wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pelatihan Bersama Sumatera Barat - KPK

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Berikut yang tidak termasuk pelaku pengadaan:

a)

Pokja

b)

Agen Pengadaan

c)

Kepala LKPP

d)

KPA

2.

Pola jaringan kinerja mafia tanah yaitu, kecuali

a)

Phase ajakan damai untuk mempercepat perolehan keuntungan

b)

Phase penebaran pengaruh kepada pelaksana hukum dan kepada penegak hukum

c)

Phase penelitian terhadap objek tanah sebagai bisnis

d)

Phase sengketa sebagai tekanan kepada pemilik tanah yang sebenarnya

3.

Dibawah ini merupakan bentuk penyimpangan dalam Tahapan Perencanaan Pengadaan, kecuali

a)

Spesifikasi teknis / KAK yang dibuat tidak didasari identifikasi ketersediaan pasar dan pelaku usaha

b)

Pengadaan tidak didasari Dokumen Perencanaan

c)

Tidak menentukan / salah menentukan cara pengadaan

d)

Perhitungan waktu proses pengadaan yang tidak cermat

4.

Dibawah ini merupakan bentuk penyimpangan dalam Tahapan Pemilihan Penyedia, kecuali

a)

Syarat peserta tender yang diskirminatif

b)

Persekongkolan (Vertikal / Horizontal)

c)

Rancangan kontrak tidak reliabel

d)

Kendali pihak yang tidak bertanggungjawab dan Intervensi jahat

5.

Dibawah ini merupakan salah satu bentuk penyimpangan dalam Tahapan Pelaksanaan Kontrak

a)

Pemalsuan laporan data pekerjaan

b)

Penyusunan HPS tidak didokumentasikan

c)

Masa berlaku penetapan HPS kadaluarsa

d)

Pada pekerjaan kontsruksi HPS belum memperhitungkan Biaya K3

6.

Apa yang dimaksud dengan pencucian uang

a)

Perbuatan yang dilakukan oleh seseorang untuk menghilangkan bukti atas harta yang berasal dari kejahatan

b)

Perbuatan yang memenuhi unsur tindak pidana sesuai dengan ketentuan dalam UU No. 8 Tahun 2010

c)

Kegiatan yang dilakukan oleh seorang narapidana dalam lapas guna menghilangkan bukti adanya kejahatannya

d)

Perbuatan yang dilakukan oleh pejabat publik untuk mengelabuhi harta kekayaannya sehingga tidak terlaporkan oleh PJK

7.

Semua wilayah di Republik Indonesia adalah tanah negara, kecuali,

a)

Telah diinventarisasi sebagai Barang Milik Negara

b)

Ditetapkan sebagai tanah tidak bebas

c)

Sudah dilekati hak atas tanah berdasarkan UU Agraria

d)

Ditentukan lain oleh Badan Pertanahan Nasional

8.

Apa yang menjadi konsepsi dasar dalam menyusun dan merumuskan konstruksi hukum terhadap tindak pidana pencucian uang

a)

Adanya harta kekayaan dan transaksi keuangan yang tidak sesuai dengan profil seseorang

b)

Adanya tindak pidana asal, hasil kejahatan dan hubungan logis antara hasil kejahatan dengan tindak pidana asal

c)

Adanya harta kekayaan dalam jumlah besar yang tidak jelas asal usulnya

d)

Adanya harta kekayaan milik seseorang yang bukti kepemilikannya atas nama orang/pihak lain

9.

Apa yang dimaksud dengan transaksi keuangan yang mencurigakan

a)

Transaksi keuangan dengan jumlah yang sangat besar

b)

Transaksi keuangan yang menyimpang dari profil, karakteristik, atau kebiasaan pola transaksi dari pengguna jasa keuangan

c)

Transaksi keuangan yang tidak disertai dengan penjelasan maksud transaksi atau sumber dana yang ditransaksikan

d)

Transaksi keuangan yang dilakukan oleh pejabat negara, pejabat publik, pegawai negeri atau penegak hukum

10.

Selain alat bukti sebagaimana dimaksud dalam Hukum Acara Pidana, alat bukti yang sah dalam pembuktian tindak pidana pencucian uang berdasarkan Pasal 73 dalam UU No. 8 Tahun 2010 adalah

a)

Alat bukti lain berupa informasi, data dan dokumen yang diterima atau diperoleh dari negara lain

b)

Hasil Analisis Transaksi Keuangan dari PPATK

c)

Hasil cetak (print out) rekening koran milik tersangka dan pihak terkait lainnya

d)

Alat bukti lain berupa informasi yang diucapkan, dikirimkan, diterima atau disimpan secara elektronik dengan alat optik atau alat yang serupa optik dan dokumen

11.

Berikut ini adalah peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar pengelolaan keuangan daerah, kecuali

a)

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003

b)

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004

c)

Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019

d)

Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2019

12.

Struktur APBD terdiri dari 3 jenis yaitu Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan. Yang termasuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah, diantaranya:

a)

Pajak Daerah

b)

Bagi hasil dari usaha swasta yang bekerja sama dengan badan usaha milik daerah

c)

Pencairan Dana Cadangan milik Kota/Kabupaten

d)

Pemberian otonomi khusus daerah

13.

Di bawah ini yang merupakan pedoman pembuatan RKA-SKPD diantaranya, kecuali:

a)

Indikator Kinerja

b)

Tolak ukur dan sasaran kinerja sesuai Analisis Standar Belanja (ASB)

c)

Standar Harga Satuan (SHS)

d)

Fungsi Pelayanan SKPD

14.

Dalam rangka pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Daerah dapat meminjam BMD kepada, kecuali

a)

Lembaga Swadaya Masyarakat

b)

Instansi/Satker Kehakiman di Daerah

c)

Instansi/Saktker Kejaksaan di Daerah

d)

Instansi/Satker Kepolisian di Daerah

15.

Belanja Tidak Terduga pada Pemerintah Daerah dapat dipergunakan untuk pengeluaran, kecuali

a)

Keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya

b)

Pengembalian atas kelebihan pembayaran atas penerimaan daerah tahun-tahun sebelumnya

c)

Bantuan sosial yang tidak dapat direncanakan sebelumnya

d)

Semua jawaban salah

16.

Yurisprudensi merupakan salah satu dari sumber hukum formil di Indonesia. Berikut adalah pernyataan yang tidak tepat mengenai Yurisprudensi,

a)

Bersifat Final & Binding

b)

Berfungsi sebagai pengisi kekosongan hukum

c)

Salah satu peraturan perundang-undangan dalam UU 12/2011

d)

Merupakan keputusan hakim

17.

Teori pembuktian berdasarkan keyakinan hakim yang timbul dari alat-alat bukti yaitu ;

a)

Negatief Wettelijk Bewijstheorie

b)

Positif Wettelijk Bewijstheorie

c)

Conviction intime

d)

Conviction Rasionnee

18.

Apabila masa Pelaksanaan kontrak berakhir namun pekerjaan belum selesai, dan kemudian diputus kontrak, yang bukan akibat dari putus kontrak yaitu

a)

Tidak bisa menikmati hasil pekerjaan

b)

Jaminan pemeliharaan hilang

c)

Penyedia Jasa diblacklist

d)

Pelaksanaan kontrak diberikan diberikan tambahan waktu

19.

Tipologi kasus tanah yang kerap terjadi di dalam praktik yaitu

a)

Mencari legalitas dengan rekayasa perkara di pengadilan

b)

Pendudukan tanah illegal tanpa hak

c)

Rekayasa penilaian / appraisal nilai tanah

d)

Melakukan sertifikasi tanah

20.

Dalam tatanan hukum pidana, Tindak Pidana Korupsi dapat diperkarakan apabila dipenuhi unsur-unsur perbuatan yang sudah dirumuskan bukan dengan timbulnya akibat, maka dari itu Tindak Pidana Korupsi masuk ke dalam jenis tindak pidana..

a)

Delik formil

b)

Delik Materiil

c)

Delik Aduan

d)

Mens rea