wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

supervisi klinis

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Berikut merupakan pengertian dari Supervisi akademik

a)

merupakan serangkaian kegiatan membantu guru

dalam mengelola proses pembelajaran

b)

Serangkaian kegiatan dalam mengawasi kinerja guru

c)

Kegiatan bantuan terhadap guru di dalam kelas

d)

Batuan yang diberikan kepada guru agar mengajar lebih bersemangat

e)

Bantuan kepada guru supaya lebih menarik

2.

Menurut Sergiovanni (dalam Depdiknas, 2007: 10),

tujuan supervisi akademik

a)

membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya dalam memahami kehidupan kelas, mengembangkan keterampilan mengajarnya dan menggunakan kemampuannya melalui teknik-teknik tertentu.

b)

memonitor kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan memonitor inibisa dilakukan melalui kunjungan kepala sekolah ke kelas-kelas di saat guru sedang mengajar, percakapan pribadidengan guru, teman sejawatnya, maupun dengan sebagian peserta didik

c)

mendorong guru menerapkan kemampuannya dalam melaksanakan tugas tugas mengajar, mendorong guru mengembangkan kemampuannya sendiri, serta mendorong guru agar ia memiliki perhatian yang sungguh-sungguh terhadap tugas dan tanggung jawabnya

d)

mengevaluasi kemampuan kerja guru dalam membelajarkan peserta didik dan menunjukan kelemahan dan kekurangan dalam pembelajran

e)

Memberitahu dan memberikan instruksi kepada guru untuk membelajarkan siswa melalui modelmetode teknik dan strategai yang terkini

3.

Prinsip-Prinsip berikut merupakan prinsip Supervisi Akademik

a)

Praktis, artinya mudah dikerjakan sesuai kondisi sekolah dan Sistematis, artinya dikembangkan sesuai perencanaan program supervisi dan tujuan pembelajaran.

b)

Objektif, artinya masukan data/informasi sesuai aspekaspek instrumen. Realistis, artinya berdasarkan kenyataan sebenarnya.

c)

Antisipatif, artinya mampu menghadapi masalah-masalahyang mungkin akan terjadi.

Konstruktif, artinya mengembangkan kreativitas dan inovasiguru dalam mengembangkan proses pembelajaran.

d)

Kooperatif, artinya ada kerja sama yang baik antarasupervisor dan guru dalam mengembangkan pembelajaran.

Kekeluargaan, artinya mempertimbangkan saling asah,asih, dan asuh dalam mengembangkan pembelajaran.

e)

Pasif, artinya guru dan supervisor harus aktif berpartisipasi.

Humanis, artinya mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang harmonis terbuka, jujur, ajeg, sabar,antusias, dan penuh humor

4.

Pendekatan adalah cara mendekatkan diri kepada objek

atau langkah-langkah menuju objek. Menurut Sudjana

(2004) pendekatan supervisi

a)

Pendekatan langsung (direct contact)

b)

Pendekatan tidak langsung (indirect contact)

c)

Pendekatan kolaboratif

d)

Pendekatan produktif

e)

Pendekatan komunikatif

5.

Tahap-tahap berikut terdiri dari

empat tahapan yaitu: (1) tahap persiapan, (2) tahap

pengamatan selama kunjungan, (3) tahap akhir

kunjungan, (4) tahap tindak lanjut merupakan tahapan untuk melaksanakan supervisi:

a)

Kunjungan Kelas (Classroom Visitation)

b)

Kunjungan Observasi (Observation Visitation)

c)

Pertemuan Individual

d)

Kunjungan Antar Kelas

e)

Coaching Grow ME

6.

Kepala sekolah atau supervisor datang ke kelas untuk mengobservasi guru mengajar, untuk melihat

kelebihan, kekurangan yang sekiranya perlu diperbaiki. Tahap-tahap kunjungan kelas terdiri dari

empat tahapan yaitu: (1) tahap persiapan, (2) tahap pengamatan selama kunjungan, (3) tahap akhir

kunjungan, (4) tahap tindak lanjut. Tahapan tersebut merupakan kegiatan supervisi

a)

Classroom Visitation

b)

Observation Visitation

c)

Pertemuan Individual

d)

Kunjungan Antar Kelas

7.

Guru ditugaskan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengamati guru lain yang sedang mendemonstrasikan cara mengajar mata pelajaran tertentu. Kunjungan observasi dapat dilakukan di sekolah sendiri atau dengan mengadakan kunjungan ke sekolah lain. Aspek-aspek yang dapat diobservasi diantaranya

(1) aktivitas guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran,

(2) cara menggunakan media pembelajaran,

(3) variasi metode,

(4) ketepatan penggunaan media dengan materi,

(5) ketepatan penggunaan metode dengan materi, dan

(6) reaksi mental peserta didik dalam proses pembelajaran.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kegiatan supervisi ....

a)

Kunjungan Antar Kelas

b)

Observation Visitation

c)

Classroom Visitation

d)

Pertemuan Individual

8.

Kegiatan supervisi berikut yang merupakan karakteristik dari supervisi klinis adalah

a)

(a) Perbaikan kompetensi guru membuat soal HOTS

(b) Fungsi utama supervisor (kepala sekolah) adalah

pada keterampilan mengamati, menganalisis implementasi kurikulum, dan membuat catatan,

b)

(c) Fokus pada perbaikan cara mengembangkan silabus

(d) Analisis berdasar bukti studi dokumen

c)

(e) Instrumen disusun oleh supervisor

(f) Umpan balik diberikan secara cepat dan obyektif

merupakan karakteristik dari supervisi....

d)

(b) Fungsi utama supervisor (kepala sekolah) adalah mengarahkan supervisee

(c) Fokus pada perbaikan cara mengelola kepribadian peserta didik

9.

Berikut tidak termasuk kedalam instrumen supervisi

a)

Pedoman observasi merupakan instrumen yang digunakan

untuk mengamati proses pembelajaran. Untuk memudahkan pengolahan data, sebaiknya pedoman observasi menggunakan skala penilaian, antara lain; skala angka, skala grafik, skala grafik deskriptif, atau kartu nilai.

b)

Wawancara termasuk salah satu alat dalam pengumpulan

data yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi

tambahan terkait dengan pelaksanaan pembelajaran. Untuk

kelancaran dan efektifitas proses wawancara diperlukan

intrumen dan pedoman wawancara.

c)

Daftar kendali termasuk suatu instrumen untuk mempertimbangkan dan mengevaluasi situasi kondisi nyata

dari suatu kegiatan yang terjadi di dalam kelas secara rinci.

d)

Studi dokumen yaitu dengan memperhatikan dokumen yang dimiliki oleh guru berupa buku sumber belajar

10.

Pernyataan berikut tidak termasuk pada ruang lingkup perencanaan supervisi akademik

a)

pengelolaan Kurikulum,

b)

persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran

c)

pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, dan Standar Isi

d)

peninjauan mutu 8 SNP

11.

Langkah-langkah penyusunan perencanaan supervisi akademik yaitu:

1) merumuskan tujuan,

2) memilih pendekatan, teknik, dan model,

3) menetapkan jadwal,

4) memilih instrumen

Bagaimana urutan yang benar dalam menyusun perencanaan supervisi

a)

1,2,3,4

b)

1,3,2,4

c)

1,4,2,3,

d)

2,3,4,1

12.

Agar dapat digunakan sebagai pedoman pelaksanaan

supervisi sebaiknya perencanaan supervisi memuat:

a)

Latar belakang berisi tentang arti penting supervisi dan

alasan perlunya pelaksanaan supervisi akademik.

b)

Landasan hukum berisi berbagai peraturan yang digunakan sebagai landasan pelaksanaan supervisi akademik dan peraturan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi supervisi.

c)

Tujuan supervisi memuat hal-hal yang diinginkan dari adanya program supervisi dan pelaksanaan supervisi.

d)

Strategi pilihan untuk menentukan keberhasilan supervisi akademik.

13.

Agar supervisi akademik terukur keberhasilannya, perlu

dideskripsikan indikator keberhasilan, baik dilihat dari awal,

proses pelaksanaan maupun hasilnya. Kriteria keberhasilan

merupakan tolak ukur untuk menetapkan tingkat

keberhasilan sebuah aktivitas. Keberhasilan pelaksanaan pra observasi (temu awal) supervisi akademik, ditandai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali:

a)

Terciptanya suasana akrab dengan guru;

b)

Membahas persiapan yang dibuat oleh guru dan

disepakatinya fokus pengamatan

c)

Disepakatinya instrumen observasi yang akan

digunakan

d)

Supervisor mengarahkan pembelajaran yang akan dilaksanakan

14.

Kriteria keberhasilan merupakan tolak ukur untuk menetapkan tingkat keberhasilan sebuah aktivitas. Keberhasilan pelaksanaan supervisi akademik pada tahap oebservasi, ditandai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali:

a)

Dilaksanakan pengamatan sesuai dengan fokus

yang telah disepakati;

b)

Digunakannya instrumen observasi yang ditentukan oleh supervisor

c)

Adanya catatan (fieldnotes) berdasarkan hasil pengamatan yang mencakup perilaku guru dan peserta didik, selama proses pembelajaran (mulai pendahuluan sampai penutup)

d)

Tidak mengganggu proses pembelajaran.

15.

Kriteria keberhasilan merupakan tolak ukur untuk menetapkan tingkat keberhasilan sebuah aktivitas. Keberhasilan pelaksanaan supervisi akademikpada tahap pra observasi, ditandai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali:

a)

Menanyakan pendapat guru mengenai proses pembelajaran yang baru berlangsung dan Menunjukkan data hasil observasi (instrumen dan catatan) dan memberi kesempatan guru mencermati dan menganalisisnya;

b)

Menunjukkan data hasil observasi (instrumen dan catatan) dan memberi kesempatan guru mencermati dan menganalisisnya;

Mendiskusikan secara terbuka hasil observasi

terutama pada aspek yang telah disepakati dan

memberikan penguatan terhadap penampilan guru;

c)

Mendiskusikan secara terbuka hasil observasi

terutama pada aspek yang telah disepakati dan

memberikan penguatan terhadap penampilan guru;

Menghindari kesan menyalahkan, usahakan guru

menemukan sendiri kekurangannya;

d)

Memberikan motivasi bahwa guru mampu memperbaiki kekurangannya; dan Supervisor menentukan rencana pembelajaran dan supervisi berikutnya.