WorksheetsAAS Pendidikan Inklusi & ABK PAI V Lel
Total questions: 38
Worksheet time: 31mins
Berikut merupakan urutan langkah dalam memberikan layanan pendidikan pada peserta didik di kelas…………
Identifikasi-klasifikasi-diagnosisi-prognosis-treatment
Klasifikasi-identifikasi-disgnosis-prognosis-treatment
Trestment-identifikasi-diagnosis-prognisis-klasifikasi
Prognosis-treatment-disgnosis-identifikasi-klasifikasi
Disgnosis-prognosis-treatment-klasifikasi-identifikasi
Berikut ini yang termasuk ragam penafsiran pendidikan inklusi adalah……….
Keterbukaan pendidikan bagi semua kalangan tanpa terkecuali
Perbedaan latar belakang kehidupan
Pendidikan khusus atau terpadu
Perbedaan fisik
Semua jawaban benar
Berikut ini yang termasuk karakteristik pendidikan inklusif adalah……..
Kurikulum yang fleksibel
Pendekatan pembelajaran yang fleksibel
Sistem evaluasi yang fleksibel
Pembelajaran yang ramah
Semua jawaban benar
Berikut ini yang termasuk prinsip dasar pendidikan inklusif adalah………..
Pendidikan inklusif membuka kesempatan kepada semua “jenis” siswa
Pendidikan inklusif menghindari semua aspek negatif labeling
Pendidikan inklusi selalu melakukan checks
Pendidikan inklusi selalu melakukan balances
Semua jawaban benar
Berikut ini merupakan karakteristik sekolah/madrasah yang menerapkan pendidikan inklusif, kecuali………
Menciptakan dan menjaga komunitas kelas yang hangat
Menerima keanekaragaman dan menghargai perbedaan
Perubahan pelaksanaan kegaiatan belajar mengajar
Mendorong guru untuk mengajar secara interaktif
Melibatkan orang tua secara bermakna dalam proses pembelajaran
Berikut ini yang merupakan isu dan permasalahan implementasi pendidikan inklusif, kecuali……….
Pemahaman dan implementasinya
Proses pembelajaran dan kebijakan sekolah
Pendidikan inklusi selalu melakukan checks & balances
Kondisi guru
Support system
Berikut ini yang dimaksud dengan landasan filosofis pendidikan inklusif adalah…….
The National Academy Of Sciences 1980 Amerika Serikat
Deklarasi Salamanca (UNESCO, 1994)
Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika
Deklarasi PBB tentang HAM 1948
Undang-Undang NO. 20 Tahun 2003
Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2003 “tujuan pendidikan nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab, yaitu individu yang mampu menghargai perbedaan dan berpartisipasi dalam masyarakat. Termasuk landasan pendidikan inklusif dari………..
Landasan filosofis
Landasan yuridis
Landasan pendagogis
Landasan religius
Landasan empiris
“Sekolah reguler dengan orientasi inklusif merupakan cara yang paling efektif untuk memerangi sikap diskriminatif, menciptakan masyarakat yang terbuka, membangun suatu masyarakat inklusif dan mencapai pendidikan untuk semua” Berikut merupakan pernyataan ideologi pendidikan inklusi pada…………
Pasal 2 Pernyataan Salamanca
Deklarasi Universal HAM Pasal III
Konferensi dunia tentang pendidikan untuk semua (PuS) di Jomtien, Thailand (1990)
Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2003
Deklarasi PBB tentang HAM 1948
Berikut ini yang merupakan cakupan konsep tentang pendidikan inklusif, kecuali…………
Konsep anak dan peran orang tua
Konsep sistem pendidikan sekolah
Konsep keberagamaan dan diskriminasi
Konsep memajukan inklusi dan SDM
Konsep integrasi
Individu yang mengalami gangguan dalam indra pendengaran. Karena memiliki gangguan dalam pendengaran, individu tunarungu memiliki hambatan dalam berbicara sehingga mereka biasa disebut tunawicara. Cara berkomunikasi dengan individu menggunakan bahasa isyarat. Berikut merupakan definisi dari…………..
Tunarungu
Tunanetra
Tunadaksa
Tunagrahita
Tunalaras
Individu yang mengalami gangguan pada indra penglihatan. Berikut merupakan definisi dari…………..
Tunarungu
Tunanetra
Tunadaksa
Tunagrahita
Tunalaras
Berdasarkan kelompoknya tunanetra dibagi menjadi dua kelompok yaitu………….
Buta totat & Low vision
Myopia & Hyperopia
Hyperopia & Astigmatisme
Astigmatisme & Myopia
Semua jawaban benar
Berdasarkan klasifikasinya anak tunanetra dibagi menjadi tiga yaitu……….
Buta totat, Low vision & Myopia
Myopia, Hyperopia & Astigmatisme
Hyperopia, Astigmatisme & Buta totat
Astigmatisme, Myopia & Low vision
Semua jawaban benar
Tidak dapat melihat dua jari di mukanya atau hanya melihat sinar atau cahaya yang lumayan dapat digunakan untuk orientasi mobilitas. Berikut merupakan pengertian dari…………..
Buta total
Low vision
Myopia
Hyperopia
Astigmatisme
Kurang penglihatan : mereka yang bila melihat sesuatu harus didekatkan atau dijauhkan dari objek yang dilihatnya, atau mereka yang mimiliki pemandangan kabur ketika melihat objek. Berikut merupakan pengertian dari…………..
Buta total
Low vision
Myopia
Hyperopia
Astigmatisme
Penglihatan jarak dekat, bayangan tidak terfokus dan jatuh di belakang retina. Berikut merupakan pengertian dari…………..
Buta total
Low vision
Myopia
Hyperopia
Astigmatisme
Penglihatan jarak jauh, bayangan tidak terfokus dan jatuh di depan retina. Berikut merupakan pengertian dari…………..
Buta total
Low vision
Myopia
Hyperopia
Astigmatisme
Penyimpanan atau penglihatan kabur yang disebabkan ketidakberesan pada kornea mata atau pada permukaan lain pada bola mata, sehingga bayangan benda, baik pada jarak dekat maupun jauh, tidak terfokus jatuh pada retina atau menggunakan kacamata koreksi dengan lensa silinder. Berikut merupakan pengertian dari…………..
Buta total
Low vision
Myopia
Hyperopia
Astigmatisme
Individu yang memiliki gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan neuro-muskular dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat kecelakaan, termasuk celebral palsy, amputasi, polio, dan lumpuh. Berikut merupakan definisi dari…………..
Tunarungu
Tunanetra
Tunadaksa
Tunagrahita
Tunalaras
Individu yang memiliki intelegensi yang signifikan berada dibawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi prilaku yang muncul dalam masa perkembangan. Berikut merupakan definisi dari…………..
Tunarungu
Tunanetra
Tunadaksa
Tunagrahita
Tunalaras
Individu yang mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial. individu biasanya menunjukan prilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku disekitarnya. Tunalaras dapat disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal yaitu pengaruh dari lingkungan sekitar. Berikut merupakan definisi dari…………..
Tunarungu
Tunanetra
Tunadaksa
Tunagrahita
Tunalaras
Individu yang memiliki gangguan pada satu atau lebih kemampuan dasar psikologis yang mencakup pemahaman dan penggunaan bahasa, berbicara dan menulis yang dapat memengaruhi kemampuan berfikir, membaca, berhitung, berbicara yang disebabkan karena gangguan persepsi, brain injury, disfungsi minimal otak, dislexia, dan afasia perkembangan. Berikut merupakan definisi dari…………..
Tunadaksa
Tunagrahita
Tunalaras
Kesulitan Belajar
Autis
Anak yang mengalami hambatan perkembangan otak, terutama pada area bahasa, sosial dan fantasi. Berikut merupakan definisi dari…………..
Tunadaksa
Tunagrahita
Tunalaras
Kesulitan Belajar
Autis
Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak yang mengalami gangguan penglihatan ialah………….
SLB A
SLB B
SLB C
SLB D
SLB E
Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak dengan gangguan pendengaran ialah………….
SLB A
SLB B
SLB C
SLB D
SLB E
Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak gangguan intlektual ialah………….
SLB A
SLB B
SLB C
SLB D
SLB E
Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak gangguan fisik dan kesehatan ialah………….
SLB A
SLB B
SLB C
SLB D
SLB E
Berikut merupakan layanan pendidikan segregasi/ SLB untuk anak gangguan tunalaras ialah………….
SLB A
SLB B
SLB C
SLB D
SLB E
ABK Belajar dikelas biasa secara penuh dengan menggunakan kurikulum yang sama. Metode dan penilaian pembelajaran yang digunakan pada umumnya tidak berbeda dengan yang digunakan di kelas reguler pada umumnya. Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………
Bentuk keterpaduan penuh
Bentuk keterpaduan sebagian
Bentuk keterpaduan tempat
Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan
Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal
ABK belajar bersama dengan anak normal namun pada bidang studi tertentu belajar terpisah diruang bimbingan khusus. Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………
Bentuk keterpaduan penuh
Bentuk keterpaduan sebagian
Bentuk keterpaduan tempat
Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan
Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal
ABK hanya melakukan keterpaduan secara fisik dan soosial dengan anak lainnya, namun secara akademik belajar di kelas yang terpisah. Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………
Bentuk keterpaduan sebagian
Bentuk keterpaduan tempat
Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan
Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal
Keterpaduan tersamar
SD Terpadu apabila terdapat anak berkebutuhan khusus yang belajar bersama anak normal. Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………
Bentuk keterpaduan sebagian
Bentuk keterpaduan tempat
Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan
Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal
Keterpaduan tersamar
Masalah belajar dan perilaku ringan (mild learning and behavior problems) dan masalah belajar (retardasi mental, gangguan prilaku, dan kesulitan spesifik). Berikut ini merupakan definisi bentuk layanan pendidikan integrasi………………
Bentuk keterpaduan penuh
Bentuk keterpaduan tempat
Keterpaduan antara berbagai jenis kecacatan
Keterpaduan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal
Keterpaduan tersamar
Menempatkan anak luar biasa di dalam kehidupan bermasyarakat umum atau di sekolah atau memberi kesempatan sebesar-besarnya kepada anak luar biasa bersama teman-teman normalnya dengan fasilitas umum menurut kemampuan dan potensinya. Berikut ini merupakan pengertian dari…………..
Segregasi
Integrasi
Mainstreaming
Formal
Inklusi
Berikut ini yang merupakan prinsip-prinsip mainstreaming adalah………..
Zero reject, nondiscriminatory and multidisciplinary assessment
Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak
Pendidikan pada lingkungan yang paling tidak terbatas
Program pembelajaran individu
Semua jawaban benar
Apa masalah yang dihadapi siswa berkesulitan belajar di sekolah?
Masalah-masalah bahasa
Masalah-masalah perhatian
Masalah-masalah daya ingat dan kognisi
Masalah sosial dan emosi
Semua jawaban benar
Berikut ini yang merupakan komponen keberhasilan pendidikan inklusif adalah......
Fleksibilitas kurikulum
Tenaga pendidik (guru) & input peserta didik
Lingkungan dan penyelenggara sekolah inklusif
Sarana-prasarana dan evaluasi pembelajaran
Semua jawaban benar
