wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Literasi buku

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Harus Bisa


Aldo masuk sekolah sepak bola Mitra Naga. Dia rajin berlatih karena ingin menjadi pemain penyerang. Aldo selalu bersemangat setiap latihan. Dia berlatih menggiring bola, berlari kencang, dan merebut bola. Aldo paling jago merebut bola dibandingkan teman-temannya.


Sayangnya, saat pertandingan, pelatih menunjuk Aldo menjadi pemain belakang. Aldo sangat kecewa.


Saat pertandingan berlangsung, Aldo terus menendang bola hingga ke depan gawang. Aldo melewati teman satu timnya yang berjaga di depan. Aldo tidak mengikuti arahan pelatih yang meminta Aldo mengoper bola. Akibatnya, saat pemain lawan menerobos, tidak ada yang menjaga bagian belakang. Tim lawan berhasil menciptakan gol. Teman-teman kesal pada Aldo. Pelatih menyuruh Aldo menjaga posnya.

Babak kedua berlangsung. Aldo menjaga posnya, di bagian belakang. Bola dioper dari satu pemain ke pemain lainnya, hingga mendarat di kaki Aldo. Teman satu tim Aldo yang berjaga di pos depan dihalangi tim lawan. Aldo ingin menggiring bola ke arah gawang lawan, tetapi dia pemain belakang.


Pelatih kebingungan. Dia lalu berteriak menyuruh Aldo untuk terus menggiring bola ke depan.


Aldo terus berlari menggiring bola. Dia melewati tim lawan yang berusaha merebut bola. Aldo melakukan tendangan kencang hingga bola meluncur ke gawang lawan. Aldo menciptakan satu gol, jadi pertandingan berakhir seri. Sekarang Aldo mengerti, permainan sepak bola adalah permainan tim. Semua posisi penting. Mereka harus bekerja sama untuk menciptakan gol.


(Sumber: https://reader.letsreadasia.org)


Apa yang membuat Aldo kecewa?

a)

Aldo tidak memiliki skill (keterampilan) sebagai penyerang.

b)

Sekolah sepak bola Aldo tidak membutuhkan pemain penyerang.

c)

Ia sudah rajin berlatih, namun seringkali tidak dipilih untuk bertanding oleh pelatih.

d)

Aldo ingin menjadi pemain penyerang, namun pelatih menjadikannya pemain belakang.

2.

Pishi di Tengah Badai


Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.

Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka.

Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter.

Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya.

Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.


Siapakah Pishi dan di mana ia tinggal?

a)

Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Hindia.

b)

Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Atlantik.

c)

Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia.

d)

Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Atlantik.

3.

Wajar jika Vrey sangat waspada, saat ini dia tengah menyusup ke dalam Hutan Telssier, tempat suci bangsa asli penghuni benua Ther Melian, Bangsa Elvar. Mereka awet muda dengan wajah menawan, memiliki pendengaran dan penglihatan setajam rubah, dan mampu bergerak secepat angin. Tapi yang lebih hebat lagi, Elvar adalah mahluk abadi, mereka tidak dapat meninggal karena usia tua. ( Dikutip dari : Shienny M,S, Ther Melian Revelation, Jakarta, Elex Media Komputindo, 2011 )

Kutipan tersebut terdapat pada jenis buku....

a)

fiksi

b)

nonfiksi

c)

biografi

d)

pengetahuan

4.

"Kamu mengapa, Du?" tanya kakek dengan sedih. "Maafkan Badu, Kek. Tadi Badu makan mangga yang masih kecil-kecil dan akhirnya Badu sakit perut," kata Badu sambil terisak. "Sudahlah, Du, lain kali tunggulah sampai mangga itu ranum, baru Badu boleh memetiknya."


Amanat penggalan cerpen tersebut adalah...

a)

Jangan melawan kepada orang tua.

b)

Kita harus menuruti nasihat orang tua.

c)

Janganlah memetik mangga sembarangan.

d)

Janganlah makan mangga yang masih kecil.

5.

Langkah-langkah dalam teknik SQ3R dengan meninjau ulang seluruh jawaban atas pertanyaan yang tersusun disebut...

a)

Question

b)

Read

c)

Review

d)

Recall

6.

Bacalah kutipan cerpen berikut.

Bobi suka sekali membaca majalah. Saat sedang membaca, ia tidak mau diganggu. Selain membaca, ia juga selalu mencoba untuk menulis pada secarik kertas. Di ruang belajarnya, terdapat tumpukan kertas yang berisi tulisan. Ternyata, yang ditulis oleh Bobi adalah sebuah cerpen.

Watak Bobi pada cuplikan cerpen tersebut adalah....

a)

acuh tak acuh, egois, pemarah

b)

pendiam, malas bekerja, kepala batu

c)

rajin, suka membaca, berkemauan keras

d)

sombong, tidak mau bergaul, keras kepala

7.

Salah satu contoh dari buku nonfiksi adalah....

a)

Fabel

b)

Biografi

c)

Novel

d)

Puisi

8.

Setiap pembaca diberi kebebsan untuk menikmati setiap karya, baik buku fiksi maupun nonfiksi yang disesuaikan dengan....

a)

Hobi dan kebutuhan

b)

Kebutuhan

c)

Hobi

d)

Peluang

9.

Karya ilmiah yang disusun berdasarkan fakta disebut dengan

a)

Fiksi

b)

Puisi

c)

cerpen

d)

Nonfiksi

10.

Bersifat sistematis berdasarkan penelitian atau fakta yang ada disebut dengan

a)

Karya nonfiksi

b)

Karya ilmiah

c)

Karya fiksi

d)

Karya sastra