Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

AAS Pendidikan Inklusi & ABK PAI V Lel

Total questions: 38

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Berikut merupakan urutan langkah dalam memberikan layanan pendidikan pada peserta didik di kelas…………

a)

Identifikasi-klasifikasi-diagnosisi-prognosis-treatment

b)

Klasifikasi-identifikasi-disgnosis-prognosis-treatment

c)

Trestment-identifikasi-diagnosis-prognisis-klasifikasi

d)

Prognosis-treatment-disgnosis-identifikasi-klasifikasi

e)

Disgnosis-prognosis-treatment-klasifikasi-identifikasi

2.

Berikut ini yang termasuk ragam penafsiran pendidikan inklusi adalah……….

a)

Keterbukaan pendidikan bagi semua kalangan tanpa terkecuali

b)

Perbedaan latar belakang kehidupan

c)

Pendidikan khusus atau terpadu

d)

Perbedaan fisik

e)

Semua jawaban benar

3.

Berikut ini yang termasuk karakteristik pendidikan inklusif adalah……..

a)

Kurikulum yang fleksibel

b)

Pendekatan pembelajaran yang fleksibel

c)

Sistem evaluasi yang fleksibel

d)

Pembelajaran yang ramah

e)

Semua jawaban benar

4.

Berikut ini yang termasuk prinsip dasar pendidikan inklusif adalah………..

a)

Pendidikan inklusif membuka kesempatan kepada semua “jenis” siswa

b)

Pendidikan inklusif menghindari semua aspek negatif labeling

c)

Pendidikan inklusi selalu melakukan checks

d)

Pendidikan inklusi selalu melakukan balances

e)

Semua jawaban benar

5.

Berikut ini merupakan karakteristik sekolah/madrasah yang menerapkan pendidikan inklusif, kecuali………

a)

Menciptakan dan menjaga komunitas kelas yang hangat

b)

Menerima keanekaragaman dan menghargai perbedaan

c)

Perubahan pelaksanaan kegaiatan belajar mengajar

d)

Mendorong guru untuk mengajar secara interaktif

e)

Melibatkan orang tua secara bermakna dalam proses pembelajaran

6.

Berikut ini yang merupakan isu dan permasalahan implementasi pendidikan inklusif, kecuali……….

a)

Pemahaman dan implementasinya

b)

Proses pembelajaran dan kebijakan sekolah

c)

Pendidikan inklusi selalu melakukan checks & balances

d)

Kondisi guru

e)

Support system

7.

Berikut ini yang dimaksud dengan landasan filosofis pendidikan inklusif adalah…….

a)

The National Academy Of Sciences 1980 Amerika Serikat

b)

Deklarasi Salamanca (UNESCO, 1994)

c)

Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika

d)

Deklarasi PBB tentang HAM 1948

e)

Undang-Undang NO. 20 Tahun 2003

8.

Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2003 “tujuan pendidikan nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab, yaitu individu yang mampu menghargai perbedaan dan berpartisipasi dalam masyarakat. Termasuk landasan pendidikan inklusif dari………..

a)

Landasan filosofis

b)

Landasan yuridis

c)

Landasan pendagogis

d)

Landasan religius

e)

Landasan empiris

9.

“Sekolah reguler dengan orientasi inklusif merupakan cara yang paling efektif untuk memerangi sikap diskriminatif, menciptakan masyarakat yang terbuka, membangun suatu masyarakat inklusif dan mencapai pendidikan untuk semua” Berikut merupakan pernyataan ideologi pendidikan inklusi pada…………

a)

Pasal 2 Pernyataan Salamanca

b)

Deklarasi Universal HAM Pasal III

c)

Konferensi dunia tentang pendidikan untuk semua (PuS) di Jomtien, Thailand (1990)

d)

Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2003

e)

Deklarasi PBB tentang HAM 1948

10.

Berikut ini yang merupakan cakupan konsep tentang pendidikan inklusif, kecuali…………

a)

Konsep anak dan peran orang tua

b)

Konsep sistem pendidikan sekolah

c)

Konsep keberagamaan dan diskriminasi

d)

Konsep memajukan inklusi dan SDM

e)

Konsep integrasi

11.

Individu yang mengalami gangguan dalam indra pendengaran. Karena memiliki gangguan dalam pendengaran, individu tunarungu memiliki hambatan dalam berbicara sehingga mereka biasa disebut tunawicara. Cara berkomunikasi dengan individu menggunakan bahasa isyarat. Berikut merupakan definisi dari…………..

a)

Tunarungu

b)

Tunanetra

c)

Tunadaksa

d)

Tunagrahita

e)

Tunalaras

12.

Individu yang mengalami gangguan pada indra penglihatan. Berikut merupakan definisi dari…………..

a)

Tunarungu

b)

Tunanetra

c)

Tunadaksa

d)

Tunagrahita

e)

Tunalaras

13.

Berdasarkan kelompoknya tunanetra dibagi menjadi dua kelompok yaitu………….

a)

Buta totat & Low vision

b)

Myopia & Hyperopia

c)

Hyperopia & Astigmatisme

d)

Astigmatisme & Myopia

e)

Semua jawaban benar

14.

Berdasarkan klasifikasinya anak tunanetra dibagi menjadi tiga yaitu……….

a)

Buta totat, Low vision & Myopia

b)

Myopia, Hyperopia & Astigmatisme

c)

Hyperopia, Astigmatisme & Buta totat

d)

Astigmatisme, Myopia & Low vision

e)

Semua jawaban benar

15.

Tidak dapat melihat dua jari di mukanya atau hanya melihat sinar atau cahaya yang lumayan dapat digunakan untuk orientasi mobilitas. Berikut merupakan pengertian dari…………..

a)

Buta total

b)

Low vision

c)

Myopia

d)

Hyperopia

e)

Astigmatisme

16.

Kurang penglihatan : mereka yang bila melihat sesuatu harus didekatkan atau dijauhkan dari objek yang dilihatnya, atau mereka yang mimiliki pemandangan kabur ketika melihat objek. Berikut merupakan pengertian dari…………..

a)

Buta total

b)

Low vision

c)

Myopia

d)

Hyperopia

e)

Astigmatisme

17.

Penglihatan jarak dekat, bayangan tidak terfokus dan jatuh di belakang retina. Berikut merupakan pengertian dari…………..

a)

Buta total

b)

Low vision

c)

Myopia

d)

Hyperopia

e)

Astigmatisme

18.

Penglihatan jarak jauh, bayangan tidak terfokus dan jatuh di depan retina. Berikut merupakan pengertian dari…………..

a)

Buta total

b)

Low vision

c)

Myopia

d)

Hyperopia

e)

Astigmatisme

19.

Penyimpanan atau penglihatan kabur yang disebabkan ketidakberesan pada kornea mata atau pada permukaan lain pada bola mata, sehingga bayangan benda, baik pada jarak dekat maupun jauh, tidak terfokus jatuh pada retina atau menggunakan kacamata koreksi dengan lensa silinder. Berikut merupakan pengertian dari…………..

a)

Buta total

b)

Low vision

c)

Myopia

d)

Hyperopia

e)

Astigmatisme

20.

Individu yang memiliki gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan neuro-muskular dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat kecelakaan, termasuk celebral palsy, amputasi, polio, dan lumpuh. Berikut merupakan definisi dari…………..

a)

Tunarungu

b)

Tunanetra

c)

Tunadaksa

d)

Tunagrahita

e)

Tunalaras

21.

Individu yang memiliki intelegensi yang signifikan berada dibawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi prilaku yang muncul dalam masa perkembangan. Berikut merupakan definisi dari…………..

a)

Tunarungu

b)

Tunanetra

c)

Tunadaksa

d)

Tunagrahita

e)

Tunalaras

22.

Individu yang mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial. individu biasanya menunjukan prilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku disekitarnya. Tunalaras dapat disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal yaitu pengaruh dari lingkungan sekitar. Berikut merupakan definisi dari…………..

a)

Tunarungu

b)

Tunanetra

c)

Tunadaksa

d)

Tunagrahita

e)

Tunalaras

23.

Individu yang memiliki gangguan pada satu atau lebih kemampuan dasar psikologis yang mencakup pemahaman dan penggunaan bahasa, berbicara dan menulis yang dapat memengaruhi kemampuan berfikir, membaca, berhitung, berbicara yang disebabkan karena gangguan persepsi, brain injury, disfungsi minimal otak, dislexia, dan afasia perkembangan. Berikut merupakan definisi dari…………..

a)

Tunadaksa

b)

Tunagrahita

c)

Tunalaras

d)

Kesulitan Belajar

e)

Autis

24.

Anak yang mengalami hambatan perkembangan otak, terutama pada area bahasa, sosial dan fantasi. Berikut merupakan definisi dari…………..

a)

Tunadaksa

b)

Tunagrahita

c)

Tunalaras

d)

Kesulitan Belajar

e)

Autis

25.

Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak yang mengalami gangguan penglihatan ialah………….

a)

SLB A

b)

SLB B

c)

SLB C

d)

SLB D

e)

SLB E

26.

Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak dengan gangguan pendengaran ialah………….

a)

SLB A

b)

SLB B

c)

SLB C

d)

SLB D

e)

SLB E

27.

Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak gangguan intlektual ialah………….

a)

SLB A

b)

SLB B

c)

SLB C

d)

SLB D

e)

SLB E

28.

Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak gangguan fisik dan kesehatan ialah………….

a)

SLB A

b)

SLB B

c)

SLB C

d)

SLB D

e)

SLB E

29.

Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak gangguan tunalaras ialah………….

a)

SLB A

b)

SLB B

c)

SLB C

d)

SLB D

e)

SLB E

30.

ABK Belajar dikelas biasa secara penuh dengan menggunakan kurikulum yang sama. Metode dan penilaian pembelajaran yang digunakan pada umumnya tidak berbeda dengan yang digunakan di kelas reguler pada umumnya. Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………

a)

Bentuk keterpaduan penuh

b)

Bentuk keterpaduan sebagian

c)

Bentuk keterpaduan tempat

d)

Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan

e)

Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal

31.

ABK belajar bersama dengan anak normal namun pada bidang studi tertentu belajar terpisah diruang bimbingan khusus. Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………

a)

Bentuk keterpaduan penuh

b)

Bentuk keterpaduan sebagian

c)

Bentuk keterpaduan tempat

d)

Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan

e)

Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal

32.

ABK hanya melakukan keterpaduan secara fisik dan soosial dengan anak lainnya, namun secara akademik belajar di kelas yang terpisah. Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………

a)

Bentuk keterpaduan sebagian

b)

Bentuk keterpaduan tempat

c)

Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan

d)

Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal

e)

Keterpaduan tersamar

33.

SD Terpadu apabila terdapat anak berkebutuhan khusus yang belajar bersama anak normal. Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………

a)

Bentuk keterpaduan sebagian

b)

Bentuk keterpaduan tempat

c)

Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan

d)

Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal

e)

Keterpaduan tersamar

34.

Masalah belajar dan perilaku ringan (mild learning and behavior problems) dan masalah belajar (retardasi mental, gangguan prilaku, dan kesulitan spesifik). Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………

a)

Bentuk keterpaduan penuh

b)

Bentuk keterpaduan tempat

c)

Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan

d)

Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal

e)

Keterpaduan tersamar

35.

Menempatkan  anak luar biasa di dalam kehidupan bermasyarakat umum atau di sekolah atau memberi kesempatan sebesar-besarnya kepada anak luar biasa bersama teman-teman normalnya dengan fasilitas umum menurut kemampuan dan potensinya. Berikut ini merupakan pengertian dari…………..

a)

Segregasi

b)

Integrasi

c)

Mainstreaming

d)

Formal

e)

Inklusi

36.

Berikut ini yang merupakan prinsip-prinsip mainstreaming adalah………..

a)

Zero reject, nondiscriminatory and multidisciplinary assessment

b)

Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak

c)

Pendidikan pada lingkungan yang paling tidak terbatas

d)

Program pembelajaran individu

e)

Semua jawaban benar

37.

Apa masalah yang dihadapi siswa berkesulitan belajar di sekolah?

a)

Masalah-masalah bahasa

b)

Masalah-masalah perhatian

c)

Masalah-masalah daya ingat dan kognisi

d)

Masalah sosial dan emosi

e)

Semua jawaban benar

38.

Berikut ini yang merupakan komponen keberhasilan pendidikan inklusif adalah......

a)

Fleksibilitas kurikulum

b)

Tenaga pendidik (guru) & input peserta didik

c)

Lingkungan dan penyelenggara sekolah inklusif

d)

Sarana-prasarana dan evaluasi pembelajaran

e)

Semua jawaban benar