WorksheetsAkuntansi Bahan Baku & T. Kerja
Total questions: 16
Worksheet time: 8mins
Jenis persediaan pada perusahaan manufaktur terdiri dari :
Bahan baku, bahan tidak langsung dan barang dalam proses
Bahan baku langsung, barang dalam proses dan barang jadi
Bahan baku langsung dan bahan baku tidak langsung
Bahan Baku, Barang Jadi dan Barang siap untuk dijual
Nilai bahan baku akhir dihitung dengan cara :
Bahan baku awal + Pembelian - bahan baku akhir
Bahan baku awal + penjualan - bahan baku akhir
Bahan baku awal + barang dalam proses - bahan baku akhir
Bahan baku awal + pembelian barang jadi - Penjualan
Jurnal pembelian bahan baku dengan kredit yang benar (Sistem Periodik) adalah:
Bahan baku (D), Kas (K)
Pembelian (D), Kas (K)
Bahan baku (D), Utang Usaha (K)
Pembelian (D), Utang Usaha (K)
Jurnal pembelian bahan baku dengan kredit yang benar (Sistem Periodik) adalah:
Bahan baku (D), Kas (K)
Pembelian (D), Kas (K)
Bahan baku (D), Utang Usaha (K)
Pembelian (D), Utang Usaha (K)
Jurnal pemakaian bahan baku langsung adalah:
Barang jadi (D), Persediaan bahan baku (K)
Produk dalam Proses (D), Bahan Baku Langsung (K)
Biaya overhead (D), Bahan baku tidak langsung (K)
Produk dalam proses (D), Bahan Baku Tidak langsung (K)
Nilai produk dalam proses tersedia untuk diselesaikan adalah
Biaya Produksi + Produk dalam Proses awal - produk dalam proses akhir
Harga Pokok Produksi + Produk dalam Proses awal - produk dalam proses akhir
Produk jadi awal + Pembelian bahan baku awal - produk dalam proses akhir
Biaya Produksi + Produk dalam Proses akhir - produk dalam proses awal
Nilai persediaan tersedia dijual dalam perusahaan manufaktur adalah
Produk jadi awal + Harga pokok Penjualan- produk jadi akhir
Produk jadi awal + Harga Pokok Produksi- produk jadi akhir
Produk jadi awal + Biaya produksi- produk jadi akhir
Produk jadi awal + Produk dalam proses - produk jadi akhir
Nilai Produk jadi akhir dapat dihitung dengan cara :
Produk tersedia dijual - produk jadi awal + Harga Pokok Produksi
Harga Pokok Penjualan - Harga Pokok Produksi
Harga pokok penjualan - produk tersedia dijual
Harga Pokok Penjualan-persediaan akhir
Data persediaan di bulan Januari 2021 , persediaan awal 100 unit @ Rp. 1000,-, tgl 5 Jan pembelian 300 unit @ Rp. 1.100,- tgl 10 Jan Pembelian 500 unit @ Rp. 1.200,- Tgl 15 Jan Penjualan 600 unit, maka nilai persediaan akhir jika menggunakan metode FIFO adalah
Rp. 360.000
Rp. 320.000,-
Rp.670.000
Rp. 710.000
Data persediaan di bulan Januari 2021 , persediaan awal 100 unit @ Rp. 1000,-, tgl 5 Jan pembelian 300 unit @ Rp. 1.100,- tgl 10 Jan Pembelian 500 unit @ Rp. 1.200,- Tgl 15 Jan Penjualan 600 unit, maka Harga pokok penjualan jika menggunakan metode FIFO adalah
Rp. 360.000
Rp. 320.000,-
Rp.670.000
Rp. 710.000
Data persediaan di bulan Januari 2021 , persediaan awal 100 unit @ Rp. 1000,-, tgl 5 Jan pembelian 300 unit @ Rp. 1.100,- tgl 10 Jan Pembelian 500 unit @ Rp. 1.200,- Tgl 15 Jan Penjualan 600 unit, maka nilai persediaan tersedia dijual jika menggunakan metode FIFO adalah
Rp. 630.000
Rp. 710.000,-
Rp.670.000
Rp. 1.030.000
Data persediaan di bulan Januari 2021 , persediaan awal 100 unit @ Rp. 1000,-, tgl 5 Jan pembelian 300 unit @ Rp. 1.100,- tgl 10 Jan Pembelian 500 unit @ Rp. 1.200,- Tgl 15 Jan Penjualan 600 unit, maka nilai persediaan akhir jika menggunakan metode RATA-RATA TERTIMBANG adalah
Rp. 330.000
Rp. 343.333,-
Rp.434.444
Rp. 343.444
Data persediaan di bulan Januari 2021 , persediaan awal 100 unit @ Rp. 1000,-, tgl 5 Jan pembelian 300 unit @ Rp. 1.100,- tgl 10 Jan Pembelian 500 unit @ Rp. 1.200,- Tgl 15 Jan Penjualan 600 unit, maka Harga Pokok Penjualan jika menggunakan metode RATA-RATA TERTIMBANG adalah
Rp. 686.667
Rp. 868.667,-
Rp.686.889,-
Rp. 343.444
Data persediaan di bulan Januari 2021 , persediaan awal 100 unit @ Rp. 1000,-, tgl 5 Jan pembelian 300 unit @ Rp. 1.100,- tgl 10 Jan Pembelian 500 unit @ Rp. 1.200,- Tgl 15 Jan Penjualan 600 unit, maka Harga Pokok Penjualan jika menggunakan metode RATA-RATA TERTIMBANG adalah
Rp. 686.667
Rp. 868.667,-
Rp.686.889,-
Rp. 343.444
Upah per hari Rp. 100.000,- standard output 100 unit. Insentive diberikan Rp.1.000 per unit. Asumsi output yang dihasilkan di hari Senin 120 unit maka upah yang dibayar di hari Senin adalah
Rp. 120.000
Rp. 100.000,-
Rp.20.000,-
Rp. 140.000
Diketahui Upah standar/ jam Rp. 20.000,- standar output 50 unit perjam. Bila produktivitas melebihi standar output/jam, maka upah yang diterima adalah upah efisiensi. Jika minggu pertama dengan jam kerja 40 jam output 250 unit maka upah yang dibayarkan di minggu pertama adalah
Rp. 1.000.000
Rp. 800.000-
Rp.1.200.000,-
Rp. 1.100.000,-
