wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

gerontik tk 4

Total questions: 80

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.
Ny X enam puluh lima tahun mengalami sukar tidur. Ketika ditanyakan alasannya klien menjawab karena memikirkan anaknya yang jauh dari Panti dan belum berkunjung sejak dua bulan lalu. Berdasarkan kasus mana yang paling tepat ?
a)
Masalah emosional positif
b)
Masalah emosional negatif
c)
masalah psikososial positif
d)
masalah psikososial negatif
e)
Gangguan emosional
2.
Tn X enam puluh tahun dirawat di Ruang perawatan Panti Wherda sudah tiga hari. Klien mengeluh tidak bisa lagi ke mushola untuk sholat berjamaah. Klien sedih karena kondisi sakitnya justru menjauhkannya dari Tuhannya. Klien berharap segera sembuh dan bisa beraktifitas di mushola lagi. Diagnosa keperawatan yang sesuai pada kasus adalah
a)
Berduka
b)
Distress spiritual
c)
Keputusasaan
d)
Gangguan persepsi sensorik
e)
Harga diri rendah
3.
Seorang pria enam puluh lima tahun merasa merasa kepercayaan spiritualitasnya menurun sehingga mengalami beberapa perasaan tak enak dan kejadian yang kurang menyenangkan. Perawat akhirnya mendiagnosa distress spiritual. Apakah tanda gejala yang tidak termasuk kedalam distress spiritual?
a)
Marah terhadap Tuhan
b)
Humor disituasi yang tidak tepat
c)
Menanyakan tentang arti Kecemasan
d)
Mengungkapkan secara verbal kekhawatiran hubunganya dengan Tuhannya
e)
Gangguan Tidur
4.
Perawat Y melakukan pemeriksaan pada beberapa lansia penghuni Panti. Terdapat satu lansia yang sulit berinteraksi dan bekerjasama dengan perawat. Saat dikaji lansia selalu menolak, bahkan temperamental. Perawat akhrinya memutuskan tidak melanjutkan pemeriksaan pada lansia tersebut. Prinsip etik yang telah dilanggar oleh perawat adalah
a)
Beneficience
b)
Non maleficience
c)
confidentiality
d)
Autonomy
e)
Justice
5.
Seorang perawat sedang mendengarkan keluhan pasien lansia. Perawat selalu menyediakan waktu kepada pasien dengan memberikan jadwal luang khususnya terkait keluhan pasien. Dalam pelaksananya, perawat selalu meminta izin terhadap pasien ketika dirasa pasien membuthkan saran atau respon darinya terkait persepektif mereka mengenai kebutuha spiritual. Apakah intervensi yang dilakukan perawat tersebut terkait diagnose spiritual distress?
a)
Bantu pasien dalam membuat daftar yang penting dan tidak penting
b)
Monitor system pendukung. Waspada terhadap system kepercayaan diri sendiri dan menerima spritualitas klien
c)
Hadir secara fisik dan siap sedia membantu pasien untuk membedakan pilihan agama dan spiritual
d)
Tanyakan bagaimana untuk menjadi seseorang yang sangat membantu, aktif mendengarkan, refleksi, dan mencari klarifikasi
e)
Menyediakan cukup waktu untuk meditasi, berdoa, dan relaksasi
6.
Seorang klien lansia sedang mencurahkan apa yang dirasakan terkait kondisinya kepada perawat dengan mengatakan bahwa penyakitnya adalah tanda cinta dari yang maha kuasa dan dia harus terus bersyukur tentang apa yang sudah didapat dan dialaminya. Dengan penyakitnya sekarang, dia merasa lebih dekat dengan Tuhan. Apakah jenis koping yang dilakukan oleh pasien tersebut?
a)
Merusak
b)
Menyimpang
c)
Negatif
d)
Mendukung
e)
Positif
7.
Panti Werdha X kedapatan ada salah satu penghuninya yang positif Covid 19 hasil pemeriksaan swab. Lansia lain yang bearad satu ruangan dan pernah berinteraksi dengan klien juga dilakukan pemeriksaan dengan hasil negatif. Sehingga perawat panti memutuskan memindahkan klien positif ke ruangan khusus untuk isoman. Perawat juga mengatur segala kebutuhan dan perawatan lansia. Peran perawat yang dilakukan di panti adalah sebagai ?
a)
Konselor
b)
Care Giver
c)
Educator
d)
Advocator
e)
manager
8.
Ny H usia lima puluh delapan tahun baru satu bulan lalu berada di Panti. Klien belum mau berinteraksi dengan penghuni panti lain, klien cenderung menarik diri. Saat perawat panti mengkaji klien mengatakan merasa malu karena dibuang oleh keluarga ke Panti. Klien merasa orang-orang disekelilingnya akan menggunjingkan dan menghina dirinya. Dari kasus diagnosa yang paling sesuai menurut SDKI adalah ?
a)
Harga diri rendah situasional
b)
Harga diri rendah kronis
c)
Keputusasaan
d)
Gangguan identitas diri
e)
ketidakberdayaan
9.
Perawat panti mengkaji emosional seorang lansia yang tampak murung. Saat ditanyakan "apakah klien sering gelisah?" klien menjawab "iya", menurut klien dirinya juga sering merasa khawatir dan menangis sendiri. Diagnosa yang sesuai dengan kasus pada klien adalah ?
a)
Keputusasaan
b)
ketidakberdayaan
c)
harga diri rendah
d)
distress spiritual
e)
Koping defensif
10.
saat dikaji Klien lansia terlihat lelah dan mengantuk. Klien mengatakan mengalami kesulitan tidur, karena selalu merasa was-was jika dirinya tidak bangun kembali. Perawat mendiagnosa masalah klien sebagai gangguan psikososial (ansietas). Recana keperawatan yang kurang tepat untuk mengatasi masalah klien adalah
a)
Berikan dukungan emosional
b)
Bantu klien mengurangi ansietasnya
c)
Tingkatkan harapan dengan perawatan klien
d)
Dorong klien untuk mengungkapkan setiap kekhawatirannya
e)
Identifikasi mekanisme koping efektif
11.
Bp I usia tujuh puluh tahun. selalu rutin mengikuti kegiatan yang diadakan di panti, namun tidak pernah aktif berinteraksi dengan lansia lain. Klien cenderung menyendiri dan menarik diri dari teman-teman lansianya.Menurut klien dia tidak suka jika lansia lain mencampuri urusannya atau ingin tau kehidupan masa lalu nya. Masalah keperawatn yang dialami lansia adalah ?
a)
Harga diri rendah
b)
Ketidakberdayaan
c)
Keputusasaan
d)
Gangguan psikososial (ansietas)
e)
Berduka
12.
Bp I usia tujuh puluh tahun. selalu rutin mengikuti kegiatan yang diadakan di panti, namun tidak pernah aktif berinteraksi dengan lansia lain. Klien cenderung menyendiri dan menarik diri dari teman-teman lansianya.Menurut klien dia tidak suka jika lansia lain mencampuri urusannya atau ingin tau kehidupan masa lalu nya. Intervensi keperawatan yang paling tepat untuk mengatasi masalah klien lansia tersebut adalah ?
a)
Luangkan waktu bersama orang terdekat Klien
b)
Gali apakah klien ingin melaksanakan praktik ritual keagamaan
c)
Berikan privasi dan ketenangan
d)
kolaburasi dengan psikolog
e)
Dorong klien untuk mengungkapkan setiap ketakutan permaslahannya
13.
Ny J telah tiga tahun berada di lingkungan panti werdha. Saat ini kondisi fisiknya mengalami penurunan akibat usia. Klien berada dalam perawatan di ruang khusus rawat bagi lansia dengan konsdisi kesehatan buruk. Namun saat dikaji klien tampak kotor, bau dan tidak terurus. Perawat harus memastikan kebutuhan perawatan klien terpenuhi dengan baik agar sesuai dengan prinsip etik. Prinsip etik yang manakah yang dilanggar perawat pada kasus ?
a)
Beneficience
b)
Non maleficience
c)
confidentiality
d)
Autonomy
e)
Justice
14.
Ditemukan deformitas pada tulang dan riwayat hipertensi pada seorang lansia di RT tiga kelurahan Bumi Hangus. Klien mengeluh tidak bisa berjalan dengan maksimal, tangan dan kakinya pun sulit digerakkan. Manakah yang bukan intervensi keperawatan pada lansia dengan gangguan mobilitas fisik ?
a)
Bantu untuk mempertahankan postur tegak dan duduk
b)
Observasi tanda gelaja penurunan mobilitas sendi
c)
Observasi lingkungan terhadap bahaya keamanan yg potensial
d)
Ajarkan pentingnya latihan pasif sendi
e)
Ajarkan penggunaan alat bantu yang tepat
15.
Lansia di Panti berkumpul di lapangan untuk mengikuti kegiatan senam hipertensi. Perawat melakukan pemeriksaan tensi sebelum kegiatan di mulai. Tindakan yang dilakukan perawat pada para lansia, merupakan peran perawat sebagai ?
a)
Konselor
b)
Care Giver
c)
Educator
d)
Advocator
e)
manager
16.
Data lansia di Rw dua kelurahan Guntur Besar menunjukkan kebiasaan lansia merokok dan minum kopi. Aktivitas lansia di wilayah ini juga kurang, dan sebagian besar lansia lebih suka menyendiri. Hampir seluruh lansia sudah tidak bekerja. Sekitar enampuluh persen lansia juga memiliki asupan gizi yang kurang. Berdasarkan data masalah keperawatan pada lansia di wilayah ini adalah ?
a)
Resiko injury tinggi
b)
gangguan psikososial
c)
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
d)
ketidakberdayaan
e)
resiko distress spiritual
17.
Hasil pengkajian perawat pada lansia di wilayah kerja PKM Bunga menunjukkan sebagian besar lansia sudah tidak bekerja. Terdapat lansia dengan Penyakit hipertensi sekitar delapan puluh persen, dan lansia dengan keluhan reumatik sekitar dua puluh persen. Lansia juga banyak yang tidak patuh minum obat hipertensi. Perawat memutuskan melakukan tindakan pencegahan primer pada lansia di wilayah itu. Tindakan apa yang sebaiknya dilakukan perawat ?
a)
Terapi komplementer menurunkan tensi
b)
Pemeriksaan tensi
c)
Senam hipertensi
d)
Edukasi tentang pengelolaan hipertensi
e)
Senam jantung sehat
18.
Pengkajian status fungsional lansia di Panti Y dengan KATZ indeks menunjukkan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan sendiri, hanya terdapat tiga lansia dengan ketergantungan total. Lansia dengan total care menunjukkan hasil pemeriksaan fisik ROM tetbatas, kekuatan otot lemah dan keterbatasan gerak. Diagnosa keperawatan yang paling sesuai untuk lansia ini adalah ?
a)
Resiko tinggi jatuh
b)
Resiko injury
c)
gangguan rasa nyaman
d)
Intoleransi aktivitas
e)
Gangguan Mobilitas Fisik
19.
Hasil pengkajian lansia di RW satu kelurahan Ademsari terdapat dua orang lansia dengan keluhan nyeri sendi saat bergerak. Riwayat keduanya memiliki penyakit Reumatik. Pengkajian keseimbangan dengan resiko jatuh dengan nilai 6-10. Apa makna dari nilai tersebut bagi lansia tersebut ?
a)
Resiko jatuh rendah
b)
Resiko jatuh sedang
c)
Resiko jatuh Tinggi
d)
Resiko jatuh berbahaya
e)
Resiko jatuh sangat tinggi
20.
Hasil pengkajian lansia di Dusun Bambu, terdapat tiga orang lansia dengan penyakit DM. Pada kaki kiri salah satu lansia terdapat luka tertutup balutan yang masih basah. Keluhan nyeri pada kaki juga dirasakan lansia. Perawat mendiagnosa gangguan rasa nyaman nyeri pada lansia. Manakah yang bukan tujuan atau kriteria hasil perawatan yang akan dilakukan perawat pada masalah lansia ?
a)
klien menyatakan nyeri terkontrol
b)
klien mampu membatasi posisi tubuh dari kontraktur
c)
klien mampu mempertahankan sirkulasi sendi
d)
klien mampu menunjukkan penyembuhan luka
e)
klien mampu beraktivitas normal
21.
Tn. S, berusia 74 tahun menderita asma bronkial sejak 5 tahun lalu, mengeluh sesak nafas,  batuk dengan dahak kental dan lengket susah dikeluarkan. keluarga mengatakan klien malas  berobat ke puskesmas karena setiap habis obatnya penyakitnya kambuh. Apakah tindakan yang tepat untuk kasus di atas...
a)
Berikan penjelasan tentang tanda dan gejala penyakit
b)
Menganjurkan klien untuk periksa teratur
c)
Mengajarkan cara batuk efektif
d)
Memberikan penjelasan tentang penyakit klien
e)
Menganjurkan keluarga untuk selalu mendukung klien
22.
Ny. A berusia 76 th dibawa oleh anaknya ke poliklinik lansia, atas segala hal yang telah dialaminya selama sebulan dan telah menggangu aktifitas kehidupan keluarganya. Anak  Ny. A mengatakan, selama sebulan ini Ny.A sudah menunjukkan kesulitan untuk berbicara dan berbahasa, sering tersesat walaupun di dalam rumah, dan cenderung malas bergerak, kehilangan keinginan untuk berkerja, dan kesulitan untuk tidur setiap malam. Berdasarkan kasus di atas, diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan adalah...
a)
Resiko tinggi cedera
b)
Resiko tinggi penurunan self care
c)
Gangguan proses keluarga
d)
Gangguan persepsi sensori visual
e)
Gangguan mobilitas fisik
23.
Didapatkan seorang laki;laki umur 70 tahun menderita asam urat. klien mengeluh nyeri  pada pergelangan kaki dan sering kesemutan, keluhan ini dirasakan sudah 8 tahun yang lalu. klien mengatakan tidak pernah memeriksakan penyakitnya, hanya dipijatkan meskipun jarak  puskesmas hanya 100 meter dari rumah. klien sering tidak bisa mengendalikan emosi nya. biasa nya keluarga klien yang menjadi sasaran amarah dari klien.Manakah tekhnik yang cocok untuk mengatasi masalah pada kasus tersebut ?
a)
Adaptasi tentang diit untuk asam urat
b)
Keluarga mampu mengambil keputusan yang tepat
c)
Mengenal tentang rasa nyeri
d)
Mekanisme koping dari keluarga
e)
Keluarga mampu mendefinisikan asam urat
24.
Ny. M dengan usia 64 tahun saat ini sedang dirawat di Pelayanan Sosial lanjut usia dan mengalami kelumpuhan anggota geraknya, sendi ekstermitas bawah sulit untuk digerakkan, selama perawatan pasien hanya bisa tiduran, kadang Ny. M ngompol sehingga disediakan pempers, saat BAB menggunakan pispot, karena Ny.M mengalami disfagia perawat memasang NGT untuk memasukkan diet cair. untuk menegakkan diagnosa keperawatan resiko dekubitus yang berhubungan dengan imobilitas perlu ditambahkan data berupa ...
a)
MMSE (Mini Mental State Examination)
b)
Indeks Barthel
c)
OPQOL
d)
Skor Norton
e)
SPMSQ
25.
Lansia sekitar umur 53 tahun saat melakukan posyandu lansia di meja 3 mendapatkan tes SPMSQ dan MMSE dan di dapatkan hasil 3 poin dan 25 poin. dari hasil tersebut diperoleh hasil interpretasi
a)
Normal kedua tes
b)
Intelektual normal dan lansia mengalami dimensia
c)
Fungsi intelektual utuh dan kognitif lansia normal
d)
Fungsi intelektual rusak berat dan devinitif gangguan kongitif
e)
Fungsi intelektual rusak sedang dan Probable gangguan kognitif
26.
Pada lansia yang berumur 70 tahun dilakukan pemeriksaan menggunakan Tes MMSE, Indeks Barthel dan SPMSQ didapatkan hasil 16 poin, 10 poin, dan 9 poin. Dari hasil poin tersebut bisa hasil interpretasi dari 3 tes tersebut adalah ?
a)
Pikun, ADL mandiri, fungsi intelektual rusak sedang
b)
Dimensia, ADL ketergantungan penuh, fungsi intelektul utuh
c)
Probable gangguan kognitif,ADL mandiri, fungsi intelektul rusak ringan
d)
Probable gangguan kognitif, ADL ketergantungan sedang, fungsi intelektual rusak  berat
e)
Definitif gangguan kognitif, ADL ketergantungan ringan, fungsi intelektual rusak berat
27.
Sebutlah namanya Tn. O 0sianya 60 tahun. Beberapa tahun lalu, dia menjabat sebagai kepala sekolah SD X. Ketika ada aturan pembatasan masa kerja kepala sekolah, beliau termasuk yang terkena aturan ini. Ia pun kembali menjadi guru biasa. Kejadian ini cukup membuatnya tertekan karena sebagai orang yang pernah berkuasa, ia tak dapat dengan mudah memposisikan dirinya sebagai anak buah. Tak lama kemudian, ia pun sakit-sakitan dan terakhir ini dia terkena stroke. Masalah yang ter1adi pada Tn. O disebut...
a)
Devaluasi
b)
Sterotipe
c)
Penyingkiran
d)
Post Power Syndrome
e)
Isolasi sosial
28.
Sudah seminggu Tn. B 78 Tahun menempati PSLU kalisat, sejak menempati PSLU Tn. B sering menunjukkan kemarahannya kepada petugas PSTW, sering menuntut  petugas untuk memenuhi keinginannya, berbicara kasar, dan berusaha melawan petugas. Bila dilihat sikap yang ditunjukkan oleh Tn. B menunjukkan gejala gangguan mental berupa ?
a)
Rasa Sakit
b)
Agresi
c)
Manipulasi
d)
Depresi
e)
Kepalsuan
29.
Tn. I berusia 7A tahun nyeri pada mata kanan post op menyebar ke kepala saat terpapar sinar matahari dan ketika bangun tidur. Tn. I mengatakan bila nyeri kambuh, mengalami kesulitan tidur. Masalah keperakatan yang dapat diambil dari kasus diatas adalah...
a)
Resiko hipertermi b/d post op katarak pada mata kanan
b)
Resiko infeksi b/d paparan sinar matahari
c)
Nyeri b/d interupsi pembedahan katarak pada mata kanan
d)
Gangguan persepsi sensori b/d katarak pada mata kanan
e)
Intoleransi aktifitas b/d post op katarak pada mata kanan
30.
Tuan.E berumur 70 tahun, melakukan posyandu lansia di meja 3 mendapatkan tes SPMSQ dan MMSE dan di dapatkan hasil 20 poin dan 29 poin. Dari hasil tersebut diperoleh hasil interpretasi ?
a)
Normal kedua tes
b)
Intelektual normal dan lansia mengalami dimensia
c)
Fungsi intelektual utuh dan kognitif lansia normal
d)
Fungsi intelektual rusak berat dan devinitif gangguan kognitif
e)
Fungsi intelektual rusak sedang dan Probable gangguan kognitif
31.
Ny. E adalah seorang pegawai negeri sipil berumur 57 tahun yang menjabat sebagai salah satu kepala bidang di instansi pemerintahan di Kabupaten Jember. Pada saat hari kerja Ny. E biasa  bekerja dikantornya dari jam 07.30 hingga jam 16.00. Di tahun depan Ny. E akan pensiun dan tidak akan beraktifitas seperti yang dilakukannya jika masih bekerja. Jika tidak bisa menyesuaikan diri terhadap aktifitasnya yang akan datang, maka yang tidak termasuk gangguan yang akan diterima oleh Ny. E adalah :
a)
Stress.  
b)
Depresi
c)
Halusinasi.
d)
Tidak bahagia.
e)
Kehilangan harga diri.
32.
Ny. T berusia 74 tahun datang ke Posyandu )ansia dengan keluhan pandangan kabur dan  pendengaran mulai berkurang. Perawat memberikan informasi, pengetahuan dan  pelayanan tentang penggunaan berbagai alat bantu misalnya : kacamata, alat bantu dengar, serta nasihat dan cara hidup yang sesuai dengan penyakit yang diderita oleh Ny. T. Upaya perawat dalam memberikan informasi, pengetahuan dan pelayanan tersebut merupakan upaya kesehatan usia lanjut dalam ?
a)
Upaya promotif
b)
Upaya preventif
c)
Upaya kuratif 
d)
Upaya rehabilitative
e)
Upaya resosialisasi
33.
Seorang perempuan berusia 62 tahun tinggal sendiri di rumahnya dan mempunyai riwayat hipertensi, nyeri leher dan punggung. hasil pengkajian didapatkan TD 180/110 mmHg, Nadi 88x/menit, RR 26x/menit. Pasien sering merasa sedih dan khawatir sampai akhirnya mengalami gangguan tidur karena tidak bisa melakukan pekerjaan rumah tangga dan tidak dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk klien di atas ?
a)
Mengkaji tingkat kemandirian  
b)
Mengkaji kemampuan kognitif
c)
Mengkaji status psikologis
d)
Mengkaji status mental
e)
Mengkaji Barthel indeks
34.
Ny. S (70 tahun) dapat menyebutkan tanggal dan hari dengan tepat, tempat dirinya berada sekarang yaitu panti Wreda welas asih. namun klien tidak mampu menyebutkan alamat lengkap dari mana dia berasal, hanya mampu mengatakan nama kota Bandung, tidak dapat menyebutkan umur dengan alasan lupa. ketika ditanya siapa presiden saat ini klien menjawab Soeharto. ketika ditanya siapa presiden sebelumnya klien mengatakan lupa. ketika ditanya siapa nama ibu klien, klien mengatakan lupa. ketika klien disuruh mengurangi 10 dari 20 menjawab tidak tahu. Berdasarkan hasil pengkajian diatas maka status mental Ny. S adalah :
a)
Fungsi intelektual utuh  
b)
Kerusakan intelektual ringan
c)
Kerusakan intelektual berat
d)
Kerusakan intelektual sedang
e)
Normal
35.
Tn. E (56 Tahun) mengalami sesak, terjadi decubitus, RR : 33x/menit, Nadi : 88x/menit, terdapat cianosis pada ujung kuku. kejadian yang terjadi pada sistem khususnya respirasi adalah sebagai berikut
a)
Vertikel kiri mengalami hipertropi
b)
Prebiaskusis
c)
Kekurangan cairan
d)
Volume cadangan paru bertambah
e)
Penurunan koordinasi
36.
D mengalami afasia sehinnga saat berkomunikasipun dia sulit untuk menyampaikan apa yang dia fikirkan. Melihat kondisi tersebut tehik komunikasi yang dapat dilakukan adalah .............
a)
Perawat sering melakukan validasi
b)
Berikan alat tulis saat lansia ingin menyampaikan sesuatu
c)
Perawat lebih memberi banyak waktu untuk berkomunikasi
d)
Berikan sentuhan untuk menenangkan
e)
Berkomunikasi dengan intonasi yang sesuai
37.
Tn. C 75 thn mengatakan ia sudah tidak jelas melihat, saat diajak berkomunikasi dia terlihat mencari-cari sumber suara., hal yang haru dilakukan perawat saat berkomunikasi dengan Tn. C adalah...............
a)
Meninggikan nada suara
b)
Yakinkan perawat ada didekat pasien
c)
Sering lakukan validasi
d)
Posisi condongkan ke arah lansia
e)
Sabar dalam berkomunikasi
38.
Ny. W umur 65 tahun tinggal di BPSTW sudah 10 tahun. Pada saat pengkajian oleh Ns. N, terlihat Ns. N sedang menggali aspek emosi klien, karena sudah seminggu ini Ny.S tampak murung dan terlihat sedih. Klien lebih suka menyendiri dan jarang bergaul dengan yang lain. Ns. N memberikan saran-saran yang bisa meningkatkan aspek positif yang dimiliki klien sehingga lebih bergairah dan mau bersosialisasi dengan yang lain. Pada kasus diatas, jenis komunikasi apa yang dilakukan oleh Ns. N?
a)
Komunikasi Sosial
b)
Komunikasi Terapeutik
c)
Komunikasi Intrapersonal
d)
Komunikasi Interpersonal
e)
Komunikasi ekstrapersonal
39.
Seorang lansia di Panti Werdha, dilaporkan sering marah-marah, mengganggu ketenangan teman sekamarnya. Tanpa alasan yang jelas mudah mengamuk. Klien sulit mengikuti kegiatan panti seperti senam lansia. Jika perawat menjenguknya klien seringkali lupa dan bingung dengan pertanyaan yang diajukan terkait kehidupannya sehari-hari. Perubahan mental apakah yang terjadi pada klien dalam kasus tersebut?
a)
Activity decline
b)
Gangguan Kognitif
c)
Depresi
d)
Behavior Disturbances
e)
Dementia
40.
Tn. A 68 thn, sudah 10 thn tinggal dipanti wherda karena tidak mempunyai sanak saudara, saat dikaji oleh mahasiswa Tn. A slalu menanyakan ulang apayang ditanyakan mahasiswa dengan memalingkan wajahnya kesebelah kanan dan mendekatkan telinga sebelah kiri ke arah mahasiswa. Berdasarkan kondisi tersebut tehnik yang paling tepat dilakukan oleh mahasiswa tersebut adalah......
a)
Bertanya diarahkan pada telinga yang lebih baik
b)
Meberikan alat tulis sebagai media komunikasi
c)
Modifikasi lingkungan supaya lebih terang
d)
Sabar mendengarkan keluhan lansia
e)
Beri kesempatan pada lansia untuk menyampaikan perasaannya
41.
Ny. B 62 thn mengatakan pernah mengalami kecelakaan terjatuh dari motor sehingga menggalami gangguan pendengaran, dia mengatakan sulit berkomunikasi karena tidak bisa mendengar pesan yang disampaikan orang lain. Tehnik yang ada dapat lakukan dengan NY. B adalah ............
a)
Meningkatkan intonasi saat berbicara
b)
Meminimalkan kebisingan
c)
Berikan alat tulis untuk berkomunikasi dan lambatkan gerakan bibir saat berkomunikasi dengan verbal
d)
Yakinkan ada berada didekatnya
e)
Berikan sentuhan terapeutik
42.
Tn. C 75 thn mengatakan ia sudah tidak jelas melihat, saat diajak berkomunikasi dia terlihat mencari-cari sumber suara., hal yang haru dilakukan perawat saat berkomunikasi dengan Tn. C adalah...............
a)
Meninggikan nada suara
b)
Yakinkan perawat ada didekat pasien
c)
Sering lakukan validasi
d)
Posisi condongkan ke arah lansia
e)
Sabar dalam berkomunikas
43.
Tehnik komunikasi pada lansia yang menunjukan kemarahan adalah ...
a)
Identifikasi bersama klien sumber sumber yang menyebabkan ketegangan
b)
Gunakan pertanyaan terbuka
c)
Menghadap ke pasien dan membuat kontak mata.
d)
Gunakan sentuhan untuk memfokuskan pembicaraan, meningkatkan rasa aman.
e)
Tegurlah nama sebelum pembicaraan dimulai.
44.
Tn. E. 60 thn saat berkomunikasi tampak tidak fokus, ekspresi wajah tampak tegang, dan sering ga nyambung saat ditanya, tehnik yang dapat digunakankan oleh perawat adalah .........
a)
Beri kesempatan untuk berkomunikasi
b)
Jadi pendengar yang baik
c)
Kaji faktor yang menyebabkan lansia tidak fokus
d)
Meminimalkan kebisingan
e)
Lakukan sentuhan terapeutik saat berkomunikasi
45.
Perawat Y, sedang beromunikasi dengan lansia, perawat Y berkomunikasi sangat baik dan sangat menghindari diskriminasi atas dasar usia kepada klien. Teknik umum yang dilakukan perawat untuk berkomunikasi pada kasus diatas adalah
a)
Menunjukkan Hormat dan Keprihatinan
b)
Memastikan bahwa Pasien Didengar dan Dipahami
c)
Menghindari Ageism
d)
Mengenal Kultur dan Budaya
e)
Identifikasi klien
46.
Perawat D melakukan pengkajian kepada lainsia yaitu dengan Mengenal latar belakang budaya pasien, perawat melakukan hal tersebut bertujuan untuk mempengaruhi persepsi lansia terhadap baik kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan perawat. Teknik umum yang dilakukan perawat untuk berkomunikasi pada kasus diatas adalah
a)
Menunjukkan Hormat dan Keprihatinan
b)
Memastikan bahwa Pasien Didengar dan Dipahami
c)
Menghindari Ageism
d)
Mengenal Kultur dan Budaya
e)
Identifikasi klien
47.
Perawat H melakukan pengkajian pada lansia dengan Berbicara pelan, jelas, dan keras tanpa berteriak, kemudian perawat H juga menggunakan bahasa dan kalimat yang singkat dan sederhana. Karena pasien lanjut usia umumnya lebih sedikit bertanya dan menunggu untuk ditanya Teknik umum yang dilakukan perawat untuk berkomunikasi pada kasus diatas adalah
a)
Menunjukkan Hormat dan Keprihatinan
b)
Memastikan bahwa Pasien Didengar dan Dipahami
c)
Menghindari Ageism
d)
Mengenal Kultur dan Budaya
e)
Identifikasi klien
48.
Perawat Y melakukan interaksi dengan lansia di panti jompo , perawat Y selalu menyapa lansia dengan formal,Pandangan mata menunjukkan apresiasi, Sentuhan lembut di tangan, lengan, atau pundak menunjukkan rasa turut prihatin dan perhatian.Teknik umum yang dilakukan perawat untuk berkomunikasi pada kasus diatas adalah
a)
Menunjukkan Hormat dan Keprihatinan
b)
Memastikan bahwa Pasien Didengar dan Dipahami
c)
Menghindari Ageism
d)
Mengenal Kultur dan Budaya
e)
Identifikasi klien
49.
Seorang lansia tampak duduk termenung di kursi rodanya. Jendral bintang satu, pensiunan TNI ini membutuhkan bantuan dalam aktivitasnya sehari-hari. Berbagai penghargaan dan tanda kehormatan pernah diperolehnya. Jendral ini pun sebelumnya terkenal ramah dan periang. Berdasarkan data pada kasus, apa yang bukan menjadi issue dan kecenderungan masalah kesehatan yang terjadi pada lansia tersebut ?
a)
Perubahan peran sosial cenderung terjadi pada lansia.
b)
Lansia cenderung mengalami kemunduran fisik
c)
Lansia cenderung mengalami perubahan perilaku.
d)
Lansia seringkali menimbulkan ketergantungan.
e)
Perubahan psikologis klien akan menurun
50.
Klien laki-laki berusia 75 tahun masuk panti wreda dalam keadaan post stroke 2 bulan yang lalu, Klien mengalami kelumpuhan pada ektremitas kanan, sehingga perlu bantuan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.Apakah tindakan yang paling tepat bagi Klien tersebut?
a)
Memberikan kursi roda
b)
Melatih pergerakan sendi
c)
Memijat daerah ektremitas
d)
Memotivasi untuk ambulasi
e)
Memberi kebutuhan penuh
51.
Perawat U melakukan pengkajain kepada Tn H, didapatkan data : klien terlihat murung, dan hanya terdiam dikamar, pemgkajian yang dilakukan oleh perawat adalah untuk mendapatkan data?
a)
Data objektif
b)
Data subjektif
c)
Data riwayat penyakit
d)
Data riwayat keluarga
e)
Data riwayat penyakit sekarang
52.
Ns.P sedang melakukan pengkajian pada pasien lansia Tn.M 66 tahun, didapatkan data bahwa lansia tersebut sering mengatakan malu dan sedih karena rambut jadi botak setelah mendapat terapi sinar pada kanker. Apakah masalah keperawatan yang terjadi pada klien?
a)
Isolasi social
b)
Konsep diri rendah
c)
Harga diri rendah
d)
Deficit pengetahuan
e)
Gangguan emosional
53.
Ns.P sedang melakukan pengkajian pada pasien lansia Tn.M 66 tahun, didapatkan data bahwa lansia tersebut sering mengatakan malu dan sedih karena rambut jadi botak setelah mendapat terapi sinar pada kanker. Intervensi apakah yang tepat dilakukan oleh Ns. P kepada Tn.M?
a)
Kaji dengan menanyakan siapa yang paling dekat dengan klien
b)
Latih bagaimana cara berkenalan atau meningkatkan hubungan interpersonal
c)
Berikan penilaian negative sebagai masukan bagi klien
d)
Memberi kesempatan untuk mengungkapkan perasaan klien
e)
Menghindari membahas penyakit yang diderita klien
54.
Ny. K usia 63 tahun, tampak mengalami keterbatasan gerak. Klien sering terlihat termenung dan menangis di kamarnya. Keluhan lain yang dirasakan klien adalah gangguan penglihatan dan pendengarannya. Pengkajian apa yang sebaiknya tidak perlu dilakukan untuk menilai status fungsional klien ?
a)
Kaji kemampuan klien melakukan aktivitas sehari-hari.
b)
Kaji interaksi antara gangguan fisik dan psikisnya.
c)
Kaji interaksi antara gangguan fisik, psikis dan soseknya.
d)
Kaji aktivitas fisik klien sehari-hari.
e)
Kaji pola nutrisi untuk mengetahui asupan gizi klien
55.
Seorang lansia mengeluh nyeri pada ekstremitas bawah. Saat dikaji tampak kekakuan dan keterbatasan gerak sendi. Klien mengatakan sering mengalami hal seperti ini terutama jika duduk atau berdiri terlalu lama. Keluhannya membuat klien tidak bisa beraktivitas sehari-hari. Pengobatan juga pernah diberikan pada klien namun keluhan masih sering dirasakan. Intervensi apakah yang bukan prioritas diakukan perawat untuk mengurangi keluhan klien?
a)
Kaji kemampuan klien beraktivitas sehari-hari
b)
Kolaburasi dengan ahli fisioterapi
c)
Libatkan keluarga dalam memenuhi kebutuhan klien
d)
Bantu klien dalam memenuhi aktivitasnya
e)
Motivasi klien agar dapat beraktivitas sehari-hari
56.
Perawat U melakukan pengkajain kepada Tn H, didapatkan data : Tn H mengatakan dirinya tidak mau bergaul dengan banyak orang, Tn H malas untuk mengobrol. Hasil pengkajian yang perawat adalah untuk mendapatkan data?
a)
Data objektif
b)
Data subjektif
c)
Data riwayat penyakit
d)
Data riwayat keluarga
e)
Data riwayat penyakit sekarang
57.
Ny U memiliki kadar gula darah yang tinggi, Saat dilakukan pengkajian, Ny U sangat terlihat tenang, Ny U baru saja pulang dari tempat ibadah, ketika perawat bertanya tentang cara pencegahan peningkatan gula darah Ny U bias menjawab dengan benar dan sudah hamper 1 bulan ini Ny U menjalani diet rendah gula, diagnose yang tepat pada kasus diatas
a)
Kesiapan untuk memelihara kesehatan
b)
Resiko tinggi peningkatan kadar gula darah
c)
Gangguan metabolisme tubuh
d)
Resiko tinggi komplikasi penyait
e)
Resiko Jatuh pada lansia
58.
Seorang pekerja sosial di suatu panti, menghubungi seorangahli gizi, fisiotherapi, untuk melakukan intervensi pada lansia yang mengalami kelemahan kaki dan tangannya akibat stroke.Apa yang dilakukan oleh pekerja sosial tersebut?
a)
Berkolaborasi sesama tim
b)
intervensi yang Multidisiplin
c)
Intervens i rutin program lansia
d)
Intervensi yang biasa dilakukan
e)
Intervensi secara terjadwal oleh panti
59.
Perawat lansia di Panti , untuk meningkatkan kesehatan lansianya, mengajak lansia utuk mengikuti kegiatan memasak, merajut. Apa yang dilakukan oleh perawat lansia tersebut?
a)
Inovasi
b)
Pemberdayaan
c)
Penyaluran bakat
d)
Suatu kegiatan biasa
e)
Sebagai sosialisasi lansia
60.
Ny H umur 70 tahun, Ny H tiba tiba marah karena tidak ingat nama lengkap, usia dan tempat dia dulu tinggal, sehingga Tehnik komunikasi pada lansia yang menunjukan kemarahan adalah ...
a)
Kontrak waktu ulang untuk bertemu bila klien sudah tenang
b)
Gunakan pertanyaan terbuka
c)
Menghadap ke pasien dan membuat kontak mata.
d)
Gunakan sentuhan untuk memfokuskan pembicaraan, meningkatkan rasa aman.
e)
Tegurlah nama sebelum pembicaraan dimulai.
61.
lansia di panti jompo banyak menanam tanaman obat tradisional untuk mengisi waktu luangnya, sehingga kita sebagai nursepreneur menjelaskan manfaat tanaman, mengajarkan kepada keluarga masyarakat cara mengolahnya, cara penggunaannya, dan cara pemasarannya dengan tujuan bisa menyembuhkan keluarga yang sakit dan dapat keuntungan dari penjualan, contoh kasus diatas merupakan manfaat dari entrepreneur ?
a)
Memanfaatkan sumber dana yang ada
b)
Memanfaatkan sumber daya yang ada
c)
Memanfaatkan sumber lingkungan yang ada
d)
Memanfaatkan kesempatan yang ada
e)
Memanfaatkan masalah lingkungan
62.
angka kualitas hidup lansia semakin menurun, lansia ada masalah kesehatan, langkah yang kita ambil sebagai seorang entrepreneur yaitu memberikan pelatihan kepada petugas panti jompo untuk melakukan kegiatan kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia seperti mengajarkan merajut, melukis dan lain lain, kemudian hasil nya dapat dijual di bazar masyarakat di daerah panti jompo dan hasilnya bisa digunakan untuk para lansia di panti jompo? kegiatan tersebut merupakan manfaat enterpreneur?enterpreneur dalam kesehatan
a)
Memanfaatkan sumber dana yang ada
b)
Memanfaatkan sumber daya yang ada
c)
Memanfaatkan sumber lingkungan yang ada
d)
Memanfaatkan kesempatan yang ada
e)
Memanfaatkan masalah lingkungan
63.
Keluarga Tn B 76 tahun adalah seorang pedagang minuman menggunakan gelas plastic habis pakai, setiap bulan Tn B membuang sampah plastic tersebut sebanyak 2-3 karung ke sungai , kemudian seorang enterprenenur meminta keluarga Tn B mengikuti pelatihan tentang cara pemanfaatan sampah plastic untuk dijadikan kerajinan dan barang lain yang bermanfaat, kasus diatas merupakan manfaat dari entrepreneur dalam:
a)
Memanfaatkan sumber dana yang ada
b)
Memanfaatkan sumber daya yang ada
c)
Memanfaatkan sumber lingkungan yang ada
d)
Memanfaatkan kesempatan yang ada
e)
Memanfaatkan masalah lingkungan
64.
Tn R seorang enterprenenur dengan memiliki usaha sendiri memberikan Tn R kebebasan dan peluang bagi para lansia sekitar untuk mencapai apa yang penting secara ekonomi dan kesehatan, manfaat enterprenenur pada kasus diatas termasuk peluang
a)
Peluang untuk menentukan nilai ekonomi dan kesehatan
b)
Peluang untuk melakukan perubahan
c)
Peluang untuk mencapai potensi sepenuhnya
d)
Peluang untuk meraih keuntungan
e)
Peluang berpera aktif dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usahanya
65.
Tn B pemilik homecare sejak 2 tahun, Tn B sangat menghormati lansia di masyarakat setempat, sehingga lansia masyarakat setempat sangat memberikan kepercayaan kepada pemilik homecare tersebut unutk memeriksakan kesehatan dan untuk meminta bantuan untuk merawat lansia di masyarakat yang sakit, manfaat enterprenenur pada kasus diatas termasuk peluang
a)
Peluang untuk menentukan nilai ekonomi dan kesehatan
b)
Peluang untuk melakukan perubahan
c)
Peluang untuk mencapai potensi sepenuhnya
d)
Peluang untuk meraih keuntungan
e)
Peluang berpera aktif dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usahanya
66.
Seorang petugas puskesmas melakukan kunjungan rumah pada klien A 75 tahun . didapatkan data : Klien hanya tinggal bersama anak perempuannya 30 tahun, walaupun sudah lansia Klien A masih mandiri, makan, berpindah kecuali mandi, berpakaian dan ke toilet membutuhkan bantuan anak perempuannya.Termasuk katz indek manakah Klien A?
a)
KATZ INDEX A
b)
KATZ INDEX B
c)
KATZ INDEX C
d)
KATZ INDEX D
e)
KATZ INEX E
67.
Panti wreda W dihuni 12 lansia laki – laki, belum memiliki program kegiatan yang melibatkan lansia secara aktif. Saat pengkajian 7 lansia mengalami hipertensi dan 5 lansia mengalami sakit kepala disertai kaku kuduk. Apakah masalah keperawatan lansia dipanti wreda tersebut.
a)
Manajemen panti tidak adekuat
b)
resiko hipertensi meningkat
c)
resiko cedera
d)
stress psikososial
e)
resiko kehilangan
68.
Seorang perempuan berusia 63 tahun tinggal sendiri di rumahnya dan mempunyai riwayat hipertensi, nyeri leher dan punggung. Hasil pengkajian didapatkan tekanan darah 180/110 mmHg, denyut nadi 88x/menit, respirasi 26x/menit. Pasien sering merasa sedih dan khawatir sampai akhirnya mengalami gangguan tidur karena tidak bisa melakukan pekerjaan rumah tangga dan tidak dapat bersosialisasi dengan lingkungannya..
a)
Mengkaji tingkat kemandiarian klien
b)
mengkaji MMSE
c)
Mengkaji status psikologis
d)
SPSMQ
e)
Barthel index
69.
Tn H usia 87 tahun, tidak mau pulang ke rumah, karena menganggap rumahnya itu adalah rumah sakit, ketika dilakukan pengkajian Tn H tidak ingat alamat rumahnya, tidak mengenali anak anaknya, dan bersikap seperti anak kecil, hasil pengkajian diatas termasuk kedalam data yang mendukung dalam masalah
a)
Kognitif
b)
Kemandirian
c)
psikologis
d)
keseimbangan
e)
bartel index
70.
Ny U usia 89 tahun, setelah dikaji oleh perawat tidak bisa berjalan lurus dan ketika berjalan langkahnya tidak konsisten, dari data diatas merupakan salah bagian dari pengkajian?
a)
Kognitif
b)
Kemandirian
c)
psikologis
d)
keseimbangan
e)
bart index
71.
Tn.L 65 Tahun, tinggal di BPSTW sudah hampir 1 tahun, pada saat dilakukan pengkajian terlihat Tn.L dalam melaksanakan ibadah mengalami penurunan dan malas untuk melakukannya. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada klien tersebut?
a)
distres spiritual
b)
ansietas
c)
berduka
d)
ganguan persepsi sensori
e)
ketidakberdayaan
72.
Tn.K 62 Tahun barusaja kehilangan pasangan hidupnya. Dia selalu mengurung diri, jarang bersosialisasi dan tampak bersedih. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada klien tersebut?
a)
distres spiritual
b)
ansietas
c)
berduka
d)
ganguan persepsi sensori
e)
ketidakberdayaan
73.
Tn.G 65 Tahun terlihat sering mengasingkan diri dari lansia lain di panti werdha. Dia sering mengeluh merasa frustasi dan tidak mampu melaksanakan aktivitasnya, apalagi setelah kehilangan pekerjaan nya. Dia merasakan apapun yang dilakukannya tidak akan pernah bisa dilakukan. apakah masalah keperawatan yang terjadi pada klin?
a)
distres spiritual
b)
ansietas
c)
berduka
d)
ganguan persepsi sensori
e)
ketidakberdayaan
74.
Tn.G 65 Tahun terlihat sering mengasingkan diri dari lansia lain di panti werdha. Dia sering mengeluh merasa frustasi dan tidak mampu melaksanakan aktivitasnya, apalagi setelah kehilangan pekerjaan nya. Dia merasakan apapun yang dilakukannya tidak akan pernah bisa dilakukan. apakah kemungkinan penyebab masalah keperawatan yang terjadi pada klin?
a)
post power syndrome
b)
spiritual
c)
Biologis
d)
riwayat trauma
e)
komunikasi tidak efektif
75.
Tn.L 65 Tahun, tinggal di BPSTW sudah hampir 1 tahun, pada saat dilakukan pengkajian terlihat Tn.L dalam melaksanakan ibadah mengalami penurunan dan malas untuk melakukannya. Hal ini terlebih ketika klien mengetahui dirinya mengidap penyakit kanker. Apakah penyebab masalah keperawatan yang tepat pada klien tersebut?
a)
kematian orang terdekat
b)
menjelang ajal
c)
kondisi penyakit kronis
d)
kesepian
e)
gangguan sosio kultural
76.
Tn.K 62 Tahun barusaja kehilangan pasangan hidupnya. Dia selalu mengurung diri, jarang bersosialisasi dan tampak bersedih. Apakah penyebab masalah keperawatan yang tepat pada klien tersebut?
a)
kematian keluarga/orang yang berarti
b)
antisipasi kematian keluarga/orang yang berarti
c)
antisipasi kehilangan
d)
kehilangan hubungan sosial
e)
kehilangan status
77.
Ny.U 67 Tahun tinggal di sebuah panti werdha. Terlihat klien sering berbicara sendiri dan memanggil pasangannya yang sudah meninggal dunia. Apakah masalah keperawatan yang terjadi pada klien?
a)
berduka
b)
ansietas
c)
ganguan persepsi sensori
d)
waham
e)
gangguan kognitif
78.
Ny.U 67 Tahun tinggal di sebuah panti werdha. Terlihat klien sering berbicara sendiri dan memanggil pasangannya yang sudah meninggal dunia. Apakah penyebab masalah keperawatan yang terjadi pada klien?
a)
Usia lanjut
b)
pemajanan toksik lingkungan
c)
gangguan penglihatan
d)
gangguan pendengaran
e)
gangguan perabaan
79.
Ny.O 60 tahun terlihat menyendiri dan murung. Dan saat dikaji dia mengatakan malu untuk bergabung dengan lansia lain di panti karena kondisi fisiknya yang mengalami luka di area wajah sehingga enggan bertemu dengan lansia lain. Apakah masalah keperawatan yang terjadi pada klien?
a)
isolasi sosial
b)
harga diri rendah
c)
waham
d)
gangguan sensori persepsi
e)
ansietas
80.
Ny.O 60 tahun terlihat menyendiri dan murung. Dan saat dikaji dia mengatakan malu untuk bergabung dengan lansia lain di panti karena kondisi fisiknya yang mengalami luka di area wajah sehingga enggan bertemu dengan lansia lain. Apakah ganguan konsep diri yang terjadi pada klien?
a)
citra tubuh
b)
idela diri
c)
identitas diri
d)
peran
e)
harga diri