wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian akhir Blok Sistem Stomatognati I

Total questions: 101

Worksheet time: 3hrs 22mins

Name
Class
Date
1.

Fungsi komponen retentive adalah :

a)

Memudahkan aktivasi

b)

Menjadikan piranti mudah di insersi

c)

Menjadikan piranti lebih efektif bekerja

d)

Menjadikan piranti  cekat dalam rongga mulut

e)

Menghasilkan gaya berlawanan komponen aktif

2.

Seorang anak laki – laki usia 6 tahun diantar ibunya ke RSIGM dengankeluhan gigi berjejal pada rahang atas l. Pada pemerksaan intraoral didapatkan gigi 16dan 26 partial erupsi . dokter akan membuatkan alat orthodonsi lepasan dengan retensi pada bagian posterior. Jenis klamer retensi apa yangdigunakan pada kasus tersebut :

a)

Ball claps

b)

Adams claps

c)

Arrow head claps

d)

Plat acrylic

e)

Additional arrow head

3.

Syarat penggunaan komponen retentive adalah :

a)

Tidak bersifat aktif

b)

Tidak mengganggu oklusi.

c)

Letaknya harus membentuk bidang.

d)

Tidak mengiritasi mukosa rongga mulut

e)

Terletak diregio kanan dan kiri pada piranti.

4.

Sebuah piranti lepasan terdapat klamer aktif  finger spring pada gigi 12 dan 21 dan komponen retentive berupa klamer adams di gigi 16 dan 26. Penjangkaran pada kasus seperti ini adalah :

a)

Penjangkaran intramaksiler

b)

Penjangkaran intermaksiler

c)

Penjangkaran Trapezoidal

d)

Penjangkaran triangular

e)

Penjangkaran intraoral.

5.

Struktur Komponen retentive klamer arrow head akan dapat berfungsi dengan baik bila :

a)

Skemanya membentuk sebuah bidang.

b)

Diletakkan secara bilateral dan simetris.

c)

Terletak pada gigi dengan struktur anatomi yang besar

d)

Bagian dari Arrow head terletak rapat  dibawah contour terbesar gigi.

e)

Bagian dari arrow head rapat pada permukaan gigi bagian interdental

6.

Komponen retentive yang dapat digunakan pada  gigi  molar yang baru erupsi sebagian  adalah :

a)

Cengkeram Jacson

b)

Cengkeram arrow head

c)

Cengkeram buccal claps

d)

Cengkeram single arrow head

e)

Cengkeram continuous arrow head.

7.

Seorang pasien laki-laki usia 9 tahun datang ke klinik gigi bersama ibunya untuk memeriksakan gigi atasnya yang terletak lebih ke belakang dibandingkan gigi yang lain. Pemeriksaan intraoral menunjukkan gigi 11 crossbite, overjet 1 mm, overbite 5 mm dan relasi molar neutroklusi. Dokter gigi selanjutnya akan membuatkan piranti ortodonti lepasan di rahang atas. Jenis komponen aktif manakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi gigi 11 di atas?

a)

C-retraktor

b)

Double Cantilever

c)

Z spring

d)

Coffin spring

e)

Klamer T

8.

Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun bersama ibunya ke RSGM mengeluh gigi atasnya bercelah. Pemeriksaan ekstraoral menunjukkan profil muka lurus. Pemeriksaan intraoral relasi molar netroklusi, terdapat diastema sentral sebesar 2,1 mm di rahang atas, overjet 2mm dan overbite 2mm. Jenis komponen aktif manakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi keadaan maloklusi di atas?

a)

Finger spring

b)

Z spring

c)

Coffin spring

d)

Klamer T

e)

C-retraktor

9.

Seorang pasien perempuan usia 12 tahun datang ke RSGM untuk merawatgiginya yang berjejal. Pada pemeriksaan intraoral terlihat crossbite gigi 12 dengan 41, overbite 2 mm, overjet 2 mm, relasi molar pertama permanen netroklusi. Jenis klamer apa sajakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi keadaan maloklusi di atas?

a)

Klamer Adams, labial bow, finger spring

b)

Klamer Adams, labial bow, Z spring

c)

Klamer Adams, labial bow

d)

Labial bow, double cantilever

e)

Labial bow, finger spring

10.

Seorang ibu datang mengantar anak perempuannya yang berusia 16 tahun ke RSGM mengeluh terdapat gigi gingsul di rahang atasnya. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus, overjet dan overbite normal, gigi 13 dan 23 labioversi. Analisis model studi menunjukkan kekurangan ruang 10 mm dan direncanakan untuk dilakukan pencabutan gigi 14 dan 24. Klamer apakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi gigi 13 dan 23 berdasarkan kondisi di atas?

a)

Finger spring

b)

Z spring

c)

Coffin spring

d)

Klamer T

e)

C-retraktor

11.

Seorang pasien perempuan usia 21 tahun datang ke RSGM untuk merawatgiginya. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus. Pemeriksaan intraoral terlihat crossbite posterior bilateral, relasi molar pertama permanen neutroklusi. Jenis komponen aktif apakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi gigitan posterior berdasarkan kasus di atas?

a)

Finger spring

b)

Z spring

c)

Sekrup ekspansi

d)

Klamer T

e)

C-retraktor

12.

Seorang pasien laki-laki usia 9 tahun datang ke klinik gigi bersama ibunya untuk memeriksakan gigi atasnya yang terletak lebih ke belakang dibandingkan gigi yang lain. Pemeriksaan intraoral menunjukkan gigi 11 crossbite, overjet 1 mm, overbite 5 mm dan relasi molar neutroklusi. Dokter gigi selanjutnya akan membuatkan piranti ortodonti lepasan di rahang atas. Jenis komponen aktif manakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi gigi 11 di atas?

a)

C-retraktor

b)

Double Cantilever

c)

Z spring

d)

Coffin spring

e)

Klamer T

13.

Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun bersama ibunya ke RSGM mengeluh gigi atasnya bercelah. Pemeriksaan ekstraoral menunjukkan profil muka lurus. Pemeriksaan intraoral relasi molar netroklusi, terdapat diastema sentral sebesar 2,1 mm di rahang atas, overjet 2mm dan overbite 2mm. Jenis komponen aktif manakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi keadaan maloklusi di atas?

a)

Finger spring

b)

Z spring

c)

Coffin spring

d)

Klamer T

e)

C-retraktor

14.

Seorang pasien perempuan usia 12 tahun datang ke RSGM untuk merawat giginya yang berjejal. Pada pemeriksaan intraoral terlihat crossbite gigi 12 dengan 41, overbite 2 mm, overjet 2 mm, relasi molar pertama permanen netroklusi. Jenis klamer apa sajakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi keadaan maloklusi di atas?

a)

Klamer Adams, labial bow, finger spring

b)

Klamer Adams, labial bow, Z spring

c)

Klamer Adams, labial bow

d)

Labial bow, double cantilever

e)

  Labial bow, finger spring

15.

Seorang ibu datang mengantar anak perempuannya yang berusia 16 tahun ke RSGM mengeluh terdapat gigi gingsul di rahang atasnya. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus, overjet dan overbite normal, gigi 13 dan 23 labioversi. Analisis model studi menunjukkan kekurangan ruang 10 mm dan direncanakan untuk dilakukan pencabutan gigi 14 dan 24. Klamer apakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi gigi 13 dan 23 berdasarkan kondisi di atas?

a)

Finger spring

b)

Z spring

c)

Coffin spring

d)

Klamer T

e)

C-retraktor

16.

Seorang pasien perempuan usia 21 tahun datang ke RSGM untuk merawatgiginya. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus. Pemeriksaan intraoral terlihat crossbite posterior bilateral, relasi molar pertama permanen neutroklusi. Jenis komponen aktif apakah yang dapat digunakan untuk mengoreksi gigitan posterior berdasarkan kasus di atas?

a)

Finger spring

b)

Z spring

c)

Sekrup ekspansi

d)

Klamer T

e)

C-retraktor

17.

Seorang dsokter gigi sedang melakukan analisis model studi dengan mengukur ketinggian palatum. Analisis apakah yang digunakan untuk mengukur keadaan palatum pada pasien tersebut?

a)

Pont

b)

Howes

c)

Korkhous

d)

Nance

e)

Bolton

18.

Seorang pasien perempuan usia 16 tahun datang ke RSGM bersama ibunya mengeluh giginya berdesakan. Pada pemeriksaan intraoral terlihat gigitan silang posterior bilateral. Dokter gigi selanjutnya akan menganalisis model studi dan didapatkan hasil kedalaman palatum > 42 %. Bagaimanakah interpretasi keadaan palatum pasien tersebut?

a)

Dalam

b)

Dangkal

c)

Sempit

d)

Lebar

e)

Normal

19.

Seorang pasien perempuan usia 16 tahun datang ke RSGM bersama ibunya mengeluh giginya berdesakan. Pada pemeriksaan intraoral terlihat gigitan silang posterior bilateral dengan palatum yang sempit. Hasil pengukuran jarak inter premolar pada model studi adalah 70 mm. Sedangkan hasil pengukuran indeks premolar (Pont analysis) adalah 76 mm. Apakah interpretasi hasil pengukuran dari analisis Pont pada kasus tersebut ?

a)

Lengkung RA mengalami kontraksi 6 mm

b)

Lengkung RA mengalami Distraksi 6 mm

c)

Lengkung RA mengalami Distraksi 10 mm (extreme degree)

d)

Lengkung RA mengalami Distraksi 5-10mm (medium degree)

e)

Lengkung RA mengalami Kontraksi 5-10mm (medium degree)

20.

Seorang pasien perempuan usia 16 tahun datang ke RSGM bersama ibunya mengeluh giginya berdesakan. Dokter gigi selanjutnya melakukan analisis available space pada model studi dengan membagi lengkung menjadi 6 segmen. Metode apakah yang digunakan dokter gigi tersebut?

a)

Pont

b)

Howes

c)

Korkhous

d)

Nance

e)

Lundstrom

21.

Seorang pasien laki-laki usia 17 tahun datang ke RSGM bersama ibunya mengeluh giginya berdesakan. Dokter gigi selanjutnya melakukan analisis required space pada model studi pasien tersebut. Bagaimana cara mendapatkan required space berdasarkan kasus di atas?

a)

Membagi model studi menjadi 6 segmen dan diukur menggunakan jangka

b)

Mengukur lengkung geligi dari mesial molar permanan kanan-kiri menggunakan wire

c)

Mengukur lebar lengkung anterior pada premolar pertama menggunakan jangka

d)

Mengukur lebar mesio distal gigi insisivus pertama, dijumlah dan dimasukkan dalam rumus

e)

Mengukur lebar mesio distal gigi premolar kedua kiri sampai premolar kedua kanan

22.

Seorang perempuan usia 8 tahun datang ke RSGM bersama orang tuanya dengan keluhan gigi permanen yang tumbuh lebih besar sehingga kekurangan tempat dan gigi jadi berdesakan. Dokter gigi yangmenangani kasus ini melakukan pencabutan gigi susu beruntun pada waktu yang tepat dan berencana karena dapat memperbaiki keadaan secara spontan. Apakah nama tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi tersebut ?

a)

Ekstraksi seri

b)

Ekstraksi

c)

Ekspansi

d)

Ekspansi

e)

Space regainer

23.

Seorang pasien perempuan usia 8 tahun dating ke RSGM Bersama ibunya mengeluh giginya berdesakan. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus. Pemeriksaan intraoral tampak gigi 32 dan 42 terletak linguoversi dikarenakan ruangan erupsinya tidak cukup. Analisis model studi menunjukkan kekurangan ruang 10 mm. Dokter gigi selanjutnya akan melakukan pencabutan seri. Apakah tujuan dokter gigi tersebut melakukan tindakan di atas?

a)

membebaskan halangan oklusi

b)

alignment spontan dari gigi permanen

c)

menghilangkan premature kontak

d)

mendapatkan ruangan gigi bergerak ke mesial

e)

mengoreksi jarak gigi

24.

Seorang pasien laki-laki usia 8,5 tahun datang ke RSGM Bersama ibunya mengeluh giginya gingsul. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus. Analisis model studi menunjukkan kekurangan ruang 10 mm. Dokter gigi selanjutnya akan melakukan pencabutan seri. Apakah indikasi dilakukan tindakan di atas?

a)

Gigi pergantian dengan relasi molar distal step dan kekurangan ruangan 10 mm

b)

Gigi pergantian dengan relasi molar mesial step yang akan menjadi relasi kelas I dan kekurangan ruang 10 mm

c)

Gigi pergantian dengan relasi molar flush terminal plane dan kekurangan ruang 10 mm

d)

Gigi pergantian dengan relasi molar kelas I di kedua sisi dan kekurangan ruang 10 mm

e)

Gigi pergantian dengan relasi molar mesial step dan kekurangan ruang 10 mm

25.

Seorang pasien laki-laki usia 8,5 tahun datang ke RSGM Bersama ibunya mengeluh giginya gingsul. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus. Analisis model studi menunjukkan kekurangan ruang 10 mm. Dokter gigi selanjutnya akan melakukan pencabutan seri dengan metode Tweed. Bagaimanakah urutan pencabutan gigi menurut metode tersebut?

a)

molar pertama sulung – caninus sulung – premolar pertama permanen

b)

caninus sulung – premolar pertama permanen – molar pertama sulung

c)

molar pertama sulung – premolar pertama permanen – kaninus sulung

d)

caninus sulung – molar pertama sulung – premolar pertama permanen

e)

premolar pertama permanen – kaninus sulung – molar pertama sulung

26.

Seorang pasien laki-laki usia 9 tahun dating ke RSGM Bersama ibunya merawat giginya. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus. Pemeriksaan intraoral tampak gigi 53 dan 63 telah teresorbsi pada saat gigi 12 dan 22 erupsi. Analisis model studi menunjukkan kekurangan ruang 10 mm. Bagaimanakah urutan pencabutan gigi selanjutnya berdasarkan kasus di atas jika dokter gigi akan melakukan serial extraction menurut Dewel?

a)

molar pertama sulung – premolar pertama permanen

b)

premolar pertama permanen – molar pertama sulung

c)

molar pertama sulung – premolar pertama permanen – kaninus sulung

d)

caninus sulung – molar pertama sulung – premolar pertama permanen

e)

premolar pertama permanen – kaninus sulung – molar pertama sulung

27.

Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun bersama orang tuanya datang ke RSGM dengan keluhan gigi bawah lebih ke depan dari gigi atas. Pemeriksaan intraoral gigitan silang anterior (overjet -2mm), overbite 5 mm, hubungan molar neutroklusi. Bagaimanakah rencana perawatan di rahang atas untuk kasus di atas adalah?

a)

Ekspansi arah transversal dengan peninggian gigit posterior

b)

Ekspansi arah transversal tanpa peninggian gigit posterior

c)

Ekspansi arah sagital dengan peninggian gigit posterior

d)

Ekspansi arah sagital tanpa peninggian gigit posterior

e)

Ekspansi arah sagittal dan transversal

28.

Seorang pasien perempuan usia 12 tahun datang ke RSGM untuk merawat giginya. Hasil analisis model menunjukkan gigitan terbalik anterior dengan overjet -2 mm (crossbite), overbite 2 mm, relasi molar neutroklusi, perhitungan diskrepansi model di rahang atas – 4 mm. Rencana perawatan kasus di atas adalah:

a)

Tanpa pencabutan, koreksi crossbite posterior

b)

Tanpa pencabutan, koreksi crossbite anterior

c)

Pencabutan, koreksi crossbite posterior

d)

Pencabutan, koreksi crossbite anterior

e)

Pencabutan, koreksi gigitan dalam

29.

Seorang pasien datang mengeluh giginya maju. Profil pasien cembung, relasi molar distoklusi, dengan gigitan fisura luar rahang atas, overjet 10 mm, overbite 3 mm, diskrepansi di rahang atas kekurangan tempat 10 mm.

Soal:Macam dan rencana perawatan pada kasus di atas adalah:

a)

Tanpa pencabutan, koreksi garis median, koreksi overjet

b)

Tanpa pencabutan, ekspansi rahang, koreksi garis median

c)

Tanpa pencabutan, ekspansi rahang, koreksi overjet

d)

Pencabutan, koreksi overjet

e)

Pencabutan, ekspansi rahang, koreksi overjet

30.

Seorang anak perempuan berusia 9 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI karena ingin memperbaiki gigi depan bawah yang berantakan. Pemeriksaan ekstraoral profil pasien lurus dan bibir kompeten. Analisis model studi didapatkan kekurangan ruang 10 mm di rahang atas. Apakah rencana perawatan  untuk kasus pasien tersebut?

a)

Slicing gigi anterior atas

b)

Ekspansi arah sagital gigi anterior rahang atas

c)

Ekspansi arah transversal di rahang atas

d)

Pencabutan gigi premolar pertama rahang atas

e)

Distalisasi molar rahang atas

31.

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bersama ibunya ke RSGM dengan keluhan gigi depan rahang atas mundur dan berada di belakang gigi bawah. Pemeriksaan ekstraoral terlihat profil lurus, tidak ada kelainan skeletal. Pemeriksaan intraoral ditemukan overjet -2 mm dan overbite normal. Dokter gigi ingin menggunakan piranti ortodonti lepasan di rahang bawah dengan inclined bite plane. Apakah tujuan dibuatkan bite plane berdasarkan soal di atas?

a)

mengintrusi gigi anterior rahang bawah

b)

mengintrusi gigi anterior rahang atas

c)

mengkoreksi gigitan terbalik di anterior rahang atas

d)

menghilangkan halangan gigitan di anterior

e)

menghilangkan halangan gigitan di posterior

32.

Seorang laki-laki berusia 9 tahun datang ke RSGM diantar oleh ibunya, dengan keluhan gigi rahang atas maju. Pemeriksaan ekstraoral profil cembung. Pemeriksaan intraoral overjet 7 mm. Analisis sefalometri menunjukkan: SNA = 85, SNB = 80.

Apakah interpretasi skeletal berdasarkan skenario pasien di atas?

a)

Maksila prognati, mandibula retrognati

b)

Maksila prognati, mandibula prognati

c)

Maksila prognati, mandibula normal

d)

Maksila normal, mandibula normal

e)

Maksila normal, mandibula retrognati

33.

Seorang pasien perempuan berusia 15 tahun datang ke RSGM diantar oleh ibunya, dengan keluhan gigi rahang atas yang maju. Pemeriksaan ekstraoral profil cembung. Pemeriksaan intraoral overjet 8 mm. Analisis sefalometri I-NA = 300 dan I-NB 200

Soal:

Apakah interpretasi dental berdasarkan skenario di atas?

a)

Insisivus maksila proklinasi, insisivus mandibula proklinasi

b)

Insisivus maksila retroklinasi, insisivus mandibula normal

c)

Insisivus maksila normal, insisivus mandibula retroklinasi

d)

Insisivus maksila proklinasi, insisivus mandibula retroklinasi

e)

Insisivus maksila normal, insisivus mandibula proklinasi

34.

Seorang laki-laki berusia 9 tahun datang ke RSGM diantar oleh ibunya, dengan keluhan gigi rahang atas maju. Pemeriksaan ekstraoral profil cembung. Pemeriksaan intraoral overjet 7 mm, overbite 5 mm dan relasi molar distoklusi. Analisis sefalometri menunjukkan: SNA = 85, SNB = 80. Bagaimanakah interpretasi dental dan skeletal pasien tersebut?

a)

Dental klas I, skeletal klas II

b)

Dental klas I, skeletal klas I

c)

Dental klas II, skeletal kelas II

d)

Dental klas II, skeletal klas I

e)

Dental klas III, Skeletal klas II

35.

Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke RSGM, dengan keluhan gigi rahang atas maju. Pemeriksaan ekstraoral profil cembung. Pemeriksaan intraoral overjet 10 mm. Analisis sefalometri menunjukkan: SNA = 86, SNB = 79. Bagaimanakah interpretasi skeletal pasien tersebut?

a)

klas I

b)

klas II

c)

klas III

d)

klas I divisi I

e)

klas II divisi II

36.

Seorang pasien perempuan berusia 17  tahun datang ke RSGM, dengan keluhan gigi rahang bawah maju. Pemeriksaan ekstraoral profil cekung. Pemeriksaan intraoral overjet – 6 mm. Analisis sefalometri menunjukkan: SNA = 74, SNB = 80. Bagaimanakah interpretasi skeletal pasien tersebut?

a)

klas I

b)

klas II

c)

klas III

d)

klas I divisi I

e)

klas II divisi II

37.

Seorang anak perempuan berusia 7 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI dengan keluhan sulit menggigit karena gigi depan rahang atas dan rahang bawah tidak dapat bertemu. Pemeriksaan klinis ekstraoral terdapat kontraksi otot bibir, mentalis dan elevator mandibula saat anak menelan

Pertanyaan :      Apakah kebiasaan buruk yang dilakukan oleh anak tersebut?

a)

Mouth breathing

b)

Tongue thrush

c)

Bruxism

d)

Lip biting

e)

Thumb/finger sucking

38.

Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI dengan tujuan untuk merapikan gigi. Anamnesis dengan ibunya diketahui bahwa anak selalu menjulurkan lidah pada saat menelan.

Pertanyaan :      Apakah alat ortodontik untuk mengatasi kebiasaan buruk yang dilakukan anak tersebut?

a)

Lip bumper

b)

Tongue crib

c)

Palatal crib

d)

Night guard

e)

Finger guard

39.

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI dengan keluhan gigi depan atas maju. Pemeriksaan ekstraoral terdapat lesi keratotic pada ibu jari tangan kanan pasien. Pemeriksaan intraoral terdapat palatum yang dalam dan rahang atas berbentuk triangular.

Pertanyaan :      Apakah etiologi kasus tersebut?

a)

Mouth breathing

b)

Tongue thrush

c)

Bruxism

d)

Lip biting

e)

Thumb/finger sucking

40.

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI dengan keluhan gigi depan atas maju.  Anamnesis dengan ibunya didapatkan bahwa pasien memiliki kebiasaan mengisap jempol.

Pertanyaan : Apakah alat ortodontik untuk mengatasi kebiasaan anak tersebut ?

a)

Palatal crib

b)

Tongue crib

c)

Night guard

d)

Thumb guard

e)

Lip bumper

41.

Seorang anak perempuan berusia 8 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI untuk merapikan gigi geligi. Pemeriksaan ekstraoral bibir inkompeten dan bentuk wajah adenoid. Pemeriksaan klinis ekstraoral terlihat wajah lebih panjang dan sempit (adenoid face)

Pertanyaan :      Apakah kebiasaan buruk yang dilakukan oleh pasien tersebut?

a)

Mouth breathing

b)

Tongue thrush

c)

Bruxism

d)

Lip biting

e)

Thumb/finger sucking

42.

Seorang anak perempuan berusia 8 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI untuk merapikan gigi geligi. Pemeriksaan ekstraoral bibir inkompeten dan bentuk wajah adenoid. Pemeriksaan intraoral terdapat anterior open bite dan rahang atas yang sempit dengan palatum yang tinggi

Pertanyaan :      Apakah piranti ortodontik untuk kasus tersebut?

a)

Lip bumper

b)

Tongue crib

c)

Oral screen

d)

Night guard

e)

Retainer

43.

Seorang anak perempuan berusia 8 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI untuk merapikan gigi geligi. Dokter gigi melakukan pemeriksaan dengan menggunakan serat kapas dan meletakkan di bawah lubang hidung.

Pertanyaan : Apakah istilah untuk pemeriksaan yang dilakukan dokter gigi tersebut?

a)

Tes cermin (tes Kabut).

b)

Tes menahan air Massler

c)

Jwemen’s butterfly test

d)

Rhinometri (Plethysmography Induktif)

e)

Sefalometrik

44.

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI untuk merapikan gigi geligi. Dokter gigi melakukan pemeriksaan tes cermin (tes kabut) dengan menggunakan kaca mulut dua sisi. Kaca mulut sisi bawah berkabut saat pasien inspirasi.

Pertanyaan : Apakah hasil pemeriksaan tersebut?

a)

Anak bernapas melalui hidung

b)

Anak bernapas melalu mulut

c)

Anak mengisap ibu jari

d)

Anak menggigit bibir

e)

Anak menjulurkan lidah saat menelan

45.

Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI dengan gigi belakang atas dan bawah ngilu. Anamnesis dengan ibu pasien diketahui anak mengeluarkan suara gemelutuk pada waktu tidur. Pemeriksaan intraoral tampak atrisi pada permukaan oklusal gigi posterior rahang atas dan rahang bawah.

Pertanyaan :      Apa etiologi dari kasus tersebut?

a)

Mouth breathing

b)

Tongue thrush

c)

Bruxism

d)

Lip biting

e)

Thumb/finger sucking

46.

Seorang anak perempuan berusia 7 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI dengan keluhan bibir bawah kering dan pecah. Pemeriksaan ekstraoral terdapat lip trap dan pecah-pecah di vermilion bibir bawah

Pertanyaan : Apakah etiologi untuk kasus tersebut?

a)

Mouth breathing

b)

Tongue thrush

c)

Bruxism

d)

Lip biting

e)

Thumb/finger sucking

47.

Seorang anak perempuan berusia 7 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI dengan keluhan anak sering menggigit bibir bawahnya. Pemeriksaan ekstraoral terdapat lip trap dan pecah-pecah di bawah batas vermilion bibir bawah

Pertanyaan : Apakah piranti ortodontik untuk kasus tersebut?

a)

Lip bumper

b)

Tongue crib

c)

Oral screen

d)

Night guard

e)

Retainer

48.

Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI untuk merapikan gigi geligi. Dokter gigi melakukan pemeriksaan dengan menyuruh anak menahan air dalam mulut tanpa menelan selama 3 menit.

Pertanyaan : Apakah istilah untuk pemeriksaan yang dilakukan dokter gigi tersebut?

a)

Tes cermin (tes Kabut).

b)

Massler water holding test

c)

Jwemen’s butterfly test

d)

Rhinometri (Plethysmography Induktif)

e)

Sefalometrik

49.

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun bersama ibunya datang ke RSIGM FKG UMI dengan gigi belakang atas dan bawah ngilu. Anamnesis dengan ibu pasien diketahui anak mengeluarkan suara gemelutuk pada waktu tidur. Pemeriksaan intraoral tampak atrisi pada permukaan oklusal gigi posterior rahang atas dan rahang bawah.

Pertanyaan : Apakah piranti ortodontik untuk kasus tersebut?

a)

Lip bumper

b)

Tongue crib

c)

Oral screen

d)

Night guard

e)

Retainer

50.

Berapa lee way space RA kanan dengan menggunakan Analisis Nance

a)

1,5

b)

1,6

c)

1,7

d)

1,8

e)

1,9

51.

Berapa required space RA kiri dengan menggunakan Analisis Tanaka Johston

a)

22,55

b)

22,65

c)

22,75

d)

22,85

e)

22,95

52.

Berapa required space RB kanan dengan menggunakan Analisis Tanaka Johston

a)

22,05

b)

22,15

c)

22,25

d)

22,35

e)

22,45

53.

Berapakah available space RB kiri dengan menggunakan analisis Moyers?

a)

36,1

b)

36,2

c)

36,3

d)

36,4

e)

36,5

54.

Berapa ukuran C, P1, P2 RB kiri berdasarkan table Moyers?

a)

22,1

b)

22,2

c)

22,3

d)

22,4

e)

22,5

55.

Berapakah required space RB kiri pada kasus tersebut di atas menggunakan analisis Moyers?

a)

33,3

b)

33,4

c)

33,5

d)

33,6

e)

33,7

56.

Berapa lee way space dengan menggunakan Analisis Moyers

a)

+2,8

b)

+2,7

c)

+2,6

d)

+2,5

e)

+2,4

57.

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bersama ibunya ke RSGM dengan keluhan gigi depan rahang atas mundur dan berada di belakang gigi bawah. Pemeriksaan ekstraoral terlihat profil normal. Pemeriksaan intraoral overjet -2 mm (anterior crossbite) dan overbite 5 mm. Hal apakah yang perlu diperhatikan pada lempeng akrilik pada kasus tersebut jika yang akan digunakan adalah piranti ortodonti lepasan di rahang atas?

Soal: Jenis bite plane apakah yang sesuai untuk kasus di atas?

a)

incline bite plane

b)

anterior bite plane

c)

Posterior bite plane

d)

Sved bite plane

e)

Sidlow hollow bite plane

58.

Seorang pasien laki-laki usia 10 tahun datang bersama ibunya ke RSGM untuk merawat giginya yang maju. Hasil analisis model menunjukkan overjet 5 mm dan overbite 7 mm. Dokter gigi selanjutnya ingin membuatkan piranti ortodonti lepasan di rahang atas dengan bite plane di anterior. Apakah tujuan dibuatkan bite plane di rahang atas pada kasus tersebut?

a)

mengintrusi gigi anterior rahang atas

b)

mengintrusi gigi anterior rahang bawah

c)

mengkoreksi gigitan terbalik di anterior

d)

menghilangkan halangan gigitan di anterior

e)

menghilangkan halangan gigitan di posterior

59.

Seorang pasien perempuan usia 12 tahun datang ke RSGM untuk merawat giginya. Hasil analisis model menunjukkan gigitan terbalik anterior dengan overjet - 2 mm (berkurang), overbite normal. Hal apakah yang  perlu diperhatikan pada lempeng akrilik pada kasus tersebut jika yang akan digunakan adalah piranti ortodonti lepasan di rahang bawah?

a)

Anterior flat bite plane

b)

Anterior inclined bite plane

c)

Sved bite plane

d)

Sidlow hollow bite plane

e)

Posterior bite plane

60.

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun bersama ibunya ke RSGM dengan keluhan gigi depan rahang atas berjejal. Pemeriksaan ekstraoral terlihat profil normal, tidak ada kelainan skeletal. Pemeriksaan intraoral ditemukan crossbite pada gigi 11 dan 41 mm, overbite 5 mm dan freeway space sebanyak 2 mm. Berapakah peninggian gigit posterior yang harus diberikan untuk membantu membebaskan kontak oklusi di daerah anterior yang mengalami crossbite?

a)

1 mm

b)

2 mm

c)

3 mm

d)

4 mm

e)

5 mm

61.

Seorang pasien laki-laki berusia 11 tahun bersama ibunya ke RSGM dengan keluhan gigi depan rahang atas berjejal. Pemeriksaan ekstraoral terlihat profil normal. Pemeriksaan intraoral ditemukan crossbite posterior bilateral. Dokter gigi selanjutnya akan membuat piranti ortodonti lepasan di rahang atas dengan sekrup ekspansi. Bite plane manakah yang dapat membantu mengoreksi kasus tersebut?

a)

Anterior flat bite plane

b)

Anterior inclined bite plane

c)

Sved bite plane

d)

Sidlow hollow bite plane

e)

Posterior bite plane

62.

Seorang pasien perempuan usia 12 tahun datang bersama ibunya ke RSGM untuk merawat giginya yang maju. Hasil analisis model menunjukkan overjet 10 mm, overbite 4 mm (bertambah), kurva spee 3 mm, relasi molar pertama permanen kanan dan kiri distoklusi. Menurut ibunya, dia pernah mengalami masalah yang sama saat ia kecil

Soal:

Kemungkinan etiologi terjadinya maloklusi pada kasus di atas adalah

a)

Genetik

b)

Kongenital

c)

Kebiasaan buruk

d)

Kelainan Endokrin

e)

Letak salah benih

63.

Seorang pasien laki-laki usia 10 tahun datang bersama ibunya ke RSGM untuk merawat giginya yang berjejal namun dengan profil pasien yang lurus. Hasil analisis model menunjukkan overjet yang normal ( 2mm) namun terdapat gigitan terbalik antara gigi 11 dan 41. Menurut ibunya, saat kecil gigi anaknya pernah bertumpuk saat gigi dewasanya tumbuh.  

Soal:

Kemungkinan etiologi terjadinya crossbite pada gigi 11 pada kasus tersebut karena:

a)

Genetik

b)

Tanggal premature gigi 51

c)

Persistensi gigi 51

d)

Trauma gigi 11

e)

Letak salah benih gigi 11

64.

seorang anak laki-laki berusia 13 tahun datang ke klinik gigi bersama ibunya untuk merawat giginya yang kurang rapi. Pada pemeriksaan intraoral relasi gigi molar pertama permanen kiri neutroklusi, relasi molar pertama permanen kanan mesioklusi. Di rahang bawah gigi 46 mesioversi dan berhimpit dengan gigi 44 dan gigi 45 linguoversi

Soal:

Kemungkinan etiologi letak malposisi gigi 45 berdasarkan skenario di atas adalah:

a)

Genetik

b)

Tanggal premature gigi 85

c)

Persistensi gigi 85

d)

Letak salah benih gigi 45

e)

Trauma benih gigi 45

65.

Seorang anak laki-laki berusia 21 tahun datang ke klinik untuk merawat giginya yang kurang rapi. Pada pemeriksaan intraoral tampak gigi 13 bukoversi, pergeseran garis median rahang atas ke kanan, distal gigi 12 hampir berhimpit dengan mesial gigi 14, relasi molar netroklusi.

Soal:

Kemungkinan etiologi letak gigi 13 bukoversi berdasarkan skenario di atas adalah:

a)

Genetik

b)

Tanggal premature gigi 53

c)

Persistensi gigi 53

d)

Letak salah benih gigi 13

e)

Trauma benih gigi 13

66.

Seorang pasien perempuan usia 12 tahun datang ke RSGM bersama ibunya dengan keluhan giginya terdapat celah di rahang atas depannya. Pemeriksaan klinis didapatkan blanch test positif.

Soal:

Kemungkinan etiologi diastema di rahang atas pada pasien tersebut adalah:

a)

mesiodens

b)

perlekatan frenulum labialis tinggi

c)

tanggal premature gigi 11

d)

tanggal premature gigi 21

e)

persistensi gigi 51

67.

Berikut merupakan persyaratan suatu indeks menjadi ideal sebagai suatu alat ukur dalam suatu populasi adalah

a)

Subjektif

b)

Non fleksibel

c)

Kompleks

d)

Reliabel

e)

Tentatif

68.

Salah satu yang termasuk prosedur diagnostik yang merupakan tahap awal penatalaksanaan maloklusi adalah

a)

Analisis prognosis

b)

Analisis ekstremitas bawah

c)

Analisis model negatif

d)

Analisis kinetik

e)

Analisis lokal

69.

Berikut merupakan salah satu alasan pentingnya dilakukan pemeriksaan intraoral dan analisis fungsional:

a)

Adanya kelaianan pada jaringan lunak intraoral akan mengindikasikan berperannya faktor genetik dalam kondisi patologis

b)

Tidak ditemukannya suatu kelaianan dalam pemeriksaan fungsional merepresentasikan sutau keadaan maloklusi Klas I

c)

Pemeriksaan fungsi dari sistem stomatognati merefleksikan keadaan fungsional yang berkaitan dengan etiologi maloklusi

d)

Pemeriksaan intraoral merupakan tindakan dengan tujuan untuk mengkonfirmasi pemeriksaan ekstraoral

e)

Baik pemeriksaan intraoral maupun pemeriksaan fungsional sudah merupakan bagian dari tahapan prosedur yang harus dilaksanakan

70.

Hukum yang selaras dengan prinsip penjangkaran pada peranti ortodonti adalah

a)

Hukum Newton I

b)

Hukum Swarzh

c)

Hukum Ante

d)

Hukum Boyle

e)

Hukum Newton III

71.

Biomekanika ortodonti merupakan ilmu dengan cakupan sebagai berikut:

a)

Perubahan struktur seluler pada vertebra yang dipengaruhi oleh gaya ortodonti

b)

Perubahan struktur tulang panjang yang dipengaruhi oleh gaya ortodonti

c)

Reaksi tulang karpal terhadap tekanan peranti ortodonti

d)

Reaksi periodonsium terhadap trauma kapitis

e)

Reaksi periodonsium terhadap gaya ortodonti

72.

Yang merupakan indeks maloklusi yang sering digunakan saat ini adalah

a)

Handicapping Labio-lingual Deviation

b)

Index of Orthodontic Treatment Need

c)

Method for Measuring Occlusal Trait

d)

Malalignment Index

e)

Occlusal Index

73.

Melengkapi data identifikasi pasien merupakan bagian dari pemeriksaan ortodonti yang tidak boleh dilewatkan. Berikut yang termasuk data yang dikumpulkan adalah

a)

Nama, Pekerjaan, Riwayat Kesehatan Dental

b)

Nama, Nomor Telepon, Media Sosial

c)

Nama, Jenis Kelamin, Bibliografi

d)

Nama, Suku Bangsa, Hobi

e)

Nama, Umur, Alamat

74.

Yang meliputi analisis intraoral adalah

a)

Pemeriksaan status trauma

b)

Pemeriksaan lengkung gigi

c)

Pemeriksaan kelenjar parotis

d)

Pemeriksaan status maloklusi

e)

Pemeriksaan kelanjar submandibular

75.

Yang menjadi alasan kuat perlunya dilakukannya persiapan penjangkaran yang baik saat akan menggerakkan gigi adalah

a)

Jumlah gigi posterior yang hilang

b)

Jumlah gigi anterior yang hilang

c)

Jenis gerakan gigi yang dinginkan

d)

Jenis gaya ortodonti yang dinginkan

e)

Lamanya perawatan ortodonti

76.

Besarnya gaya ortodonti yang dihantarkan akan berperan penting dalam menentukan respon jaringan yang meliputi resorpsi dan aposisi. Yang termasuk salah satu jenis resorpsi akibat gaya ortodonti adalah

a)

True resorpsi

b)

False resorpsi

c)

Frontal resorpsi

d)

Lateral resorpsi

e)

Remaining resopsi

77.

Terdapat beragam indeks maloklusi yang dapat digunakan untuk menilai keparahan maloklusi. prinsip utama dari Dental Aesthetic Index adalah

a)

Mengukur mater igigi yang ada

b)

Mengukur penyimpangan maloklusi

c)

Menilai kebutuhan perawatan ortodonti

d)

Memberikan peringkat terhadap maloklusi yang dialami pasien

e)

Mengidentifikasi kejadian oklusi yang menyimpang dan dinyatakan dalam skor secara matematis

78.

Status pertumbuhan pasien dan penilaian bentuk skelet dilakukan dalam tahapan pemeriksaan kesehatan umum. Signifikansi klinis yang diperoleh dari pengukuran tersebut adalah

a)

Status gizi tidak berkaitan dengan bentuk skelet namun kedua data ini berguna dalam menentukan rencana perawatan

b)

Status gizi tidak berkaitan dengan bentuk skelet namun kedua data ini berguna dalam menentukan diagnosa

c)

Status gizi berkaitan erat dengan bentuk skelet yang merupakan suatu perbandingan yang searah

d)

Status gizi yang kurang memperlihatkan bentuk skelet endomorfik

e)

Status gizi yang berlebih memperlihatkan bentuk skelet ektomorfik

79.

Berikut adalah teknik pemeriksaan perlekatan frenulum yang sesuai untuk kebutuhan perawatan ortodonti …

a)

Wick test

b)

Water test

c)

Cotton test

d)

Blanch test

e)

Two sided mirror test

80.

Yang termasuk sumber penjangkaran menurut Salzman adalah

a)

Interlocking cusp

b)

Kedalaman soket periodontal

c)

Luas permukaan mahkota gigi

d)

Luas permukaan jaringan mukosa

e)

Luas permukaan otot-otot intraoral

81.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Schwarz, besaran gaya ortodonti yang dapat ditoleransi oleh pembuluh darah adalah

a)

10 - 16 gr/cm persegi

b)

15 - 21 gr/cm persegi

c)

20 - 26 gr/cm persegi

d)

25 - 31 gr/cm persegi

e)

30 - 36 gr/cm persegi

82.

Berikut merupakan salah satu komponen dari Index of Complexity, Outcome and Need adalah

a)

Komponen garis median

b)

Komponen edentulus dari tiap rahang

c)

Komponen Overjet

d)

Komponen Overbite

e)

Komponen hubungan anteroposterior segmen bukal

83.

Pada prinsipnya indeks PAR digunakan untuk menilai …

a)

Mengukur seberapa besar kebutuhan perawatan ortodonti

b)

Mengukur seberapa banyak keberhasilan perawatan dicapai

c)

Mengukur kelainan letak gigi berdasrkan hubungan vertikal

d)

Mengukur seberapa puas pasien terhadap hasil perawatan ortodonti

e)

Mengukur seberapa banyak penyimpangan oklusi secara kuantitatif

84.

Di bawah ini merupakan fungsi pemeriksaan profil muka …

a)

Untuk menentukan posisi skeletal jurusan anteroposterior

b)

Untuk mengetahui posisi basis kranial terhadap cervical

c)

Untuk menentukan posisi skeletal jurusan transversal

d)

Untuk menentukan klasifikasi maloklusi

e)

Untuk menegakkan diagnosa

85.

Penentuan profil wajah dilakukan dengan membuat kurva. Kedudukan kurva profil wajah tergantung pada posisi?

a)

Maksila terhadap kondil, mandibula terhadap dentoalveolar

b)

Maksila terhadap cavum orbita, mandibula terhadap cervical

c)

Maksila terhadap clavicula, mandibula terhadap collum

d)

Maksila terhadap cranium, mandibula terhadap maksila

e)

Maksila terhadap calvaria, mandibula terhadap trochanter

86.

Bila dari hasil pengukuran jarak bizigomatikus supramastoideus dan jarak glabella ke occipital diperoleh nilai indeks 75,8 maka klasifikasi tipe kepala yang sesuai adalah

a)

Dolikosefalik

b)

Mesosefalik

c)

Brahisefalik

d)

Hipodolikosefalik

e)

Hiperbrahisefalik

87.

Untuk melakukan pengukuran tipe muka, diperlukan penentuan titik pengukuran terlebih dahulu. Titik yang benar dari pengukuran tersebut adalah

a)

Nasion ke Menton

b)

Nasion ke Gnation

c)

Nasion ke Pogonion

d)

Nasion ke Zigomatikus

e)

Nasion ke Sulcus Mentalu

88.

Titik pengukuran yang digunakan pada penentuan tipe profil berdasarkan Graber adalah

a)

Lca, Gl dan Gn

b)

Lcb, Tr dan Pog

c)

Lca, Lcb dan Tr

d)

Lca, N dan Pog

e)

Lcb, Gl dan Pog

89.

Menurut Schwarz, seseorang dikatakan memiliki wajah cekung bila

a)

Titik Subnasal berada tepat segaris dengan titik Nasion

b)

Titik Subnasal berada di belakang titik Nasion

c)

Titik Subnasal berada di bawah titik Nasion

d)

Titik Subnasal berada di depan titik Nasion

e)

Titik Subnasal berada di atas titik Nasion

90.

Bila kondisi bibir hanya dapat menututp saat otot-otot disekitar oral berkontraksi aktif dimana ditemukan morfologi bibir pendek maka kondisi bibir ini termasuk dalam klasifikasi?

a)

Bibir everted

b)

Bibir kompeten

c)

Bibir inkompeten

d)

Bbibir potensial kompeten

e)

Bibir potensial inkompeten

91.

Berikut hal-hal yang diperiksa dalam tahapan pemeriksaan klinis gigi

a)

Patologi dentoalveolar

b)

Status erupsi gigi

c)

Warna mukosa

d)

Ukuran lidah

e)

Warna bibir

92.

Kondisi intraoral di bawah ini merupakan kontraindikasi perawatan ortodonti

a)

Oral hygiene baik

b)

Penyakit epilepsi

c)

Indeks karies rendah

d)

Penyakit periodontal aktif

e)

Jaringan periodontal yang intak

93.

Yang termasuk dalam pemeriksaan fungsional adalah sebagai berikut

a)

Interoklusal clearance

b)

Penentuan tipe muka

c)

Penentuan profil

d)

Fase erupsi gigi

e)

Morfologi gigi

94.

Pemeriksaan arah gerakan mandibula dari  posisi istrirahat ke posisi oklusi sentrik disebut pemeriksaan

a)

Availabel space

b)

Path of opening

c)

Path of closure

d)

Freeway space

e)

Leeway space

95.

Berikut yang termasuk dalam pemeriksaan tipe pernapasan adalah

a)

Tes meniup balon

b)

Tes meniup botol

c)

Tes kaca mulut dua sisi

d)

Tes meniup cermin hingga berembun

e)

Tes meniup sedotan dalam wadah berisi air

96.

Membandingkan sisi kiri dan kanan wajah apakah sama atau tidak dengan batas garis median wajah merupakan pemeriksaan

a)

Keseimbangan wajah

b)

Kesimetrisan wajah

c)

Kelurusan wajah

d)

Proporsi wajah

e)

Estetika wajah

97.

Dikatakan nilai overjet normal bila

a)

Jarak horizontal antara permukaan palatal gigi insisif rahang atas ke permukaan lingual gigi insisif rahang bawah 4 mm

b)

Jarak horizontal antara permukaan palatal gigi insisif rahang atas ke permukaan lingual gigi insisif rahang bawah -3 mm

c)

Jarak horizontal antara permukaan labial gigi insisif rahang atas ke permukaan labial rahang bawah 1 mm

d)

Jarak horizontal antara permukaan labial gigi insisif rahang atas ke permukaan labial rahang bawah 1 mm

e)

Jarak horizontal antara permukaan labial gigi insisif rahang atas ke permukaan labial gigi insisif rahang bawah 3 mm

98.

Berikut yang termasuk klasifikasi penjangkaran menurut Salzman adalah

a)

Berdasarkan aplikasi gaya

b)

Berdasarkan unit penjangkaran

c)

Berdasarkan rahang yang terlibat

d)

Berdasarkan permukaan penjangkaran

e)

Berdasarkan jumlah dukungan prosesus alveolaris

99.

Berikut yang termasuk komponen dalam penjangkaran pada peranti lepasan adalah

a)

Cengkram T

b)

Cengkram finger

c)

Cengkram bumper

d)

Cengkram Jackson

e)

Cengkram Cantilever

100.

Berikut termasuk dalam jenis gerakan gigi ortodonti

a)

Single point contact movement

b)

Intermittent movement

c)

Continuos movement

d)

Translasi movement

e)

Full movement

101.

Hal tersebut di bawah merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan gaya ortodonti

a)

Oral hygiene

b)

Resesi gingiva

c)

Perforasi pulpa

d)

Frekuensi karies

e)

Obat golongan prostaglandin