NEW
Font size
WorksheetsSSBC, HPV DNA, PSA
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
99,7 % kanker serviks disebabkan oleh
Virus Human Papilloma Onkogenik
Virus Serviks Papilloma Onkogenik
Virus Human Onkogenik
Virus Serviks Human Onkogenik
Di Indonesia, tipe virus HPV High Risk yang sudah bisa di vaksin yaitu
Tipe 16 dan 58
Tipe 16 dan 18
Tipe 31 dan 33
Tipe 39 dan 45
Berapa banyak jenis HPV yang diperiksa pada pemeriksaan HPV DNA High Risk di Prodia
11
12
13
18
Kelenjar seks pada pria yang berukuran kecil, terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kencing yaitu
Prostat
Uretra
Kandung Kemih
Serviks
Persiapan sebelum melakukan pemeriksaan PSA yaitu
Puasa mengeluarkan sperma > 48 jam
Puasa mengeluarkan urine > 48 jam
Puasa berhubungan seksual 1 hari
Puasa makan 12-14 jam
Bila ada keluarga yang menderita kanker prostat atau memiliki risiko tinggi terkena kanker prostat, deteksi dini dianjurkan sejak usia
39 tahun
40 tahun
50 tahun
45 tahun
Sampel untuk pemeriksaan PSA yaitu
Serum
Urine
Secret Uretra
Sperma
Menurut rekomendasi baru jika hasil HPV DNA dan SSBC secara bersamaan hasilnya normal maka skrining dilakukan
5 tahun sekali
3 tahun sekali
1 tahun sekali
10 tahun sekali
Berikut alasan Pemeriksaan SSBC lebih baik dari pada Papsmear
Sensitifitas dan spesifisitasnya lebih tinggi
Lebih dari 80% cell yang akan diperiksa terbuang
Harganya lebih murah
Pemeriksaannya tidak sakit
Persyaratan Pemeriksaan HPV DNA yaitu
Tidak melakukan hubungan seksual 12 jam sebelum pemeriksaan
Pembilasan vagina dengan berbagai cairan kimia tidak boleh dilakukan dalam 24 jam sebelum pemeriksaan
Tidak dalam keadaan menstruasi. Paling baik adalah 1 minggu setelah HPHT, atau 5 hari setelah mens berhenti
Tidak menggunakan obat-obatan yang dimasukkan ke dalam vagina dalam 24 jam sebelum pemeriksaan
