NEW
Font size
WorksheetsBahasa Indonesia smt 2
Total questions: 25
Worksheet time: 2hrs 5mins
Puisi rakyat yang berciri-ciri memiliki dua baris pada tiap bait, berima A-A, B-B, C-C, dan merupakan suatu kesatuan yang utuh adalah ….
syair
pantun
gurindam
puisi rakyat
Bacalah puisi rakyat di bawah ini!
Kuda lelah tarik delman
Aspal panas siang bolong
Baik-baik pada teman
Esok hari banyak yang tolong
Dilihat berdasarkan ciri puisi rakyat di atas, kita dapat mengetahui bahwa puisi rakyat tersebut masuk dalam jenis ….
syair
pantun
gurindam
puisi rakyat
Berdasarkan strukturnya, perbedaan syair dan pantun ialah ….
syair terdiri atas empat baris, sedangkan pantun hanya dua baris.
syair memiliki pesan, sedangkan pantun hanya hiburan semata.
syair bersajak A-A, B-B, C-C, sedangkan pantun bersajak A-A-A-A.
semua baris pada syair ialah isi, sedangkan baris pertama dan kedua pada pantun disebut sampiran serta baris ketiga dan empatnya disebut dengan isi.
Cermati syair di bawah ini!
Wahai ananda intan pilihan
Berterus terang janganlah segan
Apa yang benar engkau katakan
Apa yang salah engkau tunjukkan
Simpulan syair tersebut ialah ….
anak adalah intan pilihan
agar anak jangan malu-malu
agar kita tidak durhaka pada orang tua
agar kita berterus terang, katakan salah jika salah, katakan benar jika benar
Bacalah pantun di bawah ini!
Pergi ke pasar beli pepaya
Pepaya dimakan tinggal bijinya
Kalau kalian hendak bahagia
Usaha dan doa adalah kuncinya
Simpulan pantun tersebut ialah ….
kunci bisa membuat kita bahagia
usaha dan doa adalah kunci kebahagiaan
jika papaya dimakan, maka tinggal bijinya
orang pergi ke pasar jika akan membeli pepaya
Bacalah pantun di bawah ini!
Pergi ke pasar beli pepaya
Pepaya dimakan tinggal bijinya
Kalau kalian hendak bahagia
Usaha dan doa adalah kuncinya
Baris ketiga pada pantun tersebut terdiri dari kata penghubung ….
sebab
tujuan
syarat
akibat
Bacalah gurindam di bawah ini!
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiada (…)
Kata yang tepat mengisi bagian rumpang pada gurindam di atas ialah ….
jemu
sedih
takut
susah
Cermati pantun di bawah ini!
Semakin gelap ketika (…)
Tanpa selimut kedinginan
Air beriak tanda tak dalam
Air tenang (…)
Kata yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpah ialah … dan ….
kedinginan - dalam
malam - mengalirkan
azan - menghanyutkan
malam - menghanyutkan
Bacalah syair di bawah ini!
Yang kaya harusnya keluarkan sedekah
Pandang orang yang posisinya di bawah
Jangan arahkan kepala menengadah
Agar diri tak tergoda untuk bermewah
Sesudah membaca syair tersebut, hasil telaah menunjukkan bahwa ….
syair terdiri atas 4 baris, berima a-a-a-a, dan semuanya berupa isi yang saling berkaitan.
syair terdiri atas 4 baris, berima a-b-a-b, dan semuanya berupa isi yang saling berkaitan
syair terdiri atas 4 baris, berima a-a-a-a, dan semuanya berupa isi yang tidak saling berkaitan.
syair terdiri atas 4 baris, berima a-a, b-b, dan semuanya berupa isi yang tidak saling berkaitan.
Cermati gurindam di bawah ini!
Jika kamu mengamalkan Al-Qur’an
Maka hidup penuh kebahagiaan
Sesudah membaca gurindam tersebut, hasil telaah menunjukkan bahwa ….
gurindam terdiri atas 2 baris, dan tiap baris tidak ada kaitannya
gurindam terdiri atas 2 baris, baris 1 sampiran dan baris 2 ialah isi
gurindam terdiri atas 2 baris, baris 1 menunjukkan tujuan dari baris 2
gurindam terdiri atas 2 baris, baris 1 menunjukkan syarat terjadinya baris 2
Perhatikan pantun di bawah ini!
Makan singkong ditemani talas
Tapi gula pun tak punya
Lelah hati menjadi orang yang malas
Bagaimana bisa tuk mengubahnya
Balasan yang tepat untuk pantun di atas ialah ….
Bikin tugas dikira plagiat
Padahal nugas tak kenal malas
Yang utama tentunya niat
Perbaiki diri tuk tak malas
Hidup baik agar berarti
Dilakukan jangan lalai
Bagaimana tak sedih hati
Hendak pulang malah tak jadi
Ada samba penguasa rimba
Yang tidak bisa kalah dari kalian
Hari libur telah tiba
Tentu bermalasan paling menyenangkan
Kura-kura berlari pelan
Berlari dengan penuh canda
Tentu enak bermalasan
Jadi kesayangan ayah-bunda
Bacalah pantun rumpang berikut!
Jadi siswa ramah tak akan merugi
Sebab sifat baik disayang teman
…
…
Kalimat yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah ….
Berangkat mengaji membawa kitab suci Tidak lupa memberi salam
Sebelum tidur menyikat gigi
Jangan lupa mencuci tangan
Berdoalah sebelum tidur
Agar selalu dilindungi Tuhan
Membeli beras berkilo-kilo
Beras ditanak untuk dimakan
Puisi rakyat berikut yang merupakan syair ialah .…
Air dalam bertambah dalam
Hujan di hulu belum lagi teduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi disentuh
Ditenun kain dengan kapas
Bermacam-macam warna ragi
Perahu lilin layar kertas
Berani kulanggar lautan api
Buah rambutan masak sebuah
Kalau dimanakan manis rasanya
Nona yang berbaju merah
Sudahkah ada yang punya?
Bila kita bersama sudah
Dunia ini terlalu indah
Dinda cantik berbaju merah
Cantik rupa bicara petah
Cerita yang tokohnya ialah binatang merupakan jenis teks ….
fabel
narasi
deskripsi
eksposisi
Bacalah kutipan cerita di bawah ini!
Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.
“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip.
Kemarin, keponakanku mengunjungiku. Dia membawakan oleh-oleh yang cukup banyak. Aku ingin membaginya untuk para sahabatku. Ini kacang kenari spesial untuk keluargamu.”
Berdasarkan kutipan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa tokoh dalam cerita tersebut ialah hewan ….
rusa dan tupai
rusa dan kenari
tupai dan kenari
tupai dan burung kenari
Ciri utama penggunaan kalimat dalam fabel ialah menggunakan kalimat ….
naratif
imperatif
deskriptif
argumentatif
Bacalah cuplikan fabel di bawah ini!
(1) Sang Belalang sembah heran dengan apa yang dilakukan Semut lalu dia bertanya kepada salah satu Semut tentara yang sedang berjaga di dekat para Semut pekerja ,“Kenapa kalian membawa makanan yang sangat banyak itu masuk ke sarang kalian?”
(2) Sang Semut menjawab “Kami melakukannya agar kami tidak kelaparan saat musim dingin tiba.”
(3) Lalu sang Belalang kaget “Musim dingin?” kata sang Belalang sembah dengan kagetnya, “Kan masih lama, lebih baik kita bersenang-senang saja dulu”, kata sang Belalang.
(4) Semut tak menghiraukan Belalang. Semut tetap tekun mengumpulkan makanan.
Dari cuplikan fabel di atas, kita dapat mengetahui bahwa mengandung kalimat langsung adalah nomor ….
1 dan 2
1 dan 4
2 dan 4
3 dan 4
Cermati kutipan fabel di bawah ini!
Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.
“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip. Kemarin, keponakanku mengunjungiku. Dia membawakan oleh-oleh yang cukup banyak. Aku ingin membaginya untuk para sahabatku. Ini kacang kenari spesial untuk keluargamu.”
Dari kutipan di atas, kita bisa melihat latar tempatnya ialah ….
di hutan rimba
di sebuah desa
pagi yang indah
matahari yang cerah
Di bawah ini yang merupakan struktur fabel secara berurutan ialah ….
orientasi, komplikasi, resolusi, koda
orientasi, komplikasi, koda, resolusi
koda, orientasi, komplikasi, resolusi
koda, orientasi, resolusi, komplikasi
Bacalah kutipan fabel di bawah ini!
Pada zaman dahulu, hiduplah sekelompok gajah raksasa. Pada siang terik itu Gajah bersama teman-temannya berjalan tegap ke arah perkampungan Semut. Panas terik tak dihiraukan. Mereka tetap berjalan sambil bercanda ria.
Kutipan tersebut masuk dalam struktur ….
koda
resolusi
orientasi
komplikasi
Bacalah kutipan fabel di bawah ini!
Tiba-tiba datanglah badai yang teramat kencang dan menghancurkan semua makanan yang telah dikumpulkannya berbulan-bulan. Semut menangis membayangkan masalah yang akan dihadapi di musim dingin.
Dalam struktur teks cerita fantasi, teks tersebut termasuk ….
koda
resolusi
orientasi
komplikasi
Bacalah kutipan fabel di bawah ini!
Dihutan belantara hiduplah seekor landak. Namanya Landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landa tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ….
Di hutan dan di tubuhnya
Di hutan dan ditubuhnya
Dihutan dan ditubuhnya
Dihutan dan di tubuhnya
Bacalah fabel berikut ini!
Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil […] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun […] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!” Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”
Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan […] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”
Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah . . . .
pada, di, dari
di, pada, dari
di, dari, dari
di, dari, pada
Perhatikan penggalan cerita berikut!
a) Kelinci tertidur dan akhirnya kura-kura menang.
b) Suatu hari, seekor kelinci yang sombong mengejek kura-kura yang jalannya lambat.
c) Ketika lomba dimulai kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan kura-kura.
d) Kura-kura menantang kelinci untuk lomba lari.
e) Kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang.
f) Karena kelinci merasa kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon.
Urutan yang tepat agar kalimat-kalimat diatas menjadi sebuah fabel adalah ….
a - b - d - f - c – e
b - e - d - f - c – a
b - d - e - c - f – a
b - d - c - e - f - a
Bacalah fabel di bawah ini!
Pada suatu hari yang panas, seekor burung gagak kehausan, terbang di atas ladang untuk mencari air. Lama sekali ia terbang untuk mencari air, tetapi tidak menemukannya. Tiba-tiba ia melihat sebuah tempayan air di bawah sana. Ia pun terbang ke bawah untuk melihat kalau-kalau ada air di dalamnya. Ia senang karena dapat melihat air di dalam tempayan itu. Kemudian, gagak itu berusaha memasukkan kepalanya ke dalam tempayan. Sayang, leher tempayan itu terlalu sempit untuk kepalanya. Gagak berusaha untuk menggulingkan tempayan itu agar airnya mengalir. Namun, tempayan itu terlalu berat baginya.
Gagak itu lalu berpikir keras sebentar. Ketika menengok ke kanan dan ke kiri, ia melihat beberapa kerikil. Tiba-tiba terlintas dalam pikirannya gagasan yang bagus. Ia pun mulai memunguti kerikil itu satu demi satu, lalu memasukan setiap kerikil itu ke dalam tempayan. Semakin banyak kerikil yang dimasukkan, air pun naik. Oleh karena itu, burung gagak itu bisa meminum air dari tempayan tersebut.
Judul yang tepat untuk melengkapi fabel tersebut ialah ….
Burung Gagak yang Haus
Burung Gagak yang Berpikir
Burung Gagak Bermain Tempayan
Burung Gagak yang Terbang ke Ladang
