Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Keperawatan Jiwa

Total questions: 15

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Suatu kondisi seseorang terhadap suatu keyakinan seseorang yang tidak sesuai dengan kenyataan, tetapi dipertahankan dan tidak dapat diubah secara logis, kondisi ini disebut juga...

a)

Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi

b)

Harga Diri Rendah

c)

Waham

d)

Isolasi Sosial

e)

Perilaku Kekerasan

2.

Suatu kondisi dimana seorang individu mengalami penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain disekitarnya, keadaan ini disebut juga....

a)

Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi

b)

Waham

c)

Harga Diri Rendah

d)

Perilaku Kekerasan

e)

Isolasi Sosial

3.

Suatu kondisi dengan salah satu gejala gangguan jiwa di mana klien mengalami perubahan sensori persepsi, merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaaan atau penghiduan. Klien merasakan stimulus yang sebetulnya tidak ada, kondisi ini disebut juga...

a)

Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi

b)

Waham

c)

Harga Diri Rendah

d)

Perilaku Kekerasan

e)

Isolasi Sosial

4.

Perawat pasien dengan masalah kejiwaan harus selalu waspada terhadap pasiennya, jangan pernah membelakangi pasien khususnya pasien dengan diagnosa keperawatan jiwa Perilaku Kekesaran, pasien seperti ini memiliki tanda dan gejala sebagai berikut....

a)

Wajah tampak kesal atau jengkel, mata merah, membentak - bentak

b)

Berbicara sendiri dan tertawa sendiri

c)

Menyendiri dan takut bertemu orang lain

d)

Badannya tampak bau dan kotor

e)

Tampak sedih, menangis dan suka merendahkan dirinya

5.

Sebagai perawat jiwa harus awas dan memperhatikan keluhan - keluhan pasien, khusunya pasien dengan diagnosa keperawatan halusinasi, pasien seperti ini memiliki tanda dan gejala sebagai berikut....

a)

Wajah tampak kesal atau jengkel, mata merah, membentak - bentak

b)

Berbicara sendiri dan tertawa sendiri

c)

Menyendiri dan takut bertemu orang lain

d)

Badannya tampak bau dan kotor

e)

Tampak sedih, menangis dan suka merendahkan dirinya

6.

Sebagai perawat jiwa kita harus bisa memberikan support dan motivasi kepada pasien, khusunya pasien dengan diagnosa keperawatan harga diri rendah, pasien seperti ini memiliki tanda dan gejala sebagai berikut....

a)

Wajah tampak kesal atau jengkel, mata merah, membentak - bentak

b)

Berbicara sendiri dan tertawa sendiri

c)

Menyendiri dan takut bertemu orang lain

d)

Badannya tampak bau dan kotor

e)

Tampak sedih, menangis dan suka merendahkan dirinya

7.

Sebagai perawat jiwa kita harus pandai berkomunikasi dengan pasien dan mengajarkan pasien serta mengembalikan pikiran pasien untuk kembali normal dan menghadapi kenyataan. Berikut ini tindakan keperawatan yang bisa kita ajarkan kepada pasien dengan perilaku kekerasan yaitu....

a)

Mengajarkan teknik tarik nafas dalam saat marah dan memukul bantal.

b)

Mengurung diruang tertutup agar tidak bertemu orang lain dan mencelakakan orang.

c)

Mengajak pasien untuk berinteraksi dengan orang lain.

d)

Mengajarkan pasien untuk mengungkapkan kemarahannya.

8.

Sebagai perawat jiwa kita harus mampu memberikan support dan juga mengajarkan untuk selalu memperhatikan kebersihan diri pasien, hal ini dapat dilakukan pada pasien dengan ciri - ciri....

a)

Wajah tampak kesal atau jengkel, mata merah, membentak - bentak

b)

Berbicara sendiri dan tertawa sendiri

c)

Menyendiri dan takut bertemu orang lain

d)

Badannya tampak bau dan kotor

e)

Tampak sedih, menangis dan suka merendahkan dirinya

9.

Ny.A dirawat di RSJ Karya Husada dengan keluhan selalu menghindar jika bertemu orang lain, Ny.A hanya mau berinteraksi dengan orang - orang tertentu yang mau mendengarkan ceritanya saja. Ny.A suka bercerita kepada orang-orang bahwa Ny.A adalah penyanyi yang sangat terkenal dan berbakat, hanya saja karena ada orang yang tidak menyukainya sehingga membuat suara Ny.A menjadi tidak enak didengar dengan bantuan dukun. Tentukan diagnosa keperawatan dari kasus Ny.A tersebut....

a)

Isolasi Sosial

b)

Waham

c)

Harga Diri Rendah

d)

Halusinasi

e)

Perilaku Kekerasan

10.

Tn.A dirawat di RSJ Karya Husada dengan keluhan badannya gatal - gatal dan beberapa bagian terdapat luka lecet karena digaruk. Tn.A tampak kotor dan bau, saat ditanya terakhir mandi atau membersihkan diri yaitu seminggu yang lalu karena Tn.A merasa baik-baik saja dan tidak tampak kotor. Tentukan diagnosa keperawatan dari kasus Tn.A tersebut....

a)

Isolasi Sosial

b)

Waham

c)

Harga Diri Rendah

d)

Defisit Perawatan Diri

e)

Perilaku Kekerasan

11.

Kondisi seseorang yang memiliki perasaan tidak berharga, tidak berarti dan rendah diri yang berkepanjangan akibat evaluasi negatif terhadap diri sendiri dan kemampuan diri, kondisi ini disebut juga...

a)

Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi

b)

Harga Diri Rendah

c)

Waham

d)

Isolasi Sosial

e)

Perilaku Kekerasan

12.

Suatu keadaan dimana seseorang mengalami hambatan ataupun gangguan dalam kemampuan untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas perawatan diri, seperti mandi, berpakaian, makan, dan eliminasi untuk dirinya sendiri, kondisi ini disebut juga...

a)

Defisiti Perawatan diri

b)

Harga Diri Rendah

c)

Waham

d)

Isolasi Sosial

e)

Perilaku Kekerasan

13.

Penanganan keperawatan yang dapat dilakukan pada pasien halusinasi khususnya halusinasi pendengaran yaitu...

a)

Menghardik suara-suara palsu

b)

Mengikuti suara - suara tersebut

c)

Diam saja.

d)

Menutup telinga

14.

Sebagai perawat jiwa kita harus pandai berkomunikasi dengan pasien dan mengajarkan pasien serta memberikan support dan hal-hal positif kepada pasien. Berikut ini tindakan keperawatan yang bisa kita ajarkan kepada pasien dengan masalah isolasi sosial yaitu....

a)

Mengajarkan teknik tarik nafas dalam saat marah dan memukul bantal.

b)

Mengurung diruang tertutup agar tidak bertemu orang lain dan mencelakakan orang.

c)

Mengajak pasien untuk berinteraksi dengan orang lain.

d)

Mengajarkan pasien untuk mengungkapkan kemarahannya.

15.

Sebagai perawat jiwa kita harus pandai berkomunikasi dengan pasien dan mengajarkan pasien serta memberikan support dan hal-hal positif kepada pasien. Berikut ini tindakan keperawatan yang bisa kita ajarkan kepada pasien dengan masalah defisit perawatan diri yaitu....

a)

Mengajarkan teknik tarik nafas dalam saat marah dan memukul bantal.

b)

Mengurung diruang tertutup agar tidak bertemu orang lain dan mencelakakan orang.

c)

Mengajak pasien untuk berinteraksi dengan orang lain.

d)

Mengajarkan pasien untuk mengungkapkan kemarahannya.

e)

Membuatkan jadwal aktivitas untuk melakukan personal hygiene atau kebersihan diri.