WorksheetsCERDAS CERMAT SEJARAH – BABAK PENYISIHAN
Total questions: 50
Worksheet time: 8mins
Golongan muda segera menemui Bung Karno dan Bung Hatta setelah mendengar bahwa Jepang menyerah kepada sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945. Pada saat itu tanggapan Bung Karno adalah
Segera mempersiapkan naskah Proklamasi
Menghubungi Laksamana Maeda untuk berdiskusi
Segera memutuskan memproklamasikan kemerdekaan
Tetap berpendapat bahwa Jepang masih berkuasa secara de facto
Menemui Koiso untuk melakukan konfirmasi kebenaran berita tersebut
Makna penting perubahan nama BPUPKI menjadi PPKI bagi bangsa Indonesia adalah
Jepang memberi kontribusi besar bagi pelaksanaan Proklamasi
Perjuangan mencapai kemerdekaan tanpa bantuan bangsa lain
Memperkukuh persatuan diantara pemimpin nasional
Menegaskan PPKI sebagai alat perjuangan rakyat Indonesia
Semakin memperjelas arah dan cita-cita kemerdekaan Indonesia
Tiga orang tokoh yang menjadi pembicara mengenai bentuk dasar Negara dalam sidang BPUPKI adalah
Wahid Hasyim, Ir. Soekarno, dan Dr. Soepomo
Mr. Moh. Yamin, Dr. Soetomo, dam Ir. Soekarno
Ir. Soekarno, Mr. Moh.Yamin, dan Dr. Soepomo
Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh. Hatta, dan Ir. Soekarno
Drs. Moh. Hatta, Ir. Soekarno, dan Dr. Soepomo
Hasil sidang BPUPKI rupanya masih belum menemukan kesepakatan tantang dasar Negara. Untuk mengatasi hal itu dibentuk Panitia Delapan yang diketuai Soekarno. Tugas panitia delapan ini adalah
Menampung dan membahas rumusan tantang dasar Negara
Menyusun ulang dasar Negara berdasarkan rumusan yang dikemukakan sebelumnya
Menetapkan dasar Negara berdasarkan rumusan Soekarno
Membahas dan menetapkan dasar Negara bersama dengan pihak Jepang
Menyerahkan rancangan udang-undang kepada pihak Jepang
Pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 Jepang di bom Atom oleh Amerika, kota yang di bom adalah
Kobe dan Nagazaki
Nagazaki dan Tokyo
Tokyo dan Hiroshima
Kobe dan Tokyo
Hiroshima dan Nagasaki
Penulisan teks Proklamasi kemerdekaan dilakukan dirumah
Ir. Soekarno
Drs. Moh. Hatta
Ahmad Soebardjo
Sayuti Melik
Laksamana Maeda
Tokoh yang berpendapat bahwa Soekarno-Hatta yang harus menandatangani naskah Proklamasi atas nama seluruh bangsa Indonesia, yaitu
Ahamd Soebardjo
Caherul Saleh
B. M. Diah
Wikana
Sukarni
Makna proklamasi kemerdekaan bagi kehidupan bangsa Indonesia adalah
Lepas dari segala hubungan dengan Negara lain
Dapat hidup sebebas-bebasnya tanpa ada batasan
Dapat hidup seenaknya karena tidak lagi dijajah dan sudah merdeka
Mulai menata kehidupan berbangsa yang lebih baik dan mandiri
Akhir dari perjuangan bangsa Indonesia yang dimulai sejak berabad-abad silam
Kalimat terkahir dalam teks Proklamasi merupakan bentuk pernyataan
Tekad untuk merdeka
Pengalihan kekuasaan
Cara memperoleh kedaulatan
Hak menentukan nasib sendiri
Keinginan untuk menjadi Negara besar
Upaya bangsa Indonesia melakukan perbaikan ekonomi pada awal kemerdekaan dilakukan dengan cara
Menaikkan pajak dan bea cukai
Meningkatkan produksi pertanian ekspor
Mengisi kas pemerintah yang kosong
Mengedarkan uang secara besar-besaran
Mengeluarkan mata uang sendiri (ORI)
Agresi Militer Belanda I dilaksanakan oleh Gubernur Jendral
Daendels
Faffles
Van Mook
Van Den Bosch
Van Der Capellen
Agresi Militer Belanda II diberi nama oleh Belanda dengan nama
Aksi penyerbuan
Aksi pemberantasan
Aksi penyerangan
Aksi perusakan
Aksi polisional
Konfrensi Meja Bundar dilaksanakan pada 23 agustus hingga 2 November 1949 di
Amsterdam
Den Hag
Leiden
Edam Volensdam
Alkmaar
Pelaksanaan Konfrensi Meja Bundar memakan waktu cukup lama karena
Belanda tidak mau melepaskan Indonesia
Adanya masalah yang sulit dipecahkan
Tuntutan Indonesia dianggap terlalu tinggi
Diwarnai kerusuhan
Belanda bersikap arogan
Perundingan Linggajati dimulai pada tanggal
11 November 1944
11 November 1945
11 November 1946
11 November 1947
11 November 1948
Tokoh yang memprakarsai Perundingan Linggajati adalah
Richard Kurby
Frank Graham
Paul van Zaeland
Abdulkadir Wijoyoadmojo
Lord Killearn
Pada perjanjian Linggajati, Belanda mengakui secara de Facto wilayah Republik Indonesia yang meliputi
Jawa, Kalimantan, Madura
Jawa, Kalimantan, Sulawesi
Jawa, Sumatera, Kalimantan
Jawa, Sumatra, Sulawesi
Jawa, Sumatra, Madura
RIS berdiri pada tanggal 27 Desember 1945 berdasarkan hasil dari
Perjanjian Linggajati
Perjanjian Roem-Roeyen
Perjanjian Bongaya
Konfrensi Meja Bundar
Perjanjian Renville
RIS merupakan Negara hukum demokrasi yang berbentuk
Federal
Monarki
Republic
Konfederensi
Parlementer
Berikut ini merupakan Negara-negara bagian RIS, kecuali
Negara republic Indonesia
Negara Indonesia Timur
Negara Irian Barat
Negara Jawa Timur
Negara Madura
RIS resmi dibubarkan pada tanggal
17 agustus 1948
17 agustus 1949
17 agustus 1950
17 agustus 1951
17 agustus 1952
Manusia dan sejarah memilki keterkaitan erat karena
Sejarah dapat membenatu manusia untuk berkembang
Sejarah dihasilkan oleh peristiwa masa lalu manusia
Manusia memerlukan sejarah dalam kehidupannya
Manusia mempelajari sejarah untuk mengetahui masa lalu
Manusia menjadi objek dan subjek sejarah
Yang dimaksud Kolonialisme adalah
Paham mengenai penjajah
Paham pengusaha kemanusiaan
Paham alih kewarganegaraan
Pahamperekonomian
Paham kemilikan
Motivasi kedatangan bangsa Eropa ke dunia timur dapat diungkapkan melalui slogan berikut ini
Vini,vidi,vici
Kolonialisme, Imperealisme, Monopolisme
Liberte, egalite, fraternite
Gold, Glory, Gospel
Devide et Impere Medorlandica
Penguasaan oleh suatu Negara atau daerah bangsa lain dengan maksud memperluas Negara disebut
Imperealisme
Kolonialisme
Nasionalisme
Zionisme
Farisme
Yang membedakan latar belakang pelayaran Samudera oleh bangsa Inggris dan Belanda dengan bangsa Spanyol dan Portugis adalah bahwa pelayaran Inggris dan Belanda didasarkan atas motif
Ekonomi
Politik
Budaya
Agama
Sosial
Pertikaian Portugis dengan Spanyol yang memperebutkan wilayah jajahan di dunia Timur akhirnya dapat diselesaikan lewat perjanjian
Saragosa
Thordesilas
Versailes
Paris
Posdam
Migrasi penduduk Indonesia kepusat-pusat perkebunan, terjadi sejak zaman
Pedagang Gujarat menyiarkan agama Islam di Indonesia
Awal penjajahan bangsa barat
Penjajahan Inggris di Indonesia
Liberalisme masuk di Indonesia
Berdirinya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia
Factor utama munculnya perlawanan Aceh terhadap Portugis adalah
Ancaman terhadap penyebaran Islam oleh Aceh
Politik perdagangan monopolis Portugis
Upaya penyebaran agama oleh Portugis
Politik white man burden Barat
Tindakan Portugis yang sewenang-wenang
Jepang menyerbu pangkalan militer Amerika di Pasifik pada tanggal 8 Desember 1941, pangkalan militer tersebut adalah
a. Honolulu
b. Pentagon
c. Incirlik Air Base
d. Hiroshima
e. Pearl Harbour
Honolulu
Pentagon
Incirlik Air Base
Hiroshima
Pearl Harbour
Salah satu misionaris yang menyebarluaskan agama Katolik di Nusantara adalah …
a. John Calvin
b. FranciscusXaverius
c. Ferdinad Magellan
d. Ludwig Nommensen
e. Antonio Galvalo
John Calvin
Franciscus Xaverius
Ferdinad Magellan
Ludwig Nommensen
Antonio Galvalo
Tokoh yang mengetik naskah Proklamasi adalah
Sukarni
Ahamad Soebardjo
Sayuti Melk
Soekarno
Tadashi Maeda
Kembalinya Indonesia ke Negara kesatuan Republik Indonesia akibat munculnya
Ratu adil
Semangat persatuan
Pemberontakan diberbagai daerah
Desakan dari Belanda
Perintah Presiden
Latar belakang terbentuknya APEC adalah
Organisasi perdagangan dunia yang agresif
Persaingan antara benua dalam perdagangan internasional
Kekhawatiran munculnya pengaruh ideologi asing
Robert Hawke berkepentingan terhadap kemajuan perdagangan
Munculnya kelompok-kelompok perdagangan yang bersifat tertutup
Salah satu akibat bagi bangsa Indonesia dengan adanya Perjanjian Linggajati adalah
Wilayah Indonesia hanya tinggal Sumtera, Jawa dan Madura
Terjadinya pemberontakan DI/TII di Jawa Barat dan PKI di Madiun
Mundurnya Kabinet Amir Sjarifoedin dan digantikan oleh Kabinet Hatta
Ibu kota Republik Indonesia harus dipindahkan ke Yogyakarta
Terjadinya pertempuran besar di sepanjang garis van Mook
Serangan umum 1 Maret 1949 merupakan pemikiran dari
Letkol Wiliater Hutagalung
Letnan Jendral Soedirman
Letkol Sarbini Martodiharjo
Letkol Soeharto
Letkol Ahmad Yani
Melalui tindakan Agresi Militer I dan Agresi Militer II, Belanda berhasil menguasai seluruh sumber daya ekonomi bangsa Indonesia. Meskipun demikian, Belanda gagal dalam membangun kembali kehidupan ekonomi di daerah yang mereka kuasai. Penyebab kegagalan Belanda membangun ekonomi didaerah yang mereka kuasai adalah
Adanya perlawanan dari rakyat di perkebunan, pabrik, dan pertambangan yang dikuasai Belanda
Tidak amannya jalur transportasi untuk distirbusi karena adanya terror dari para pejuang
Adanya serangkaian pembunuhan terhadap pegawai-pegawai pemerintah Belanda
Adanya blockade jalur dan aktivitas perdagangan laut oleh kapal-kapal Indonesia
Adanya serangan gerilya yang menghancurkan pabrik-pabrik milik Belanda
TKR dan badan-badan perjuangan di Bandung menyerang pasukan Inggris berada di
Hotel Homan dan Hotel Preanger
Hotel Merdeka dan Hotel Preanger
Hotel Homan dan Hotel Merdeka
Hotel Homan dan Hotel Indonesia
Hotel Indonesia dan Hotel Preanger
Dalam sidang ketiga PPKI 22 Agustus 1945 dibentuk lembaga yang bernama Komite Nasioal Indonesia (KNI) Pembentukan lembaga ini memiliki arti bahwa
Republik Indonesia telah memiliki parlmen dan lembaga perwakilan rakyat
Republik Indonesia sebagai Negara demokrasi telah menjalankan trias politica
Presiden dan wakil presiden memiliki batas wewenang dalam menjalankan pemerintahan
Adanya lembaga perwakilan yang menampung berbagai etnis, suku, agama dan golongan
Adanya lembaga yang membantu presiden dalam menjalankan fungsi pemerintahan
Tugas Komite Nasional yang dibentuk PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah
Membentuk kementrian dan departemen
Mengadakan pemilihan Presiden dan wakil presiden
Membantu tugas presiden sebelum terbentuknya DPR
Merancang pembentukkan otonomi daerah
Menggantikan peran dan kedudukan MPR
Tokoh yang berpendapat bahwa Soekarno-Hatta yang harus menandatangani naskah Proklamasi atas nama seluruh bangsa Indonesia, yaitu
Ahamd Soebardjo
Caherul Saleh
B. M. Diah
Wikana
Sukarni
Ki Hajar Dewantara dipilih sebagai menteri untuk memimpin departemen
Pengajaran
Dalam negeri
Keuangan
Kehakiman
Pekerjaan umum
Upaya bangsa Indonesia melakukan perbaikan ekonomi pada awal kemerdekaan dilakukan dengan cara
Menaikkan pajak dan bea cukai
Meningkatkan produksi pertanian ekspor
Mengisi kas pemerintah yang kosong
Mengedarkan uang secara besar-besaran
Mengeluarkan mata uang sendiri (ORI)
Pada sidang I PPKI tanggal 18 Agustus 1945 ditetapkan Presiden dan wakil presiden Indonesia. Pemilihan kedua pemimpin ini dilakukan dengan cara
Pemilu
Aklamasi
Suara terbanyak
Kudeta militer
Penunjukkan oleh Jepang
Makna proklamasi kemerdekaan bagi kehidupan bangsa Indonesia adalah
Lepas dari segala hubungan dengan Negara lain
Dapat hidup sebebas-bebasnya tanpa ada batasan
Dapat hidup seenaknya karena tidak lagi dijajah dan sudah merdeka
Lahirnya NKRI, dan sebagai Modal menata kehidupan berbangsa yang lebih baik dan mandiri
Akhir dari perjuangan bangsa Indonesia yang dimulai sejak berabad-abad silam
Tokoh yang berpendapat bahwa Soekarno-Hatta yang harus menandatangani naskah Proklamasi atas nama seluruh bangsa Indonesia, yaitu
Ahamd Soebardjo
Caherul Saleh
Wikana
B. M. Diah
Sukarni
Perhatikan data berikut ini.
1). Belanda diperbolehkan bertahta di kesultanan Gowa
2). Belanda mendapatkan hak monopoli perdagangan di makasar
3). Belanda diperbolehkan mendirikan benteng
4). Belanda dibolehkan menguasai Bone dan Sopeng
5). Makasar mengakui Aru Palaka sebagai sultan Bone
Isi perjanjian Bongaya antara Belanda dan Hasanuddin ditunjukan nomor
(1), (2), dan (3)
(1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Kesultanan Aceh memiliki seorang sastrawan besar bernama Nurrudin al-Raniri yang menulis Bustanussalatin yang berarti “taman raja-raja”. Karya sastra tersebut terkait dengan
Adat-istiadat Aceh dan ajaran Islam
Ajaran Islam tentang pemerintahan
Tata kelola pemerintahan
Sistem pergantian raja
Etiket istana
Isi dari Maklumat Wakil Presiden no. X pada 16 November 1945 adalah
Penambahan Fungsi KNIP sebaga badan Legislatif
Pembentukan Kabinet Parlementer
Pemilihan Perdana Mentri
Perubahan sistem Presidensial menjadi sistem Parlementer
Pembentukan Tentara Nasional
Pimpinan pasukan TKR yang berasal dari Purwokerto yang tewas dalam pertempuran Ambarawa adalah
Kolonel Soedirman
Letanan Kolonel Soeharto
Mayor Sumarto
Letnan Kolonel Isdiman
Kolonel Holand Iskandar
