wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kontainerisasi dan DevOps

Total questions: 10

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Masalah yang paling mendasar dari pengembangan aplikasi ke pengoperasian (delivery) adalah:

a)

Bagaimana mengirim aplikasi tersebut dari developer ke operation?

b)

Bagaimana menginstalsi aplikasi yang dikirim agar dapat langsung dieksekusi di sisi operasi?

c)

Bagaimana membentuk team pengembangan software yang menguasai permasalahan yang ada di sisi operasi?

d)

Bagaimana mempersingkat waktu agar pengembangan software menjadi lebih cepat?

2.

Manakah dari kasus penggunaan berikut yang paling cocok untuk dijadikan kontainer?

a)

Penyedia perangkat lunak perlu mendistribusikan perangkat keras yang dapat digunakan kembali oleh perusahaan lain dengan cara yang cepat dan bebas kesalahan

b)

Perusahaan menerapkan aplikasi pada host fisik dan ingin meningkatkan kinerjanya dengan menggunakan kontainer

c)

Pengembang di sebuah perusahaan membutuhkan mekanisme yang dapat membungkus aplikasi beserta semua yang terkait di dalamnya agar dapat diinstalasi dan di eksekusi di server operasional tanpa kendala

d)

Perusahaan keuangan menerapkan alat analisis risiko intensif CPU pada wadah mereka sendiri untuk meminimalkan jumlah prosesor yang dibutuhkan.

3.

Kira-kira masalah apa yang paling utama, bahwa software aplikasi tidak dapat diinstalasi dengan baik?

a)

Perlu edukasi yang lebih baik untuk System Administrator

b)

Gangguan infrastruktur terutama listrik membuat aplikasi tidak dapat diinstalasi

c)

Perbedaan versi software yang tidak kompatible satu dengan lainnya

d)

Sistem operasi harus menggunakan versi yang mutakhir

4.

Solusi apa yang ditawarkan Kontainerisasi ?

a)

Membuat Kontainer sehingga siap untuk ditransportasi kemana saja

b)

Build, share and run, artinya kemudahan untuk pengembang software dalam membuat aplikasi, berbagi aplikasi tersebut (private atau public) dan Mengeksekusi

c)

Virtualisasi yang setara dengan Virtualbox

d)

Memberikan optimatisasi eksekusi aplikasi dengan kecepatan yang lebih tinggi

5.

Apa yang dinamakan image dalam konteks konterisasi ?

a)

Hasil pengembangan software yang executable dan disimpan dalam bentuk Image di Kontainer

b)

Hasil distribusi Docker yang jalan secara aktif di komputer operasional

c)

Adalah gambar atau bentuk nyata dari sebuah Kontainer

d)

Berisi filosofi pengembangan software "build, share, run"

6.

Kapan sebuah kontainer disebut sebagai kontainer aktif?

a)

Apabila berjalan tanpa error

b)

Apabila dalam docker ps -a ada terlihat kontainer aktif dengan status exited

c)

Apabila docker image tersebut diekskusi di host sebagai running image yang terisolasi satu dengan lainnya

d)

Apabila kontainer telah dapat berjalan di host dengan mengakses sistem database

7.

Apa yang harus diperhatikan setelah pengembangan aplikasi selesai, maka infrastruktur dimana aplikasi harus tempatkan harus mempunyai kompatibilitas yang tinggi dengan platform dimana aplikasi tersebut dikembangkan, ini termasuk (pilih lebih dari satu):

a)

Operating System harus sama

b)

Versi dari O/S, dan Runtime System harus sama, atau paling tidak kompatibel

c)

Development Tools harus sama

d)

Library harus tersedia dan kompatibel

8.

Pengertian Images dalam sebuah Kontainer tidak lain adalah:

a)

Gambar

b)

Executable Code

c)

Utilitas

d)

Runtime System

9.

Banyak software yang berfungsi sebagai creator kontainer, diantaranya adalah Docker. Dibanding Virtualisasi maka kontainer ini tidak memiliki:

a)

Aplikasi atau executable code

b)

Binary dan Libraries

c)

Host Operating System

d)

Hypervisor

10.

Mana yang menjadi Keunggulan Kontainer? Pilih yang tepat lebih dari satu jawaban:

a)

Waktu yang dibutuhkan untuk mengemas dan memasang app dalam container lebih cepat dibandingkan dengan VM

b)

Fleksibel dan Skalabilitas tinggi

c)

Mengurangi resource yang dibutuhkan dalam IT management

d)

Memerlukan CPU Power dan Memory yang sangat besar