wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Fisioner 83 (Integumen)

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Anak Z 8 th post op Appendicitis 1bulan yang lalu. Pasien tergolong keluarga prasejahtera sehingga setelah kontrol pertama post op pasien tidak kembali kontrol ke dokter. Saat ini pasien hanya dirawat dirumah saja. Hingga saat ini pasien belum bisa bangun sendiri dari tempat tidur, pasien juga kesulitan untuk miring kekanan dan ke kiri. Keluarga pasien juga tidak pernah memindahkan pasien dari tempat tidurnya, dan saat ini pasien memiliki beberapa luka kecil pada bagian punggung bawahnya.

Pada kasus tersebut kapan sebaiknya penatalaksanaan fisioterapi mulai diberikan kepada pasien?

a)

<24 jam post op

b)

Segera setelah terjadi penutupan luka primer

c)

Pre op

d)

Pre op & <24jam post op

e)

Hanya bilaterdapat keluhan

2.

Anak Z 8 th post op Appendicitis 1bulan yang lalu. Pasien tergolong keluarga prasejahtera sehingga setelah kontrol pertama post op pasien tidak kembali kontrol ke dokter. Saat ini pasien hanya dirawat dirumah saja. Hingga saat ini pasien belum bisa bangun sendiri dari tempat tidur, pasien juga kesulitan untuk miring kekanan dan ke kiri. Keluarga pasien juga tidak pernah memindahkan pasien dari tempat tidurnya, dan saat ini pasien memiliki beberapa luka kecil pada bagian punggung bawahnya.

Penatalaksanaan fisioterapi apakah yang merupakan kontra indikasi jika diberikan pada pasien?

a)

Active exercise

b)

Passive exercise

c)

Resisted exercise

d)

Bed reclining exercise

e)

Low impact exercise

3.

Anak Z 8 th post op Appendicitis 1bulan yang lalu. Pasien tergolong keluarga prasejahtera sehingga setelah kontrol pertama post op pasien tidak kembali kontrol ke dokter. Saat ini pasien hanya dirawat dirumah saja. Hingga saat ini pasien belum bisa bangun sendiri dari tempat tidur, pasien juga kesulitan untuk miring kekanan dan ke kiri. Keluarga pasien juga tidak pernah memindahkan pasien dari tempat tidurnya, dan saat ini pasien memiliki beberapa luka kecil pada bagian punggung bawahnya.

Apakah edukasi yang dapat diberikan kepada keluarga?

a)

Sesering mungkin merubah posisi tidur pasien, memberikan Latihan gerak aktif & pasif

b)

Sesering mungkin merubah posisi tidur pasien, melakukan Latihan penguatan otot pasien

c)

Memanggil tenaga kesehatan untuk dapat membantu perawatan pasien

d)

Mengatur makanan yang dikonsumsi pasien

e)

Membantu pasien untuk melakukan latihan penguatan otot

4.

Kesulitan pasien untuk miring kanan-kiri, dan bangun dari tempat tidur termasuk temuan untuk penegakan diagnose fisioterapi pada level apa?

a)

Body structure & functional limitation

b)

Impairment

c)

Activity limitation

d)

Participation restriction

e)

Disability

5.

Anak Z 8 th post op Appendicitis 1bulan yang lalu. Pasien tergolong keluarga prasejahtera sehingga setelah kontrol pertama post op pasien tidak kembali kontrol ke dokter. Saat ini pasien hanya dirawat dirumah saja. Hingga saat ini pasien belum bisa bangun sendiri dari tempat tidur, pasien juga kesulitan untuk miring kekanan dan ke kiri. Keluarga pasien juga tidak pernah memindahkan pasien dari tempat tidurnya, dan saat ini pasien memiliki beberapa luka kecil pada bagian punggung bawahnya.

Pemeriksaan penunjang apakah yang diperlukan pada pasien tersebut?

a)

System kardiovaskular

b)

System respirasi

c)

System neuromuskuler

d)

System gastrointestinal

e)

System urogenital

6.

Pasien H 30 bekerja sebagai petani dilereng gunung bromo, dirujuk oleh dokter SPDV. Pada pemeriksaan ditemukan adanya penurunan elastisitas kulit, oedem pada pada area tungkai, luka pada beberapa ujung jari tangan & kaki, pola nafas tidak beraturan, terdapat nyeri tekan dan nyeri gerak pada area lengan, serta penurunan LGS pada elbow dan shoulder. Pada area lengan kanan juga ditemukan kebas & numbness, sudah dirasakan pasien sejak 1 bulan yang lalu.

Apakah penyebab terjadinya luka pada ujung jari-jari pasien?

a)

Raynaud fenomena

b)

Telangiectasis kulit & mukosa

c)

Gangguan pembuluh darah

d)

Numbness yang dialami pasien

e)

Factor pekerjaan

7.

Pasien H 30 bekerja sebagai petani dilereng gunung bromo, dirujuk oleh dokter SPDV. Pada pemeriksaan ditemukan adanya penurunan elastisitas kulit, oedem pada pada area tungkai, luka pada beberapa ujung jari tangan & kaki, pola nafas tidak beraturan, terdapat nyeri tekan dan nyeri gerak pada area lengan, serta penurunan LGS pada elbow dan shoulder. Pada area lengan kanan juga ditemukan kebas & numbness, sudah dirasakan pasien sejak 1 bulan yang lalu.

Apakah factor risiko terjadinya penyakit tersebut diatas?

a)

Pekerjaan

b)

Lingkungan tempat tinggal

c)

Riwayat keluarga

d)

Penyakit autoimun lain

e)

Merokok

8.

Pasien H 30 bekerja sebagai petani dilereng gunung bromo, dirujuk oleh dokter SPDV. Pada pemeriksaan ditemukan adanya penurunan elastisitas kulit, oedem pada pada area tungkai, luka pada beberapa ujung jari tangan & kaki, pola nafas tidak beraturan, terdapat nyeri tekan dan nyeri gerak pada area lengan, serta penurunan LGS pada elbow dan shoulder. Pada area lengan kanan juga ditemukan kebas & numbness, sudah dirasakan pasien sejak 1 bulan yang lalu.

Exrcise apakah yang dianjurkan pada pasien tersebut?

a)

Aerobic low impact exercise

b)

Aerobic high impact exercise

c)

HIIT

d)

Active exercise

e)

Passive exercise

9.

Pasien H 30 bekerja sebagai petani dilereng gunung bromo, dirujuk oleh dokter SPDV. Pada pemeriksaan ditemukan adanya penurunan elastisitas kulit, oedem pada pada area tungkai, luka pada beberapa ujung jari tangan & kaki, pola nafas tidak beraturan, terdapat nyeri tekan dan nyeri gerak pada area lengan, serta penurunan LGS pada elbow dan shoulder. Pada area lengan kanan juga ditemukan kebas & numbness, sudah dirasakan pasien sejak 1 bulan yang lalu.

Apakah edukasi yang dapat diberikan kepada pasien?

a)

Menghindari paparan sinar matahari

b)

Melakukan istirahat yang cukup

c)

Meningkatkan mobilisasi pada ekstremitas atas dan bawah

d)

Menggunakan pelembab dan melakukan aktifitas fisik yang cukup

e)

Melakukan exercise mandiri dirumah

10.

Pasien H 30 bekerja sebagai petani dilereng gunung bromo, dirujuk oleh dokter SPDV. Pada pemeriksaan ditemukan adanya penurunan elastisitas kulit, oedem pada pada area tungkai, luka pada beberapa ujung jari tangan & kaki, pola nafas tidak beraturan, terdapat nyeri tekan dan nyeri gerak pada area lengan, serta penurunan LGS pada elbow dan shoulder. Pada area lengan kanan juga ditemukan kebas & numbness, sudah dirasakan pasien sejak 1 bulan yang lalu.

Apakah masalah utama yang terjadi pada pasien tersebut?

a)

Raynaud fenomena

b)

Sindrom CREST

c)

Sindrom nefrotik

d)

Sindrom Steven johnson

e)

Autoimun disease

11.

Seorang laki-laki berusia 35 , bekerja sebagai penjual bakso, mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas pada area tubuh bagian depan diantaranya area leher depan, lengan kanan sisi atas dan sisi bawah, lengan kiri sisi bawah, area dada, dan area paha kanan. Pasien saat ini dirawat diruang rawat inap dan operasi STSG sudah dilakukan 2hari yang lalu. Donor untuk STSG diambilkan dari area paha dalam kanan dan kiri. Saat ini kondisi pasien sudah mulai stabil, dan pasien tidak memiliki Riwayat penyakit penyerta.

Assesment apa saja yang perlu dilakukan fisioterapi pada pasien tersebut?

a)

Assesment pada cardiovascular, respiratory, metabolic, dan gastrointestinal

b)

Assessment pada cardiovascular, respiratory, musculoskeletal, dan oedema

c)

Assesment pada intensitas nyeri, respiratory, musculoskeletal, dan oedema

d)

Assessment pada intensitas nyeri, inhalasi, musculoskeletal, dan oedema

e)

Assessment pada intensitas nyeri, inhalasi, mobility, dan oedema

12.

Seorang laki-laki berusia 35 , bekerja sebagai penjual bakso, mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas pada area tubuh bagian depan diantaranya area leher depan, lengan kanan sisi atas dan sisi bawah, lengan kiri sisi bawah, area dada, dan area paha kanan. Pasien saat ini dirawat diruang rawat inap dan operasi STSG sudah dilakukan 2hari yang lalu. Donor untuk STSG diambilkan dari area paha dalam kanan dan kiri. Saat ini kondisi pasien sudah mulai stabil, dan pasien tidak memiliki Riwayat penyakit penyerta.

Kapan Latihan mobilisasi bisa diberikan kepada pasien?

a)

Sejak sebelum dilakukan STSG

b)

<24 jam setelah STSG

c)

24-48 jam setelah STSG

d)

3-5 hari setelah STSG

e)

5-7 hari setelah STSG

13.

Seorang laki-laki berusia 35 , bekerja sebagai penjual bakso, mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas pada area tubuh bagian depan diantaranya area leher depan, lengan kanan sisi atas dan sisi bawah, lengan kiri sisi bawah, area dada, dan area paha kanan. Pasien saat ini dirawat diruang rawat inap dan operasi STSG sudah dilakukan 2hari yang lalu. Donor untuk STSG diambilkan dari area paha dalam kanan dan kiri. Saat ini kondisi pasien sudah mulai stabil, dan pasien tidak memiliki Riwayat penyakit penyerta.

Penatalaksanaan fisioterapi apakah yang dapat diberikan pada pasien tersebut?

a)

Immobilisasi, positioning, manajemen oedem

b)

Immobilisasi, positioning, manajemen oedem, manajemen scar

c)

Mobilisasi, positioning, manajemen oedem

d)

Mobilisasi, positioning, manajemen oedem, manajemen scar

e)

Mobilisasi, positioning, manajemen oedem, manajemen scar, functional retraining

14.

Seorang laki-laki berusia 35 , bekerja sebagai penjual bakso, mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas pada area tubuh bagian depan diantaranya area leher depan, lengan kanan sisi atas dan sisi bawah, lengan kiri sisi bawah, area dada, dan area paha kanan. Pasien saat ini dirawat diruang rawat inap dan operasi STSG sudah dilakukan 2hari yang lalu. Donor untuk STSG diambilkan dari area paha dalam kanan dan kiri. Saat ini kondisi pasien sudah mulai stabil, dan pasien tidak memiliki Riwayat penyakit penyerta.

Apakah tujuan fisioterapi pada pasien tersebut?

a)

Mengurangi risiko komplikasi, mengurangi oedema, mencegah deformitas dan penurunan

LGS, protect & promote healing

b)

Mengurangi risiko komplikasi, mengurangi efek risiko dari positioning berkepanjangan

terhadap LGS dan fungsi gerak, mencegah deformitas

c)

Mengoptimalkan tampilan dari scar, mengurangi efek risiko dari positioning berkepanjangan

terhadap LGS dan fungsi gerak, mencegah deformitas, mengurangi efek bed rest

berkepanjangan

d)

Mengoptimalkan tampilan dari scar, mengurangi efek risiko dari positioning berkepanjangan

terhadap LGS dan fungsi gerak, mengurangi efek bed rest berkepanjangan, menyiapkan pasien

untuk kembali menjalani aktivitas sehari-harinya

e)

menyiapkan pasien untuk kembali menjalani aktivitas sehari-harinya

15.

Seorang laki-laki berusia 35 , bekerja sebagai penjual bakso, mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas pada area tubuh bagian depan diantaranya area leher depan, lengan kanan sisi atas dan sisi bawah, lengan kiri sisi bawah, area dada, dan area paha kanan. Pasien saat ini dirawat diruang rawat inap dan operasi STSG sudah dilakukan 2hari yang lalu. Donor untuk STSG diambilkan dari area paha dalam kanan dan kiri. Saat ini kondisi pasien sudah mulai stabil, dan pasien tidak memiliki Riwayat penyakit penyerta.

Apakah posisi yang direkomendasikan bagi pasien untuk mencegah terjadinya kontraktur?

a)

Ekstensi leher, jika kepala perlu dinaikkan gunakan bantal, ekstensi elbow, prone lying

LGS, protect & promote healing

b)

Ekstensi leher, jika kepala perlu dinaikkan gunakan bantal, ekstensi elbow, supine lying

terhadap LGS dan fungsi gerak, mencegah deformitas

c)

Ekstensi leher, jika kepala perlu dinaikkan jangan menggunakan bantal, ekstensi elbow, prone

lying dengan lengan abduksi

terhadap LGS dan fungsi gerak, mencegah deformitas, mengurangi efek bed rest

berkepanjangan

d)

Ekstensi leher, jika kepala perlu dinaikkan jangan menggunakan bantal, ekstensi elbow, supine

lying dengan lengan abduksi

terhadap LGS dan fungsi gerak, mengurangi efek bed rest berkepanjangan, menyiapkan pasien

untuk kembali menjalani aktivitas sehari-harinya

e)

Ekstensi leher, jika kepala perlu dinaikkan jangan menggunakan bantal, ekstensi elbow, prone

lying dengan lengan abduksi, akstensi legs

16.

Px Ny.XY 40 dirujuk ke poli fisioterapi oleh dr. SPDV untuk melakukan terapi arthalgia. Dari pemeriksaan ditemukan kulit ruam merah, terasa perih dan ruam bersisik, sering mengalami nyeri otot dan nyeri sendi, nyeri dada yang tajam. Tidak ditemukan eodema, rasa terbakar, ataupun lesi. Pasien bercerita bahwa kulitnya sangat sensitive terhadap cahaya sehingga pasien jarang beraktivitas diluar rumah dan juga pasien mengalami penurunan berat badan. Saat ini pasien diterapi dengan obat-obatan yang di dapatkan dari dr.SPDV

Apakah peran fisioterapis pada kasus diatas?

a)

Menjaga LGS, meningkatkan kekuatan otot, mengurangi nyeri, serta menjaga aktifitas

fungsional pasien

b)

Menyesuaikan berdasarkan keluhan yang muncul pada pasien

c)

Menjaga kondisi pasien agar tetap stabil

d)

Membantu proses penyembuhan pasien dari penyakit yang dialami

e)

Membantu pasien untuk dapat Kembali beraktivitas pada lingkungannya

17.

Px Ny.XY 40 dirujuk ke poli fisioterapi oleh dr. SPDV untuk melakukan terapi arthalgia. Dari pemeriksaan ditemukan kulit ruam merah, terasa perih dan ruam bersisik, sering mengalami nyeri otot dan nyeri sendi, nyeri dada yang tajam. Tidak ditemukan eodema, rasa terbakar, ataupun lesi. Pasien bercerita bahwa kulitnya sangat sensitive terhadap cahaya sehingga pasien jarang beraktivitas diluar rumah dan juga pasien mengalami penurunan berat badan. Saat ini pasien diterapi dengan obat-obatan yang di dapatkan dari dr.SPDV

Apakah edukasi yang dapat diberikan kepada pasien?

a)

Mencegah paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan pakaian tertutup, topi,

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area pantai, menggunakan sunscreen

fungsional pasien

b)

Mencegah paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan pakaian tertutup, topi,

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area gunung, menggunakan sunscreen

c)

Mencegah paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan pakaian tertutup, topi,

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area pantai dan gunung, menggunakan

sunscreen

d)

Mencegah paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan pakaian tertutup, topi,

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area pantai dan gunung, menggunakan

sunscreen, rutin mengkonsumsi obat-obatan.

e)

Mencegah paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan pakaian tertutup, topi,

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area pantai dan gunung, menggunakan

sunscreen, rutin mengkonsumsi obat-obatan, rutin melakukan exrcise dirumah .

18.

Px Ny.XY 40 dirujuk ke poli fisioterapi oleh dr. SPDV untuk melakukan terapi arthalgia. Dari pemeriksaan ditemukan kulit ruam merah, terasa perih dan ruam bersisik, sering mengalami nyeri otot dan nyeri sendi, nyeri dada yang tajam. Tidak ditemukan eodema, rasa terbakar, ataupun lesi. Pasien bercerita bahwa kulitnya sangat sensitive terhadap cahaya sehingga pasien jarang beraktivitas diluar rumah dan juga pasien mengalami penurunan berat badan. Saat ini pasien diterapi dengan obat-obatan yang di dapatkan dari dr.SPDV

Apakah prinsip umum dari pengobatan yang diberikan kepada pasien?

a)

Menjaga LGS, meningkatkan kekuatan otot, mengurangi nyeri, serta menjaga aktifitas

fungsional pasien

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area pantai, menggunakan sunscreen

fungsional pasien

b)

Menyesuaikan berdasarkan keluhan yang muncul pada pasien

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area gunung, menggunakan sunscreen

c)

Menjaga kondisi pasien agar tetap stabil

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area pantai dan gunung, menggunakan

sunscreen

d)

Membantu proses penyembuhan pasien dari penyakit yang dialami

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area pantai dan gunung, menggunakan

sunscreen, rutin mengkonsumsi obat-obatan.

e)

Membantu pasien untuk dapat Kembali beraktivitas pada lingkungannya

kacamata, dan sepatu; menghindari bepergian ke area pantai dan gunung, menggunakan

sunscreen, rutin mengkonsumsi obat-obatan, rutin melakukan exrcise dirumah .

19.

Px Ny.XY 40 dirujuk ke poli fisioterapi oleh dr. SPDV untuk melakukan terapi arthalgia. Dari pemeriksaan ditemukan kulit ruam merah, terasa perih dan ruam bersisik, sering mengalami nyeri otot dan nyeri sendi, nyeri dada yang tajam. Tidak ditemukan eodema, rasa terbakar, ataupun lesi. Pasien bercerita bahwa kulitnya sangat sensitive terhadap cahaya sehingga pasien jarang beraktivitas diluar rumah dan juga pasien mengalami penurunan berat badan. Saat ini pasien diterapi dengan obat-obatan yang di dapatkan dari dr.SPDV

Derajat berapakah erythema yang terjadi pada pasien tersebut?

a)

Minimal perceptible erythema

b)

E1

c)

E2

d)

E3

e)

E4

20.

Px Ny.XY 40 dirujuk ke poli fisioterapi oleh dr. SPDV untuk melakukan terapi arthalgia. Dari pemeriksaan ditemukan kulit ruam merah, terasa perih dan ruam bersisik, sering mengalami nyeri otot dan nyeri sendi, nyeri dada yang tajam. Tidak ditemukan eodema, rasa terbakar, ataupun lesi. Pasien bercerita bahwa kulitnya sangat sensitive terhadap cahaya sehingga pasien jarang beraktivitas diluar rumah dan juga pasien mengalami penurunan berat badan. Saat ini pasien diterapi dengan obat-obatan yang di dapatkan dari dr.SPDV

Penatalaksanaan fisioterapi yang merupakan kontra indikasi pada penyakit ini yaitu

a)

Polymorphos light eruption (PMLE)

b)

UVA Therapy

c)

Low level laser therapy(LLLT)

d)

Infra red therapy

e)

Cryotherapy