NEW
Font size
Worksheetspost test AKMEN
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 16mins
jurnal pembentukan kas kecil untuk sistem dana fluktuasi adalah
beban (D) pada kas kecil (K)
beban (D) pada utang (K)
kas kecil (D) pada kas besar (K)
beban (D) pada kas besar (K)
jurnal diakhir tahun dalam pengelolaan kas kecil sistem dana tetap adalah
beban (D) pada kas kecil (K)
beban (D) pada utang (K)
kas kecil (D) pada kas besar (K)
beban (D) pada kas besar (K)
investasi utang-non trading tanpa opsi nilai wajar disajikan di neraca sebesar :
nilai nominal
nilai tercatat
nilai wajar
nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
perjanjian yang dibuat oleh pihak perusahaan untuk melakukan pembayaran kepada pihak kreditur dengan jumlah tertentu dan tingkat suku bunga yang telah disepakati
wesel bayar
saham
hipotek
obligasi
Jurnal yang dilakukan saat pengisian kembali kas kecil yang dikelola dengan sistem dana tetap adalah:
beban pada kas kecil
beban pada utang
kas kecil pada kas besar
beban pada kas besar
nilai wesel bayar ditentukan oleh:
nilai kini pokok utang
nilai kini bunga yang dibayar
nilai kini pokok utang dan nilai kini bunga yang dibayar
nilai nominal
perbedaan wesel bayar dan obligasi
obligasi selalu ada bunga
wesel bayar selalu ada bunga
jangka waktu wesel bayar selalu lebih dari 1 tahun
selalu memperhitungkan tingkat bunga efektif
Pada 1 Mei 2020, PT Harapan Jaya menerbitkan obligasi dengan nilai nominal sebesarRp2 .000.000.000 yang dijual pada kurs 103%, bunga dibayar setiap semester pada tanggal 1 Mei dan 1 November, jangka waktu obligasi 4 tahun (jatuh tempo pada tanggal 1 Mei 2024). Bunga kupon sebesar 10%. Apabila amortisasi menggunakan metode garis lurus maka harga jual obligasi:
2.100.000.000
2.060.000.000
2.000.000.000
2.160.000.000
Pada 1 Mei 2020, PT Harapan Jaya menerbitkan obligasi dengan nilai nominal sebesarRp2 .000.000.000 yang dijual pada kurs 103%, bunga dibayar setiap semester pada tanggal 1 Mei dan 1 November, jangka waktu obligasi 4 tahun (jatuh tempo pada tanggal 1 Mei 2024). Bunga kupon sebesar 10%. Apabila amortisasi menggunakan metode garis lurus maka nilai amortisasi per tahun:
15.000.000
7.500.000
22.000.000
10.000.000
Pada 1 Mei 2020, PT Harapan Jaya menerbitkan obligasi dengan nilai nominal sebesarRp2 .000.000.000 yang dijual pada kurs 103%, bunga dibayar setiap semester pada tanggal 1 Mei dan 1 November, jangka waktu obligasi 4 tahun (jatuh tempo pada tanggal 1 Mei 2024). Bunga kupon sebesar 10%. Apabila amortisasi menggunakan metode garis lurus maka nilai pelunasan diakhir tahun ke 4:
2.060.000.000
2.075.000.000
2.000.000.000
200.000.000
Pada 1 Oktober 2020, PT Kawan Kita menerbitkan obligasi nominal Rp3.000.000.000, bunga dibayar setiap 1 April dan 1 Oktober, jatuh tempo 1 Oktober 2023 (jangka waktu 3 tahun). Bunga kupon sebesar 8% dan bunga efektif 10%. Amortisasi menggunakan metode bunga efektif. Nilai pelunasan obligasi pada 1 oktober 2023 adalah
3.000.000.000
240.000.000
300.000.000
2.400.000.000
rumus ekuitas adalah
total liabilitas plus total aset
total aset dikurangi total laba
total aset dikurangi total liabilitas
pendapatan dikurangi beban
yang mengurangi total nilai ekuitas adalah:
saldo laba
modal saham
saham treasury
share premium
tanggal-tanggal penting terkait deviden sebagai berikut, kecuali:
tanggal pengumuman
tanggal pencatatan
tanggal pembayaran
tanggal pengakuan
Saldo laba atau retained earning adalah
laba yang ditahan oleh Perseroan yang tidak dibagikan
kepada pemegang saham.
selisih pendapatan dikurangi beban
selisih ikhtisar laba rugi dengan biaya yang dikapitalisasi
selisih aset dengan liabilitas
Obligasi diterbitkan/dijual pada nilai Diskon jika
jatuh tempo lebih dari 1 tahun
dijual pada kurs kurang dari 100%
harga beli lebih rendah dari nilai pelunasan
bunga efektif sama dengan bunga tercatat.
besarnya amortisasi diskon atau premium dihitung dengan mencari
selisih antara beban bunga (interest expense) dengan bunga yang dibayar olehpenerbit obligasi kepada pemegang obligasi. Dalam hal ini, beban bungadihitung dengan mengalikan suku bungapasar dengan saldo nilai tercatat obligasi untuk masing-masing periode. hal ini merupakan metode
penurunan ganda
bunga efektif
garis lurus
jumlah angka tahun
Istilah umum yang digunakan untuk sesuatu yang memiliki
ketidakpastian dari sisi kejadian dan jumlah
kontinjensi
jaminan pelaksanaan pekerjaan
jaminan pemulihan
jaminan pemeliharan kontruksi
pada 1 Oktober 2020 PT. NANARIA menerima uang tunai Rp15.000.000 dari PT. Mulyanto Bersaudara sebagai uang sewa ruangan kantor selama 2 tahun atau Rp7.500.000 per tahun. Jurnal yang dibuat oleh PT. Mulyanto Bersaudara tanggal 31 Desember 2020
Beban dibayar dimuka (D) pada Kas (K) Rp 15.000.000
Beban dibayar dimuka (D) pada Kas (K) Rp 7.500.000
Beban Sewa (D) pada beban sewa dibayar dimuka (K) Rp1.875.000
pendapatan diterima dimuka (D) pada Kas (K) Rp 15.000.000
PT. Amira memiliki saham PT. Angkasa Cermai sejumlah 40% dari total saham PT. Angkasa Cermai. pada tanggal 30 Desember 2020,PT. Angkasa Cermai mengumumkan laba untuk tahun 2020 senilai Rp 200.000.000. Jurnal yang akan dibuat untuk peristiwa tersebut oleh PT Amira adalah:
Investasi saham (D) pada Pendapatan investasi (K) sebesar Rp200.000.000.
Investasi saham (D) pada Pendapatan investasi (K) sebesar Rp20.000.000.
Investasi saham (D) pada Pendapatan investasi (K) sebesar Rp80.000.000
pendapatan investasi (D) pada Investasi saham (K) Rp200.000.000
Pada tanggal 30 Desember 2019 PT Republik membeli tiga saham berikut ini dengan
kepemilikan masing-masing kurang dari 20% dengan tujuan untuk diperdagangkan
.Saham Biaya Perolehan
PT Angkasa Rp250.000.000
PT Planetariana Rp400.000.000
PT Galaksi Rp150.000.000
Total Biaya Rp800.000.000
jurnal pembelian saham oleh PT republik adalah:
Investasi saham (D) pada Pendapatan investasi (K) sebesar Rp800.000.000
Investasi saham (D) pada Kas (K) sebesar Rp800.000.000
Investasi saham (D) pada utang usaha (K) sebesar Rp800.000.000
pendapatan investasi (D) pada Investasi saham (K) Rp800.000.000
akun yang akan terkait saat terjadi penyesuaian nilai tercatat saham dengan nilai wajar (perusahan menggunakan pilihan FVTPL)
keuntungan/kerugian belum terealisasi dan penyesuaian nilai wajar
Investasi saham dan Kas
Investasi saham dan akumulasi penghasilan komprehensif lainnya
pendapatan investasi dan Investasi saham
Dalam hal investee mengumumkan rugi bersih yang mengakibatkan kerugian yang harus ditanggung investor melebihi carrying value saldo investasi yang dimiliki, maka:
tidak mengakui kerugian
mengeluarkan modal tambahan
investor
hanya mengakui kerugian maksimal sejumlah saldo investasinya
mengakui utang untuk kelebihannya
Dalam hal investor mencatat investasi saham dengan metode equitas, jurnal yang dilakukan saat pengumuman deviden adalah:
tidak ada jurnal
kas (D) pada pendapatan deviden (K)
piutang deviden (D) pada pendapatan deviden (K)
keuntungan/kerugian belum direalisasikan (D) pada Kas (K)
Investasi saham dengan pengaruh kecil (< 20%) dan bertujuan untuk diperdagangkan (trading) diukur menggunakan nilai wajar. Pembagian dan penerimaan dividen dicatat sebagai
pengurang investasi saham
komponen laba rugi
komponen equity
penyesuaian nilai wajar
Investasi saham dengan pengaruh kecil (< 20%) dan bertujuan untuk diperdagangkan (trading) diukur menggunakan nilai wajar. segala keuntungan (kerugian) yang belum terealisasi yang terjadi dicatat sebagai
pengurang investasi saham
komponen laba rugi
komponen equity
penyesuaian nilai wajar
Investasi saham dengan pengaruh kecil (<20%) dan bertujuan untuk tidak diperdagangkan
(nontrading) diukur menggunakan nilai wajar. Pembagian dan penerimaan dividen dicatat
sebagai ? dan segala segala keuntungan (kerugian) yang
belum terealisasi yang terjadi dicatat sebagai ?
pendapatan deviden dan AOCI
AOCI dan penyesuaian nilai wajar
piutang deviden dan AOCI
AOCI dan pendapatan deviden
metode konsolidasi digunakan untuk kepemilikan saham:
diatas 40%
20%-50%
0%-20%
diatas 50%
PT Mawar membeli barang secara kredit pada tanggal 29 Desember 2020 senilai
Rp330.000.000 setelah nilai PPN 10%. Persyaratan jual beli adalah n/30, FOB Shipping Point. Sampai dengan 31 Desember 2020 barang belum sampai di gudang PT Mawar dan diketahui baru diterima gudang pada 2 Januari 2021. Jurnal yang dilakukan tanggal 2 Januari 2021 adalah
persediaan (D) dan PPN Masukan (D) pada piutang dagang (K)
persediaan (D) dan PPN Masukan (D) pada utang dagang (K)
tidak ada jurnal
persediaan (D) pada Kas (K)
Pernyataan yang benar terkait amortisasi diskon atau premium dengan pendekatan garis lurus adalah:
amortisasi bergerak sesuai persentasi dari nilai tercatat
sesuai dengan bunga tercatat
tergantung pada bunga efektif
nilai amortisasi sama setiap tahun
PT Anne memiliki saldo Persediaan per 24 Desember 20x0 sebesar Rp450.000.000,-. Pada 26 Desember 20x0, PT Anne mengimpor Persediaan secara kredit dengan perjanjian Free on Board (FOB) Destination Point. Persediaan yang dibeli sebesar Rp100.000.000,-; Biaya Angkut sebesar Rp20.000.000,-; Bea Masuk sebesar 10% dari nilai impor (biaya dasar ditambah biaya angkut). PT Anne belum menerima barang persediaan sampai dengan 31 Desember 20x0.
Berapa nilai persediaan yang diungkapkan PT Anne dalam Laporan Posisi Keuangan?
Rp570.000.000
Rp550.000.000
Rp450.000.000
Rp580.000.000
Pada tanggal 1 Juni 2018, PT. LIMA SAKTI menerima laporan bank yangmenunjukkan saldo giroperusahaan per 31 Mei 2018 sebesar Rp4.800.000,sedangkan menurut pembukuan perusahaanRp5.000.000. Setelah dilakukan prosedur rekonsiliasi diketahui bahwa perbedaan saldo di atasdisebabkan oleh karena hal-hal sebagai berikut:1.
1..Setoran dalam perjalanan Rp600.000.
2. Cek yang masih beredar Rp150.000.
3. Jasa giro bank dan biaya bank bulan Mei berturut-turut adalah Rp50.000 dan Rp30.000.
4. Cek yang diterima dari perusahaan lain sebesar Rp270.000 dinyatakan oleh bank sebagai cek
kosong atau tidak ada dananya.
5.Bank berhasil menagihkan wesel nominal Rp520.000.
Biaya tagih yang dibebankan ke perusahaan adalah Rp20.000. Jadi, bersihnya Rp500.000.
6. Bank melaporkan setoran sebesar Rp300.000 yang tidak pernah dilakukan oleh perusahaan
(kemungkinan setoran dari perusahaan lain yang salah dilaporkan oleh bank).
7. Penerimaan cek dari PT. PRADHIPTA sebesar Rp 550.000 dicatat sebesar Rp850.000 (terlalu
besar) dalam pembukuan perusahaan. penjurnalan yang dilakukan oleh PT lima sakti adalaah terkait:
No. 3, 4,5,7
No. 1,3, 6,7
No. 2, 4, 6, 7
No. 1,2,3,4
Pada 16 Mei 2018, PT. WARNA KARYA menjual barang dagangan secara kredit dengan harga
Rp10.000.000. Syarat kredit 1/10, n/30. Artinya, pelanggan diberi potongan 1% jika ia membayar
dalam waktu 10 hari dan batas pembayaran adalah 30 hari sejak tanggal transaksi. Anggaplah
pelanggan membayar pada 25 Mei 2018 sehingga ia diberi potongan Rp100.000. Dengan
demikian jumlah yang harus dibayarnya adalah Rp9.900.000. Jurnal yang dibuat oleh PT. Warna Karya pada tanggal 16 Mei 2018 adalah (dengan asumsi menggunakan gross method)
Piutang dagang (D) pada penjualan (K) Rp9.900.000
Piutang dagang (D) pada Penjualan (K) Rp10.000.000
Kas (D) pada Piutang Dagang (K) Rp9.900.000
Kas (D) pada Penjualan (K) Rp10.000.000
Dengan menggunakan metode ini piutang dagang akan diakui setelah dikurangi dengan potongan penjualan. Apabila potongan tidak diambil oleh debitur, maka akan mengakibatkan timbulnya lebih bayar atas transaksi penjualan yang terjadi dan kelebihan tersebut diakui sebagai?
Penghasilan lain lain
pendapatan potongan
penghasilan komprehensive lainya
utang dagang
seluruh biaya yang dikeluarkan untuk melakukan penelitian dalam rangka memperoleh aset tak berwujud, diakui sebagai?
nilai aset tak berwujud
beban
amortisasi aset tak berwujud
beban penurunan nilai
aset tak berwujud yang bisa diamortisasi adalah aset tak berwujud berupa
goodwill
lisensi dengan batasan umur tertentu
merek dagang
domain internet
Berikut adalah informasi yang berhubungan dengan persediaan barang: Persediaan awal Rp25.000 Pembelian bersih Rp75.000, Persediaan akhir Rp35.000. Berapakah nilai Harga Pokok Produksi dengan asumsi menggunakan metode periodik?
Rp55.000
Rp60.000
Rp65.000
Rp75.000
PT Utomo memiliki saldo persediaan pada akhir tahun pelaporan dengan nilai tercatat sebesar Rp100 juta. Jika pada saat itu seluruh persediaan tersebut dijual, maka harga jualnya adalah Rp150 juta. Harga perolehan persediaan yang sama jika dibeli dari pemasok saat itu adalah Rp105 juta. Jika diasumsikan biaya penjualan adalah Rp20 juta, maka berapakah nilai persediaan yang harus disajikan oleh PT Utomo di Laporan Posisi Keuangan pada akhir tahun?
Rp80 Juta
Rp100 Juta
Rp105 Juta
Rp150 Juta
Catatan akuntansi PT Agung mengindikasikan informasi berikut ini: Persediaan, tanggal 1 Januari 2020 Rp500 juta, Pembelian selama tahun 2020 Rp2,5 Milyar, nilai Penjualan selama tahun 2020 Rp3,2 Milyar. Perhitungan fisik persediaan diadakan pada tanggal 31 Desember 2020 yang menghasilkan saldo akhir persediaan sejumlah Rp575 juta. Laba kotor PT. Agung adalah 25% dari penjualan. Namun, PT Agung mencurigai bahwa beberapa persediaannya telah dicuri oleh pegawai yang baru. Berapakah jumlah estimasi beban persediaan yang dicuri pada tanggal 31 Desember 2020?
Rp25 Juta
Rp100 Juta
Rp175 Juta
Rp225 Juta
Pernyataan berikut yang tepat terkait dengan metode periodik adalah
Pembelian atas persediaan dicatat dengan akun beban
Pencatatan arus biaya dengan metode periodik, dapat menggunakan rata-rata bergerak
Dengan metode periodik degan arus biaya rata-rata, saldo persediaan setiap saat dapat diketahui
Tidak ada jawaban yang benar
Dibawah pernyataan yang paling tepat terkait dengan aset tetap adalah
Biaya yang dapat di kapitalisasi terhadap harga/nilai perolehan aset tetap antara biaya pengangkutan dan biaya instalasi awal
Perolehan aset tetap dari hibah dari pihak lain dicatat sebesar nilai bukunya
Perusahaan dapat melakukan perubahan metode penyusutan aset tetap dengan melakukan penyesuaian atas dampak pada periode sebelumnya
Potongan harga/diskon atas atas tetap, akan menambah harga/nilai perolehan aset tetap
Sebuah mesin dibeli seharga Rp60 Juta oleh PT OKI pada 1 Januari 2018 dengan estimasi masa manfaat 10 tahun dan nilai sisa Rp5 Juta. Depresiasi yang digunakan adalah metode garis lurus. Setelah 3 tahun penggunaan, perusahaan memperkirakan masa manfaat mesin tersebut dapat digunakan 5 tahun lagi sejak tanggal tersebut dengan nilai sisa Rp3,5 Juta. Berapakah depresiasi mesin pada tahun keempat?
Rp5,5 Juta
Rp7,7 Juta
Rp8 Juta
Rp10 Juta
Dalam rangka melakukan pengolahan data, Perusahaan membeli Komputer super dengan harga Rp70 juta dan software pengolahan data yang ditanamkan di dalam Komputer dengan nilai Rp80 juta. Terkait dengan hal tersebut, maka pernyataan dibawah ini yang paling tepat adalah:
Perusahaan mencatat Aset Tak Berwujud sebesar Rp80 Juta dan Aset Tetap sebesar Rp70 Juta
Perusahaan mencatat Aset Tak Berwujud sebesar Rp70 Juta dan Aset Tetap sebesar Rp80 Juta
Perusahaan mencatat Aset Tetap sebesar Rp150 Juta
Perusahaan mencatat Aset Tak Berwujud sebesar Rp150 Juta
Pada tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan mengeluarkan biaya sebesar Rp200 juta untuk perolehan paten. Paten tersebut di amortisasi selama 5 tahun tanpa nilai sisa dengan metode garis lurus. Selanjutnya pada tanggal 1 Januari 2021, Perusahaan mengeluarkan biaya lagi sebesar Rp20 juta yang dikapitalisasi ke paten tersebut. Berapa beban amortisasi paten untuk Tahun 2021?
Rp36 Juta
Rp40 Juta
Rp45 Juta
Rp50 Juta
Pada tanggal 1 Februari 2020, PT Kita Jaya membeli lisensi dengan harga Rp200 juta. Lisensi tersebut diamortisasi selama 5 tahun dengan metode garis lurus dengan nilai sisa sebesar Rp20 juta. Pada tanggal 31 Desember 2020, nilai terpulihkan dari lisensi tersebut adalah sebesar Rp170 juta. Berapa beban amortisasi lisensi untuk Tahun 2020?
Rp3 Juta
Rp33 Juta
Rp30 Juta
Rp36 Juta
PT Setio melakukan investasi saham pada PT Bank Jago dengan porsi kepemilikan 1%. PT Setio bermaksud untuk memperdagangkan saham tersebut. Atas hal ini, maka jenis pengukuran/penilaian yang paling tepat adalah
Biaya amortisasi (amortized cost)
Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)
Nilai wajar penghasilan komprehensif lainnya (FVOCI)
Ekuitas (equity method)
Dibawah ini pernyataan yang tepat terkait dengan pengaruh pengumuman sekaligus pembayaran dividen kas bagi sisi investor (pihak yang berinvestasi) adalah
Metode ekuitas (Equity Method), deviden akan dicatat sebagai penambah pendapatan
Metode ekuitas (Equity Method), deviden akan dicatat sebagai penambah pendapatan dan pengurang investasi
Metode nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), deviden akan dicatat sebagai penambah investasi
Metode nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), deviden akan dicatat sebagai penambah pendapatan
Pada tanggal 1 Januari 2019, Perusahaan membeli mesin seharga Rp528 Juta dan menyusutkannya dengan menggunakan metode garis lurus. Estimasi masa manfaat adalah 8 tahun tanpa nilai sisa. Pada tanggal 1 Januari 2022, Perusahaan menetapkan kebijakan baru bahwa mesin mempunyai masa manfaat sepanjang 6 tahun sejak tanggal tersebut dan mempunyai nilai sisa sebesar Rp48 Juta. Saldo akumulasi penyusutan mesin pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar
Rp47 Juta
Rp198 Juta
Rp233,35 Juta
Rp245 Juta
PT ABC pada tanggal 1 Desember 2020 mempunyai Saldo Awal Persediaan sebesar Rp80 juta. Pada tanggal 10 Desember 2020, PT ABC menitipkan barangnya (konsinyasi) sebesar Rp20 juta, dimana sampai 31 Desember 2020 barang tersebut belum terjual. Pada tanggal 26 Desember 2020, PT ABC membeli barang seharga Rp50 juta dengan syarat FOB Shipping Point, dimana barang dikirim oleh penjual pada tanggal 28 Desember 2020 dan sampai di gudang PT ABC pada tanggal 2 Januari 2021. Pada tanggal 29 Desember 2020, PT ABC menjual barang dengan biaya sebesar Rp30 juta dengan syarat FOB Destination, dan barang sampai di pembeli pada tanggal 3 Januari 2021. Berapa nilai Persediaan PT ABC yang dilaporkan pada Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2020?
a. Rp80 Juta
Rp100 Juta
Rp110 juta
Rp130 Juta
PT Chaka merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi mesin. PT Dena adalah pelanggan yang telah memesan mesin dan telah membayar deposit sebesar Rp50.000.000 kepada PT Chaka. Kedua pihak setuju bahwa harga mesin tersebut adalah Rp250.000.000. Ketentuan penjualan FOB Shipping Point. Kapan penjualan tersebut dapat diakui oleh PT Chaka?
Ketika PT Dena memesan mesin
Ketika deposit diterima
Ketika mesin berada di ekspedisi dan siap dikirim
Ketika mesin diterima oleh PT Dena
