Font size
S
M
L
XL
WorksheetsGab TD 5
Total questions: 84
Worksheet time: 28mins
Name
Class
Date
1.
Berikut risiko-risiko operasional yang dapat mempengaruhi operasional bank, kecuali
a)
Pengenaan sanksi administrasi
b)
Pengenaan Sanksi Pidana
c)
Penurunan status kepesertaan
d)
Pengenaan sanksi kewajiban membayar
2.
Mitigasi risiko dalam penyelesaian setelmen dana menggunakan Sistem BI-RTGS dalam kaitannya dengan People salah satunya adalah, kecuali :
a)
Supervisor yang mengerti operasional Bank
b)
Pengadakan pelatihan secara berkala, minimal 1 kali dalam 1 tahun
c)
Pemegang password harus menjaga kerahasiaan password
d)
Petugas yang menangani Sistem BI-RTGS harus memahami system dan prosedur yang telah ditetapkan oleh Penyelenggara maupun internal Peserta
3.
Hal-hal yang harus diperiksa pada saat menerima perintah transfer Debit melalui setoran kliring adalah sebagai berikut, kecuali :
a)
Memeriksa kelengkapan dan kebenaran pengisian perintah transafer debit
b)
Memeriksa kelengkapan informasi pada Warkat
c)
Mengecek ketersediaan saldo pada pemilik Cek/BG
d)
Menindaklanjuti perintah Transfer Debit yang tidak lengkap dan/atau tidak benar
4.
Dalam hal menindaklanjuti perintah transfer Debit yang tidak lengkap dan/atau tidak benar adalah dengan melakukan, kecuali :
a)
Meminta nasabah pemegang atau pihak yang menerima kuasa untuk melengkapi perintah transfer Debit apabila terdapat perintah transfer Debit (slip/form) yang tidak lengkap dan/atau tidak benar.
b)
Mengembalikan kepada pemegang dalam hal pengisian Cek dan/atau Bilyet giro tidak sesuai dengan syarat formal
c)
Memperhatikan koreksi pada cek dan/atau Bilyet Giro
d)
Tanda tangan nasabah yang tertera pada Cek/Bilyet Giro
5.
Bilyet Giro yang dikategorikan rusak, terdapat koreksi lebih dari 3(tiga) kali dan tidak berlaku lagi, harus dilakukan :
a)
Dikembalikan kepada bank penagih
b)
Ditahan untuk dimusnahkan
c)
Diblokir
d)
Ditolak dengan alasan Bilyet Giro Rusak
6.
Dalam melakukan penolakan pembayaran atau pemindahbukuan atas Cek dan Bilyet Giro yang ditunjukan kepada pemegang wajib diberikan alasan penolakannya, berapa banyak alasan penolakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia :
a)
22 alasan
b)
23 alasan
c)
12 alasan
d)
18 alasan
7.
Dalam hal Peserta BI-RTGS tidak dapat menggunakan RPP (Server Aplikasi RTGS) cadangan peserta dapat menggunakan sarana :
a)
Upload DKE
b)
Kirim DKE offline
c)
Guest Bank
d)
Download data RTGS
8.
Berikut yang bukan menjadi syarat formal Bilyet Giro :
a)
Tanggal penarikan
b)
Tempat penarikan
c)
Tanggal efektif
d)
Nama dan nomor rekening Penerima
9.
Bank tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan berkala akan dikenakan sanksi:
a)
Sanksi Penurunan status Kepesertaan
b)
Sanksi Pidana
c)
Sanksi Kewajiban melapor
d)
Sanksi Administrasif
10.
Dalam hal terjadi Keadaan Tidak Normal dan/atau Keadaan Darurat di Peserta yang menyebabkan terganggunya kelancaran operasional SKNBI/RTGS, maka Peserta harus memberitahukan keadaan tersebut kepada :
a)
Managemen
b)
Penyelenggara (Bank Indonesia)
c)
Bank Peserta Lainnya
d)
Atasan langsung
11.
Dalam melakukan penahanan Bilyet Giro yang diduga palsu atau dimanupulasi hanya boleh dilakukan selama :
a)
1 (satu) hari kerja
b)
2 (dua) hari kerja
c)
7 (tujuh) hari kerja
d)
14 (empat belas) hari kerja
12.
Yang tidak boleh dilakukan koreksi pada Cek dan/atau Bilyet Giro adalah
a)
Nominal
b)
Tanggal penarikan
c)
Nama Penerima
d)
Tanda tangan dan Stempel Perusahaan
13.
Risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional bank, yaitu :
a)
Risiko keuangan
b)
Risiko Operasional
c)
Risiko Pasar
d)
Risiko Reputasi
14.
Wajib menyediakan dana yang cukup selama tenggang waktu efektif adalah kewajiban dari :
a)
Bank Tertarik
b)
Bank Penerima
c)
Penarik
d)
Pemegang
15.
Peserta yang tidak melakukan pengisian kode transaksi dalam instruksi setelmen dana sesuai dengan yang ditetapkan oleh Penyelenggara akan dikenakan sanksi:
a)
Sanski kewajiban membayar
b)
Sanksi reputasi
c)
Sanksi Teguran
d)
Sanksi Penurunan status
16.
Kegiatan pembayaran sejumlah dana dari nasabah pengirim kepada Nasabah Penerima sebagai mana yang disebut dalam perintah Transfer Kredit atau Transfer Dana dengan menggunakan jasa Bank maupun lembaga selain Bank disebut:
a)
Transfer Online
b)
Transfer antar bank
c)
Transfer Kredit
d)
Transfer Debit
17.
Dana yang disediakan oleh Peserta untuk memenuhi kewajiban dalam penyelenggaraan SKNBI disebut :
a)
Prefund
b)
Dana Talangan
c)
Setelmen Dana
d)
Giro Wajib Minimum
18.
Pengertian Transfer Dana menurut UU No 3 tahun 2011 tentang Transfer Dana adalah
a)
Rangkaian kegiatan pemindahan sejumlah dana dari pengirim kepada penerima melalui sarana yang disediakan oleh Penyelenggara
b)
Rangakaian kegiatan yang dimulai dengan perintah dari Pengirim Asal yang bertujuan memindahkan sejumlah Dana kepada Penerima yang disebutkan dalam Perintah Transfer Dana sampai dengan diterimanya Dana oleh Penerima
c)
Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Bank Pengirim untuk memindahkan sejumlah Dana kepada Bank Penerima melalui sarana transfer
d)
Rangkaian kegiatan pemindahbukuan yang dilakukan oleh bank Pengirim kepada Bank Penerima atas perintah nasabah pengirim untuk diterima kepada nasabah Penerima
19.
Hal-hal yang harus diperhatian oleh Bank Penerima saat menerima setoran kliring dari Nasabah Penerima adalah
a)
Diserahkan oleh petugas bank
b)
Diserahkan langsung oleh nasabah Tertarik
c)
Diserahkan oleh Bank Tertarik
d)
Harus diserahkan langsung oleh Nasabah Penerima atau pihak yang menerima Kuasa dari Nasabah Penerima
20.
Batas nominal Warkat Debit yang dapat dikliringkan paling banyak adalah :
a)
Rp.500.000.000,00
b)
Rp.1.000.000.000,00
c)
Rp.100.000.000,00
d)
Rp. 5.000.000.000,-
21.
Penanganan penerimaan Warkat Debit dengan nominal Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) ke atass dilakukan dengan :
a)
Inkaso
b)
RTGS
c)
Bilateral antar bank diluar mekanisme SKNBI
d)
Dikliringkan
22.
Dalam melakukan pemantauan penggunakan Cek dan Bilyet Giro adalah dengan pencatatan Cek dan Bilyet Giro yang dicetak paling kurang harus memuat informasi sebagai berikut, kecuali :
a)
Nama perusahaan ppencetak Cek dan Bilyet Giro
b)
Fitur pengamanan yang digunakan
c)
Nama Bank pada Cek dan Bilyet Giro
d)
Jumlah yang dicetak
23.
Setiap penolakan Cek dan Bilyet Giro baik melalui Kliring maupun loket Bank (over the counter) harus diinformasikan kepada Pemegang melalui :
a)
Surat Pemberitahuan (SP)
b)
Surat Keterangan Penolakan (SKP)
c)
Surat Pemberitahuan Penolakan (SPP)
d)
Surat Penolakan Warkat (SPW)
24.
Dalam melakukan persetujuan atas transaksi transfer dana,diharuskan untuk, kecuali :
a)
Memastikan kelengkapan dan kebenaran informasi perintah Transfer Dana
b)
Melakukan pengecekan kesuaian nominal transaksi transfer dana dengan Sistem Transfer Dana yang digunakan
c)
Melakukan identifikasi dan verifikasi sebagai bagian dari kegiatan Customer Due Dilligence (CDD)
d)
Melakukan pengecekan Saldo rekening Nasabah Penerima
25.
Kelanjutan dari Bank Tertarik setelah melakukan verivikasi keabsahan persyaratan formal Warkat Debit terpenuhi dan kecukupan saldo penarik ada , yaitu :
a)
Melakukan pendebetan rekening nasabah
b)
Melakukan penolakan warkat
c)
Membuat tolakan kliring
d)
Meneliti kebenaran warkat debit
26.
Yang bukan kewajiban dalam melakukan verifikasi oleh bank Penarik pada saat menerima warkat untuk dikliringkan terhadap syarat formal bilyet giro adalah :
a)
Tanggal penarikan
b)
Tandatangan pada Cek atau Bilyet Giro
c)
Nominal pada Cek/Bilyet Giro
d)
Tanggal Efektif
27.
Dalam hal terdapat Data Keuangan Elektronik (DKE) Debit yang tidak didukung dengan pendanaan awal (Prefund) yang cukup maka DKE tersebut dikategorikan sebagai :
a)
DKE Unsuksesfull
b)
DKE Setelmen
c)
DKE Reject (Unconfirmed)
d)
DKE Unsetelmen
28.
Jenis-jenis Prefund dibagi menjadi 2 (dua) yaitu :
a)
Prefund Kredit dan Prefund Debit
b)
Prefund Dana dan Prefund Debit
c)
Prefund Dana dan Prefund Kredit
d)
Prefund Kredit dan Prefund Tunai
29.
Penyampaian Laporan penyelahgunaan Cek dan Bilyet Giro kepada Bank Indonesia paling lambat :
a)
14 (empat belas) hari kerja sejak diketahuinya penyalahgunaan Cek dan/atau Bilyet Giro
b)
7 (tujuh) hari kerja sejak diketahuinya penyalahgunaan Cek dan/atau Bilyet Giro
c)
30 (tiga puluh) hari kerja sejak diketahuinya penyalahgunaan Cek dan/atau Bilyet Giro
d)
2 (dua) hari kerja sejak diketahuinya penyalahgunaan Cek dan/atau Bilyet Giro
30.
Infrastruktur yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dalam transfer Dana antar bank dan lembaga selain Bank dikenal dengan nama :
a)
BI-RTGS dan SWIFT
b)
SKNBI dan SWIFT
c)
SWIFT dan Online Antar Bank
d)
BI-RTGS dan SKNBI
31.
Ketentuan terakhir yang diterbitkan oleh Bank Indonesia terkait dengan Transfer Dana melalui BI-RTGS adalah:
a)
PADG No. 22/29/PADG/2020 tanggal 5 Oktober 2020
b)
SE BI No. 15/23/DASP tanggal 27 Juni 2013
c)
SE BI No. 16/16/DKSP tanggal 30 September 2014
d)
PADG No. 23/25/PADG/2017 tanggal 6 Juli 2017
32.
Dalam PADG No.21/12/PADG/2019 tanggal 31 Mei 2019 yang dimaksud dengan layanan dalam SKNBI yang memproses pemindahan sejumlah dana antar Peserta dari 1 (satu) Pengirim kepada 1 (satu) Penerima disebut :
a)
Layanan Transfer Dana
b)
Layanan Pembayaran Reguler
c)
Layanan Kliring Warkat Debit
d)
Layanan Penagihan Reguler
33.
Maksimal biaya transfer melalui sarana BI-RTGS yang dapat dibebankan kepada Nasabah maksimal sebesar :
a)
Rp. 15.000,-
b)
Rp. 25.000,-
c)
Rp. 35.000,-
d)
Rp. 50.000,-
34.
Pengiriman Instruksi setelmen Dana pada Transfer Dana melalui BI-RTGS dari Peserta Pengirim kepada Peserta Penerima sejak pengaksepan Perintah Transfer Dana paling lama adalah :
a)
30 menit
b)
1 jam
c)
2 jam
d)
6 jam
35.
Maksimal Nominal Transfer Kredit yang dapat dilakukan pada layanan Transfer Dana dan Pembayaran Reguler pada SKNBI adalah sebesar :
a)
Rp. 100.000.000,00
b)
Rp. 250.000.000,00
c)
Rp. 500.000.000,00
d)
Rp. 1.000.000.000,00
36.
Penerusan Dana dari Peserta Penerima kepada Nasabah Penerima wajib dilakukan pada tanggal yang sama setelah Setelmen Dana oleh Penyelenggara dan dilakukan paling lambat :
a)
30 menit
b)
1 jam
c)
2 jam
d)
6 jam
37.
Setelmen Dana pada Layanan Transfer Dana di SKNBI oleh Penyelenggara dilakukan sebanyak :
a)
2 kali
b)
4 kali
c)
8 kali
d)
9 kali
38.
Laporan Penggunaan Cek atau Bilyet Giro wajib disampaikan kepada Bank Indonesia selambat-lambatnya pada :
a)
Tanggal 31 Januari
b)
Tanggal 31 Maret
c)
Tanggal 30 Juni
d)
Tanggal 31 Desember
39.
Peserta yang terlambat dan/atau tidak menyampaikan laporan berkala dikenakan sanksi administrative berupa kewajiban membayar sebesar :
a)
Rp. 50.000,00/hari maksimal Rp. 1.000.000,00
b)
Rp. 100.000,00/hari maksimal Rp. 10.000.000,00
c)
Rp. 100.000,00/hari maksimal Rp. 15.000.000,00
d)
Rp. 500.000,00/hari maksimal Rp. 15.000.000,00
40.
Maksimal biaya Transfer Dana melalui sarana SKNBI yang dapat dibebankan kepada nasabah maksimal sebesar :
a)
Rp. 2.500,00
b)
Rp. 3.500,00
c)
Rp. 5.000,00
d)
Rp. 35.000,00
41.
Nominal Transfer pada layanan Kliring Warkat Debit dan Penagihan Reguler maksimal sebesar :
a)
Rp. 100.000.000,00
b)
Rp. 500.000.000,00
c)
Rp. 1.000.000.000,00
d)
Rp. 10.000.000.000,00
42.
Nominal yang dapat ditransfer pada sarana BI-RTGS untuk nasabah adalah :
a)
Rp. 1,00 s.d tidak terbatas
b)
Rp. 100.000,00 s.d Rp. 1.000.000.000,00
c)
Rp. 100.000.000,00 s.d tidak terbatas
d)
Rp. 100.000.000,00 s.d Rp. 1.000.000.000.000,00
43.
Batas waktu (cut off) transfer dana melalui BI-RTGS untuk transaksi Nasabah adalah :
a)
Pukul 15.00 WIB
b)
Pukul 16.00 WIB
c)
Pukul 16.30 WIB
d)
Pukul 17.00 WIB
44.
Dalam tata usaha penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong, batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan I (SP I) kepada Pemilik Rekening paling lambat :
a)
2 (dua) hari kerja
b)
7 (tujuh) hari kerja
c)
14 (empat belas) hari kerja
d)
30 (tiga puluh) hari kerja
45.
Dalam tata usah penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro Kosong, batas waktu penyempaian Surat Pemberitahuan Pembekuan Hak Penggunaan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong (SPP) paling lambat :
a)
2 (dua) hari kerja
b)
7 (tujuh) hari kerja
c)
14 (empat belas) hari kerja
d)
30 (tiga puluh) hari kerja
46.
Untuk membuku transaksi RTGS masuk, yang perlu diverifikasi adalah
a)
Nomor rekening dan nama penerima
b)
Nama penerima dan nilai nominal
c)
Nomor rekening dan alamat penerima
d)
Nomor rekening, nama penerima dan alamat penerima
47.
Sanksi yang dikenakan bagi penarik Cek/Bilyet Giro kosong yang memenuhi kriteria DHN
a)
Pembekuan hak penggunaan Cek/Bilyet Giro
b)
Penutupan rekening giro
c)
Pemblokiran rekening giro
d)
Tercantum dalam DHN
48.
Bank Indonesia telah menetapkan proses kliring kredit dengan Close To The Real Time, berapa kali Bank Indonesia melakukan setelment hasil Kliring ?
a)
6 Kali Setelmen
b)
7 Kali Setelmen
c)
8 Kali Setelmen
d)
9 Kali Setemen
49.
Bank Indonesia telah menetapkan batas nominal transaksi KU Kliring, sampai berapakah nominal transaksi yang boleh melalui KU Kliring ?
a)
Rp. 100 – 500 Juta
b)
Sampai dengan Rp.1 Milyar
c)
Sampai dengan Rp.500 Juta
d)
Tidak ada pembatasan nominal
50.
Apa kewajiban Cabang penolak atas penolakan Cek/BG dengan alasan saldo Tidak Cukup ?
a)
Menerbitkan Surat Pemberitahuan (SP)
b)
Menerbitkan SKP dan mengadministrasikan dokumen tolakan
c)
Membuat laporan tolakan ke Divisi OPR dengan melampirkan copy warkat yang ditolak
d)
Mengembalikan warkat yang ditolak ke penarik dengan tidak melampirkan SKP
51.
Salah satu persyaratan untuk pembatalan warkat yang di tolak karena saldo, adalah ?
a)
Terpenuhi kewajiban dalam waktu 7 Hari Kerja
b)
Terdapat 3 warkat yang ditolak dalam jangka waktu 6 bulan
c)
Nasabah menyelesaikan warkat yang ditolak dengan tunai selama 10 Hari Kerja
d)
Nasabah mengganti BG yang ditolak dengan Cek lainnya
52.
Apakah Bilyet Giro dapat dicairkan secara Tunai :
a)
Bisa
b)
Tidak
c)
Bisa dengan syarat tertentu
d)
Tergantung pemimpin
53.
Bilyet Giro bukan surat berharga dan hanya dapat dibayarkan kepada Penerima yang namanya tercantum dalam Bilyet Giro, apakah Bilyet Giro dapat dipindahtangankan ?
a)
Bisa
b)
Tidak
c)
Tergantung kebijakan pemimpin
d)
Semua jawaban salah
54.
Apakah Bilyet Giro dapat diterbitkan dalam mata uang Asing ?
a)
Tidak
b)
Bisa
c)
Tergantung kebijakan pemimpin
d)
Semua jawaban salah
55.
Apa saja persyaratan Formal Bilyet Giro
a)
Tanggal Efektif dan Tanggal Penarikan
b)
Nama Jelas Penarik
c)
Nama Bank Penerima
d)
Semua Jawaban benar
56.
Apakah Bilyet Giro yang tidak memenuhi syarat Formal masih berlaku sebagai Bilyet Giro ?
a)
Masih berlaku
b)
Tidak berlaku
c)
Tergantung kebijakan pemimpin
d)
Semua jawaban salah
57.
Syarat formal Bilyet Giro apa saja yang harus dipenuhi pengisiannya oleh Bank Tertarik
a)
Nominal dalam Angka dan terbilang
b)
Nama Bilyet Giro dan Nomor Bilyet Giro
c)
Nama dan nomor Rekening Penerima
d)
Nama Bank dan nama jelas Penerima
58.
Syarat formal Bilyet Giro apa saja yang harus dipenuhi pengisiannya oleh Penarik ?
a)
Nama dan Nomor rekening Penerima
b)
Tanggal Penarikan dan Efektif
c)
Nama Jelas Penarik dan Tanda tangan Penarik
d)
Semuanya benar
59.
Apa saja yang menjadi kriteria DHN
a)
Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong yang berbeda sebanyak 3 (tiga) lembar atau lebih dengan nilai nominal masing-masing di bawah Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) pada bank yang sama dalam jangka waktu 6 (enam) bulan
b)
Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong yang berbeda sebanyak 3 (tiga) lembar atau lebih dengan nilai nominal masing-masing di bawah Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) pada bank yang sama dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
c)
Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong 1 (satu) lembar dengan nilai nominal di bawah Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) atau lebih
d)
Penarikan Cek dan/atau Bilyet Giro kosong 1 (satu) lembar dengan nilai nominal Rp.1.000.000.000 (satu milyar rupiah) atau lebih
60.
Bank yang menerima perintah pembayaran dari penarik dengan menggunakan Cek/Bilyet Giro disebut :
a)
Bank Penagih
b)
Bank Tertarik
c)
Bank
d)
Bank Indonesia
61.
Masa dimana nasabah wajib menyediakan dana dan disaat tersebut nasabah tidak dapat membatalkan Cek secara sepihak :
a)
Masa kadaluarsa
b)
Masa aktif
c)
Masa bayar
d)
Masa tenggang
62.
Dalam penerbitan Bilyet Giro/Cek yang diminta oleh nasabah dan sebelum menyerahkan ke nasabah bank wajib melakukan ?
a)
Pendaftaran Warkat ke Sentral Kliring
b)
Pembebanan biaya Bilyet Giro/Cek
c)
Personalisasi
d)
Register dan file bukti warkat
63.
Berikut karateristik sistem BI- RTGS, kecuali :
a)
Pemrosesan dan settlement instruksi transfer dana antar bank dilakukan secara simultan
b)
Settlement pembayaran bersifat final dan irrevocable (tidak dapat dibatalkan)
c)
Settlement dilakukan secara netting transaksi
d)
Mensyaratkan kecukupan dana
64.
Berapa lama nama nasabah yang terkena DHN tercantum dalam DHN?
a)
1 tahun tanggal penolakan
b)
6 bulan sejak tanggal penolakan
c)
1 tahun sejak tanggal pencantuman
d)
6 bulan sejak tanggal pencantuman
65.
Berapa lama Surat Pemberitahuan (SP) 1 & 2 harus disampaikan ke nasabah yang melakukan penarikan Cek/BG Kosong?
a)
2 hari kerja sejak tanggal penolakan
b)
7 hari kerja sejak tanggal penolakan
c)
14 hari kerja sejak tanggal penolakan
d)
30 hari kerja sejak tanggal penolakan
66.
Bukti Kiriman uang Kliring untuk yang telah terkirim ke Bank Indonesia melalui sarana SPK ditandai dengan adanya ?
a)
Nomor SOR
b)
Nomor BOR
c)
Nomor Sandi Kliring
d)
Nomor Referensi
67.
Apa saja yang harus diperhatikan seorang teller pada saat menerima setoran kliring, kecuali?
a)
Tanggal efektif atau penarikan
b)
Saldo rekening pada Cek/ Bilyet Giro
c)
Pengisian persyaratan formal
d)
Nominal terbilang dan Angka
68.
Dalam melakukan pembatalan penarikan Cek/BG kosong yang dilakukan dengan terpenuhinya 7 hari kerja, persyaratan yang harus dipenuhi oleh nasabah yaitu, kecuali :
a)
Adanya surat pernyataan tertulis yang di tandatangani oleh pemegang dan penarik
b)
Fotocopy identitas penarik dan pemegang
c)
Adanya kesalahan dalam menetapkan alasan penolakan Cek/Bilyet Giro
d)
Fotocopy kwitansi pembayaran
69.
Bank Indonesia telah menetapkan SLA pengiriman transaksi RTGS dari nasabah, yaitu maksimal:
a)
2 Jam setelah dilakukan pengaksepan dan atau dana settlement dari BI
b)
1 Jam setelah dilakukan pengaksepan dan atau dana settlement dari BI
c)
30 Menit setelah dilakukan pengaksepan dan atau dana settlement dari BI
d)
3 Jam setelah dilakukan pengaksepan dan atau dana settlement dari BI
70.
Salah satu persiapan kas awal hari adalah ?
a)
Menyiapkan kwitansi
b)
menyaipkan modal kerja harian sesuai ketentuan
c)
Melakukan transaksi
d)
Melakukan perbaikan sistem
71.
Memeriksa daftar pengembalian modal kerja kas atau hasil kegiatan layanan kas yang telah disusun pegawai level pelaksana, merupakan kegiatan dari ?
a)
Kegiatan kas awal hari
b)
Kegiatan kas akhir hari
c)
Kegiatan transaksi
d)
Kegiatan layanan pickup service
72.
Memastikan Uang Rupiah setoran nasabah dibuku pada sistem. Formulir penyetoran dan buku tabungan diprint sebagai bukti bahwa dana telah masuk, merupakan kegiatan dari?
a)
Kegiatan penutupan kas
b)
Kegiatan kas awal hari
c)
Kegiatan layanan Penarikan kas Kas
d)
Kegiatan layanan Penyetoran Kas
73.
Tingkatan unsur pengaman Level 1 Terbuka (Overt) yang terdapat pada Uang Rupiah adalah ?
a)
Pengamanan uang untung bank
b)
Pengamanan uang untuk instansi pemerintahan
c)
unsur pengaman yang dapat dideteksi tanpa bantuan alat atau diperuntukkan bagi orang awam (masyarakat umum)
d)
Pengamanan menggunakan sarung tangan
74.
Tingkatan unsur pengaman Level 2 Semi Tertutup (Semicovert) untuk ?
a)
Profesional (teller bank)
b)
Masyarakat umum
c)
Untuk Mahasiswa
d)
Untuk instansi pemerintah
75.
Tingkatan unsur pengaman Level 3 Tertutup (Covert/Forensic), unsur pengaman yang hanya dapat dideteksi dengan ?
a)
UV
b)
Kalkulator
c)
peralatan laboratorium/forensik.
d)
Mesin uang
76.
Rupiah asli yang memenuhi persyaratan untuk diedarkan berdasarkan standar kualitas yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, merupakan pengertian dari ?
a)
Uang
b)
Uang Lusuh
c)
Uang Kartal
d)
Uang Layak Edar (ULE)
77.
Berapa Hari Bank yang telah melakukan penyetoran ULE tidak dapat melakukan Penarikan dengan jenis pecahan yang sama, setelah Bank melakukan Penyetoran ULE tersebut ?
a)
3 hari
b)
4 hari
c)
5 hari
d)
6 hari
78.
Tujuan Bank Indonesia Sistem Informasi Layanan Kas (BISILK), salah satunya adalah :
a)
Meningkatkan efektifitas dan efisiensi manajemen kas perbankan;
b)
meningkatkan jumlah kas
c)
menekan jumlah kas yang beredar
d)
Menghitung keaslian uang
79.
Informasi pada BISILK, salah satunya adalah :
a)
Laporan denda Bank
b)
Neraca Keuangan BI
c)
Transaksi nasabah
d)
Informasi posisi likuiditas
80.
Laporan terkait kegiatan Penyetoran Uang dan/atau Penarikan Uang terdiri atas: a) Laporan Proyeksi Cashflow b) Laporan Realisasi TUKAB c) Laporan Keuangan d) Laporan Kas
a)
a dan c benar
b)
b dan c benar
c)
a dan b benar
d)
c dan d benar
81.
Kegiatan Operasional dan Usaha Bank Umum salah satunya adalah:
a)
Memberikan kredit kepada masyarakat.
b)
Memberikan kredit dengan bunga di atas 50%
c)
Memberikan kredit tanpa bunga
d)
Memberikan kredit kepada Bank lain
82.
Pengorganisasian kerja bank operation secara umum dibagi menjadi, yang bukan adalah:<br />1) Dana dan Jasa Operation.<br />2) Credit Operation and Administration<br />3) Trade Finance Operation and Administration<br />4) Simpanan operation<br />5) Operation Policy and Procedure
a)
1
b)
4
c)
3
d)
5
83.
Suatu benda yang bahan, ukuran, warna, gambar, atau disainnya menyerupai Rupiah yang dibuat, dibentuk, dicetak, digandakan, diedarkan, atau digunakan untuk alat pembayaran secara melawan hukum, merupakan ?
a)
Rupiah Kertas
b)
Rupiah asli
c)
Rupiah Tiruan
d)
Rupiah Palsu
84.
Bagaimana ketentuan untuk fisik Uang Rupiah Logam sama dengan atau kurang dari 1/2 (satu perdua) ukuran aslinya ?
a)
Diganti
b)
Tidak diganti
c)
diganti setengah
d)
diganti 2x lipat
Reset
