NEW
Font size
WorksheetsBioaktivitas Bahan Alam
Total questions: 50
Worksheet time: 53mins
Pendekatan dan studi In silico sebaiknya dilakukan dalam proses pengembangan obat baru pada tahapan pre-klinik karena memiliki kelebihan. Salah satu kelebihan tersebut adalah
Menambah biaya penelitian
Menurunkan validitas uji sebelumnya
Mengurangi jumlah subjek uji
Memperlama proses produksi sediaan
Membantu marketing surveillance
Bahan mentah yang berkhasiat secara empiris dapat dikembangkan menjadi sediaan modern melalui tahapan preklinik dan klinik. Salah satu tahapan preklinik yang digunakan untuk mengembangkan obat baru dengan berbasis komputasi, lebih dikenal dengan istilah
In vivo
In silico
In vitro
In situ
Ex vivo
Seorang peneliti melakukan analisis terhadap senyawa hasil metabolite profiling ekstrak tanaman X secara In silico. Target pengobatan yang digunakan adalah ERX (ID:xxxx) dari RCSB dan kemudian di-docking menggunakan Autodock. Hasilnya dilakukan analisis menggunakan SwissADME dan Protox. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka yang berperan sebagai mikromolekul adalah
ERX (ID: xxxx)
Autodock
Senyawa metabolite profiling
Protox
Hasil molecular docking
Tahapan pembuktian dan saintifikasi dalam uji preklinik seperti n vitro dan in silico dapat dilakukan secara paralel satu sama lain. Alasan utama uji preklinik dilakukan uji secara paralel adalah
Uji pre klinik tidak perlu dilakukan
Hasil setiap uji tidak berkaitan
Uji pre klinik tidak mendukung uji klinik
Uji pre klinik membutuhkan waktu yang panjang
Hasil setiap uji berkaitan dan dapat dikompilasi
Uji in silico dan in vitro memiliki kelebihan karena tidak perlu mendapatkan persetujuan komisi etik selama dilakukan dengan penuh bertanggung jawab. Uji in vivo memiliki sedikit perbedaan karena perlu mendapatkan persetujuan dari komisi etik yang sangat berkaitan erat dengan pemenuhan
Conflict of Interest
Ethical clearance
Acknowledgment
Research misconduct
Fund agreement
Syifa melakukan pengujian secara in silico senyawa berkhasiat untuk menurunkan kepikunan dan fungsi kognitif. Aktivitas yang ingin diamati oleh syifa adalah
Kardioprotektor
Gastroprotektor
Hepatoprotektor
Nefroprotektor
Neuroprotektor
Penelitian menggunakan sumuran dan jarak hambat menggunakan ekstrak P. betle terhadap S. aureus dan E. coli menggunakan media terpilih selama 3 hari. Kemungkinan bioaktivitas yang sedang diamati pada ekstrak P. betle tersebut adalah
Antifungi
Antibakteri
Antiretroviral
Antiinflamasi
Antiplasmodial
Tujuan utama dilakukan analisis in silico pada bioaktivitas bahan alam adalah
Memastikan mekanisme bioaktivitas senyawa uji
Memprediksi bioaktivitas senyawa uji
Memastikan target pengobatan paling valid
Menambah jumlah subjek uji penelitian
Melakukan pengamatan bioaktivitas pada organisme utuh
Seorang peneliti melakukan pendekatan In silico dengan menggunakan beberapa aplikasi diantaranya adalah protox, avogadro, discovery studio, MVD dan DUDe. Berdasarkan amsing masing fungsinya, maka aplikasi yang digunakan untuk melakukan preparasi ligand adalah
Discovery studio
Protox
MVD
Avogadro
DUDe
Ahmad ingin mengetahui sifat kimia senyawa uji sehingga layak dikembangkan menjadi obat obatan. Aplikasi yang sesuai untuk mendukung pengamatan tersebut adalah
LigPlot
pKCSM
Chemdraw
ZINC
SwissADME
Seorang peneliti kimia bahan alam menguji senyawa tanaman X terhadap reseptor COX-2 untuk mengetahui potensinya sebagai sediaan antiinflamasi. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka reseptor COX-2 berfungsi sebagai
Makromolekul
Mikromolekul
Ligand
Katalis
Degradan
Suatu senyawa diketahui memiliki potensi aktivitas neuroinflamasi yang baik, namun senyawa tersebut memiliki tingkat toksisitas yang tinggi. Salah satu tahapan dalam pendekatan In silico yang mampu untuk mengatasi keadaan tersebut dengan merubah gugus fungsi senyawa adalah
Virtual screening
SAR analysis
ADME model
Compound design
Leadlikeness analysis
Aplikasi in silico dapat digunakan untuk melakukan prediksi aktivitas agonis maupun antagonis suatu senyawa uji yang juga dikenal dengan istilah aplikasi Pharmacophore-fit. Salah satu aplikasi pharmacophore-fit tersebut adalah
Biovia Discovery Studio
Molegro Virtual Docker
Protox
ZINC
Chemspider
Ahmad melakukan pengamatan senyawa apigenin dengan aktivitas antihipertensi. Senyawa pembanding yang digunakan oleh Ahmad adalah HCT dan pengamatan menggunakan design Ligand Based Drug Design. Pengamatan yang dilakukan oleh Ahmad, akan menitik beratkan pada
Energi bebas yang terbentuk
Sisi katalitik protein
Ikatan ligand-asam amino
Kemiripan struktur ligand
Perubahan makromolekul
Hasil interpretasi pendekatan in silico menunjukkan bahwa senyawa X dapat berikatan dengan asam amino Leu343 dan Arg425. Apabila ditinjau lebih lanjut, proses interpretasi tersebut dalam pendekatan insilico masuk dalam tahapan
Virtual screening
Ligand optimization
Drug-target interaction analysis
Macromolecule preparation
Force field calculation
Pendekatan secara In vitro menggunakan berbagai macam objek penelitian dan salah satunya adalah sub seluler mikroorganisme . Salah satu objek yang dimaksud adalah
Mitokondria
Virus
Bakteri
Kalus
Plasmodial
Seorang peneliti melakukan penelitian menggunakan pendekatan in vitro dengan aktivitas antikanker dengan sel MCF-7. Sel tersebut dikembangkan dengan media RPMI serta dalam pengujiannya menggunakan ekstrak X sebagai kelompok uji dan doksorubisin sebagai kontrol positif. Pengamatan dilakukan terhadap morfologi serta ekpresi ER-α yang diamati secara kualitatif. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka yang berperan sebagai objek penelitian adalah
Media RPMI
Doksorubisin
Sel MCF-7
Ekstrak X
Ekspresi ER-α
Aisyah melakukan pengujian sitotoksisitas fraksi A terhadap sel hFOb menggunakan microplate reader. Hasilnya kemudian dilakukan perhitungan IC50 untuk mengetahui tingkat toksisitas fraksi A. Penelitian yang dilakukan oleh Aisyah tersebut bersifat
Pre-laboratoris
Semi kualitatif
Kualitatif
Semi Kuantitatif
Kuantitatif
Mus musculus menjadi salah satu subjek penelitian in vivo yang analisisnya dapat menggunakan pendekatan in vitro. M. musculus yang telah mendapatkan perlakuan, diambil jaringan kulitnya kemudian di kultur primer dalam cawan petri. Kultur dalam cawan petri kemudian ditambahkan kit tertentu serta diamati. Langkah kerja yang dilakukan oleh peneliti tersebut menggunakan metode
ICC
Western blotting
IHC
Southern blotting
ELISA sandwich
Perbedaan metode ICC dan IHC dalam penelitian in vitro terletak pada
ICC menargetkan jaringan utuh
IHC menggunakan cell line
ICC hanya digunakan untuk pengamatan kualitatif
IHC menargetkan beberapa sel
ICC menggunakan kultur primer saja
Salah satu instrumen yang digunakan untuk melakukan pengujian secara in vitro adalah mikroskop. Berdasarkan sumber cahayanya, mikroskop dapat dikelompokkan menjadi mikroskop LASER dan salah satu contohnya adalah
CLSM
SEM
TEM
Bright Field
Inverted-Motorized
Meja kerja dalam ruang steril memiliki spesifikasi tertentu untuk mencegah kontaminasi terhadap subjek uji maupun operatornya. Salah satu meja kerja dengan tingkat keamanan paling rendah adalah
Bio safety Cabinet
Laminar air flow
Inkubator CO2
Enkas
Fume hood
Berikut ini merupakan syarat utama agar obat bahan alam dapat diregistrasi di BPOM?
Obat bahan alam lolos uji farmakologi dan uji toksisitas
Obat bahan alam merupakan campuran bahan sintetis
Obat bahan alam masih dalam tahap uji preklinis
Obat bahan alam sedang diuji ke subjek manusia
Obat bahan alam diujikan ke subjek hewan coba
Pernyataan berikut ini yang benar terkait OHT adalah
Sediaan obat dalam bentuk simplisia
Sediaan obat berupa ekstrak dari bahan dan proses yang terstandarisasi
Klaim khasiat dibuktikan secara uji praklinis
Dosis sediaan obat yang diujikan merupakan dosis pada hewan coba
Klaim khasiat dibuktikan berdasarkan data empiris
Berikut ini merupakan waktu yang diperlukan untuk pembuktian dari Jamu ke Obat Herbal Terstandar adalah
1 bulan – 1 tahun
3 – 5 tahun
3 bulan – 5 tahun
1 – 20 tahun
5 – 30 tahun
Berikut ini merupakan uji preklinik dari jamu menuju obat herbal terstandar adalah
Uji eksperimental in vitro
Uji toksisitas post marketing surveillance
Uji preklinis fase 1
Uji preklinis fase 2
Uji klinis fase 3
Berikut ini merupakan uji farmasetika sediaan obat pada uji preklinik dari jamu menuju obat herbal terstandar adalah
Uji stabilitas zat aktif
Uji hepatotoksik
Uji teratogenic
Uji toksikologi akut
Uji absorpsi sediaan obat
Skrining farmakologi yang dilakukan saat uji preklinik dari jamu menuju obat herbal terstandar adalah
Uji ikatan reseptor - uji fungsi pada kultur sel - uji target organ primer
Uji metabolisme CYP450 - uji target organ primer - uji fungsi pada kultur sel
Uji ikatan reseptor - uji target organ primer - uji toksikologi akut
Uji aktivitas enzim - uji target organ primer - uji toksikologi kronik
Uji ikatan reseptor - uji target organ sekunder - uji fungsi pada kultur sel
Berikut ini yang merupakan kultur sel primer yang dapat digunakan pada uji preklinis obat bahan alam adalah
Sel endotel
Umbrella cell
Sel podosit
Sel fibroblast
Sel hepatosit
Suatu prosedur uji yang dilakukan utnuk memperkirakan konsentrasi substansi aktif di dalam suatu material atau produk dikenal dengan istilah
Bioassay
Bioanalisa
Bioinformatika
Biografi
Biologi
Metode identifikasi awal untuk menentukan kemurnian senyawa yang ditemukan atau bahkan menentukan jumlah senyawa dari ekstrak kasar adalah
Kromatografi gas
Spektroskopi massa
Density
MB
KLT
Pscidal activity adalah
Aktifitas racun terhadap ikan
Aktifitas toksisitas terhadap mencit
Aktifitas toksisitas terhaap tikus
Aktifitas racun terhadap kelinci
Aktifitas racun terhadap merpati
Seorang mahasiswa farmasi akan melakukan pengujian aktifitas antimikroba dari fraksi tanaman kumis kucing secara in vitro. Maka metode yang sesuai utnuk dilakukan oleh mahasiswa tersebut adalah
Zone of inhibition
ELISA
Spektrofotometri
KLT
Plestismometri
Organisme yang sesuai yang dapat digunakan untuk menganalisa residu pestisida, polutan pada air sungai adalah
Udang laut
Kepiting
Serangga
Mencit
Bakteri
Di bawah ini adalah alasan artemia dapat digunakan sebagai media pengujian adalah
Murah
Mudah didapat
Memiliki struktur DNA yang sama dengan mamalia
Mudah handlingnya
Perkembangbiakannya cepat
Tingkat toksisitas suatu ekstrak dapat didapatkan dengan melihat harga berikut
ZOI
LD50
AUC
T ½
Shelf life
Untuk menjamin keamanan peggunaan produk bahan alam untuk keperluan terapi maka perlu dilakukan pengujian efek obat terhadap janin dari individu yang sedang hamil......
Toksisitas Kronik
Mutagenik
Karsinogenik
Teratogenik
Toksisitas akut
Untuk menghilangkan efek psikologis pasien kelompok pembanding pada uji klinik bahan alam yang berkasiat obat maka digunakan ……
Placebo
Kontrol negatif
Kontrol positif
Hewan coba
Obat standart
Pada skrining Farmakologi, untuk menjamin keamanan produk bahan alam seperti tanaman Faidherbia albida maka dalam penelitian jurnal tersebut dilakukan pengujian ....
Toksisitas akut
Mutagenik
Teratogenik
Karsinogenik
Toksisitas kronik
Uji klinik post marketing yang dilakukan terhadap produk obat tradisional tidak bertujuan untuk mengevaluasi .............
Safety
Efikasi
Efek Samping
Efektivitas
Biaya
Di bawah ini adalah fase-fase pengembangan obat klinis, fase dimaksud yang paling tepat adalah
Fase 0: mulai pengembangan obat, uji keamanan, PK, metabolism in vitro pada hewan coba
Fase 1: masih dicobakan pada hewan coba, menilai toleransi, keamanan, dan PK pada hewan coba
Fase 2: menentukan regimen dosis untuk fase 4, menggunakan pasien sakit, dengan komplikasi dan kondisi tertentu sehingga bisa mempertimbangkan keamanan obat
Fase 3: konfirmasi efficacy dan safety obat, mempertimbangkan efek keamanan jangka pendek, menggunakan pasien non sehat dengan komplikasi dan kondisi tertentu
Fase 4: pre-launch, menggunakan pasien sakit
Herba ”A” akan diluji efikasi atau khasiatnya sebagai analgetik, maka pertama kali harus dilakukan adalah uji ......
Farmakologi tahap awal
Farmakologi tahap lanjut
Toksisitas akut
Toksisitas sub akut
Stabilitas
Suatu herba ”T” telah digunakan secara empirik sebagai anti hiperlipidemik, maka uji keamanan yang harus dilakukan sehubungan dengan waktu penggunaanya adalah uji toksisitas ......
Akut
Sub akut
Sub kronik
Kronik
Mutagenik
Uji toksisitas bahan alam dapat dilakukan dengan meletakan bahan uji tersebut dalam air yang dihuni sejumlah binatang air hingga diperoleh harga ........
LD-50
LC-50
IC-50
MATC
EC-50
Hewan coba non rodent yang sering digunakan untuk uji aktifitas bahan alam karena memiliki kesamaan genetik dengan manusia adalah ……
Anak udang
Cacing
Ikan zebra
Lalat buah
Nyamuk
Pengujian tanaman obat tahap awal yang diprediksi memiliki efek sitotoksik atau anti cancer dapat menggunakan hewan coba …..
Anak udang
Lalat buah
Ikan zebra
Cacing
Nyamuk
Penggunaan ikan zebra sebagai hewan coba untuk pengujian aktifitas herbal memiliki kerugian…..
Pemeliharaan relatif sulit
A. Susah dikembangbiakan
Kekerabatan jauh dengan manusia
Mahal
Perlakuan terbatas
Pengujian toksisitas herba dapat digunakan ikan zebra fase juvenile yang bertujuan untuk melihat keamananya pada masa ….
Kehamilan
Pertumbuhan
Dewasa
Lansia
Embrio
Pengujian keamanan herba yang digunakan jangka panjang maka dilakukan uji toksisitas berikut ini pada ikan zebra …..
Akut
Sub akut
Sub kronik
Kronik
Khusus
Aktifitas herba yang diduga memiliki aktifitas anti helminths dapat diuji menggunakan hewan coba berikut ini …….
Ikan zebra
Cacing
Anak udang
Mencit
Lalat buah
