NEW
Font size
WorksheetsTo harus bisa 1
Total questions: 76
Worksheet time: 1hrs 16mins
1. Seorang bayi berusia 15 bulan dibawa orangtuanya ke UGD RS dengan keluhan kejang
selama 20 menit sejak 1 hari yang lalu. Sebelumnya pasien menderita demam dan diikuti
kejang pada seluruh tubuh tetapi setelah kejang, pasien tetap sadar. Pemeriksaan fisik
diperoleh sensorium komposmentis, denyut nadi 130x/menit, frekuensi napas 30x/menit,
suhu 39°C, BB 12 kg, TB 55 cm. Pemeriksaan fisik lainnya masih dalam batas normal.
Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien anak ini ?
A.Epilepsi
B.Kejang Demam Sederhana
C.Hiponatremia
D.Tetanus
E. Kejang demam kompleks
2 .Seorang bayi laki-laki berusia 8 bulan dibawa ibunya ke IGD RS dengan keluhan kejang
sejak 1 jam yang lalu. Kejang terjadi 2 kali, dengan lama kejang 2-3 menit. Diketahui pasien
tetap sadar diantara kejang. Keluhan disertai demam sejak 1 hari yang lalu. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi 96x/menit, frekuensi nafas 20 kali/menit dan suhu
39,1°C, berat badan 8kg. Pemeriksaan neurologis dalam batas normal. Apakah tatalaksana
yang paling tepat diberikan ?
A.Fenobarbital 20mg/kg
B.Diazepam rektal 10 mg
C.Fenitoin 20mg/kg
D.Diazepam rektal 5 mg
E. Diazepam Iv
3. Seorang perempuan berusia 30 tahun diantar ke praktik dokter umum dengan keluhan
pusing berputar sejak 2 hari yang lalu. Keluhan hilang timbul dengan durasi kurang dari 1
menit, muncul mendadak, terutama pada saat perubahan posisi kepala bangkit dari tidur.
Keluhan disertai rasa mual dan keringat dingin. Tidak dijumpai riwayat trauma dan
penggunaan obat. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan
neurologis dijumpai bangkitan vertigo (+), mual (+) dan nistagmus horisontal ke kiri (+).
Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. BPPV
B. Penyakit Meniere
C. Neuritis vestibularis
D. Stroke vertebrobasiler
E. Tumor serebelum
4. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri kepala
sebelah kiri sejak 4 hari yang lalu. Nyeri terasa berdenyut dan terasa sangat berat sehingga
sehingga mengganggu pekerjaan. Keluhan disertai mual dan muntah. Pemeriksaan tanda
vital dan neurologis dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A.Status MIgrain
B. Migrain retinal
C. Migrain tanpa aura
D. Migrain infark
E. Migraine dengan aura
5. Seorang perempuan berusia 20 tahun dibawa ke puskesmas dengan keluhan lumpuh
separuh wajah kanan sejak 2 hari yang lalu yang dirasakan tiba-tiba. Keluhan disertai nyeri
telinga kanan bagian belakang, epifora dan hiperakusis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
tanda vital dalam batas normal, wajah merot ke kiri, hilangnya kerutan pada dahi kanan,
tidak mampu menutup mata sebelah kanan dan tidak bisa bersiul. Fungsi sensorik pada
wajah dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. Botulismus
B. Bells Palsy
C. Stroke vertebrobasilaris
D. Karsinomatosis
E. Sindrom Ramsay Hunt
6. Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun dibawa ibunya ke UGD RS dengan keluhan kejang
seluruh tubuh 1 9.jam yang lalu. Kejang terjadi selama 15 menit, saat kejang mata terbelalak
dan dari mulut keluar busa. Setelah kejang anak tertidur dan mengompol. Tidak terdapat
riwayat kejang sebelumnya. Keluhan diawali demam tinggi sejak 2 hari yang lalu. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan BB anak 14 kg, denyut nadi 100 x/menit, frekuensi napas 32
x/menit, suhu 38,0°C. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus ?
A.Lena
B. Kejang demam simpleks
C.Epilepsi
D.Ensefalitis
E.Kejang demam kompleks
7. Seorang anak perempuan 4 tahun diantar ke unit gawat darurat RS karena kejang sejak
30 menit yang lalu. Kejang dialami seluruh badan selama 3-5 menit disertai penurunan
kesadaran. Tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi 75 x/menit, frekuensi napas 28
x/menit, dan suhu 39,5 0C. Apakah diagnosis yang paling mungkin ?
A.Kejang grandma
B.Kejang demam sederhana
c. kejang parsial kompleks
D.Epilepsi
E.Kejang demam kompleks
8. Seorang laki-laki berusia 24 tahun dibawa ke UGD RS karena kejang kaku seluruh tubuh
sejak 2 hari yang lalu. Keluhan disertai mulut kaku dan sukar dibuka. Bila mendengar suara
yang bising atau mengagetkan pasien akan kejang kembali. Pasien juga demam tinggi dan
menggigil, tetapi masih sadar. Pasien bekerja sebagai buruh bangunan, riwayat tertusuk
paku yang berkarat pada kaki kanannya 1 minggu yang lalu, karena lukanya kecil ia tidak
berobat ke dokter. Apakah diagnosis yang tepat ?
A. Tetanus tonik
B. Tetanus local
C. tetanus generalis
D. Tetanus sefalik
E. Tetanus neonatorum
9. Seorang perempuan berusia 45 tahun diantar oleh anaknya ke puskesmas dengan keluhan
pusing berputar sejak 1 hari yang lalu. Keluhan terjadi tiba-tiba saat bangun dari tempat
tidur. Keluhan pusing bertambah bila menoleh ke kiri dan membuka mata. Keluhan disertai
dengan mual, muntah dan keringat dingin. Riwayat keluar cairan dari telinga disangkal.
Pemeriksaan tanda vital tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 90 kali/menit, frekuensi
napas 16 kali/menit, suhu 36,5°C. Pemeriksaan laboratorium didapatkan glukosa darah
sewaktu 90 mg/dL. Apakah manuver untuk menguatkan diagnosis yang paling tepat ?
A. Brand Daroft
B. Semont
C. Epley
D. Dix Hallpike
E. Lempert
10. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke klinik dengan keluhan nyeri kepala
berdenyut di sebelah kiri. Hal ini sudah dialami pasien sejak enam bulan terakhir. Serangan
nyeri kepala berulang lebih dari 15 hari per bulan dan durasi 4-72 jam setiap kali serangan.
Keluhan nyeri kepala sedang-berat hingga mengganggu pekerjaan sehari-hari. Keluhan
terkadang disertai mual, muntah dan fotofobia. Pada pemeriksaan fisik tanda vital
didapatkan normal, dan tidak didapatkan defisit neurologis. Apakah tatalaksana
farmakologis yang tepat untuk kasus diatas ?
A. Sumatriptan
B. Clobazam
C. Acetaminophen
D. Flunarizin
E. Asam valproat
11. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke poliklinik umum RS dengan keluhan
merasa nyeri kepala terus menerus sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan nyeri
punggung, nyeri saat buang air kecil, tangan kesemutan dan nyeri ulu hati. Keluhan semakin
berat bila pasien dalam keadaan stress. Pasien bekerja di bagian keuangan dan saat ini
pasien sedang tertekan karena pekerjaannya. Pemeriksaan tanda vital dan pemeriksaan
fisik didapatkan dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. Gangguan konversi
B. Gangguan hipokondriasis
C. Gangguan Somatisasi
D. Gangguan nyeri somatoform
E. Gangguan anxietas
13. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke poliklinik umum RS dengan keluhan
merasa nyeri kepala terus menerus sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan nyeri
punggung, nyeri saat buang air kecil, tangan kesemutan dan nyeri ulu hati. Keluhan semakin
berat bila pasien dalam keadaan stress. Pasien bekerja di bagian keuangan dan saat ini
pasien sedang tertekan karena pekerjaannya. Pemeriksaan tanda vital dan pemeriksaan
fisik didapatkan dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. Gangguan hipokondriasis
B. Gangguan konversi
C. Gangguan anxietas
D. Gangguan somatisasi
E. Gangguan nyeri somatoform
12. Seorang perempuan berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke dokter dengan keluhan
nyeri kepala sejak 1 tahun yang lalu. Keluhan disertai dengan dada terasa panas, mual, nyeri
sendi dan tangan kesemutan. Keluhan dirasakan hilang timbul dalam 2 tahun ini.
Berdasarkan aloanamnesis diperoleh pasien telah berobat ke banyak dokter dan tidak
mengalami perbaikan. Keluhan sering muncul bila pasien tidak diperhatikan oleh anakanaknya.
Pasien tinggal berdua dengan suaminya sedangkan anak pasien tinggal di luar
kota. Pada pemeriksaan fisik diperoleh dalam batas normal. Berdasarkan status mental
diperoleh sikap kooperatif, mood hipotim, afek terbatas, halusinasi (-). Apakah diagnosis
yang paling mungkin ?
A. Gangguan nyeri somatoform menetap
B. Gangguan hipokondriasis
C. Gangguan disfungsi otonom
D. gangguan somatisasi
E. Gangguan waham
14. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan ada
sesuatu yang mengganjal di tenggorokannya sejak 3 bulan terakhir. Pasien sudah berobat
ke dokter lain dan dinyatakan tidak ada kelainan. Pasien pernah melakukan pemeriksaan
radiologis dan pemeriksaan laboratorium darah, namun juga dinyatakan tidak ada
kelainan. Hal ini menyebabkan pasien kecewa dan merasa hidupnya tidak tenang, tidak bisa
beraktivitas dengan baik. Pasien takut dirinya menderita kanker. Apakah diagnosis yang
paling mungkin ?
A. Hipokondriasis
B. Gangguan waham
C. Psikotik akut
D. Fobia
E. Depresi sedang dengan gejala somatic
15. Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke praktik dokter umum karena merasa
penampilan tidak menarik. Pasien merasa rendah diri tiap berada di depan cermin, karena
selalu merasa ada yang kurang pada dirinya. Pasien juga ingin mengubah bentuk hidungnya
meskipun menurut dokter dan teman-temannya ia cukup mancung. Apakah diagnosis yang
paling tepat ?
A. Gangguan konversi
B. Gangguan depresi
C. Gangguan penyesuaian
D. Gangguan somatisasi
E. Gangguan dismorfik tubuh
16. Seorang anak perempuan berusia 17 tahun diantar ibunya ke poliklinik RS karena
menolak untuk sekolah sejak 1 bulan yang lalu. Pasien merasa wajahnya tidak cantik dan
tubuhnya tidak menarik, sehingga pasien sering tidak percaya diri saat berpenampilan.
Pasien menyesali dan marah kepada Tuhan karena lahir dengan tubuh kurang sempurna.
Pasien banyak mengurung diri di kamar untuk mencari dokter kecantikan secara online,
sehingga pasien sering lupa belajar, makan, dan tidur. Apakah terapi non farmakologi yang
paling tepat ?
A. Self-hipnotherapy
B. Reward system
C. Cognitive Behaviour Therapy
D. Family Support
E. Edukasi lingkungan sekitar
17. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan merasa nyeri
ulu hati sejak 6 bulan yang lalu. Dokter memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan
laboratorium darah dan endoskopi tidak ada kelainan, tetapi pasien tidak mau
mendengarnya dan yakin dirinya menderita kanker lambung. Pasien sudah berpindahpindah
dokter. Apakah diagnosis yang tepat untuk kasus tersebut ?
A. Gangguan nyeri somatoform
B. Gangguan Hipokondrik
C. Gangguan dismorfik tubuh
D. Gangguan waham menetap
E. Ganguan Somatisasi
18. Seorang perempuan berusia 50 tahun dibawa keluarganya ke poliklinik dengan keluhan
lengan kanan lumpuh sejak 1 bulan yang lalu. Pasien mengatakan tangan kananya tidak
bisa digerakkan. Keluhan muncul sejak pasien mengetahui anak perempuan tunggalnya
menggunakan narkoba. Pasien merasa sedih dan kecewa dengan kondisi tersebut. Pada
pemeriksaan status mental diperoleh mood hipotim, afek terbatas, halusinasi (-).
Pemeriksaan tanda vital dan neurologis dalam batas normal. Apakah tatalaksana non
farmakoterapi yang paling tepat ?
A. Psikoterapi suportif
B. Token perilaku
C. Re-assurance
D. Psikoterpi dinamik
E. Terapi kognitif perilaku
19. Seorang laki-laki berusia 32 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri di daerah
dada sebelah kiri sejak 8 bulan yang lalu. Ia sangat khawatir kalau mengalami serangan
jantung. Pasien sudah mengunjungi beberapa rumah sakit, namun dari hasil pemeriksaan
pasien dikatakan sehat. Pasien mengatakan bahwa pemeriksaan dokter tidak lengkap dan
tetap meyakini penyakitnya. Keluhan ini dirasakan pasien sekitar 2 bulan yang lalu ketika
gagal menikah karena pasangannya meninggal dunia secara tiba-tiba. Riwayat mendengar
suara bisikan disangkal. Apakah pendekatan non farmakologis yang paling tepat ?
A. Hipnoterapi
B. Family Therapy
C. Group Therapy
D. Cognitive Therapy
E. Motivational Therapy
20. Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke praktik dokter umum dengan keluhan sakit
kepala sejak 4 bulan yang lalu. Pasien merasakan gejala-gejala adanya tumor di kepala dan
pernah menjalani pemeriksaan CT scan dengan hasil dalam batas normal. Pasien sudah
berobat ke beberapa dokter, namun keluhan tidak membaik. Pasien tidak bekerja dan
merasa sedih dengan kondisinya. Pasien meminta dilakukan pemeriksaan CT scan ulang.
Hasil pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan status mental diperoleh sikap
kooperatif, mood hipotim, afek terbatas, isi pikir preokupasi dengan penyakitnya, halusinasi
(-). Apakah tatalaksana awal yang paling tepat ?
A. Melakukan semua pemeriksaan penunjang yang diminta pasien
B. Melakukan reassurance dan berempati
C. Melakukan konfrontasi terhadap keluhan
D. Melakukan rujukan ke psikiater
E. Memberikan analgesik yang adekuat
21. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun diantar ke dokter praktik umum dengan keluhan
mata merah dan mengeluarkan airmata. Ia sering mengucek-ngucek matanya sejak 4 tahun
lalu. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan visus normal, konjungtiva hiperemis, sekret
mata mukoid, tampak cobblestone pada palpebra superior, kornea dan bilik mata depan
dalam batas normal. Apakah terapi farmakologis yang paling tepat ?
A. Antibiotik topical
B. Asiklovir topical
C. Air mata artifisial topical
D. Mast Cell stabilizer topical
E. Siklopegik topical
22. Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan
kabur bila melihat jauhsejak 1 bulan yang lalu. Keluhan disertai mata pegal dan berair.
Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan segmen anterior bola mata tenang, visus
membaik dengan pemberian pinhole dan visus menjadi 6/6setelah dikoreksi dengan lensa
sferis positif. Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. Hipermetropia
B. Miopiasimpleks
C. astigmatisma hypermetropia kompositus
D. Astigmatisma myopia kompositus
E. Presbiopia
23. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kiri
merah sejak 3 hari yang lalu. Riwayat trauma ada akibat terkena kuku. Pemeriksaan visus
didapatkan VODS 20/20 dan pada pemeriksaan segmen anterior tampak perdarahan pada
subkonjungtiva mata kiri bagian temporal dengan permukaan konjungtiva intak seperti
pada gambar dibawah ini. Apakah tatalaksana yang paling tepat ?
A. Parasintesis
B. Laser fotokoagulasi
C. Tetes mata antibiotika dan steroid
D. Observasi
E. Pemijatan bola mata dan kompres dingin
24. Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke poli mata dengan keluhan kedua mata
sering berair dalam 6 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan mata pegal dan penglihatan
kabur untuk melihat jauh. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior
tenang. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : Visus OD 6/48 dengan
koreksi S -2,75 menjadi 6/6. Visus OS 6/30 dengan koreksi S -2,50 menjadi 6/6. Apakah
penyebab paling mungkin kelainan tersebut?
A. Aksial bola mata lebih pangjang dari ukuran normal
B. Keratoglobus
C. Sikatriks kornea
D. Indeks refraksi lensa lebih rendah dari rata-rata orang normal
E. Aksial bola mata lebih pendek dari ukuran normal
25. Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke praktek dokter keluarga dengan
keluhan kabur bila melihat jauh. Pemeriksaan anterior dan posterior kedua mata normal.
Pemeriksaan visus didapatkan visus ODS = 6/30 koreksi lensa ODS -1.50=6/6.
Apakah tatalaksana yang paling tepat?
A. Kacamata bifocal
B. Kacamata sferis
C. Lasik
D. Kacamata monofokal
E. Clear lensextraction
26. Seorang perempuan berusia 31 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kiri
mendadak merah sejak 1 hari yang lalu setelah batuk-batuk keras. Keluhan tidak disertai
nyeri dan tidak ada riwayat trauma. Pada pemeriksaan fisik ditemukan visus kedua mata
normal, tekanan intraokuler 16 mmHg, segmen anterior lainnya dalam batas normal.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Konjungtivitis
B. Hifema
C. Perdarahan sub konjungtiva
D. Skleritis
E. Episkleritis
27. Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan
mata perih dan terasa panas sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan disertai dengan mata terasa
berpasir, tetapi tidak ada kotoran mata. Pasien sering tidak memakai helm ketika
mengendarai sepeda motor. Pemeriksaan mata ditemukan konjungtiva bulbi hiperemis,
visus dalam batas normal. Pemeriksaan Schimmer tanpa anastesi diperoleh hasil 7 mm.
Apakah tatalaksana yang paling tepat?
A. Tetes mata antifungal
B. Tetes mata antivirus
C. Tetes mata antibiotik
D. Air mata buatan
E. Tetes mata steroid
28. Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan mata kiri terasa
mengganjal sejak 1 hari yang lalu setelah kemasukan serbuk besi ketika bekerja sebagai
tukang las. Visus OD 6/36. Pada pemeriksaan eversi OD tampak injeksi konjungtiva dan
benda asing pada konjungtiva palpebra superior. Apakah tatalaksana yang tepat diberikan
pada pasien tersebut?
A. Kortikosteroid oral
B. Ekstraksi korpus alienum
C. Antibiotika oral
D. Kortikosteroid topikal
E. Analgetika oral
29. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan mata kanan
merah dan mengganjal setelah terkena percikan gerinda sejak 1 hari yang lalu. Pemeriksaan
oftalmologis visus ODS 6/6; konjungtiva bulbi OD injeksi konjungtiva (+) benda asing (+) di
bagian lateral. OS tidak ada kelainan. Apakah terapi medikamentosa yang paling tepat ?
A. Anti jamur tetes mata
B. Antivirus salep mata
C. Analgetik tetes mata
D. Antibiotik tetes mata
E. Steroid tetes mata
30. Seorang laki-laki berusia 39 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata buram
untuk melihat jauh. Pemeriksaan visus OD 6/6, OS 6/40 dengan koreksi lensa S+1.25
menjadi 6/15 ; S+1.50 menjadi 6/12; S+1.75 menjadi 6/6; S+2.00 menjadi 6/6; dan S+2.25
menjadi 6/10. Segmen anterior dan posterior dalam batas normal. Berapakah ukuran
kacamata yang paling tepat?
A. S+2.25
B. S+2,00
C. S+1.50
D. S+1.25
E. S+1.75
31. Seorang perempuan hamil berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan
keluhan hidung tersumbat bergantian terutama pagi hari sejak 3 bulan yang lalu. Keluhan
tidak disertai bersin ataupun gatal pada mata. Pada pemeriksaan rinoskopi anterior tampak
gambaran konka inferior membesar dan berwarna merah gelap dengan sekret serosa.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Rinitis Kronik
B. Rinitis Akut
C. Rinitis Alergi
D. Rinitis Atrofi
E. Rhiniyis vasomotor
32. Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan mimisan dari
hidung kiri dan kanan sejak 4 jam yang lalu. Darah yang keluar sebanyak ±1/2 gelas air
mineral kemasan. Perdarahan sudah coba dihentikan dengan cara ditekan namun tidak
berhasil. Riwayat mimisan sejak kecil dan dapat berhenti sendiri. Terakhir kali mimisan 1
tahun yang lalu namun tidak sebanyak ini. Riwayat menderita AML dan dirawat di RS 1
bulan yang lalu. Apakah penatalaksanan yang dapat diberikan?
A. Pemasangan tampon boozalf
B. Menekan area hidung 20 menit
C. Kompres hangat
D. Elevasi kepala 30o
E. Pemasangan tampon Bellocq
34. Seorang perempuan berusia 9 tahun dibawa orangtuanya ke Puskesmas dengan keluhan
telinga kanan terasa penuh sejak 1 hari yang lalu, terutama jika kemasukan air. Pasien juga
mengeluhkan penurunan pendengaran. Pasien memiliki kebiasaan sering mengorek telinga
sendiri. Pada pemeriksaan didapat masa pada kedua liang telinga berwarna coklat
kehitaman, membran timpani tidak terlihat. Bagaimana kemungkinan hasil pemeriksaan
penala pada pasien?
A. Rinne -/-; Weber lateralisasi ke kanan; Schwabach memanjang/memanjang
B. Rinne -/-; Weber lateralisasi kekanan; Schwabach memanjang/memendek
C. Rinne -/+; Weber tidak ada lateralisasi; Schwabach memanjang/normal
D. Rinne -/-; Weber tidak ada lateralisasi; Schwabach memanjang/normal
E. Rinne -/+; Weber lateralisasi kekanan; Schwabach memanjang/memendek
35. Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa ibunya ke praktek dokter umum dengan keluhan
pilek sejak 3 hari yang lalu. Ingus banyak dan encer. Pilek disertai hidung tersumbat dan
kadang-kadang bersin. Pasien juga mengalami demam tapi tidak terlalu tinggi. Tidak
dijumpai riwayat keluarga alergi. Pasien belum ada diberi obat apapun. Pada pemeriksaan
rinoskopi anterior didapatkan kavum nasi sempit, konka inferior edema,hiperemis dan
sekret serous (+). Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. Rhinitis akut
B. Rhinitis medikamentosa
C. Rhinitis kronik
D. Rhinitis atrofi
E. Rhinitis vasomotor
33. Seorang laki laki berusia 27 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan hidung
tersumbat sejak 1 tahun yang lalu. Keluhan disertai bersin-bersin, pilek dan hidung terasa
gatal. Berdasarkan anamnesis diketahui pasien saat ini bekerja pada sebuah pabrik
pembuatan perabot kayu. Pasien juga sering gatal-gatal pada kulit bila makan udang.
Pemeriksaan fisik hidung didapatkan konka livid, udem dan sekret serous. Hasil skin prick
tes positif. Apakah terapi yang tepat untuk kasus diatas?
A. Antipiretik
B. Antihistamin
C. Analgetik
D. Antibiotika
E. Antiviral
36. Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan keluar darah
dari kedua hidung dialami sejak 4 jam yang lalu, terus-menerus dan sulit dihentikan.
Keluhan baru pertama kali dirasakan. Riwayat trauma dan keganasan dalam keluarga
disangkal. Pasien memiliki riwayat hipertensi lama yang tidak terkontrol. Pada
pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 160/100 mmHg, denyut nadi 90 x/menit,
frekuensi napas 18 x/menit, suhu 37°C. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya
perdarahan pada daerah tenggorokan. Apakah sumber perdarahan pada kasus tersebut?
A. Arteri palatina mayor
B. Arteri ethmoidalis anterior
C. Plexus Kisselbach
D. Arteri ethmoidalis posterior
E. Arteri labialis superior
37. Seorang laki-laki berusia 27 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan mimisan dari
hidung kiri sejak 10 menit yang lalu. Dalam 1 bulan terakhir mimisan terjadi 3-4 kali.
Riwayat mimisan sejak 13 tahun yang lalu, hilang timbul saat beristirahat maupun saat
lelah. Pasien memiliki riwayat bersin-bersin di pagi hari sejak remaja. Trauma dan
kebiasaan mengorek hidung disangkal. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada
pemeriksaan hidung tampak perdarahan dari anterior septum rongga hidung kiri. Apakah
tindakan awal yang dapat dilakukan?
A. Pemberian larutan salin topical
B. Pemasangan tampon Bellocq
C. Kompres hangat
D. pemasangan tampon anterior
E. Elevasi kepala 30o
38. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun diantar ke puskesmas dengan keluhan nyeri
telinga kanan sejak 5 hari yang lalu. Keluhan disertai demam, penurunan pendengaran,
telinga terasa penuh, dan keluar cairan kekuningan dari liang telinga. Pasien sering
berenang di sungai dan sering mengorek telinga karena gatal. Pemeriksaan tanda vital
pasien dalam batas normal. Pemeriksaan status lokalis telingan kanan terdapat nyeri pada
tragus, otoskopi tampak hiperemis dan edema pada canalis auditorius disertai debris
purulen, membran timpani sulit dinilai. Terdapat pembesaran limfonodi daerah
preaurikular kanan. Pemeriksaan hidung dan tenggorok dalam batas normal. Apakah
diagnosis yang paling tepat?
A. Otomikosis
B. Otitis eksterna sirkumskripta
C. otitis eksterna difusa
D. Otitis media supuratif akut
E. Otitis eksterna maligna
39. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan telinga kanan
terasa penuh dan pendengaran berkurang sejak 2 hari yang lalu. Keluhan dirasakan setelah
pasien berenang, tidak disertai rasa sakit, tidak ada batuk pilek, tidak ada keluar cairan.
Pada pemeriksaan telinga kanan, liang telinga lapang, membran timpani tidak terlihat. Apa
kemungkinan penyebab gangguan pendengaran pada kasus?
A. Otitis eksterna difusa
B. Serumen impaksi
C. Benda asing liang telinga
D. Otitis media akut
E. Otitis eksterna sirkumskripta
40. Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan hidung
tersumbat sejak 6 bulan yang lalu. Keluhan hidung tersumbat bergantian kanan dan kiri.
Keluhan disertai bersin, pilek dengan ingus putih kental dan terasa lendir mengalir di
tenggorokan. Pemeriksaan rinoskopi anterior cavum nasi kanan dan kiri didapatkan konka
edem dan berwarna merah gelap dengan sekret mukoid. Apakah diagnosis yang paling
mungkin?
A. Rhinitis alergi
b. Rhinitis kronik
C. Rhinitis atrofi
D. Rhinitis vasomotor
E. Rhinitis medikamentosa
41. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mudah lelah
sejak 5 bulan. Keluhan disertai nyeri perut, mual-muntah, dan BAB hitam. Pasien seorang
petani yang mempunyai kebiasaan bekerja tanpa alas kaki, riwayat gatal dan bengkak
ditelapak kaki. Pemeriksaan klinis ditemukan tekanan darah 100/60 mmHg, denyut nadi
100X/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 37.1°C. Pemeriksaan fisik ditemukan
konjungtiva anemis dan nyeri tekan abdomen. Pemeriksaan laboratorium diperoleh Hb 5
gr/dL dengan tipe mikrositik hipokromik. Pemeriksaan feses ditemukan gambaran telur
berdinding tipis dan transparan, tampak larva sedang membelah. Apakah diagnosis yang
paling mungkin?
A. Strongiloidosis
B. Ankilostomiasis
C. Trikuriasis
D. Askariasis
E. Enterobiasis
42. Salah seorang anak laki laki berusia 8 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan
keluhan BAB keluar cacing. Pasien sering tidak menggunakan alas kaki. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan denyut nadi 80x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 37,2°C,
konjungtiva anemis, tidak didapatkan distensi abdomen. Pada pemeriksaan feses lengkap
ditemukan gambaran telur cacing tambang. Bagaimanakah cara penularan parasit tersebut?
A. Gigitan serangga
B. Makanan
C. Per oral
D. Per inhalasi
E. Penembusan larva melalui kulit
43. Seorang laki-laki 28 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan berat badan yang
menurun. Keluhan diawali hilangnya nafsu makan sejak sekitar satu tahun yang lalu. Pasien
sering tidak mengenakan alas kaki saat bekerja. Pemeriksaan fisik didapatkan postur tubuh
pasien kurus, konjungtiva anemis. Pemeriksaan feses ditemukan telur cacing dengan
dinding tipis dengan isi ovum seperti gambar di bawah ini. Apakah diagnosis yang paling
mungkin?
A. Taeniasis
B. Trikuriasis
C. Schistosomiasis
D. Ascariasis
E. Ancylostomiasis
44. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke dokter praktik umum karena keluhan
tampak lemas sejak 3 bulan yang lalu. Pasien setiap hari bermain kelereng dengan temantemannya,
jarang mencuci tangan sebelum makan, dan sering menggaruk-garuk anus.
Pemerikaan fisik didapatkan konjungtiva anemis dan perut buncit. Apakah terapi
farmakologis yang paling tepat?
A. Ivermektin
B. Pirantel pamoat
C. Prazikuantel
D. Albendazole
E. Mebendazol
45. Seorang anak berusia 8 tahun dibawa ke puskesmas karena sering mencret yang sering
kambuh sejak 1 bulan yang lalu. Pasien sering kontak dengan tanah saat bermain, jarang
mencuci tangan sebelum makan, dan sering menggaruk-garuk anus. Pemerikaan fisik
didapatkan konjungtiva anemis dan perut buncit. Apakah tatalaksana yang paling tepat?
A. Antibiotik
B. Antipruritus
C. Antihelmentik
D. Tranfusi darah
E. Antispasmodik
46. Seorang laki-laki 44 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan badan terasa lemas dan
tidak nafsu makan sejak 1 bulan yang lalu. Pasien bekerja sebagai petani dan peternak.
Pasien jarang menggunakan alas kaki saat bekerja. Pasien jarang mencuci tangan sebelum
makan. Pasien tampak pucat, tekanan darah 100/70 mmHg, denyut nadi 90 x/menit,
frekuensi napas 20 x/menit, suhu 36°C. Pemeriksaan laboratorium Hb 8 g/dL, lekosit 5000
/uL, Ht 43%, trombosit 252.000/uL, eosinofil 8%. Pemeriksaan tinja ditemukan gambaran
seperti berikut ini. Bagaimanakah tatalaksana yang paling tepat?
A. Metronidazol 3x500 mg
B. Albendazole 1x400 mg
C. Pirantel pamoat 1x500 mg
D. Prazikuantel 1x600 mg
E. Ivermektin 1x12 mg
47. Seorang anak laki laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan
BAB keluar cacing. Pasien sering tidak menggunakan alas kaki bila bermain. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi 90 x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu
tubuh 37,2°C, konjungtiva anemis, tidak didapatkan distensi abdomen, bising usus dalam
batas normal. Pada pemeriksaan feses ditemukan telur yang terdiri dari selapis hialin yang
transparan. Apakah penyebab yang paling mungkin?
A. Askariasis
B. Trikuriasis
C. Infeksi Hookworm
D. Strongiloidiasis
E. Enterobiasis
48. Seorang laki-laki 17 tahun diantar ke Puskesmas dengan keluhan muntah sejak tiga hari
yang lalu. Muntah terutama terjadi setelah makan. Keluhan ini disertai dengan rasa mual.
Nafsu makan menurun dialami 2 bulan ini dan berat badan mengalami penurunan sekitar
3 kg. Pasien diketahui sering mengkonsumsi daging yang tidak dimasak sempurna.
Pemeriksaan denyut nadi 96 X/menit, frekuensi napas 18 X/menit, suhu 36.5°C. Konjungtiva
hiperemis, mukosa bibir basah, abdomen supel, tidak teraba pembesaran organ, peristaltik
usus meningkat. Apakah penyebab yang paling mungkin?
A. Cercaria
B. Kista Cystercercus bovis
C. Larva brugia malayi
D. Larva filariform
E. Larva wuchereria bancrofti
49. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mual sejak 2
minggu terakhir. Pasien juga mengeluh sering nyeri perut dan gatal di seluruh tubuh.
Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik dalam batas normal.
Pemeriksaan feses didapatkan gambaran berikut. Apakah diagnosis yang tepat?
A. Taeniasis
B. Amoebiasis
C. Dyphylobrothiasis
D. Hymenolepiasis
E. Askariasis
50. Seorang laki-laki berusia 18 tahun diantar ke poliklinik RS dengan keluhan lemah badan
yang makin memberat sejak 3 bulan terakhir. Keluhan disertai demam hilang timbul, batuk
berdahak, dan gatal–gatal pada kulit. Ibu pasien mengatakan bahwa 1 hari yang lalu
terdapat cacing pada kotoran pasien. Pasien diketahui memiliki riwayat gangguan tumbuh
kembang sejak kecil dan berasal dari keluarga tidak mampu. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan tekanan darah 100/60 mmHg, denyut nadi 90x/menit, frekuensi napas 24x/menit
dan suhu 37,6°C, BMI 16 kg/m². Pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan eosinofil
meningkat, feses rutin didapatkan telur dan cacing A. Lumbricoides. Pada pemeriksaan
radiologis foto toraks didapatkan gambaran benda asing, tampak larva pada paru-paru.
Apakah terapi pilihan utama kasus ini?
A. Albendazol 400 mg selama 3 hari
B. Pirantel pamoat 10 mg/kgBB
C. Albendazol 200 mg dosis tunggal + Prednisolon
D. Levamisol 2,5 mg/kgBB
E. Albendazol 400mg dosis tunggal + prednisolon
51. Seorang anak perempuan berusia 7 tahun dibawa ibunya datang ke puskesmas dengan
keluhan perut sering terasa tidak enak sejak 1 minggu yang lalu. Sehari sebelumnya anak
tersebut mengeluh keluar cacing sepanjang 15 cm ketika buang air besar. Dari hasil
pemeriksaan fisik didapatkan perut buncit, rambut kemerahan dan rapuh, serta badan
tampak kurus. Setelah dilakukan pemeriksaan feses ditemukan telur parasit dengan dinding
yang berwarna coklat serta terdiri atas 3 lapis, dengan bagian luar yang tebal dan kasar.
Apakah terapi yang tepat diberikan untuk pasien?
A. Pirantel pamoat
B. Metronidazole
C. Hexyl-resortinol
D. Diethylcarbamazin
E. Tetrachlorethylene
52. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke poli umum dengan keluhan perut sering
sembelit. Sembelit terjadi tiap hari sejak 3 bulan yang lalu. Keluhan disertai mual, nyeri di
ulu hati, kadang mencret dan sakit kepala. Pasien sering mengkonsumsi daging setengah
matang. Pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda anemia. Denyut nadi 100 x/menit,
tekanan darah 110/60 mmHg. Pemeriksaan Laboratorium feses ditemukan proglotid. Pada
pemeriksaan darah Haemoglobin 9 g/dL, eosinofil meningkat. Apakah diagnosis yang tepat?
A. Taeniasis
B. Sistiserkosis
C. Penyakit Antraks
D. Askariasis
E. Toksoplasmosis
53. Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri ketika
buang air kecil sejak 2 hari. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Hasil pemeriksaan
fisik ginjal tidak teraba, ballotement (-), nyeri ketok (-) dan genitalia eksterna dalam batas
normal. Dokter kemudian menganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan urin secara non
invasif. Bagaimana cara pengambilan urin yang paling tepat?
A. Pengambilan urin menggunakan indwelling kateter
B. Pengambilan urin porsi tengah
C. Pengambilan urin dengan menggunakan straight kateter
D. Pengambilan urin dari urin bag
E. Pengambilan urin suprapubik
54. Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan nyeri ketika
buang air kecil sejak 2 hari. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Hasil pemeriksaan
fisik ginjal tidak teraba, ballotement (-), nyeri ketok (-) dan genitalia eksterna dalam batas
normal. Dokter kemudian menganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan urin secara non
invasif. Berapakah hitung jumlah koloni bakteri yang dikatakan bakteriuria signifikan pada
kasus?
A. >100 cfu/ml bakteri
B. >10 cfu/ml bakteri
C. >1000 cfu/ml bakteri
D. >10000 cfu/ml bakteri
E.>100000 cfu/ml bakteri
55. Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri
pinggang kiri. Keluhan disertai panas badan, menggigil dan peningkatan frekuensi BAK.
Hasil pemeriksaan tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, denyut nadi 94 x/menit,
frekuensi napas 18 x/menit, suhu 38°C. Pada pemeriksaan urinalisis diketahui adanya
bakteri gram negatif. Apakah bakeri penyebab yang paling sering?
A. Staphylococcus saprophyticus
B. Leptospira interogans
C. Escherichia coli
D. Chlamydia trachomatis
E. Staphylococcus aureus
55. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 1
hari ini. Keluhan disertai menggigil dan nyeri pinggang kanan. Pasien sebelumnya sering
merasakan keluhan nyeri saat buang air kecil. Pada pemeriksaan fisik dijumpai suhu 39oC,
takikardia, dan nyeri ketok sudut kostovertebra kanan. Pada pemeriksaan urin dijumpai
leukosit meningkat melebihi normal. USG tidak dijumpai adanya obstruksi dan batu pada
kedua ginjal. Apakah diagnosis yang tepat?
A. Tumor ginjal
B. Pielonefritis akut
C. Apendisitis akut
D. Abses ginjal
E Hidronefrosis ginjal
56. Seorang laki-laki berusia 63 tahun datang ke dokter praktek dengan keluhan nyeri pada
kedua pinggang disertai demam menggigil sejak 3 hari yang lalu. Riwayat menderita
pembesaran prostat sudah disarankan operasi namun pasien menolak. Pemeriksaan tanda
vital Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg, denyut nadi 98
x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu 39,8 oC. Pemeriksaan urinalisis menunjukkan
bakteri > 104/ml dan nitrit positif. Apakah diagnosis pada kasus di atas?
A. urosepsis
B. pielonefritis non komplikata
C. pielonefritis komplikata
D. sistitis komplikata
E. sistitis non komplikata
57. Seorang perempuan berusia 45 tahun dibawa keluarganya ke poliklinik RS dengan
keluhan nyeri di perut bagian kanan bawah sejak kemarin malam. Riwayat nyeri yang
menjalar sampai ke selangkangan (+). Keluhan disertai BAK bercampur darah, dan tanpa
disertai demam. Apakah kemungkinan diagnosisnya?
A. Nefrolitiasis
B. Apendisitis akut
C. Uretorolitiasis
D. Vesikolitiasis
E. Uretrolitiasis
58. Seorang perempuan berusia 33 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam tinggi
disertai menggigil sejak 3 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh nyeri pada pinggang kiri.
BAK dan BAB tidak ada kelainan. Terdapat riwayat alergi penisilin dan sulfa. Pemeriksaan
fisik didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 20
x/menit, suhu 39,3°C serta terdapat nyeri ketok CVA kiri. Pemeriksaan laboratorium
menunjukkan Hb 13 g/dL, leukosit 15.000/mm3, trombosit 133.000/mm3, ureum 23 g/dL,
kreatinin 0,8 g/dL. Urinalisis didapatkan epitel 0-1 /LPB, eritrosit 0-1 /LPB, leukosit 10-20
/LPB, nitrit esterase (+). Apakah pilihan obat yang paling tepat?
A. Gentamisin
B. Siprofloksasin
C. Eritromisin
D. Amikasin
E. Nitrofurantoin
59. Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan saat buang air
kecil keluar darah sejak 1 hari yang lalu. Pasien mengaku darah keluar pada saat awal
kencing saja dan terkadang berhenti pada perubahan posisi. Riwayat sering kencing malam
hari, nyeri berkemih dan kencing batu disangkal. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan
darah 120/80 mmHg, frekuensi napas 16 x/menit, denyut nadi 80 x/menit, afebris.
Pemeriksaan rektal didapatkan tonus sfinger ani baik, pool atas prostat teraba, darah tidak
ada. Pemeriksaan laboratorium didapatkan asam urat 7,5 mg/dL dan kreatinin 0,8 mg/dL.
Pemeriksaan USG ginjal kiri terlihat hidronefrosis. Apakah penyebab yang paling
mungkin?
A. Batu Ca oksalat
B. Batu asam urat
C. Batu Ca fosfat
D. Batu sitrat
E. Batu strufit
60. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke poliklinik umum RS dengan keluhan
kencing sering terputus-putus, sering anyang-anyangan dan kadang berwarna merah. Jika
pasien beraktivitas mengangkut beban berat, berlari, atau berdiri lama pasien akan merasa
harus segera kencing. Keluhan membaik jika berbaring. Pemeriksaan fisik tanda vital
dalam batas normal. Terdapat nyeri suprapubik, tidak ada nyeri ketok di costovertebral
angle, pada rectal toucher prostat tidak teraba membesar. Apakah diagnosis yang tepat?
A. Vesikolitiasis
B. Hidronefrosis
C. Karsinoma prostat
D. Penyakit ginjal polikistik
E. Sistitis
61. Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pinggang
kiri sejak 4 bulan yang lalu. Keluhan nyeri tidak menjalar. Pemeriksaan fisik didapatkan
nyeri ketok sudut kostovertebra pada sisi kiri. Pemeriksaan radiologi menunjukkan adanya
batu ukuran 0,5 x 0,5 cm pada pelvis renalis. Apakah terapi nonfarmalogis yang paling
tepat?
A. Extracorporeal shock wave lithotripsy
B. Medical expulsion therapy
C. Ureteroskopi
D. Open nephrostomy
E. Nefrolitotomi perkutan
62. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kencing
bernanah sejak 2 hari yang lalu. Awalnya pasien mengeluh panas dan gatal di sekitar alat
kelamin. Keluhan disertai nyeri saat buang air kecil. Pasien mengaku pernah berhubungan
seksual dengan PSK 5 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80
mmHg, denyut nadi 84 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu 37,5°C, orifisium uretra
eksternum eritema dan edema, duh tubuh (+) mukopurulen. Hasil pemeriksaan
mikroskopik duh tubuh dijumpai kuman berbentuk kokus, Gram (-). Apakah
penatalaksanaan yang paling tepat?
A. Metronidazol 2 g PO dan azitromisin 1 g PO dosis tunggal
B. Benzantin penisilin G 1,2 juta Unit IM dan metronidazol 2 g PO dosis tunggal
C. Seftriakson 250 mg IM dan doksisiklin 200 mg PO dosis tunggal
D. Seftriakson 250 mg IM dan Azitromisin 1 g PO dosis tunggal
E. Benzantin penisilin G 1,2 juta Unit IM dan azitromisin 1 g PO dosis tunggal
63. Seorang perempuan berusia 30 tahun. G1P0A0, hamil 10 minggu dibawa ke UGD RS
dengan keluhan keluar perdarahan dari jalan lahir sejak 1 hari berupa perdarahan bercak
pada pakaian dalam. Tidak terdapat keluhan nyeri perut. Keluhan dirasakan setelah
perjalanan keluar kota. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis,
tekanan darah 110/60 mmHg, denyut nadi 88 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu : 37
0C. Pada pemeriksaan ginekologi didapatkan vulva vagna kesan normal, porsio lunak,
ostium eksternum dan internum tertutup. Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien
di atas?
A. Abortus spontan inkomplit
B. Abortus spontan komplit
C Abortus mengancam
D. Abortus insipiens
E. Abortus habitualis
64. Seorang perempuan 29 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan sejak 2
minggu yang lalu, semakin hari semakin banyak. Keputihan berwarna kekuningan dan
berbau. Keluhan disertai nyeri saat buang air kecil dan saat berhubungan seksual. Keluhan
gatal pada daerah kemaluan disangkal. Riwayat pasien berhubungan seksual dengan
berganti pasangan, tidak menggunakan kondom. Pada pemeriksaan ginekologi vulva dan
vagina kemerahan, tampak sekret purulen kekuningan dan berbau. Hasil pemeriksaan
vaginal swab tampak bakteri diplococcus Gram negatif intraseluler lekosit. Apakah
tatalaksana farmakoterapi yang tepat?
A. Asiklovir 4x800 mg selama 1 minggu
B. Cefiksim 400 mg, dosis tunggal
C. Ketokonazol 200 mg, dosis tunggal
D. Metronidazol 500 mg, dosis tunggal
E. Kotrimoksazol 2x960 mg, selama 1 minggu
65. Seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan
perdarahan pervaginam sedikit tanpa rasa nyeri sejak 5 jam yang lalu. Pasien mengaku
tidak haid sejak 2 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan klinis didapatkan keadaan umum
baik, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 80x/menit, frekuensi napas 20 x/menit,
temperatur 37°C. Pada pemeriksaan obstetrik ditemukan linea mediana hiperpigmentasi
dan fundus uteri 2 jari atas simfisis pubis. Pemeriksaan inspekulo tampak ostium uteri
tertutup dan tampak darah di vagina yang berasal dari ostium uteri eksternum. Apakah
tatalaksana yang paling tepat untuk kasus di atas?
A. Kuretase
B. Evakuasi jaringan
C. Pemberian preparat progesterone
D. Dilatasi serviks
E. Tirah baring
66 . Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kencing nanah
sejak 2 hari yang lalu. Pasien mengaku pernah melakukan hubungan seksual dengan
pekerja seks komersial 1 minggu yang lalu. Keluhan disertai nyeri saat buang air kecil. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan genitalia
didapatkan dari penis keluar sekret purulen berwarna kuning kehijauan, dan orificium
uretra eksterna eritema. Apakah penatalaksanaan yang tepat ?
A. Kanamisin 2gr injeksi intramuskular dosis tunggal+ dosisiklin 2x 100 mg 7 hari
B. Sefiksim 400 mg peroral dosis tunggal + eritromisin 4x500 mg peroral selama 7 hari
C. Seftriakson 250 mg injeksi intramuskular dosis tunggal + tetrasiklin 4x500 mg peroral 7 hari
D. Sefiksim 400 mg peroral + doksisiklin 2x 100 mg peroral 7 hari
E. Siprofloksasin 2x500 mg selama 5 hari
67. Seorang perempuan berusia 21 tahun G1P0A0 usia kehamilan 38 minggu datang ke unit
gawat darurat RS dengan keluhan keluar lendir darah dan sakit perut tembus belakang
yang sering sejak 3 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda vital
dalam batas normal. Pemeriksaan obstetrik tinggi fundus uteri 32 cm, bagian bawah teraba
bulat keras, punggung kanan., denyut jantung janin 148x/menit dan his 3x/10"/30". Pada
pemeriksaan dalam didapatkan vulva vagina normal , porsio pembukaan 5 cm, selaput
ketuban utuh, penurunan kepala di Hodge 1-2. Apakah diagnosis yang paling tepat?
A. G1P0A0 inpartu kala II
B. P1A0 gravid 38 minggu Kala III
C. G1P0A0 gravid 38 minggu inpartu kala 1 fase 1 aktif
D. P1A0 gravid 38 minggu Kala IV
E. G1P0A0 garivid 38 minggu inpartu kala I fase laten
68. Seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan
perdarahan pervaginam sedikit tanpa rasa nyeri sejak 5 jam yang lalu. Pasien mengaku
tidak haid sejak 2 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan klinis didapatkan keadaan umum
baik, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 80x/menit, frekuensi napas 20 x/menit,
temperatur 370C. Dari pemeriksaan obstetrik ditemukan linea mediana hiperpigmentasi
dan fundus uteri 2 jari atas simfisis pubis. Dari pemeriksaan inspekulo tampak ostium uteri
tertutup dan tampak darah di vagina yang berasal dari ostium uteri eksternum. Apakah
diagnosis yang paling tepat untuk kasus di atas?
A. Abortus komplit
B. Abortus Imminens
C. Abortus inkomplit
D. Abortus insipiens
E. Missed abortion
69. Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P0A0, hamil 37 minggu, diantar suami ke UGD
RS karena perut mulas-mulas tidak teratur sejak beberapa jam yang lalu. Keluar lendir
bercampur darah (-), keluar air ketuban (-) dan gerakan janin baik. Hasil pemeriksaan fisik
dijumpai kontraksi tidak teratur sesekali dan tidak ada perubahan dari kontraksi saat
kontrol 1 minggu yang lalu, DJJ normal. Hasil pemeriksaan dalam porsio teraba kenyal,
posterior, tidak ada pembukaan, kepala janin Hodge I. Pemeriksaan CTG normal. Apakah
diagnosis pasien ini?
A. Kontraksi HIS palsu
B. Inpartu kala I
C. Inpartu fase aktif
D. Inpartu fase laten
E. Inpartu kala II
70. Seorang perempuan berusia 18 tahun P1A0 datang ke praktek dokter dengan keluhan
kulit sekitar puting payudara lecet dan terasa nyeri. Nyeri dirasa semakin bertambah saat
menyusui bayi. Pada pemeriksaan klinis didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, denyut
nadi 80 x/menit, frekuensi napas 18x/menit, suhu 36°C. Dokter memberikan resep untuk
mengobati keluhan pasien. Selain itu, dokter juga memberikan saran agar penyakit pasien
tidak bertambah berat. Apakah saran/edukasi yang paling tepat diberikan?
A. Puting tidak harus selalu kering
B. Pengobatan terhadap monilia
C. Tidak melakukan pembersihan puting susu dengan sabun atau zat iritatif lainnya
D. Pemberian lanolin dan vitamin E untuk mengurangi lecet
E. Pemberian tablet parasetamol tiap 4 – 6 jam untuk menghilangkan nyeri
71. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam
menggigil sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan disertai nyeri pada payudara terutama saat
menyusui. Pasien melahirkan bayi 2 minggu yang lalu secara normal. Saat ini bayi hanya
mendapatkan ASI eksklusif. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg,
denyut nadi 96 x/menit, frekuensi napas 16 x/menit, suhu tubuh 38,3°C. Pemeriksaan
payudara didapatkan payudara hiperemi (+), lecet pada puting susu. Pada palpasi payudara
tegang terasa hangat, nyeri (+). Pemeriksaan obstetri tinggi fundus uteri 3 jari atas simpisis.
Lochia tidak berbau. Apakah tatalaksana yang paling tepat ?
A. ASI tidak disusukan
B. Tindakan pembedahan
C. Kompres panas
D. Bebat tekan payudara
E. Pemberian Antibiotika
72. .Seorang perempuan berusia 23 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sulit
menyusui bayinya karena putting susu tidak menonjol ke luar sejak 5 hari yang lalu. Puting
tampak datar dan dapat dikeluarkan dengan mudah dengan tekanan jari pada sekitar
putting. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisik payudara
tampak datar. Apakah penatalaksanaan yang tepat pada kasus di atas?
A. Menggunakan breast shells
B. Penarikan putting dengan spuit
C. Penarikan puting dengan tangan
D. Kompres hangat payudara
E. Koreksi dengan pembedahan
73. Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kesulitan
menyusui sejak setelah melahirkan. Pasien melahirkan anak pertama satu minggu yang lalu
secara spontan. Pada pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan
payudara didapatkan kedua payudara besar dan ukuran dalam batas normal, konsistensi
kenyal, dan sedikit nyeri tekan. Pada regio areola mammae kedua papila mammae tertarik
ke dalam. ASI menetes. Apakah tatalaksana yang paling tepat?
A. Hentikan pemberian ASI
B. Pasang bebat pada payudara
C. Pemberian lanolin
D. Menarik Puting
E. Kompres hangat
74. Seorang perempuan 25 tahun, P1A0, datang ke puskesmas dengan keluhan ASI keluar
tidak lancar sejak setelah persalinan 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
tanda vital dalam batas normal dan regio mammae didapatkan puting susu terbenam, ASI
keluar sedikit-sedikit, tidak ada kemerahan dan nyeri tekan. Apakah penatalaksanaan yang
paling tepat ?
A. Mengistirahatkan puting susu 24 jam
B. Menarik puting dengan spuit
C. Menggunakan krim lanolin
D. Memerah ASI dengan tangan
E. Kompres payudara
75. Seorang perempuan berusia 30 tahun, P1A0, datang ke praktik dokter dengan keluhan
nyeri pada payudara sebelah kanan sejak 2 minggu yang lalu disertai dengan demam. Satu
bulan sebelumnya pasien melahirkan anak pertamanya. Pemeriksaan fisik dijumpai suhu
37,90C, payudara kanan terlihat kemerahan dan bengkak serta panas pada perabaan.
Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Mastitis
B. Fibroadenoma mammae
C. Fibrocystic change
D. Abses payudara
E. Karsinoma mammae
