WorksheetsStandardized Work
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Name
Class
Date
1.
Sebuah cara produksi untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang tinggi secara aman dan effisien, dengan berfokus pada gerakan operator, adalah definisi dari ?
a)
Work Standard
b)
Standard Work
c)
Safety Standard
d)
Standardized Work
2.
Tujuan membuat Standardized Work adalah sebagai berikut, kecuali :
a)
Memperjelas aturan cara berproduksi
b)
Alat untuk ber kaizen
c)
Mengidentifikasi MURI, MUDA dan MURA
d)
Mengukur hasil produksi secara harian
3.
3 elemen dalam pembuatan Standardized Work adalah sebagai berikut, kecuali :
a)
Takt Time
b)
Work Sequence
c)
Cycle Time
d)
Standard Work In Prosess
4.
Sebuah ukaran yang dijadikan acuan untuk beban kerja Operator adalah :
a)
Takt Time
b)
Cycle Time
c)
Lead Time
d)
Working Time
5.
Berikut ini adalah “San - Ten – Set” dalam Standardized Work, kecuali :
a)
Loading Chart
b)
Machine Capacity Sheet
c)
Standardized Work Chart
d)
Standardized Work Combination Table
6.
3 Jenis waktu yang harus diukur ketika membuat Standardized Work Combination Table (TSKK), kecuali :
a)
Machine Stop Time
b)
Hand Time (Manual)
c)
Walking Time
d)
Machine Time
7.
Apa yang akan menjadi acuan dalam menentukan kapasitas Line tersebut ?
a)
Jumlah terbesar dari hasil produksi
b)
Jumlah terkecil dari hasil produksi
c)
Rata – rata hasil produksi dari tiap proses
d)
Cycle Time terpendek
8.
Diantara “San – Ten – set” lembar mana yang dapat menunjukkan jumlah Work In Process Stock ?
a)
Loading Chart
b)
Machine Capacity sheet
c)
Standardized Work Chart
d)
Standardized Work Combination Table
9.
3 faktor waktu selain Cycle Time, dalam yamazumi Chart adalah sebagai berikut, kecuali :
a)
Fluctuation Time
b)
Walking Time
c)
Set up Time
d)
Periodical Time
10.
Standardized Work dibagi dalam beberapa type, berdasarkan karakteristik kerjanya, Ada berapa type dari Standardized Work ?
a)
2 type
b)
3 type
c)
4 type
d)
5 type
11.
Operator Forklift bekerja selama 1 shift untuk loading part, unloading box, persiapan pengiriman dan conveyance part. Type berapakah yang sesuai dengan karakteristik kerja tersebut ?
a)
Type - 1
b)
Type - 2
c)
Type - 3
d)
Not available
12.
Disebuah line Assembly mobil dimana memproduksi 3 type kendaraan dengan heijunka production.
a)
Type - 1
b)
Type - 2
c)
Type - 3
d)
Not available
13.
Hal penting apa yang harus dikonfirmasi terlebih dahulu, sebelum memulai kaizen Standardized Work ?
a)
Target
b)
TPS – Member Skill
c)
Company Organization
d)
Company needs / Company Problem
14.
3 faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan kaizen target adalah sebagai berikut, kecuali :
a)
Budget for marking kaizen tools
b)
Company Needs
c)
Ideal situation
d)
Current Condition analysis
15.
Pilihan dari statement di bawah ini yang merupakan kondisi ideal :
a)
TT > CT > MCT
b)
MCT<TT ≥ CT
c)
TT CT ≤ MCT
d)
TT = CT ≥ MCT
16.
Strategi kaizen apa yang peling benar untuk kondisi TT < CT ?
a)
Mengurangi Jumlah MP
b)
Mengurangi CT (motion kaizen) dan membalance ulang pekerjaan
c)
Kaizen MCT dengan mengurangi waktu “air Cut”
d)
Membuat Heijunka Produksi
17.
Jika CT<TT, Akan tetapi masih terjadi over time selama 2 jam setiap hari, strategi kaizen apa yang paling benar ?
a)
Membuat kaizen target baru CT<TT
b)
Memindahkan beberapa M/N ke line lain yang sejenis
c)
Melakukan kaizen untuk mengurangi / menghilangkan Loss Time
d)
Membuat kanban by kanban production
18.
Berikut ini adalah kaizen untuk mengurangi MCT, kecuali :
a)
Mengrangi waktu “Air cut”
b)
Mempercepat “waktu kembali” dari gerakan tool
c)
Mengatur gerakan bersama (Overlap motion)
d)
Bekerja sambil berjalan (Work on Walk)
19.
Berikut ini adalah poin – poin yang harus diamati dalam melakukan Motion kaizen, kecuali :
a)
Gerakan berjalan (Walking)
b)
Kecepatan Conveyor
c)
Gerakan tangan Operator (Hand motion)
d)
Gerakan mata Operator (Eye movement)
20.
Setelah target kaizen tercapai, apakah langkah selanjutnya dari kaizen Standardized Work ?
a)
Membuat “San – Ten – Set”yang baru
b)
Melaporkan hasil ke Top Management
c)
Mengkorfirmasi pencapaian aktual terhadap target
d)
Menghitung pencapaian Cost Reduction
100 %
