebagai mata dari pemboran dan memonitoring kegiatan operasi pemboran
menganalisa data serbuk bor dan gas
Log apa yang diproduce oleh mudlogging
Triple combo log
Mudlog / Masterlog
Data vs Time log
Pressure test and Fluid Analysis log
Siapa yang bertanggung jawab pada akusisi data di suatu mudlogging unit
Mudlogger
Pressure / data Engineer
Sample Catcher
Company Man
Apa definisi dari drill cutting / serbuk bor
the broken bits of solid material removed from a borehole and brought to the surface in the drilling mud
Pecahan batuan yang dihasilkan oleh pahat/bit yang di dalamnya juga membawa gas dari dalam formasi
pecahan atau potongan logam
Dimana biasanya drill cutting diambil untuk dianalisa
di possum belly
di flow line
di shale shaker
di desander
Apakah yang dimaksud dengan lag time
waktu ketika terjadi error / lag pada pengeboran
waktu yang dibutuhkan cutting untuk sampai ke permukaan
waktu yang dibutuhkan untuk 1 cycle / siklus lumpur pengeboran
waktu yang dibutuhkan dari surface ke bit
Apakah saja faktor yang berpengaruh pada perhitungan lag time
Drill pipe: IDDP, ODDP & Panjang DP
Drill Collar: IDDC, ODDC & Panjang DC
Casing: ID Casing & Panjang Casing
Hole diameter and Total depth
Pompa: Panjang Stroke, efisiensi pompa, diameter pompa & SPM
Apakah saja yang bisa dilakukan untuk mengecek lag time sudah benar atau tidak (Lag check)
Menggunakan Carbide dan melihat gas peak pada Gas C2
Memasukkan beras ke dalam lubang bor
pada saat pemompaan Hivis dan Hidens
Menyamakan dengan data LWD jika tersedia
Dalam Menganalisa / deskripsi cutting harus dilakukan berurutan, apa yang dilakukan pertama kali ?
Melihat warna batuan dan variasi warna batuan
Menentukan nama batuan dari yang paling dominan
Mendeskripsi kehadiran HC pada cutting
Melihat ukuran butir batuan dan variasi dari ukuran butir batuan
Bagaimana cara menentukan warna pada cutting
Warna cutting langsung saja dapat dibedakan selama tidak buta warna
Menggunakan bantuan GSA rock colour chart untuk komparasi warna
Menggunakan bantuan grain comparator
disiram atau ditetesi phenolphtalein nanti akan keluar warna aslinya
Bagaimana cara mendapatkan informasi seberapa baik kualitas suatu reservoir dari data drill cutting
Rock type: What is the most dominant lithology on your cuttings. The more dominant of sandstone the better quality of the reservoir.
Color range: variations of the color describes the presence of minerals. The more minerals that form the sandstone, the more immature and has low porosity. Otherwise, the fewer minerals that form the sandstone such as abundance of quartz, the better quality of the reservoir.
Hardness: Hardness describes the degree of cementation in the sandstone. The more the cement content, the smaller the porosity.
Grain size and sorting: Porosity is very dependent on the grain size and sorting in the sand stone. The more uniform the grain size, the better the quality
Angularity vs roundness: Roundness of the grain is always give higher porosity than angularity
Apa yang biasanya dilakukan pertama kali dalam menidentifikasi kehadiran minyak di dalam drill cutting
Cuttings in white light (visible staining)
Smell the sample
Solvent cut under the white light
Residual ring under the UV Light
Selain pada analisa data drill cutting, bagaimana cara untuk bisa mengidentifikasi kehadiran minyak
Mencium aroma minyak di area shale shaker
melihat kehadiran minyak yang mengambang di atas lumpur di area pits dan flow line
Menganalisa data komposisi Gas chromatograph dengan beberapa gas plot interpretation
apa pengertian dari connection gas ?
gas yang terbaca pada kondisi sirkulasi off bottom atau ketika tidak adanya cutting di dalam sirkulasi lumpur bor
Gas yang muncul ketika mengebor di batuan yang konsisten dan biasanya tidak significant berubah seperti gas pada shale
Gas yang didapatkan ketika sudah dilakukan wiper trip
Gas yang didapatkan ketika sedang mati pompa dan koneksi pipa sebagai penciri kondisi near-balance/under-balanced drilling
