Font size
WorksheetsTeks Puisi SMA X
Total questions: 60
Worksheet time: 5hrs 0mins
.........
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi
Suasana yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ....
Marah
Bingung
Sedih
Gembira
Memahami isi puisi adalah upaya awal yang harus dilakukan oleh pembaca puisi untuk mengungkap makna yang...
indah
tersirat
tersurat
menarik
imajinatif
Pemilihan kata oleh penyair saat membuat puisi disebut
nada
suasana
diksi
tipografi
kontradiksi
Bacalah penggalan puisi berikut dengan saksama!
Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini
……………………………………………………
Kita adalah manusia bermata sayu, yang
di tepi jalan
mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh
Kita adalah berpuluh juta yang bertahan
hidup sengsara
dipukul banjir, gunung api, kutu, dan hama
dan bertanya-tanya diam, inikah yang namanya
merdeka
(Taufik Ismail)
Penyair dalam penggalan puisi di atas bermaksud mengungkapkan….
Keadaan bencana alam yang menimpa rakyat
Keadaan rakyat yang tidak bersuara
Republik ini milik yang menderita
Penderitaan sebagian besar rakyat
Tuntutan perbaikan kesejahteraan rakyat
Agar puisi menjadi indah saat dibaca, penyair perlu memperhatikan rima saat membuat puisi. Rima adalah
persamaan bunyi akhir
kata-kata indah
kata konkret
kata pilihan
bentuk puisi
Dengan adanya irama, puisi yang ditulis dapat disajikan dengan indah, sehingga mampu memengaruhi ketertarikan pembaca atau pendengar terhadap puisi. Berdasarkan pernyataan tersebut, pengertian irama adalah....
Karya sasrta hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia.
Penyusunan bunyi dari kata-kata dalam sebuah puisi.
Pergantian, keras lembut, lambat cepat, panjang pendek, atau tinggi rendahnya pengucapan kata dalam puisi.
Hasil dari upaya memilih kata kata tertentu untuk dipakai dalam suatu tuturan bahasa.
Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kata bercetak miring dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji . . . .
pendengaran
penglihatan
penciuman
perasa
peraba
Kalau klasifikasi surga ditentukan jumlah langit yang melapisinya
Maka negeri kita bagai maskapai rokok, surga langit ke tujuh klasifikasinya
Majas yang terkandung dalam puisi tersebut yaitu ....
majas personifikasi
majas repetisi
majas simile
majas paradoks
majas ironi
Hati yang terbuat dari baja
Tangguh sungguh perkasa
Kata 'baja' pada penggalan puisi tersebut bermakna ....
keyakinan yang tak terbatas
kerasnya hidup yang dialami seseorang
kekuatan yang dimiliki oleh seseorang
manusia yang keras hatinya
sesuatu yang menyenangkan
Suatu karya puisi yang baik memiliki makna yang mendalam. Makna diungkapkan dengan memadatkan berbagai....
kata
bahasa kias
unsur bahasa
kata imajinatif
nilai puisi
Untuk menemukan makan dalam sebuah puisi, pembaca harus membaca puisi dengan saksama dan memperhatikan banyak faktor dalam puisi tersebut. Salah satunya adalah....
Nilai seni dari pembacaan puisi
Penggunaan bahasa
Kemampuan seseorang membaca puisi
Pendengar merasa terbawa dalam puisi yang dibacakan
penggunaan kata-kata kiasan
Puisi lama merupakan puisi yang...
bebas
penyampaiannya terencana
berdiri sendiri
masih terikat oleh aturan-aturan
lugas dan konkret
Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusun lirik dan bait, serta penuh makna. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
prosa
cerita pendek
karya sastra
puisi
gurindam
Hal yang menonjol dalam sebuah teks puisi yaitu....
keindahan kata-kata
keabsurdan kata-kata
perasaan dan pikiran
ketepatan kata yang digunakan
puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan, namun dengan cara menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya termasuk dalam jenis puisi....
ode
kritik sosial
satire
elegi
"ibu kota dan ibu jari" termasuk jenis kata dengan makna....
konotasi
denotasi
berlambang
bersimbol
- Bagian unsur yang merupakan kata/susunan kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi seperti penglihatan, pendengaran, perasaan adalah...
Tema
imaji/citraan
amanat
tipografi
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Samudera
Diri manusia adalah samudera
dalam dan luas
malaikat dan setan membunyikan
genderang perang
berkejaran di atas ombak-ombak
terpental ke pantai lantas
menggapai langit
dengan jemari dan kuku-kukunya
satu kalah
satu menang
(Tengsoe Tjahjono)
Kata yang memiliki makna kiasan dalam puisi di atas adalah ....
samudera
manusia
kalah
langit
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Teratai
Kepada Ki Hajar Dewantara
Dalam kebun di tanah airku
Tumbuh sekuntum bunga teratai
Tersembunyi kembang indah permai
Tiada terlihat orang yang lalu
Akarnya tumbuh di hati dunia
Daun berseri, Laksmi mengarang
Biarpun dia diabaikan orang
Seroja kembang gemilang mulia
Teruslah, o, Teratai bahagia
Berseri di kebun Indonesia
Biarkan sedikit penjaga taman
Biarpun engkau tidak dilihat
Biarpun engkau tidak diminat
Engkau turut menjaga jaman
Sanusi Pane, 1957
Puisi tersebut menggambarkan sosok Ki Hajar Dewantara yang dikagumi oleh penyair.Dalam puisinya, kerendahan hati Ki Hajar Dewantara digambarkan laksana sekuntum bunga teratai, tersembunyi kembang indah permai. Hal itu dapat diartikan sebagai ....
seseorang yang terkenal dalam masyarakat
seseorang yang memiliki cita-cita demi kemajuan bangsa Indonesia
seseorang yang memiliki gagasan dalam pendidikan
seseorang yang tidak dikenal oleh banyak orang, diabaikan, atau tidak diminati tetapi gagasannya diterima secara umum bahkan diakui dunia
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Buka matamu dan bangunlah
Dahului matahari dan sinarnya
Bangun dan basuh mukamu dengan wudu
Uraian sajadahmu
Jika tidak, kelak azan kan menamparmu
Karena telinga tulimu
Majas personifikasi terdapat pada baris ....
baris 6
baris 5
baris 4
baris 3
"Pria itu segera cuci tangan dalam kasus ini" frasa yang bermakna konotasi dalam kutipan tersebut adalah..
pria itu
cuci tangan
dalam kasus
kasus ini
Perhatikan penggalan puisi berikut!
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
........................
Makna konotasi kata “hujan” pada penggalan puisi di atas yaitu ....
air yang turun dari langit
air yang jatuh ke bumi
perbuatan baik
air untuk kehidupan
Bacalah puisi berikut!
Perpisahan
Akhirnya peluit pun dibunyikan
Buat penghabisan kali kugenggam jarimu
Lewat celah kaca jendela
Lalu perlahan-lahan jarak antar kita
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
Yang menggigil di angin senja
Puisi tersebut menggunakan majas…
personofikasi
metafora
litotes
asosiasi
Bacalah puisi memberikankut ini denga seksama!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu
"Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi abang yang ditembak mati
siang tadi"
Maksud dari puisi tersebut ialah ...
Menggambarkan anak kecil yang malu
Menggambarkan kejadian kedukaan
Menunjukkan pita hitam dalam karangan bunga
Menceritakan kejadian sore itu
Gerimis yang Diam-diam
Pada suatu temaram subuh
Yang cuek oleh perjalanan musim
Adakah kamu lihat di atas atap rumah-rumah
Gerimis yang menyebar diam-diam
Datang dari kelam langit
Pada ketika itu
Adakah kamu cair pikirkan
Bahwa sang mahadurjana
Fitnah yang merajalela di mana-mana
Merasuki tiap jengkal tanah-tanah di bumi
Dari kelam kehidupan diam-diam
Seperti desis gerimis?
Maksud dari isi larik pertama puisi "Gerimis yang Diam-diam" di atas ialah ....
Munculnya fenomena kehidupan yang tidak disadari masyarakat
Cuaca cuek yang tidak diperlukan oleh masyarakat
Masyarakat supaya waspada akan datangnya hujan deras
Masyarakat supaya menjaga lahan dan rumahnya masing-masing
Persamaan bunyi dalam puisi yang berpola a-b-a-b disebut dengan rima ....
Sejajar
Kembar
Bersilang
Berpeluk
Bertolak
Pengimajian dengan menggunakan kata-kata yang menggambarkan seolah-olah yang diceritakan dapat dilihat, merupakan jenis imaji ....
Perasaan
Penglihatan
Penciuman
Pendengaran
Pengecap
Berikut ini yang bukan unsur-unsur instrinsik pembangun puisi, yaitu ....
Nada
Amanat
Rasa
Gaya bahasa
Biografi
Suasana yang terkandung dalam puisi di atas adalah ....
Sedih
Marah
Gembira
Senang
Kecewa
Makna perahu pada kutipan puisi di atas adalah ....
Kehampaan
Kematian
Kepercayaan
Kesedihan
Kehidupan
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ....
Waktu sore hari
Kehidupan malam
Suasana senja
Masa tua
Perasaan manusia
Maksud bait kedua puisi di atas adalah ....
Seseorang yang lengah di pagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda
Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta
Seseorang yang miskin harta dan ilmu pada masa muda karena ia lupa waktu
Seseorang yang menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga menderita di hari tua
Seseorang yang melalaikan waktu di masa muda karena ia tidak memiliki ilmu dan harta
Makna kias kering kerontang pada bait puisi di atas adalah ....
Keputus asaan
Kekecewaan
Penderitaan
Penyesalan
Kesunyian
Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan kekuatan bahasa dengan....
strukturnya
unsur pembangunannya
unsur intrinsik
unsur ekstrinsik
struktur fisik dan struktur batinnya
ANAK YANG ANGKUH
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya! Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
. . . .
Karya W.S. Rendra
Puisi tersebut menimbulkan imaji....
Penglihatan
Perabaan
Penciuman
Pendengaran
Tujuan puisi salah satunya adalah ….
menyampaikan pesan atau kritikan yang sifatnya membangun
mencari kesenangan pribadi saja
luapan hati
meberikan kesimpulan masalah
Berikut ini yang bukan merupakan karakteristik dari puisi adalah.....
puisi adalah ungkapan perasaan penyair
puisi adalah kumpulan kata atau kalimat yang sulit dipahami
puisi ditulis berdasarkan pengalaman jiwa atau berdasarkan kehidupan nyata
puisi mengandung hikmah yang mencerahkan pembaca
Yang dimaksud tipografi dalam puisi adalah.....
perwajahan puisi
tema puisi
isi puisi
makna puisi
Pesan atau nilai-nilai yang hendak disampaikan penyair melalui puisinya adalah pengertian dari....
tema
amanat
emosi
suasana
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kata bergaris bawah dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji . . . .
Pendengaran
Penglihatan
Penciuman
Perasaan
....
Angin menggunting daun kering 1)
Terbanting nggelinding 2)
Antara tanah dan kerikil 3)
Kenangan datang dan pergi 4)
Tapi, tiada yang kembali 5)
Larik bermajas pada kutipan puisi tersebut ditunjukkan oleh larik angka ....
1)
2)
3)
4)
5)
Bintang dan Bintang
Anakku lanang pulang petang
Dari ibu kota membawa bintang
Indah tersemat di dada bidang
Tanda jasa dalam juang
Makna kata bintang dalam kutipan puisi tersebut adalah ....
Tanda pangkat perwira tinggi
Tanda jasa berupa medali emas
Tanda kebesaran suatu organisasi
Tanda yang menyerupai bintang
Tanda yang diberikan kepada juara
Angin Kembara
Setiap desah adalah kembara
Ajarkan untuk bangkit dan jatuh
Cecapi tiap sudut dunia tanpa ragi
Amsal kaki melangkah tuk rengkuh ilmu
....
Kata yang melambangkan usaha dalam kutipan puisi tersebut adalah ....
Ilmu
Jatuh
Kembara
Rengkuh
Melangkah
Cermin , tak pernah berteriak, ia pun tak pernah
Meraung, tersedan, atau terisak
Meski apa pun yang terbalik di dalamnya;
Barangkali ia hanya bisa bertanya:
Mengapa kau seperti kehabisan suara?
(Sapardi Djoko Damono, Sihir Hujan, 1984)
Maksud isi puisi tersebut adalah…
Kehidupan ini bisa terlihat dalam cermin kehidupan kita
Perjalanan seorang di dunia yang terbalik.
Dalam hati manusia ada sifat baik dan buruk.
Setiap orang harus intropeksi diri
Setiap manusia harus mempunyai suara hati nurani.
Cermin , tak pernah berteriak, ia pun tak pernah
Meraung, tersedan, atau terisak
Meski apa pun yang terbalik di dalamnya;
Barangkali ia hanya bisa bertanya:
Mengapa kau seperti kehabisan suara?
(Sapardi Djoko Damono, Sihir Hujan, 1984)
Makna kata cermin yang bercetak miring pada baris pertama puisi tersebut adalah…
Ketidakberdayaan seseorang.
Cermin itu berkaca.
Mengintropeksi diri.
Kenyataan di dunia.
Pengakuan dosa
Sajak Cinta Buatmu
Kupikir
Kau ibarat…
Yang meledak-ledak
Dan liat bila didiamkan
Ups!
Gurihmu membuatku suka
Diksi yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....
Petir malam
Gemuruh senja
Berondong jagung
Kacang dijemur
Pesawat mendarat
Hujan Bulan Juni
Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
….
Kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu (Sapardi Djoko Damono)
Larik bermajas untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....
Rintik hujan mengenai tubuhku
Dikibaskannya tetesan rintik hujan di bahunya
Dirahasiakannya rintik rindunya
Hujan, rintik-rintik membasahi halaman
Tanah menjadi basah meski hujan rintik-rintik
SEPISAUPI
Sepisau luka sepisau duri
Sepikul dosa sepukau sepi
Sepisau duka speisau diri
Sepisau sepi sepisau nyanyi
Sepisaupa sepisaupi
Sepisapanya sepikau sepi
Sepisaupa sepisaupi
Sepikul diri ketanjang duri
Sepisaupa sepisaupi
Sepisaupa sepisaupi
Sepisaupa sepisaupi
Sampai pisauNya ke dalam nyanyi
(Sutardji Caldzoum Bahri)
Ciri paling dominan yang terdapat dalam puisi kontemporer tersebut adalah…
Keberbedaan wujud bait yang digunakan penyair.
Penggunaan simbol-simbol pengganti sesuatu yang dimaksudkan
Mengungkapkan keadaan yang sebenarnya atau secara gamblang.
Ketidaklaziman dalam menggunakan pasangan kata.
Pencampuradukan bahasa resmi dengan bahasa sehari-hari.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
Kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
Kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Suasana yang ada dalam kutipan puisi di atas adalah…
Sedih
Romantis
Gembira
Tenang
Sunyi
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
Kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
Kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Makna lambang kata abu adalah…
Cinta
Kesedihan
Kelemahan
Pengorbanan
Kemesraan
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
Kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
Kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Maksud larik puisi tersebut adalah…
Cinta yang tulus diwujudkan dengan tingkah laku.
Mencintai seseorang dengan tulus dan apa adanya.
Mencintai dengan tulus harus dengan mengobral kata-kata.
Mencintai secara sederhana akan abadi selamanya.
Cinta yang tulus akan melindungi sang kekasih dari apa pun.
Dalam Kereta
Hujan menebal jendela
Semarang, Solo…. makin dekat saja
Menangkap senja
Menguak purnama
….
Menjengking kereta Menjengking jiwa
Sayatan terus ke dada
(Chairil Anwar)
Kalimat bermajas personifikasi yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah….
Cahaya menyayat mulut dan mata.
Engkau menahan rasa takut
Tak kuasa diri menahan tangis
Sesak napas karena debu
Menatap wajahmu yang cantik
Puisi 1
Kita saksikan
Kita saksikan burung-burung lintas di udara
Kita saksikan awan-awan kecil di langit Utara
Waktu itu cuaca pun senyap tiba-tiba
Sudah sejak lama, sejak lama kita tak mengenalnya.
....
(Dukamu Abadi, Sapardi D.D.)
Puisi 2
Api Unggun
Diam tenang kami memandang
Api unggun menyala riang
Menjilati, meloncat menari girang,
Berkilat-kilat bersinar terang.
...
(Intojo)
Perbedaan penggunaan bahasa dalam kedua puisi tersebut adalah ....
Puisi 1 menggunakan ungkapan.
Puisi 2 menggunakan bahasa lugas.
Puisi 1 menggunakan ungkapan
Puisi 2 menggunakan majas.
Puisi 1 menggunakan bahasa lugas.
Puisi 2 menggunakan ungkapan.
Puisi 1 menggunakan majas.
Puisi 2 menggunakan bahasa lugas.
Puisi 1 menggunakan bahasa lugas.
Puisi 2 menggunakan majas.
Ibarat
Hidup di dunia seperti berdagang
Membawa untung kian kemarimenemouh Padang beberapa negeri
Mencari kain pembalut tulang
....
(M. Jamin)
Majas yang digunakan dalam larik pertama puisi tersebut adalah ....
Personifikasi
Hiperbola
Repetisi
Metafora
Asosiasi
Kalimat yang menggunakan majas metafora adalah ....
Harimau mengaum memecahkan keheningan
Pena menari-nari di atas kertas.
Dewi malam mulai menampakkan sinarnya
Pemuda adalah tulang punggung bangsa
Mukanya pucat bagai bulan kesiangan
Dengan mata terasa pahit senyummu
Dengan ujung jariku terasa hambar jabatanmu
Dengan telingaku terasa pedas sapaanmu
....
Kutipan bait puisi tersebut menggunakan citraan ....
Penglihatan
Penciuman
Peraba
Pengecap
Pendengaran
Apa kau sedang tersiksa oleh setiap menitmu
Kau berkulit kasar pada tanganmu
....
Larik tersebut menggunakan citraan ....
Penglihatan
Penciuman
Perabaan
Pengecap
Pendengaran
Larik berikut yang tidak menggambarkan kerendahan hati adalah ....
Di rundung duka, aku tersenyum
Aku memenangkan tragedimu
Jangan kau aku terbasuh oleh kau,
Biar saja aku yang membasuh atas kau
Dan segala kebaikanmu
Aku yang tiada berjubah
Kau sentuh jari kakimu pun sudah bahagia
Tak usah berpesta untukku,
Aku hanya sekedar mengembalikan senyummu
Seporsi saja cumul untuk kita
Nasi tiada berwarna beserta gelas terisi air
Cukup pun tiada mengapa
Jika bersama kau
Larik yang menunjukkan makna "merantau" adalah ....
Kembali pulang, anakku sayang
Jika kapalmu telah dapat ke tepi
Tiang-tiang akan kering sendiri
Menutup pintu waktu lampau
Pergi ke laut lepas
Penggalan puisi yang dibawakan dengan nada tinggi penuh semangat adalah ....
Pada-Nya kuberdoa
Pada kau kumerindu
Pada bunda kuberbakti
Dan pada ajal kuberakhir
Kapas dihempas angin
Buah pada pohon dihempas tangan
Tapi aku dihempas dosa
Rayuannya penuh goda
Aku sungguh terpana
Doa telah terpanjatkan penuh harapan
Dia juga telah naik ke sana bersama doa
Tiada mampu kumelupa
Meski tersakit oleh ingatan ini tak mengapa
Roda telah berputar, kuputar hingga tepat aku di atas
Tersadar di bawah penuh luka
Aku bersyukur pada-Nya
Semoga tak kembali berputar oleh-Nya
Biar padam api di neraka
Tak kan padam api di jiwa
Persatuan harga mati
Perjuangan adalah jawaban bila harga ditawar lagi
