NEW
Font size
S
M
L
XL
Worksheetsyuk kita bahas SPKPP Yuuukkk
Total questions: 12
Worksheet time: 6mins
Name
Class
Date
1.
Fiscal rule yang diatur dalam UU No. 17 Tahun 2003 mengenai penyusunan postur APBN adalah…
a)
defisit anggaran yang dibatasi maksimal 5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah pinjaman dibatasi maksimal 50% dari PDB.
b)
defisit anggaran yang dibatasi maksimal 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah pinjaman dibatasi maksimal 50% dari PDB.
c)
defisit anggaran yang dibatasi maksimal 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah pinjaman dibatasi maksimal 60% dari PDB.
d)
defisit anggaran yang dibatasi maksimal 5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah pinjaman dibatasi maksimal 60% dari PDB.
2.
Sebelum diterapkannya UU No. 21 Tahun 2011, reformasi sistem keuangan di Indonesia dilakukan oleh ….
a)
Menteri Keuangan
b)
Otoritas Jasa Keuangan
c)
Bank Sentral
d)
Mentri/Lembaga
3.
Jenis pengeluaran dimuat dalam mata anggaran tertentu/tersendiri dan diselenggarakan secara konsisten baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Secara kuantitatif artinya jumlah yang telah ditetapkan dalam mata anggaran tertentu merupakan batas tertinggi dan tidak boleh dilampaui. Secara kualitatif berarti penggunaan anggaran hanya dibenarkan untuk mata anggaran yang telah ditentukan. Hal tersebut merupakan syarat dari asas?
a)
Asas Kesatuan
b)
Asas Universalitas
c)
Asas Spesialitas
d)
Asas Akuntabilitas berorientasi pada hasil
4.
Anggaran negara dijadikan sebuah ukuran atau pedoman untuk menilai suatu kegiatan penyelenggaraan pemerintahan negara sudah sesuai dengan kententuan yang telah ditetapkan termasuk dari fungsi APBN berupa fungsi?
a)
fungsi otorisasi
b)
fungsi pengawasan
c)
fungsi pembatasan
d)
fungsi penilaian
5.
Pejabat yang memegang kekuasaan pengelolaan keuangan negara adalah…
a)
Menteri Keuangan
b)
Gubernur Bank Indonesia
c)
Presiden
d)
Ketua BPK
6.
Berikut ini merupakan pernyataan yang benar, kecuali:
a)
Dalam penyusunan faktor APBN terdapat empat faktor utama yang mempengaruhi.
b)
Kebijakan karena adanya amanat undang-undang yang harus dipenuhi pemerintah merupakan salah satu kelompok dari kebijakan penganggaran.
c)
Dalam menyusun APBN, pemerintah tidak perlu mempertimbangkan keberlanjutan fiskal.
d)
Asumsi Dasar Ekonomi Makro disusun dengan mempertimbangkan perkembangan perekonomian global maupun domestik.
7.
Dasar pelaksanaan pengeluaran Negara setelah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan selaku BUN adalah…
a)
RPJM
b)
RKP
c)
DIPA
d)
RKA KL
8.
Terdapat 4 langkah dalam menyusun APBN, yaitu :
1) perencanaan;
2) pengesahan oleh DPR;
3) pelaksanaan APBN;
4) pengawasan.
Jika langkah tersebut disusun berurutan, maka urutan yang tepat adalah:
a)
1,2,3,4
b)
1,3,4,2
c)
1,3,2,4
d)
1,4,3,2
9.
Saat ini di Indonesia dalam hal praktik penyusunan Postur APBN menggunakan Asumsi Dasar Ekonomi Makro, ada beberapa Asumsi dasar yang digunakan oleh Pemerintah, berikut ini yang bukan merupakan Asumsi dasar Ekonomi yang digunakan adalah..
a)
Pertumbuhan Ekonomi
b)
Inflasi
c)
Nilai Tukar Rupiah
d)
Pendapatan per Kapita
10.
Yang bukan merupakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan adalah?
a)
Menteri Keuangan
b)
Presiden
c)
Gubernur Bank Indonesia
d)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
11.
Dalam keanggotaan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yang berperan sebagai anggota dengan hak suara adalah…..
a)
Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia
b)
Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
c)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan
d)
Menteri Keuangan dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan
12.
Laporan keuangan kementerian/ lembaga terdiri atas:
a)
Laporan Laba Rugi, Neraca, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Operasional dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
b)
Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
c)
Laporan Arus Kas, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
d)
Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas, Neraca, Laporan Operasional dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
Reset
