wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENILAIAN HARIAN TEKS DRAMA

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Jenis drama yang menggabungkan cerita sedih dan lucu disebut ...

a)

Tragedi

b)

Komedi

c)

Melodrama

d)

Tragikomedi

e)

Dagelan

2.

Narasi di awal cerita, kata-kata pembuka, pengantar, ataupun latar belakang cerita yang biasanya disampaikan oleh narator atau dalang disebut ...

a)

Dialog

b)

Epilog

c)

Orientasi

d)

Resolusi

e)

Prolog

3.

Cermati kutipan drama berikut ini!

Saya : Maaf, buku ini harganya berapa, Bang?

Penjual : Buku yang mana?

Saya : Buku yang ini. (sambil memegang satu buku yang cukup tebal)

Penjual : Oh... ini Rp 89.000,00

Saya : Wah, mahal amat, Bang.

Penjual : ...


Drama tersebut tergolong dalam struktur bagian ...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Klimaks

e)

Penyelesaian

4.

Jenis drama yang tidak menggunakan naskah disebut ...

a)

Modern

b)

Internasional

c)

Nasional

d)

Tradisional

e)

Lokal

5.

Urutan struktur drama yang tepat adalah ...

a)

Komplikasi, resolusi, konklusi

b)

Orientasi, komplikasi, resolusi

c)

Prolog, klimaks, epilog

d)

Orientasi, konflik, peleraian

e)

Pemaparan, orientasi, resolusi

6.

Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)

Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).

Brilian : Periksa kantongnya!!

Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)

Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)

Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).

Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!

Timmy : Siap, bos!


Latar kutipan tersebut adalah ....

a)

Gudang

b)

Kamar

c)

Garasi

d)

Rumah

e)

Ruang tamu

7.

Kesenian berikut yang tidak termasuk drama tradisional adalah....

a)

ketoprak

b)

lenong

c)

opera

d)

ludruk

e)

srimulat

8.

Ayu : Sudah malam lo Sis, kita harus segera pulang

Siska : Sudahlah Yu, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai

Ayu : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tentangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam.

Siska : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini.

Penggalan drama di atas mengandung nilai...

a)

sosial

b)

moral

c)

budaya

d)

agama

e)

pendidikan

9.

Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa!

Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis.

Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka?

Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita!

Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?


Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…

a)

Ketakutan

b)

Kekhawatiran

c)

Kemarahan

d)

Kejengkelan

10.

Bacalah penggalan drama berikut ini!

Bu Ida : Terima kasih, Fa

Rifa: Sebentar, BU. Saya ambilkan uang kembaliannya.

Bu Ida: Sudah, ambil saja untukmu.

Rifa: Ah, yang benar Bu?

Bu Ida: Ya, saya suka cara kamu melayani konsumen di kantin sekolah ini.

Rifa: Makasih Bu


Isi naskah drama di atas adalah ...

a)

Pelayanan petugas kantin sekolah

b)

Kantin sebagai tempat berlatih berdagang

c)

Kujujuran menjadi pendorong prestasi kerja

d)

Hubungan antara guru dan siswa di sekolah

e)

Penghargaan konsumen kepada pelayan kantin

11.

Sebelum kami berpisah siang itu, ia mengajakku berdoa untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas pertemuan yang disebutkan sangat indah ini. Mataku yang terpejam dalam doa terasa hangat, tersentuh oleh seluruh kata-kata yang diucapkannya lewat doa.


Nilai ekstrinsik yang menonjol adalah ...

a)

budaya

b)

moral

c)

agama

d)

sosial

e)

pendidikan

12.

Bacalah teks drama berikut!

Cindua Mato : Raja Mudo adik Bundo Kandung sendiri. Kalau terjadi pertengkaran lalu menimbulkan peperangan, siapa yang akan malu? perang saudara itu tidak akan pernah selesai turun-temurun.

Bundo Kandung: Aku sudah berada di balik semua. Jika kau takut, katakan saja. Perang bukan barang baru bagi kerajaan.

Cindua Mato: Mengapa Bundo Kandung sampai hati ingin mengacaukan perkawinan Putri Bungsu? Bukankah yang kawin itu anak Bundo Kandung juga? Jika perang dilaksanakan, kemudian salah seorang mati terbunuh,a pakah kita tega? Dan bagaimana kata ayahnya nanti, jika kedua anaknya saling berbunuhan? Aku ingin membuka sedikit selubung hati kita yang tertutup selama ini.


Watak tokoh Cindua Mato pada penggalan teks tersebut adalah ...

a)

pendendam dan emosional

b)

emosional dan penyayang

c)

penyayang dan sabar

d)

sabar dan emosional

e)

sabar dan bijaksana

13.

salah satu karya sastra yang berbentuk dialog disebut

a)

teks drama

b)

teks persuasif

c)

teks ulasan

d)

teks deskripsi

14.

pemeran tokoh--tokoh yang membawakan cerita disebut

a)

naskah

b)

aktor

c)

ilustrasi

d)

kostum

15.

Tempat pementasan yang menunjukkan setting cerita dengan didukung dekorasi atau properti disebut..

a)

naskah

b)

aktor

c)

panggung

d)

tata lampu

16.

unsur ekstrinsik teks drama kecuali

a)

sosial

b)

agama

c)

budaya

d)

latar

17.

beberapa hal yang perlu dilakukan dalam pemeranan drama adalah kecuali

a)

pahaman terhadap seluruh isi naskah

b)

pemahaman terhadap setiap dialog

c)

pemahaman dan penghayatan terhadap karakter tokoh

d)

menulis naskah sederhana satu babak

18.

tokoh jahat disebut

a)

antagonis

b)

protagonis

c)

tritagonis

d)

campuran

19.

Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?

Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?

Dahlan : Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya.

Rosana : Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna

Dahlan : Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?

Rosana : Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?

Dahlan : Apa? Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)

Rosana : Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!

Dahlan : Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!


Pesan atau amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah....

a)

sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur

b)

nasib manusia ditentukan oleh Tuhan

c)

sifat buruk menurun pada anak

d)

manusia berusaha untuk sempurna

20.

Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum.

Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.


Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....

a)

pemarah

b)

pembual

c)

pemberani

d)

sombong

21.

"aku tak sanggup hidup seperti ini."

Penulisan dialog di atas salah, karena....

a)

Tidak diisi nama tokoh

b)

Tanda petik hanya satu

c)

Penulisan kata pertama setelah tanda petik, huruf kapital

d)

Semua jawaban benar

22.

Percakapan dua orang atau lebih dalam sebuah drama disebut ?

a)

prolog

b)

dialog

c)

monolog

d)

epilog

23.

Unsur berikut yang termasuk struktur drama adalah . . . .

a)

latar

b)

plot

c)

tema

d)

epilog

24.

Tokoh baik yang selalu berada di pihak yang benar adalah...

a)

Trigonis

b)

Figuran

c)

Protagonis

d)

Antagonis

25.

Semuanya telah terlambat bagi Cantika. Ibu Narti hanya terdiam. Akhirnya seluruh tubuh cantika berubah menjadi batu.


Kutipan drama di atas merupakan bagian...

a)

Dialog

b)

Epilog

c)

Prolog

d)

Monolog