WorksheetsUTS Maternitas Progsus
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 10mins
Seorang perempuan usia 23 tahun, datang ke Poli RS dengan keluhan mual muntah selama 3 hari dan terlambat menstruasi selama 4 minggu. Hasil pemeriksaan tes kehamilan positif. Apakah pengkajian lanjutan yang paling tepat pada kasus diatas ?
Riwayat menstruasi
Riwayat penyakit sebelumnya
Riwayat kehamilan sebelumnya
Riwayat persalinan sebelumnya
Tanggal hari pertama haid terakhir
Seorang perempuan usia 32 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan pinggangnya mudah sakit, mudah lelah dan sering BAK terutama sejak usia kehamilannya memasuki 7 bulan. Hasil pengkajian: G2P0Ab1, usia kehamilan 37 minggu. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat untuk kasus tersebut?
Menganjurkan untuk istirahat total
Melakukan pemasangan kateter urin
Memberikan analgesik untuk mengurangi nyeri
Menganjurkan mengurangi intake cairan pasien
Menjelaskan bahwa keluhannya adalah hal yang wajar
Seorang perempuan usia 22 tahun hamil anak pertama usia kehamilan 8 minggu dirawat di RS dengan keluhan kram perut area kanan dan kiri bawah, dan nyeri pinggang dan semakin parah bila beraktivitas. Hasil pengkajian pendarahan vagina sedikit seminggu terakhir. Hasil pemeriksaan dalam menunjukkan cervik tertutup, uterus teraba lunak. Besar janin sesuai usia kehamilan. Pemeriksaan lab: HB 12 g%. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Risiko injuri
Nyeri akut
Risiko infeksi
Gangguan rasa nyaman
Gangguan perfusi jaringan
Seorang perempuan berusia 24 tahun, hamil 34 minggu datang ke Poliklinik RS, pasien mengeluh bahwa semakin bertambah usia kehamilan keluhan nyeri punggung semakin terasa sampai sakit bila beraktivitas dan inginnya berbaring. TFU 34cm, pasien nampak sering menarik bahu ke belakang. Apakah tindakan keperawatan untuk mengatasi nyeri punggung pada pasien diatas ?
Duduk dalam air hangat.
Pakai kaos kaki yang elastis.
Duduk bersandar dengan kaki dinaikkan.
Berbaring dengan kaki bersandar didinding.
Miringkan panggul dan tekuk lutut mendekati dada
Seorang perempuan berusia 37 tahun G4P3A0 hamil 30 minggu datang ke RS untuk memeriksakan kehamilannya, pasien mengeluh sakit kepala dan ingin muntah. Hasil pengkajian didapatkan data TD 140/90mmHg, frekuensi nadi 85x/mnt, frekuensi nafas 24x/mnt, suhu 36,5°C, frekuensi DJJ 130x/mnt tidak teratur dan terdapat edema di kaki. Hasil pemeriksaan laboratorium Hb 10gr/dl, Ht 45%, proteinuria +1. Apakah tindakan keperawatan utama yang dilakukan perawat pada kasus tersebut ?
Anjurkan pasien tidur miring kiri.
Pantau dan catat intake output.
Kolaborasi diet rendah garam.
Observasi berat badan pasien.
Observasi keadaan edema.
Seorang perempuan berusia 15 tahun datang ke RS bersama teman laki-laki. Hasil pengkajian, pasien sudah tidak menstruasi selama 2 bulan bulan dan ingin menggugurkan kehamilannya dengan alasan masih sekolah dan khawatir kehamilannya akan diketahui oleh orang tuanya. Bagaimanakah sikap perawat dalam menghadapi kasus tersebut ?
menghargai keputusan yang diambil pasien
menganjurkan pasien untuk meminum jamu.
segera melaporkan pada kedua orang tuanya.
melakukan pemeriksaan untuk persiapan aborsi.
beri penjelasan resiko menggugurkan kehamilan.
Seorang remaja 19 tahun ke datang ke polikandungan untuk melihat hasil laboratorium seminggu yang lalu dan hasil menunjukkan kalau pasien mengalami vaginitis. Perawat akan melakukan pendidikan kesehatan mengani hal tersebut. Dalam memberikan edukasi perawat apa yang dilakukan perawat setelah mengucapkan salam dan kontrak waktu?
Menyatakan keprihatinan
Membesarkan hati pasien
Memberikan edukasi mengani definisi penyakit tersebut
Memberikan edukasi mengani definisi penyakit tersebut
Memberikan leafleat sehingga saat berdiskusi langsng ada pertanyaan
Seorang perawat sedang memberikan penyuluhan di sebuah SMP. Salah satu siswa smp memanyakan bagaimana mengetahui bahwa perdarahan yang terjadi pada masa pubertas adalah perdarahan yang normal. Sebagai perawat reproduksi jawaban apa yang tepat dari pertanyaan tersebut?
Belum pernah menstruasi sebelumnya
Mengalami perdarahan tidak lebih dari 5 hari
Perdarahan terjadi ditanggal yang sama setiap bulan
Perdaarahan tidak menimbulkan gangguan aktivitas
Perdarahan memiliki interval 21-35 setiap bulan
Seorang remaja SMK datang ke UKS sekolah dengan kondisi pucat dan lemah. Setelah dianamnesa pasien TD 100/70mm Hg, N :70x/menit; RR : 16x/menit ,tidak ada demam. Pasiean mengatakan sedang menstruasi dan sudah ganti pembalut 3x dari tiba kesekolah. Dari kasus diatas pasien termasuk dalam kondisi apa?
Disminorhe
Aminorhe
PMS
Menorarghia
Merotarghia
Seorang remaja SMK datang ke UKS sekolah dengan kondisi pucat dan lemah. Setelah dianamnesa pasien TD 100/70mm Hg, N :70x/menit; RR : 16x/menit ,tidak ada demam. Pasiean mengatakan sedang menstruasi dan sudah ganti pembalut 3x dari tiba kesekolah. Dari kasus diatas data apa yang harus didapatkan oleh perawat untuk menegakkan diagnosa medis tersebut?
Cek darah
Cek urin
Cek usg
Cek ronxgen
Cek barium enema
Seorang remaja SMK datang ke UKS sekolah dengan kondisi pucat dan lemah. Setelah dianamnesa pasien TD 100/70mm Hg, N :70x/menit; RR : 16x/menit ,tidak ada demam. Pasiean mengatakan sedang menstruasi dan sudah ganti pembalut 3x dari tiba kesekolah. Dari kasus diatas diagnosa keperawatan utama adalah
Keletihan
Perdarahan
Gangguan keseimbangan cairan
Gangguan perfusi jaringan
Nyeri
Seorang remaja SMK datang ke UKS sekolah dengan kondisi pucat dan lemah. Setelah dianamnesa pasien TD 100/70mm Hg, N :70x/menit; RR : 16x/menit ,tidak ada demam. Pasiean mengatakan sedang menstruasi dan sudah ganti pembalut 3x dari tiba kesekolah. Dari kasus diatas tindakan yang dilakukan perawat adalah
Melakukan transfusi darah
Memasang IV line RL maintenence
Memberikan obat analgesik
Memberikan lingkungan yang nyaman
Memberikan edukasi mengenai kondisi pasien
Seorang remaja 15 tahun datang ke puskesmas di temani oleh teman sekolah mengeluh nyeri perut bagian bawah. Setelah di anamnesa TD 100/70 mmHg, nadi 80x/menit; RR: 18x/menit tidak ada demam, pasien mengatakan pusing kepala dan nyeri menjalar sampai ke paha. Dari kasus diatas pengkajian lanjutan apa yang harus dikaji oleh perawat?
Riwayat Pubertas
Riwayat Ca Keluarga
Riwayat Menstruasi
Kapan terakhir menstruasi
Riwayat keadaaan yang sama dengan kondisi sekarang
Seorang perempuan usi 32 tahun dirawat diruang perawatan dengan masalah diare yang sudah 2 mgg blm selesai dan flu sudah 1 bulan, hasil test elisa positif HIV. Klien menyalahkan suaminya untuk kondisinya yang HIV positif dan mengingnkan test ulang karena tidak mungkin dia mengalami HIV positif dan pasien terlihat menangi dan mengatakan tidak mungkin terjadi pad dirinya. Dalam kondisi seperti itu apa yang dilakukan perawat
Menjelaskan hasil test yang telah keluar
Membawa keluarga untuk menenangkan pasien
Diam dan mendengarkan perkataan pasien
Berkata “ dikhlaskan sj karena ini sudah takdir”
Memberikan relaksasi kepada pasien
Seorang perempuan 20 tahun datang ke puskesmas untuk memeriksakan kondisinya. Klien mengeluh nyeri di bagian abdomen tapi tidak keluar darah pervagiman. Setelah diperiksa terdapat lebam dimuka dan di bagian abdomen, dan klien terlihat dari kondisi non verbal ketakutan. Dari kondisi diatas apa yang selanjutnya perawat lakukan kepada pasien tersebut
Menanyakan riwayat kesehatan
Borkolaborasi dengan dokter untuk tindakan lanjutan
Memberikan menejemen nyeri
Melakukan dokumentasi area lebam
Memberikan kesempatan pasien untuk bercerita
Seorang perempuan dengan G3P2Ab0 kehamilan 37minggu. Pasien berusia 35 tahun dan mempunyai riwayat persalinan seksio sesar pada persalinan anak kedua 1,5 tahun yang lalu. Edukasi perawat yang tepat tentang rencana persalinan adalah
Melahirkan dg normal partus
Nutrisi tepat untuk ibu hamil
Rencana menyusui
Melahirkan dengan seksio sesar
Menunggu kehamilan sampai 40minggu
Seorang perempuan berusia 27 tahun G1P0A0, usia kehamilan 12 minggu datang ke UGD dengan keluhan mual dan muntah hampir 6 kali sehari, tidak mau makan. Hasil pengkajian: nyeri epigastrium, pusing, cepat letih, turgor kulit 3 detik, mata cekung, dan nafas berbau aseton. Hasil pemeriksaan laboratorium: aseton dalam urin positif. Apakah masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?
Gangguan pola aktivitas
Kekurangan volume cairan
Gangguan rasa nyaman nyeri
Gangguan istirahat tidur
Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Seorang perempuan, 25 th, G1 P0000 usia kehamilan 8 minggu, datang ke Poli hamil dengan keluhan mual muntah sejak 1 minggu terakhir. Hasil pengkajian: wajah pucat, lemas, bibir kering, nyeri epigastrium, turgor kulit lebih 2 detik, tidak bisa makan hanya minum teh sedikit-sedikit. Ibu mengatakan takut terjadi sesuatu dengan bayinya: Tekanan darah: 90/60 mmHg, frekuensi nadi: 84 x/mnt, frekuensi nafas: 20 x/mt.. BB 49 Kg. hasil PPT (+). Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?
Nyeri Akut
Kecemasan
Gangguan aktifitas fisik
Defisit cairan
Nutrisi kurang dari kebutuhan
Seorang perempuan hamil berusia 28 tahun datang ke poliklinik untuk periksa kehamilannya. Hasil pengkajian: kehamilan sekarang adalah kehamilan yang ketiga, anak pertama keguguran, anak kedua lahir secara normal. Bagaimanakah cara penulisan status obstetri pada kasus di atas?
G3P1A0
G3P2A1
G3P2A2
G3P1A1
G3P2A0
Seorang perempuan usia 23 tahun periksa di unit rawat jalan kandungan dengan keluhan nyeri setiap menstruasi yang sudah terjadi selama 2 bulan. Hasil pengkajian: tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 88 x/mnt, frekuensi nafas 24x/mnt. Perawat melakukan pemeriksaan nyeri pada disminore. Apakah data tambahan yang dapat dilakukan untuk kasus diatas ?
Mengkaji frekuensi nyeri
Memberikan obat anti nyeri
Mengkaji riwayat menstruasi
Mengajari cara mengurangi nyeri
Mengkaji riwayat nyeri keluarga
Perempuan usia 21 tahun dengan G1P0000 hamil trimester ketiga usia kehamilan 38 minggu, datang ke poli hamil dengan keluhan mules, dengan frekuensi jarang. Hasil pengkajian: wajah tampak kesakitan, cemas, berkeringat, dan sering bertanya tentang kondisinya. Apakah tindakan yang dapat dianjurkan pada kasus tersebut?
Jalan-jalan
Tidur miring
Duduk tegak lurus
Istirahat dan effleurage
Berbaring setengah duduk
Perempuan usia 22 tahun hamil 12 minggu datang ke poliklinik dengan keluhan mual muntah berlebihan, dan mengganggu kegiatan sehari-hari. Hasil pengkajian: kehamilan pertama, sulit untuk makan dan minum karena muntah terus menerus, tampak pucat, badan lemas, turgor kembali lebih dari 3 detik. Apakah tindakan utama pada kasus di atas?
Berikan obat antiemitik
Berikan cairan perenteral
Anjurkan untuk menjaga pola makan
Anjurkan makan sedikit tapi sering
Anjurkan minum hangat dan manis
Perempuan berusia 21 tahun hamil 20 minggu datang ke puskesmas untuk memeriksakan kehamilannya. Hasil pengkajian: terdapat gerakan janin, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 88 x/mnt, frekuensi nafas 24x/mnt, BB 48 kg, TB 150 cm. Perawat melakukan pemeriksaan Leopold untuk mengetahui kondisi janin. Langkah pertama yang dilakukan perawat adalah mengukur fundus uteri. Apakah tindakan perawat selanjutnya?
Mencari letak punggung janin
Memeriksa keteraturan DJJ
Mencari bagian terendah janin
Memastikan letak kepala janin
Menilai masuknya kepala janin
Perempuan usia 25 tahun G2P1000 usia kehamilan 8 bulan, datang ke IGD pada tengah malam diantar suami dan keluarganya karena keluar darah agak banyak. Hasil pengkajian: perdarahan pervaginam 2 kali ganti pembalut, khawatir dengan bayi yang dikandungnya, dan berharap bayi dan dirinya dalam kondisi sehat dan selamat. Tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi nadi 90 kali/ menit, DJJ 160 kali/ menit. Apakah tindakan pertama pada kasus di atas?
Memposisikan ibu tidur miring ke kanan, memasang oksigen 3 liter/ menit
Memposisikan ibu miring ke kiri, memasang oksigen 3 liter/ menit
Memposisikan ibu terlentang, memasang oksigen 3 liter/menit
Memposisikan ibu terlentang, memasang infus
Memposisikan ibu miring kiri, memasang infus
Perempuan berusia 27 tahun G1P0A0 usia kehamilan 10 minggu datang ke Puskesmas mengeluh mual dan muntah setiap makan. Hasil pengkajian keadaan umum baik, Tekanan Darah: 110/70 mmHg, frekuensi Nadi: 78 x/ menit, frekuensi nafas: 20/menit, Suhu: 37° C. Apakah Pendidikan kesehatan yang utama pada kasus di atas?
Anjurkan ibu untuk istirahat
Anjurkan minum yang manis
Makan sedikit-sedikit tapi sering
Anjurkan mengkonsumsi obat mal sebelum makan
Kurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak
Seorang perempuan usia 30 tahun G1P0000 usia kehamilan 6 bulan, periksa ke poli Kebidanan dengan keluhan merasa perutnya lebih besar dari kehamilan sebelumnya, napas terasa sesak. Hasil pengkajian: sering bertanya tentang kondisinya, TFU 3 jari di atas pusat. Tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nafas 30x/mnt. Apakah masalah utama pada kasus diatas?
Risiko terjadi penurunan curah jantung
Kurangnya pengetahuan
Perubahan kenyamanan
Pola nafas tidak efektif
Keletihan
Seorang perempuan usia 30 tahun, G1P0-0 usia kehamilan 9 minggu, datang ke ruang bersalin dengan keluhan nyeri pada perut bagian bawah sejak 2 hari yang lalu dan perdarahan sedikit. Hasil pengkajian pasien menanyakan apakah kehamilannya bisa diselamatkan. Ekspresi wajah tampak kesakitan, nyeri tekan abdomen bawah, fluxux (+), VT: nyeri goyang, Tekanan darah:130/90 mmHg, frekuensi nadi: 96 x/mnt, S: 37,6 oC. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?
Nyeri akut
kecemasan
Berduka
Perdarahan
Defisit volume cairan
Seorang perempuan usia 25 tahun, G1P0-0, usia kehamilan 36 minggu dirawat di Paviliun Melati dengan keluhan pusing, pandangan mata kabur dan mual. Hasil pengkajian: kaki edema TD 170/110 mmHg, frekuensi nafas 24 x/mnt, suhu 37 oC, DJJ 130 x/menit. Protein urin ++. Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus di atas?
Penurunan curah jantung
Kelebihan volume cairan
Risiko tinggi perubahan nutrisi
Risiko tinggi cidera terhadap ibu
Perubahan perfusi jaringan uteroplasenta
Seorang perempuan hamil 20 minggu datang ke poliklinik dengan keluhan susah buang air besar sejak 3 hari yang lalu. Hasil pengkajian: ekspresi wajah meringis, perut terasa sebah. Apakah data pengkajian yang perlu dilengkapi pada kasus di atas?
Aktivitas klien
Tanda-tanda vital
Riwayat kehamilan
Riwayat Kebiasaan BAB
Komposisi bahan makanan yang dimakan
Seorang perempuan usia 20 tahun, G1P0-0, usia kehamilan 38 minggu dirawat di Paviliun Melati dengan keluhan pusing, dan pandangan mata kabur. Pemeriksaan TTV didapatkan TD 170/110 mmHg, frekuensi nafas 24 x/mnt, suhu 365oC. Produksi urin 200 cc/ dlm 3 jam. Pasien direncanakan akan diberikan MgSO4. Apakah pengkajian tambahan yang dapat dilakukan pada kasus diatas ?
Mengkaji suhu tubuh
Mengkaji reflek patella
Mengkaji tekanan darah
Mengkaji tingkat kesadaran
Mengevaluasi frekuensi pernafasan
Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan belum pernah menstruasi lagi setelah kelahiran anak keduanya 7 bulan yang lalu, ibu masih meneteki bayinya. Hasil pengkajian: mual pada pagi hari dan tampak pucat. Ibu bertanya “apakah ia hamil?”. Apakah tindakan utama pada kasus di atas?
Pemeriksaan HB
Pemeriksaan USG
Pemeriksaan plano test
Pemeriksaan dalam (VT)
Pemeriksaan palpasi Leopold
Seorang perempuan usia 34 Tahun G4P2A1 hamil 26 minggu dirawat di rumah sakit dengan keluhan nyeri pada saat berjalan terutama saat naik dan turun tangga. Hasil pengkajian: terdapat flek kehitaman. Tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nafas 20 x/mnt, frekuensi nadi 80 x/mnt. Hasil USG plasenta menutupi jalan lahir. Apakah pendidikan kesehatan yang tepat pada kasus di atas ?
Anjurkan untuk bedrest total
Anjurkan mengurangi aktivitas
Anjurkan untuk tidak menahan kencing
Anjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual
Anjurkan untuk tidak menggunakan sepatu hak tinggi
Perempuan usia 24 tahun, G1P0000 hamil 12 minggu datang ke rumah sakit dengan keluahan flek-flek, warna merah, dan tidak ada rasa nyeri. Hasil Pengkajian tampak cemas. Perawat akan melakukan pemeriksaan vaginal toucher (VT) dengan mempersiapkan ibu posisi litotomi . Apakah tindakan selanjutnya pada kasus diatas?
Memakai handscoon
Melakukan vulva hygiene
Menganjurkan pasien untuk kencing
Melakukan pemeriksaan dengan jari
Menganjurkan pasien untuk tarik nafas saat pemeriksaan
Seorang perempuan usia 28 tahun G1P000 hamil 36 minggu datang ke UGD dengan keluhan perdarahan. Hasil pengkajian: perdarahan pervaginam, tidak nyeri, atau mules. Tekanan darah: 100/80 mmHg, frekuensi nadi: 80 x/mnt frekuensi nafas 16 x/mnt. DJJ 120x/mnt. Perawat melakukan observasi untuk menjaga kondisi janin. Apa yang harus dilakukan perawat selanjutnya?
Memberikan tranfusi pada ibu
Memberikan oksigen nasal
Menganjurkan ibu untuk bed rest
Memberikan cairan infus
Melakukan terminasi kehamilan
Seorang perempuan usia 30 tahun G1P0A0, hamil 10 minggu datang ke poliklinik kandungan mengeluh sering mual muntah, hampir 6 kali dalam sehari, tidak mau makan, nyeri epigastrium, pusing dan cepat letih. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/90 mmHg, Nadi 90X/mnt, Suhu 370C, RR 20X/mnt turgor kulit berkurang, mata cekung, nafas berbau aseton. Dari hasil pemeriksaan laboratorium ditemukan aseton dalam urin positif. apakah prioritas masalah keperawatan utama pada kasus diatas?
Gangguan pola eliminasi
Gangguan curah jantung
Gangguan mobilisasi fisik
Gangguan pola istirahat dan tidur
Gangguan pemenuhan cairan elektrolit
