NEW
Font size
WorksheetsUH mengasah pribadi yang unggul dengan tata krama , santun dan m
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Siapakah nama kepala sekolah SMP N 3 PADANG PANJANG
Siapakah nama wakil kesiswaan SMP N PADANG PANJANG
Berapa orang jumlah guru IPA di SMP N 3 Padang Panjang
5 Orang
3 Orang
4 Orang
6 Orang
Siapakah di bawah ini Pegawai dan staf di SMP N 3 Padang Panjang yang paling Tua
Berapakah jumlah ruangan belajar dan pendukung pembelajaran SMP N 3 Padang Panjang
35
27
31
22
apakah huruf ke empat dalam ABJAD
D
C
B
A
saat dibalik akan kurang 3, apakah itu
geseer
keluar
6
8
dibawah ini manakah pengertian tata krama yang benar
Tata krama merupakan norma-norma pergaulan yang berkaitan dengan kebiasaan dalam bertindak maupun bertutur kata yang berlaku atau disepakati dalam lingkungan pergaulan antarmanusia setempat
Bertutur kata lemah lembut dan berperilaku halus kepada orang lain
Tata krama mengandung nilai-nilai yang berlaku khusus pada daerah tertentu. Oleh karena itu, sangat mungkin tata krama satu daerah akan berbeda dengan daerah lain
Rasa menghormati, menghargai, dan menyayangi
maksud dari hadis ini adalah
قَالَ ابْنُ السَّرْحِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيَعْرِفْ حَقَّ كَبِيرِنَا فَلَيْسَ مِنَّا
Etika dan tata krama pergaulan ini harus dipegang teguh supaya kepentingan setiap anggota masyarakat tidak terganggu
Rasa menghormati, menghargai, dan menyayangi tersebut kemudian tercermin dalam perilaku, penampilan, dan perkataan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
Siapa yang tidak menyayangi orang yang kecil di antara kami dan tidak mengerti hak orang yang lebih besar di antara kami, maka ia bukan dari golongan kami
Tata krama atau etika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari pada berbagai tempat dan situasi, seperti dalam bergaul di sekolah, di rumah, di masyarakat, bahkan di media sosia
Secara lebih rinci, tata krama dibagi kepada 4 bagian
Tata Krama dalam Berkomunikasi Lisan,Tata Krama Berkomunikasi di Media Sosial,Tata Krama dalam Berpakaian,Tata Krama dalam Bersikap
Tata Krama dalam Bersikap,Tata Krama dalam Berpakaian,Tata Krama Berkomunikasi di Media Sosial,Tata Krama dalam Berkomunikasi Lisan
Tata Krama dalam Berpakaian,Tata Krama dalam Berkomunikasi Lisan,Tata Krama Berkomunikasi di Media Sosial,Tata Krama dalam Bersikap
Tata Krama dalam Berkomunikasi Lisan,Tata Krama Berkomunikasi di Media Sosial,Tata Krama dalam Bersikap,Tata Krama dalam Berpakaian
maksud dari ayat tersebut adalah
يَا بَنِيْٓ اٰدَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْاٰتِكُمْ وَرِيْشًاۗ وَلِبَاسُ التَّقْوٰى ذٰلِكَ خَيْرٌۗ ذٰلِكَ مِنْ اٰيٰتِ اللّٰهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُوْنَ
Bersikap menyangkut tata cara menggunakan dan memosisikan bagian-bagian tubuh kita saat berinteraksi dengan orang lain. Meskipun tidak menggunakan kata-kata
Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat
bahasa tubuh terdiri atas bagaimana cara duduk, cara berdiri, cara kita menggunakan kedua tangan dan kaki, serta apa yang kita lakukan ketika berbicara dan berinteraksi dengan orang lain
Berbahasa yang baik dan sopan, memilih katakata dan kalimat yang tepat, dan menghindari kata-kata yang kotor dan menyinggung perasaan lawan bicara
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْأَشَجِّ الْعَصَرِيِّ إِنَّ فِيكَ خَصْلَتَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللَّهُ الْحِلْمَ وَالْحَيَاءَ
maksud dari hadis tersebut adalah
Sesungguhnya dalam dirimu terdapat dua sikap yang dicintai oleh Allah; yaitu sifat santun dan malu
Sopan santun menjadi sangat penting dalam pergaulan hidup sehari hari.
Orang yang memiliki sopan santun berarti mampu menempatkan dirinya dengan tepat dalam berbagai keadaan
Sopan santun dapat diterapkan di mana saja dan kapan saja
وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَقُوْلُوْا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَّاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۗ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْكُمْ وَاَنْتُمْ مُّعْرِضُوْنَ
ayat di atas memerintahkan kepada kita untuk
Allah Swt. mencintai hamba-Nya yang memiliki sikap santun. Rasulullah saw. juga demikian, bahkan beliau juga memiliki sikap lemah lembut dan santun yang luar biasa.
Sejatinya, kalau kita bersikap baik kepada orang lain, sesungguhnya perbuatan baik itu akan kembali kepada diri kita sendiri. Sebaliknya, ketika kita bersikap buruk kepada orang lain, sesungguhnya perbuatan itu akan kembali kepada diri sendiri.
Mudah diterima oleh orang lain. Sikap santun akan menjadikan seseorang disenangi orang lain sehingga mudah diterima oleh orang lain.
memerintahkan kepada kita untuk bertutur kata yang baik kepada manusia. Teman, kerabat, keluarga, Bapak/ Ibu Guru, dan orang tua wajib diperlakukan dengan baik. Berkata dan berperilaku santun kepada mereka akan membuat harga diri kita meningkat.. Kita akan dihargai dan dihormati ketika kita juga menghormati orang lain.
manfaat yang bisa kita peroleh dari sikap santun, di antaranya adalah
kalau kita bersikap baik kepada orang lain, sesungguhnya perbuatan baik itu akan kembali kepada diri kita sendiri
Dicintai Allah Swt. dan Rasul-Nya. Allah Swt. mencintai hamba-Nya yang memiliki sikap santun. Rasulullah saw. juga demikian, bahkan beliau juga memiliki sikap lemah lembut dan santun yang luar biasa
tidak gampang marah kepada siapa pun
membuat kita terkenal dimana mana
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ، أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً، فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ
arti hadis di atas adalah
bahwa Nabi saw. bersabda kepada Al Asyaj Al ‘Ashri: Sesungguhnya dalam dirimu terdapat dua sikap yang dicintai oleh Allah; yaitu sifat santun dan malu
Dari Nabi saw. beliau bersabda: Siapa yang tidak menyayangi orang yang kecil di antara kami dan tidak mengerti hak orang yang lebih besar di antara kami, maka ia bukan dari golongan kami
“Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuatbaiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin
Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Iman itu ada tujuh puluh cabang lebih, atau enam puluh cabang lebih. Yang paling utama yaitu perkataan Lâ ilâha illallâh, dan yang paling ringan yaitu menyingkirkan gangguan dari jalan.Dan malu itu termasuk bagian dari iman
Malu adalah menahan diri dari perbuatan jelek, kotor, tercela, dan hina. Sifat malu itu terkadang merupakan sifat bawaan dan juga bisa merupakan hasil latihan.
bagaimanakah cara kita sebagai manusia untuk menerapkan itu semua.
perlu iman dan ilmu
perlu ikhtiar , tawakal
perlu usaha, niat, ilmu serta pembiasaan
di kerjakan saja , lama kelamaan bakalan terbiasa
manfaat dari sifat malu, di antaranya adalah
Ia akan memiliki kekuatan dalam berbuat kebaikan dan menolak kemaksiatan
Mendorong berbuat kebaikan. Rasa malu kepada Allah Swt. akan mendorong seseorang berbuat kebaikan. Sebab ia tahu bahwa setiap perbuatan manusia akan dibalas oleh Allah Swt. di akhirat kelak
Malu merupakan salah satu benteng pertahanan seseorang dalam menghindari perbuatan maksiat
Malu memperlihatkan aurat akan membantu dalam menjaga diri dan membawa kepada kebaikan
