NEW
Font size
WorksheetsWebinar SKP IDI : KEGAWATDARURATAN BAYI BARU LAHIR
Total questions: 20
Worksheet time: 7mins
Yang sesuai dengan kondisi akut abdomen, kecuali:
merupakan proses intra abdominal
dapat menyebabkan nyeri
dapat diatasi dengan obat-obatan
dapat berupa gejala obstruksi
dapat berupa gejala peritonitis
Peritonitis pada bayi baru lahir tidak dapat terjadi intrauterine, sebab belum ada proses aerofagia:
BENAR
SALAH
Penyebab obstruksi saluran cerna hanya dapat disebabkan gangguan anatomi sehingga memerlukan tindakan pembedahan :
BENAR
SALAH
Penyakit obstruksi saluran cerna akibat adanya gangguan fungsional :
Malformasi anorektal
Atresia duodenum
Malrotasi
Hirschsprung’s disease
Kloaka
Sebelum merujuk bayi baru lahir dengan obstruksi saluran cerna, dapat dilakukan dekompresi. Dekompresi saluran cerna bagian atas menggunakan :
Nasal kanul
Orogastric Tube
Nasogastric tube
Rectal tube
Abbocath ukuran besar 14 G
Bentuk kelainan terberat malformasi anorectal (MAR) pada bayi perempuan berupa :
MAR tanpa fistula
MAR dengan fistula rectoperineal
MAR dengan fistula rectovestibuler
MAR tipe kloaka
MAR dengan fistula rektovagina
Kelainan tersering malformasi anorectal (MAR) pada bayi perempuan adalah:
MAR tanpa fistula
MAR dengan fistula rectoperineal
MAR dengan fistula rectovestibuler
MAR tipe kloaka
MAR dengan fistula rektovagina
Pada bayi atresia esofagus, tanda utama yang dijumpai berupa:
Sesak nafas
Hipersalivasi
Muntah berwarna hijau
Belum ada BAB dalam 24 jam pertama
Muntah berwarna kecoklatan
Meconeum peritonitis intrauterine bukan disebabkan infeksi bakteri:
BENAR
SALAH
Muntah berwarna hijau pada bayi baru lahir bukan suatu tanda kegawatdaruratan bedah:
BENAR
SALAH
Untuk menentukan terapi sinar pada kasus hiperbilirubinemia menggunakan?
Indeks Kramer
Grafik nomogram terapi sinar
Darah rutin
Golongan darah dan rhesus
Yang bukan faktor risiko terjadi hipoglikemi pada bayi baru lahir adalah
Prematur
Berat lahir rendah
Bayi lahir dari ibu DM
Bayi lahir dari ibu hipotiroid
Pernyataan dibawah ini yang tidak benar mengenai kejang
Kejang ditandai dengan pandangan atau gerakan mata yang abnormal
Sensitif terhadap stimulus
Dapat disebebakan oleh hipoglikemi dan imbalans elektrolit
Terdapat perubahan autonomik
Salah satu upaya dalam pencegahan hipotermi adalah
Bayi prematur segera dikeringkan saat lahir
Mengganti plastik bila bayi kencing
Memindahkan bayi ke inkubator atau infant warmer
Segera memandikan bayi dengan air hangat
Pilihan utama terapi antikejang pada neonatus yang paling tepat adalah
Diazepam rektal
Diazepam iv
Fenobarbital iv
Fenitoin im
Seorang bayi datang ke IGD dengan distres napas, tindakan yang tepat dalam tatalaksana bayi tersebut adalah
Menilai PAT dan STABLE
Rontgen toraks
Pemeriksaan laboratorium
Segera konsul ke dokter anak
Hasil pemeriksaan skrining pulse oxymetri dinyatakan pass apabila
Saturasi oksigen 95% atau lebih dengan perbedaan saturasi oksigen tangan kanan dan ekstremitas bawah > 3%
Saturasi oksigen 90% dengan perbedaan saturasi oksigen tangan kanan dan ekstremitas bawah <3%
Saturasi oksigen 95% atau lebih dengan perbedaan saturasi oksigen tangan kanan dan ekstremitas bawah <3%
Saturasi oksigen 90% dengan perbedaan saturasi oksigen tangan kanan dan ekstremitas bawah >3%
Pasien dengan gangguan sirkulasi diberikan cairan sebanyak
10cc/kg NaCl 0,9%
20cc/kg NaCl 0,9%
10cc/kg RL
20cc/kg RL
Jika didapatkan kadar gula darah < 50 mg/dL apa yang dilakukan
Berikan bolus D40% 2cc/kg
Pasang infus cairan rumatan D40%
Segera berikan ASI jika tidak ada kontraindikasi atau bolus D10% 2cc/kg
Berikan cairan enteral D5%
Bayi baru lahir usia 2 minggu datang ke IGD dengan distres napas, skor Downes 6, alat bantu napas yang paling tepat diberikan adalah
Nasal kanul 2lpm
Single mask 5lpm
CPAP PEEP 7 FiO2 21%
Intubasi
