Font size
WorksheetsKontainerisasi dan DevOps
Total questions: 10
Worksheet time: 6mins
Masalah yang paling mendasar dari pengembangan aplikasi ke pengoperasian (delivery) adalah:
Bagaimana mengirim aplikasi tersebut dari developer ke operation?
Bagaimana menginstalsi aplikasi yang dikirim agar dapat langsung dieksekusi di sisi operasi?
Bagaimana membentuk team pengembangan software yang menguasai permasalahan yang ada di sisi operasi?
Bagaimana mempersingkat waktu agar pengembangan software menjadi lebih cepat?
Manakah dari kasus penggunaan berikut yang paling cocok untuk dijadikan kontainer?
Penyedia perangkat lunak perlu mendistribusikan perangkat keras yang dapat digunakan kembali oleh perusahaan lain dengan cara yang cepat dan bebas kesalahan
Perusahaan menerapkan aplikasi pada host fisik dan ingin meningkatkan kinerjanya dengan menggunakan kontainer
Pengembang di sebuah perusahaan membutuhkan mekanisme yang dapat membungkus aplikasi beserta semua yang terkait di dalamnya agar dapat diinstalasi dan di eksekusi di server operasional tanpa kendala
Perusahaan keuangan menerapkan alat analisis risiko intensif CPU pada wadah mereka sendiri untuk meminimalkan jumlah prosesor yang dibutuhkan.
Kira-kira masalah apa yang paling utama, bahwa software aplikasi tidak dapat diinstalasi dengan baik?
Perlu edukasi yang lebih baik untuk System Administrator
Gangguan infrastruktur terutama listrik membuat aplikasi tidak dapat diinstalasi
Perbedaan versi software yang tidak kompatible satu dengan lainnya
Sistem operasi harus menggunakan versi yang mutakhir
Solusi apa yang ditawarkan Kontainerisasi ?
Membuat Kontainer sehingga siap untuk ditransportasi kemana saja
Build, share and run, artinya kemudahan untuk pengembang software dalam membuat aplikasi, berbagi aplikasi tersebut (private atau public) dan Mengeksekusi
Virtualisasi yang setara dengan Virtualbox
Memberikan optimatisasi eksekusi aplikasi dengan kecepatan yang lebih tinggi
Apa yang dinamakan image dalam konteks konterisasi ?
Hasil pengembangan software yang executable dan disimpan dalam bentuk Image di Kontainer
Hasil distribusi Docker yang jalan secara aktif di komputer operasional
Adalah gambar atau bentuk nyata dari sebuah Kontainer
Berisi filosofi pengembangan software "build, share, run"
Kapan sebuah kontainer disebut sebagai kontainer aktif?
Apabila berjalan tanpa error
Apabila dalam docker ps -a ada terlihat kontainer aktif dengan status exited
Apabila docker image tersebut diekskusi di host sebagai running image yang terisolasi satu dengan lainnya
Apabila kontainer telah dapat berjalan di host dengan mengakses sistem database
Apa yang harus diperhatikan setelah pengembangan aplikasi selesai, maka infrastruktur dimana aplikasi harus tempatkan harus mempunyai kompatibilitas yang tinggi dengan platform dimana aplikasi tersebut dikembangkan, ini termasuk (pilih lebih dari satu):
Operating System harus sama
Versi dari O/S, dan Runtime System harus sama, atau paling tidak kompatibel
Development Tools harus sama
Library harus tersedia dan kompatibel
Pengertian Images dalam sebuah Kontainer tidak lain adalah:
Gambar
Executable Code
Utilitas
Runtime System
Banyak software yang berfungsi sebagai creator kontainer, diantaranya adalah Docker. Dibanding Virtualisasi maka kontainer ini tidak memiliki:
Aplikasi atau executable code
Binary dan Libraries
Host Operating System
Hypervisor
Mana yang menjadi Keunggulan Kontainer? Pilih yang tepat lebih dari satu jawaban:
Waktu yang dibutuhkan untuk mengemas dan memasang app dalam container lebih cepat dibandingkan dengan VM
Fleksibel dan Skalabilitas tinggi
Mengurangi resource yang dibutuhkan dalam IT management
Memerlukan CPU Power dan Memory yang sangat besar
