Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS GENGOGAKU NYUUMON SEMESTER 115

Total questions: 70

Worksheet time: 37mins

Name
Class
Date
1.

Satuan gramatikal terkecil yang mempunyai makna.

(a)  

2.

Bidang studi yang memperlakukan makna sebagai suatu hubungan yang melibatkan dua segi (dyadic).

(a)  

3.

Bidang studi yang memperlakukan makna sebagai suatu hubungan yang melibatkan tiga segi (triadic).

(a)  

4.

Satuan bunyi bahasa terkecil yang fungsional atau dapat membedakan makna kata.

(a)  

5.

Satuan ujaran yang maknanya tidak dapat “diramalkan” dari makna unsur-unsurnya, baik secara leksikal maupun secara gramatikal.

(a)  

6.

Alat ucap yang digunakan untuk memproduksi bunyi.

(a)  

7.

Cabang studi yang mempelajari bagaimana mekanisme penerimaan bunyi bahasa oleh telinga.

(a)  

8.

Cabang studi yang mempelajari bagaimana mekanisme alat-alat bicara manusia bekerja dalam menghasilkan bunyi, serta bagaimana bunyi-bunyi tersebut diklasifikasikan.        

(a)  

9.

Cabang studi yang mempelajari bunyi bahasa sebagai peristiwa fisis atau fenomena alam. Bunyi-bunyi tersebut diselidiki frekuensi getarannya, amplitudonya, intensitas dan timbrenya.

(a)  

10.

Cabang studi yang mempelajari bunyi bahasa tanpa memperhatikan apakah bunyi-bunyi tersebut mempunyai fungsi sebagai pembeda makna atau tidak.       

(a)  

11.

Cabang studi fonologi yang mempelajari bunyi bahasa yang memperhatikan apakah bunyi-bunyi tersebut mempunyai fungsi sebagai pembeda makna atau tidak.

(a)  

12.

Dua buah kata yang mirip atau disebut juga dua kata yang berkontras minimal.

(a)  

13.

Proses mengubah urutan fonem yang terdapat dalam suatu kata.

(a)  

14.

Proses masuknya (disisipkan) sebuah fonem ke dalam sebuah kata. 

(a)  

15.

Penyingkatan atau pemendekan ujaran yang dilakukan oleh pembicara dalam sebuah percakapan singkat atau dalam situasi informal.

(a)  

16.

a. kubawa

b. kuambil

ku- pada a dan b merupakan salah satu jenis klitika yaitu (a)  

17.

a. duduknya

b. nasibku

-nya pada a, -ku pada b merupakan jenis klitika yaitu (a)  

18.

Dua kata yang memiliki perbedaan makna dan cara pelafalan akan tetapi memiliki kesamaan dalam cara penulisan.

   Contoh: tahu ‘sesuatu makanan’  dengan tahu ‘mengerti’,

Pengertian dan contoh tersebut merupakan jenis homonim yaitu (a)  

19.

Dua kata yang memiliki makna dan bentuk penulisan yang berbeda akan tetapi dilafalkan dengan bunyi yang sama.

   Contoh: sah dengan syah

Pengertian dan contoh tersebut merupakan jenis homonim yaitu (a)  

20.

Frase (a)   adalah frase yang salah satu unsurnya dapat menggantikan kedudukan keseluruhannya atau bila salah satu unsurnya ditanggalkan, kedudukannya sebagai pengisi fungsi sintaksis masih dapat diterima.

21.

Frase (a)   adalah frase yang hubungan keduanya sangat erat sehingga fungsi keduanya tidak dapat dipisahkan sebagai pengisi fungsi sintaksis.

22.

Runtunan kata-kata berkonstruksi predikatif (di dalam konstruksi tersebut ada komponen berupa kata atau frase yang berfungsi sebagai predikat).

merupakan pengertian dari (a)  

23.

a. Kayfa haluka? -> kayfa haluk/ keif hal ;

b. Yang itu tadi -> yang tutadi ;

c. Shall not -> shan’t

a, b, c merupakan contoh metatesis

a)

BENAR

b)

SALAH

24.

a. Sapi -> sampi ;

b. Kapak -> kampak ;

c. Jumlah -> jumblah

a, b, c merupakan contoh epentesis

a)

BENAR

b)

SALAH

25.

a. Sapu – usap ;

b. Berantas – banteras ;

c. Jalur – lajur

a, b, c merupakan contoh kontraksi

a)

BENAR

b)

SALAH

26.

a. [au] pada bau ;

b. [ai] pada lain

a, b merupakan contoh diftong

a)

BENAR

b)

SALAH

27.

a. [au] pada harimau  

 b. [ai] pada  cukai

a, b merupakan contoh diftong

a)

BENAR

b)

SALAH

28.

Ketaksaan pada kata "beruang" dan "bakmi" muncul sebagai akibat berbaurnya bunyi-bunyi bahasa yang dilafalkan. Ketaksaan ini disebut ketaksaan leksikal

a)

BENAR

b)

SALAH

29.

Ketaksaan pada kata "orang tua" yang bisa bermakna orang yang tua atau bermakna ibu-bapak, merupakan ketaksaan gramatikal

a)

BENAR

b)

SALAH

30.

Ketaksaan pada kata "bang" yang bisa mengacu kepada “abang” atau bank merupakan ketaksaan bermakna lebih dari satu, dapat mengacu pada benda yang berbeda, sesuai dengan lingkungan pemakaiannya. Ketaksaan ini disebut ketaksaan fonetik

a)

BENAR

b)

SALAH

31.

Kalimat yang modusnya berisi pernyataan

a)

kalimat mperatif

b)

kalimat deklaratif

c)

kalimat interjektif

d)

kalimat optatif

32.

Kalimat yang modusnya berisi pertanyaan yang memerlukan jawaban

a)

kalimat optatif

b)

kalimat imperatif

c)

kalimat deklaratif

d)

kalimat interogatif

33.

Kalimat yang modusnya berisi perintah yang memerlukan reaksi berupa tindakan.

a)

kalimat imperatif

b)

kalimat optatif

c)

kalimat interjektif

d)

kalimat deklaratif

34.

Kalimat yang modusnya berisi ungkapan perasaan

a)

kalimat deklaratif

b)

kalimat optatif

c)

kalimat interjektif

d)

kalimat imperatif

35.

Kalimat yang modusnya berisi harapan atau keinginan.

 

a)

kalimat interjektif

b)

kalimat deklaratif

c)

kalimat imperatif

d)

kalimat optatif

36.

a. makna leksikal ; b. makna gramatikal ; c. makna kontekstual.

a, b, c merupakan jenis makna berdasarkan..........

a)

ada tidaknya referen

b)

jenis semantiknya

c)

ketepatan maknanya

d)

ada tidaknya nilai rasa

37.

a. makna konseptual ; b. makna asosiatif

a, b merupakan jenis makna berdasarkan........

a)

konteksnya

b)

jenis semantiknya

c)

unsur-unsurnya

d)

ketepatan maknanya

38.

a. makna idiom ; b. makna peribahasa

a, b merupakan jenis makna berdasarkan..........

a)

ada tidaknya nilai rasa pada sebuah kata

b)

unsur-unsurnya

c)

ada tidaknya referen pada sebuah kata

d)

jenis semantiknya

39.

a. makna konotatif ; b. makna denotatif.

a, b merupakan jenis makna berdasarkan.........

a)

ketepatan maknanya

b)

jenis semantiknya

c)

ada tidaknya nilai rasa pada sebuah kata

d)

ada tidaknya referen pada sebuah kata

40.

a. makna referensial ; b. makna nonreferensial.

a, b merupakan jenis makna berdasarkan.........

a)

ada tidaknya referen pada sebuah kata

b)

ada tidaknya nilai rasa pada sebuah kata

c)

ketepatan maknanya

d)

konteksnya

41.

Makna yang termasuk makna asosiatif menurut Leech yaitu berasosiasi dengan perasaan pembicara terhadap lawan bicara atau terhadap objek yang dibicarakan. Makna ini disebut.......

a)

makna afektif

b)

makna kolokatif

c)

makna stilistika

d)

makna konotatif

42.

Makna yang termasuk makna asosiatif menurut Leech yaitu berasosiasi dengan nilai rasa. Makna ini disebut.......

a)

makna afektif

b)

makna konotatif

c)

makna stilistika

d)

makna kolokatif

43.

Makna yang termasuk makna asosiatif menurut Leech yaitu berasosiasi dengan perbedaan sosial atau bidang kegiatan. Makna ini disebut.......

a)

makna afektif

b)

makna konotatif

c)

makna kolokatif

d)

makna stilistika

44.

Makna yang termasuk makna asosiatif menurut Leech yaitu berasosiasi dengan ciri-ciri makna tertentu yang dimiliki sebuah kata dari sejumlah kata-kata yang bersinonim. Makna ini disebut.......

a)

makna konotatif

b)

makna kolokatif

c)

makna afektif

d)

makna stilistika

45.

- adik saya,

- rumah makan

frase tersebut termasuk ke dalam jenis.........

a)

frase verbal

b)

frase ajektival

c)

frase nominal

d)

frase adverbial

46.

- anak kesatu

- peringkat kedua

- lantai lima

frase tersebut termasuk ke dalam jenis..........

a)

frase ajektival

b)

frase numeralia

c)

frase nominal

d)

frase adverbial

47.

- teh saja

- gol lagi

- temannya tadi

frase tersebut termasuk ke dalam jenis.........

a)

frase adverbial

b)

frase ajektival

c)

frase verbal

d)

frase nominal

48.

- di pasar

- ke Surabaya

frase tersebut termasuk ke dalam jenis.........

a)

frase nominal

b)

frase adverbial

c)

frase ajektival

d)

frase preposisional

49.

- sangat indah

- sangat senang sekali

frase tersebut termasuk ke dalam jenis..........

a)

frase ajektival

b)

frase adverbial

c)

frase nominal

d)

frase verbal

50.

- sudah mandi

- belum menerima

frase tersebut termasuk ke dalam jenis........

a)

frase preposisional

b)

frase nominal

c)

frase verbal

d)

frase numeralia

51.

Kakeknya orang Batak

Klausa tersebut termasuk ke dalam jenis..........

a)

klausa verbal

b)

klausa ajektival

c)

klausa preposisional

d)

klausa nominal

52.

Kakek membaca surat

Klausa tersebut termasuk ke dalam jenis klausa

a)

klausa verbal transitif

b)

klausa verbal intransitif

c)

klausa ajektival

d)

klausa numeral

53.

Anak-anak berlari

Klausa tersebut termasuk ke dalam jenis............

a)

klausa verbal transitif

b)

klausa verbal intransitif

c)

klausa numeralia

d)

klausa nominal

54.

Ayah di kantor

Klausa tersebut termasuk ke dalam jenis.............

a)

klausa preposisional

b)

klausa numeralia

c)

klausa nominal

d)

klausa ajektival

55.

Kucingnya dua ekor

Klausa tersebut termasuk ke dalam jenis..............

a)

klausa ajektival

b)

klausa verbal

c)

klausa numeralia

d)

klausa preposisional

56.

Preposisi............. menyatakan awal dan akhir dari suatu kejadian, peristiwa atau tindakan

contoh: dari, sampai

a)

asal bahan

b)

tempat tertentu

c)

waktu tertentu

d)

tempat berada

57.

Preposisi................ menyatakan tempat yang dituju dari perbuatan atau tindakan yang dilakukan

contoh: ke, kepada.

a)

tempat asal

b)

tempat tujuan

c)

tempat berada

d)

waktu tertentu

58.

Preposisi................. menyatakan tempat terjadinya peristiwa, tindakan atau keadaan yang terjadi

contoh: di, pada, dalam, antara.

a)

tempat berada

b)

tempat asal

c)

tempat tujuan

d)

waktu tertentu

59.

Preposisi.............. menyatakan batas akhir dari suatu tindakan, tempat, atau waktu yang disebutkan dalam predikat klausa;

contoh: sampai, hingga.

a)

hal

b)

pembatasan

c)

perbandingan

d)

tujuan

60.

tetapi, namun, sedangkan, sebaliknya

termasuk ke dalam konjungsi koordinatif yang menunjukkan..........

a)

pembatasan

b)

pertentangan

c)

penyimpulan

d)

pembetulan

61.

jadi, karena itu, oleh sebab itu, maka, maka itu, dengan demikian, dengan begitu.

termasuk ke dalam konjungsi koordinatif yang menunjukkan..........

a)

penyamaan

b)

penegasan

c)

pembetulan

d)

penyimpulan

62.

yaitu, yakni, bahwa, adalah, ialah.

termasuk ke dalam konjungsi koordinatif yang menunjukkan..........

a)

penegasan

b)

penyamaan

c)

pembatasan

d)

pemilihan

63.

dan, dengan, serta.

termasuk ke dalam konjungsi koordinatif yang menunjukkan..........

a)

pembatasan

b)

penjumlahan

c)

pengurutan

d)

penyimpulan

64.

bahkan, malah, lagipula, apalagi, jangankan.

termasuk ke dalam konjungsi koordinatif yang menunjukkan..........

a)

penegasan

b)

penyamaan

c)

pembetulan

d)

penyimpulan

65.

meskipun, biarpun, walaupun, sungguhpun, sekalipun.

termasuk ke dalam konjungsi subordinatif yang menunjukkan..........

a)

pengakibatan

b)

penyungguhan

c)

perbandingan

d)

persyaratan

66.

ketika, tatkala, sewaktu, sebelum, sesudah, sehabis.

termasuk ke dalam konjungsi subordinatif yang menunjukkan..........

a)

pengakibatan

b)

persyaratan

c)

perbandingan

d)

kesewaktuan

67.

kalau, jika, jikalau, bila, apabila, bilamana, asal

termasuk ke dalam konjungsi subordinatif yang menunjukkan..........

a)

persyaratan

b)

penyungguhan

c)

kesewaktuan

d)

pengakibatan

68.

seperti, sebagai, laksana

termasuk ke dalam konjungsi subordinatif yang menunjukkan..........

a)

perbandingan

b)

penyungguhan

c)

persyaratan

d)

penyebaban

69.

agar, supaya

termasuk ke dalam konjungsi subordinatif yang menunjukkan..........

 

a)

pengakibatan

b)

kesewaktuan

c)

tujuan

d)

perbandingan

70.

kecuali, hanya.

termasuk ke dalam konjungsi koordinatif yang menunjukkan..........

 

a)

pembatasan

b)

penyamaan

c)

penyimpulan

d)

pemilihan