wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH BAB 4 Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Kerja sama internasional antarnegara penting sebagai konsekuensi menjadi bagian dari masyarakat internasional agar …

a)

Terjaminnya persatuan dan persaudaraan antarnegara

b)

Terpenuhinya kebutuhan dalam negeri maisng-masing

c)

Setiap Negara menempatkan perwakilannya di negara lain

d)

Konflik politik yang terjadi antarnegara ini bias diminimalkan

e)

Terjadinya kesejahteraan para warga negaranya masing-masing

2.

Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia …

a)

Meningkatkan kemajuan di berbagai bidang kehidupan

b)

Memperkuat pelaksanaan hukum internasional

c)

Mewujudkan keamanan dan kesejahteraan

d)

Mengetahui keunggulan bangsa-bangsa lain

e)

Mengatasi segala macam masalah internasional

3.

Masuknya negara Indonesia menjadi anggota PBB merupakan salah satu bentuk kerja sama...

a)

bolateral

b)

multilateral

c)

internasional

d)

transnasional

e)

regional

4.

Peran politik luar negeri Indonesia dalam Gerakan Non Blok adalah...

a)

Menggalang kerja sama Asia Afrika

b)

menjadi pemimpin gnb tahun 1991

c)

diangkat menjadi dewan keamanan pbb

d)

menyetujui komitmen tujuan bogor

e)

menjadi tuan rumah asean

5.

Hubungan internasional mutlak diperlukan pada masa sekarang ini karena...

a)

Negara satu dengan negara lain memiliki saling ketergantungan

b)

Suatu negara pada dasarnya merupakan bagian dari masyarakat internasional

c)

Hubungan internasional memungkinkan perdamaian yang abadi

d)

Negara kecil cenderung lebih aktif dalam hubungan internasional agar mendapat perlindungan dari negara besar

e)

Hanya negara yang ekonominya kuat yang mampu mandiri

6.

Landasan ideologi politik luar negeri Indonesia, yaitu...

a)

Pancasila

b)

Konfrensi internasional

c)

Wawasan Nusantara

d)

UUD RI Tahun 1945

e)

Bhinneka Tunggal Ika

7.

Pertemuan antara negara-negara di kawasan Benua Asia dan Benua Afrika disebut..

a)

OPEC

b)

Asia Pasific Economic Cooperation

c)

Konferensi Asia Afrika

d)

Gerakan Non Blok

e)

Perserikatan bangsa-bangsa

8.

Suatu perhimpunan dari negara-negara merdeka dan berdaulat yang bertujuan untu mencapai kepentingan bersama disebut...

a)

Hubungan internasional

b)

Badan internasional

c)

Organisasi internasional

d)

Majelis internasional

e)

Perjanjian internasional

9.

Konferensi Asia Afrika diselenggarakan pada tanggal...

a)

18-24 April 1953

b)

18-24 April 1956

c)

18-24 April 1955

d)

18-24 April 1954

e)

18-24 April 1953

10.

Faktor internal yang mendorong peningkatan hubungan internasional adalah..

a)

mewujudkan perdamaian masyarakat dunia

b)

mewujudkan tatanan dunia baru demi kesejahteraan masyarakat dunia

c)

menjalin kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan

d)

suatu negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan negara lain

e)

adanya kudeta dalam pemerintahan sendiri

11.

Kebanggaan bangsa Indonesia terhadap pelaksanaan Konferensi Asia Afrika adalah..

a)

menjadi titik tolak perdamaian yang abadi

b)

mampu menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika dengan baik

c)

mengusahakan kerja sama bangsa-bangsa Asia Afrika

d)

banyak negara berkunjung ke Indonesia

e)

Indonesia menjadi negara yang terkenal di dunia

12.

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang cinta perdamaian. Hal tersebut dibuktikan dengan berperan dalam hubungan internasional dan organisasi internasional. Berikut yang bukan merupakan peran serta Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia adalah...

a)

menyelenggarakan KAA

b)

menimbulkan ketegangan antara blok Barat dan blok Timur

c)

mempelopori berdirinya ASEAN

d)

mendirikan Gerakan Non-Blok

e)

mengirim pasukan perdamaian

13.

Konferensi Asia Afrika mendasari pembentukan organisasi yang bernama...

a)

ASEAN

b)

APEC

c)

GNB

d)

PBB

e)

Dasasila Bandung

14.

Markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa berada di kota...

a)

Holland, Belanda

b)

New York, Amerika Serikat

c)

Den Haag, Belanda

d)

Jakarta, Indonesia

e)

Paris, Prancis

15.

Organisasi internasional yang berperan penting dalam proses kembalinya Irian Barat (Papua) kepada Indonesia adalah...

a)

PBB

b)

KTN

c)

AFTA

d)

GNB

e)

ASEAN

16.

Gerakan Non-Blok terdiri atas negara-negara yang...

a)

masuk ke dalam blok Timur

b)

menolak masuk ke dalam blok Barat dan blok Timur

c)

berada di tengah blok Barat dan blok Timur

d)

masuk ke blok Barat dan blok Timur

e)

masuk ke dalam blok Barat

17.

Tujuan politik luar negeri Indonesia adalah...

a)

memenuhi kepentingan nasional

b)

menggalang kerja sama negara yang netral

c)

menciptakan masyarakat adil dan makmur

d)

mendukung netralitas wilayah internasional

e)

memperhatikan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa

18.

Bangsa Indonesia hidup berdampingan dan menjalin persahabatan dengan negara-negara di dunia. Hal ini sesuai tujuan nasional bangsa Indonesia, yaitu….

a)

melindungi seluruh tumpah darah Indonesia

b)

turut serta menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia

c)

meningkatkan martabat bangsa

d)

memajukan kesejahteraan umum

e)

mencerdaskan kehidupan bangsa

19.

Berikut faktor-faktor terjadinya hubungan internasional, kecuali….

a)

kodrat manusia sebagai makhluk sosial yang harus mengadakan kerja sama antarsesama

b)

tanggung jawab sebagai warga dunia untuk mewujudkan kehidupan dunia yang tertib, adil dan merata

c)

kepentingan nasional untuk melakukan ekspansi ke negara lain

d)

pertumbuhan bangsa dan negara itu sendiri

e)

faktor wilayah yang saling berjauhan akan mengakibatkan timbulnya kerjasama regional dan internasional

20.

Berikut ini tugas dari perwakilan diplomatik permanen, kecuali….

a)

mewakili negara pengirim di negara penerima

b)

meningkatkan hubungan bersahabat antara negara penerima dan negara pengirim, serta mengembangkan hubungan ekonomi, kebudayaan dan ilmu pengetahuan

c)

dengan smua cara mengikuti benar-benar keadaan dan perkembangan yang terjadi di negara penerima, dan melaporkannya kepada pemerintah negara penerima

d)

melakukan negosiasi dengan pemerintah negara penerima

e)

melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima, dalam batas-batas yang diperkenankan hukum internasional